
"Menikah? Hah?"Yola Berpikir Panjang sambil memukul mukul setirnya.
"Tidak Mungkin... Dia seharusnya sudah tau Gimana Sikap Fadil si Playboy!!!"
"Kenapa sih Putri Mama ini? Mereka memang sudah menikah sayang... jika Perlu, Mama akan menjodohkanmu dengan saudara Fadil... Ehm siapa namanya??"
"Fedil ma" Yola berdecih kesal
"Pada saat Mereka Menikah Mama diundang??" Yola Menyetir sesekali melirik Sang Mama.
"Tidak Sayang... Katanya Jeng Lilis itu permintaan anak-anak. Mereka ingin di Privasikan" Mendengar hal itu membuat Yola Berďecih
"Apapun keputusan yang kamu Ambil Gis, aku mendukungmu... tapi jika Fadil Merobek Harga dirimu...aku Lawan Yang pertama kali Maju untuk melawannýa"BatinYola
....
"Mami sudah Bilang!!! Dia suamimu Gisel, Kenapa Kamu dan Teman kamu memperlakukannya seperti Musuh? Mami Gak suka hal itu!!! Kamu mengerti!!!" Mami Lilis menatap tajam kearah Gisel
Mami Dan Fadil Meninggalkan Gisel yang masih berdiri Diparkiran, Hukuman yang dibuat Mami sama Gisel adalah Pulang Sendiri dan Cari Kendaraan sendiri.
__ADS_1
..
Senja Langit Hitam, Waktu Yang sangat Lama yang dijalani Gisel. Dia lupa jika Dompet uang sekolahnya belum dia Ambil dari Tas Sekolah, Dia berjalan dengan Kaki yang Lelah. Jika Boleh! dia ingin menangis... Dia Ingin bercerita Pada Ibunya bahwa Dunianya Sangat Muram.
Dulu saat kecil dia Memimpikan Pernikahan seperti Dunia Dongeng; Tapi Kenyataaan Mengatakan Bahwa dia Harus menjalani pernikahan karna sebuah Balas Budi.
Bapaknya lah penyebab Putri-Putri Ibu Gina harus menderita seperti Ini, Sang kakak yang baru lahir dia sudah jual pada orang kaya, dan sedangkan dia... Dia lahir disembunyikan oleh keluarga Ibanez dan dirawat disitu sampai 5 Bulan.
Dan pada waktunya tiba, Ibu datang Mengambil Gisel Tapi Mami Lilis keberatan akan hal itu karna Mami Lilis begitu Menyayangi Gisel. karna ada perdebatan sengit antara Mami Lilis dan Ibu Gina, Papi Farhan menawarkan Pekerjaan Kepada Ibu Gina dengan satu syarat bahwa Ibu Gina akan tingal dirumah mewah itu. Dan Gaji sesuai harapan atau Sesuai seperti Pambantu Pembantu lainnya.
....
Plack...Plack...Plack..
"Awww, Ampun Pak"
Tiga Tamparan lagi mengenai Dipipi Gisel,Dan satu Jambakan yang kuat Gisel rasakan dihelaian Rambutnya.
Dia Menangis dan menangis meminta pengampunan Bapak Kandungnya...Tapi sang Bapak tidak menghiraukan bahkan dia Menjambbak lebih keras sehingga Gisel hanya boleh berharap Sang Ibu datang untuk menolongnya.
__ADS_1
"Dasar Anak Pembawa Sial...Seharusnya aku Menjualmu pada saat kau Lahir... Tapi kenyataaan Kau diselamatkan oleh keluarga ini. dan apa ini? Kau Mempermalukan Suamimu sendiri? Apa Ibumu yang mengajarimu Begini Hah? Anak kurang Pendidikan sepertimu, sudah pantas kena hukuman" Pino Melakukan kekerasan Pada usia Remaja Yang baru menginjak 16 Tahun itu.
"Pak sakit...Huuuu Ibuuu" Gisel mengadu pada sang Ibu yang tertidur dikamarnya .
"Putri ibu kenapa? Pak.. apa yanh Bapak lakukan pada Putri Kita... Cup..cup..cup anak Remaja ibu gak boleh nangis lagi ya!" Gina melakukan tugasnya sebagai seorang Ibu,dia mengelus elus pundak anaknya itu
Saat suasana sudah Melunak, Ibu Memandang kearah Gisel dan Pino secara bergantian. Dia Memberi kode pada Gisel yang harus diam dan menatap kearah Bapak yang diam melihat sebuah drama Yang Mengharukan(Tapi sebalikny)
"Pak dia...
"Dia sudah Mempermalukan Suaminya... Istri macam apa dia? jika Suaminya saja dipermalukan? Apa hak dia? Dia sudah dibantu! bukannya bilang terima kasih malah Menjelek jelekkan suaminy"Bapak Pino Mendengus kesal
Ibu menatap pada arah Gisel, Gisel ingin Menjawab tapi Ibu sudah memberi kode padanya. bahwa dia harus menutup mulutnya, dia menuruti permintaan Sang Ibu tanpa harus ada kata Protes.
"Ibu Kenal Gisel gimana Pak? Dia anak Baik... Dia anak Rajin.. Dan Ibu Bangga padanya... Mungkin Menantu Fadil salah paham tentang Maksud Gisel... dan Nak Fadil langsung saja menyimpulkan kata katanya sendiri"Ibu Menjelaskan dengan Lembut
Bersambungg
Terima Kasih semua yang udah Nunggu dan dukung author..
__ADS_1
Yok Komen... kasih Komentar Yang bisa buat Author semangat😁