
"Hahahahah" Tawa Yola memecah keheningan.
"Kenapa Tertawa? " Tanya Toni Memicingkan Matanya Ingin mengitemidasikan Yola.
"Gak apa-apa "Yola Menormalkan Ekspresinya kembali.
Hari Pertama Masuk Sekolah di Kelas 12, Gisel dan Yola termasuk Toni sang Sahabat Pergi menuju Taman.
Mereka Janjian akan Makan-makan, seperti biasa yang mereka lakukan.
"Ayolah Makan, Kamu seperti gak biasanya Deh" Keluh Yola
Dia tidak habis pikir terhadap Gisel yang tidak mau lagi diajak Makan Bersama pada hari ini, alasan Gisel hanya satu dia tidak nafsu makan . Padahal yang diotaknya adalah dia tidak punya uang sama sekali, dia malah bersyukur banget karna Yola dan Toni mau mengantarnya Pulang.
"Ayo Gis, Kali ini aku yang Traktir kamu deh... Kalau Yola biarkan dia Bayar Sendiri, dia kan anak sultan, lihatlah dia mempunyai Mobil yang sangat Mewah, lah aku cuman punya Motor doang. Itupun Squpy" Toni memulai Tabiatnya yaitu Berceramah.
"Hahaha" Tawa Gisel lalu menganggukkan Kepalanya, siapa yang menolak tawaran yang Bagus itu.
Huh! Orang bodoh yang menolak Tawaran Makan Gratis.
__ADS_1
Mereka Berjalan sesekali Bercanda, Yola Menggandeng tangan Gisel dan Toni, seperti biasa. Toni akan Mengambil Momen itu untuk menjadi sebuah Album persahabatan mereka, Sungguh Toni adalah orang yang sangat Setia dan Baik pada mereka
Setelah Lelah Berjalan mengitari Taman, Yola dan Gisel duduk didepan Toni.
"Mang seperti Biasa" Teriak Toni
"Asssiaappp" Mang Penjual Bakso itu tersenyum, karna akhirnya Ketiga Bocah yang membuat Hari harinya menyenangkan akhirnya kembali juga.
"Ini Mie Ayam Buat Nak Gisel, Ini Bakso Buat Nak Yola dan Sate Buat Nak Toni" Ucap Mang itu dan diiyakan mereka bertiga dan Menikmati Makanan mereka dengan Penuh Kebahagiaan.
Mang Penjual itu meninggalkan Ketiga Manusia itu, dia melayani pembeli lainnya, steelah Cukup atau Pembeli sudah tidak ada lagi dan ini adalah kesempatan Mang Penjual Untuk bergosip dengan Pelanggan setianya
"Hari itu Mang lewat di Rumah Majikan Nak Gisel, Mang Lihat ada Perkawinan ya Nak Gisel? Siapa yang kawin Nak?" Tanya Mang Penjual membuat Gisel Terbatuk batuk saat menikmati Baksonya.
"Ehmm, itu Mang...eh" Gisel langsung Menginjak Kaki Yola. Yola yang terkejut langsung melompat dan ingin menghajar orang yang telah mengganggunya menikmati susasana itu.
"Iss Gisel, kau menggangguku saja" Keluh Yola lalu duduk kembali
"Siapa Gisel? Jangan cari perhatian dengan menjadikan Yola!" Toni sudah tau jika Gisel sedang meminta Bantuan dari Yola
__ADS_1
"Ehm itu, Sepupu dari Fadil menikah... iya Menikah..." ucap Gisel dengan menampilkan Senyum palsunya
"Siapa menikah? bukannya... aduhhh Gisel, Resek amat sihh" Keluh Yola sambil memayunkan Bibirnya membuat Gisel menjadi Merasa Gemas dengan sikap Yola
"Duhh..duh...Keebiasaan akunya menginjak Kaki kamu Hihi." Gisel tertawa lalu memakan Mie Mereka dengan Puas Hati.
"Sepertinya ada yang mereka sembunyikan... aku Antoni Brijaya, Tidak bisa dibohongi walaupun aku Tampak Cupu." Batin Toni
....
"Bayy" Gisel melambaikan Tangannya setelah Toni, dan Yola mengantarkannya seprtti Biasa. Mereka tadi cukup bersenang-senang, sampai Gisel melupakan Jika Hari ini dia akan Pergi ke Apartement yang akan mereka tempati
"Jadi Gini, selama ini. suami kamu yang menunggu... kemana aja Seharian" Decih Fadil dengan Tangan melekat di Kantong
Bersambung
MAAF YA , AUTHOR JARANG UP..
AUTHOR JANJI AKAN UP, STEELAH UJIAN...
__ADS_1
AUTHOR UDAH UJIAN SEMUANYA, JADI DOAIN AUTHOR BIAR NILAI AUTHOR GAK MEMBURUK... SEEE YOUUU SEMUANYA... MAKASIH ATAS DUKUNGAN DAN MAKASIH YANG MASIH SETIA MEMBACA
nanti kalau Author dah siap Ujian, Author akan Doubel Up. janji, kali ini janji Author akan tepatin.