HARGAI AKU SEBAGAI ISTRIMU

HARGAI AKU SEBAGAI ISTRIMU
HASI ~ 06


__ADS_3

Entah apa yang membuat Zidan jengah dan emosi melihat kedekatan Zilfi dengan laki laki lain . Zidan pun berdiri dari duduknya dan memilih untuk keluar dari cafe itu, namun sebelumnya Zidan telah berpesan ada Asisten dan sekretaris nya untuk melanjutkan meeting yang bahkan belum di mulai.


.


Setelah Zidan memasuki mobil nya ia, termenung memikirkan dirinya yang tak suka melihat Zilfi dekat dengan laki laki lain seperti tadi.


.


Bisa bisanya sudah bersuami tapi masih dekat dengan laki laki lain.


Dan kenapa dia malah keluar dan meninggalkan kembar, bisa bisanya dia menelantarkan anak anakku.


.


Di Cafe


" A-aku "


Tangan Keano pun terulur mengelus tangan Zilfi dengan lembut.


" Kenapa? " Tanya Keano dengan menatap Zilfi dengan lekat sementara tangan nya masih setia mengenggam tangan Zilfi.


" Aku ingin kita putus " Ucap Zilfi dengan rasa sesak di dadanya.

__ADS_1


Tangga yang semula mengenggam tangan Zilfi tiba tiba terlepas , sorot matanya langsung manatap lekat lekat wanita pujaannya.


" Nggak lucu banget candaan kamu " Ucap Keano dengan tertawa renyah. Keano bahkah semakin terpingkal pingkal mendengar celotehan Zilfi.


" Aku serius Keano " Ucap Zilfi sembari menundukkan kepalanya.


Deg.


" Kamu kenapa? ke.. kenapa kamu mau kita putus? " Tanya Keano dengan nada bergetar. Laki laki itu tak tau akan kesalahan yang ia perbuat , lalu atas dasar apa kekasihnya ini meminta putus?


" A.. aku tak bisa Keano A.. aku tak bisa menceritakan alasannya Ken " Jawab Zilfi dengan mata yang telah berkaca kaca.


" Aku ada salah apa dengan mu? " Tanya Keano yang berusaha mencari penjelasan.


Zilfi menggeleng cepat , air matanya telah jatuh membasahi ke dua pipinya.


" Sekali lagi aku minta maaf , aku harap kamu dapat melupakan ku dan memulai lembaran baru Ken maaf sekali lagi " Ucap Zilfi yang langsung lari keluar dari cafe itu dengan derai air mata , meninggal kan Keano yang mamatung tak percaya .


Keano mengepalkan kedua tangan nya kuat kuat , ia pun segera bangkit dari duduknya dan berlari mengejar Zilfi. Namun sayang Zilfi telah pergi dari cafe itu dengan menggunakan taxi.


" Arrggghhh " Teriak Keano frustrasi.


Di tempat lain.

__ADS_1


Setiba nya di rumah Zilfi segera mengapus sisa air matanya , ia melangkah kan kakinya ke dalam kamar namun saat Zilfi membuka pintu kamar Zilfi di kejutkan dengan keberadaan Zidan yang tengah duduk di ranjang bersama kedua bayinya.


Kenapa Mas Zidan sudah pulang?


" Lho Mas kok udah pulang? " Tanya Zilfi mendekat ke arah Zidan. Zilfi pun meraih tangan Zidan untuk di ciumnya namun Zidan menolak mentah mentah uluran tangan Zilfi.


" Kamu ke mana aja Kenapa kamu tinggal lin anak anakku sendiri? " Tanya Zidan dengan anda dingin nya.


" Maaf Mas tadi aku ada urusan sebentar di luar " Jawab Zilfi menundukkan kepalanya.


" Kamu harus ingat kamu itu sekarang bersatus sebagai istri saya jadi kamu harus izin jika ingin keluar rumah " Ucap Zidan. Zilfi pun hanya mengangguk kan kepalanya.


" Oekkk,,,, oekkk " Tangis Bintang dengan sangat keras , dengan sigap Zilfi pun segera menggendong Bintang dan menenangkan nya.


" Cup... Cup sayang kenapa nangis? " Ucap Zilfi berusaha menenang Bintang , sedang kan si cantik Bulan tengah berbaring dengan santainya di kasur dengan Zidan yang duduk di sebelah nya.


" Ohh...kamu pup sayangg yaudah sekarang kita ganti popok dulu " Zilfi pun segera membawa Bintang ke Kamar bayi.


" Kenapa aku belum bisa menerima keberadaan Zilfi , namun aku juga tak suka melihat dia seperti tadi " Gunam Zidan saat Zilfi sudah keluar dari kamar dengan menggendong Bintang.


Zidan pun termenung memikirkan kejadian di cafe tadi.


.

__ADS_1


******


Jangan Lupa Like Coment Vote dan Rate 5 💕


__ADS_2