
Mami Memberikan Gaun yang baru dia beli Kemarin saat Pergi Ke Butik. Mami sengaja membeli Gaun yang sederhana, karna dia mengetahui kesukaan sang Menantu yang tidak ingin hal-hal yang bersifat Mewah.
Gisel mengenakan Gaun sabrina dengan High hels yang lumayan tinggi dan Rambut yang digerai indah tanpa dicatok. Gisel hanya Memakai Bedak Baby dengan pakai Liptink di Bibir agar Bibir sedikit memerah.
Riasan yang sederhana membuat Gisel menjadi Cantik, Gisel tidak suka memakai Memakai Perhiasan, Dia tak tau mau pakai apa? Jika dia tidak memakai perhiasan, Mungkin saja Mertuanya Malu.
Gisel melihat Sebuah kotak Kalung yang ada dilemarinya, Dia baru ingat jika dulu dia pernah dibelikkan Kalung oleh Ibunya Gina tanpa sepengetahuan sang Bapak.
Gisel memakai Kalung yang Awalan Hurufnya G, Dia memakai kalung sederhana dan Riasan indah apalagi gaun sabrina yang terkenal membuat kesan indah terpancar dari Kecantikkannya.
Gisel menuruni Tapak Tangga sesuai Jalan Kakinya, Sepatu yang Tinggi dia pakai itu membunyikan Sesuatu hal Tep.. tep..tep.. Karna runcingnya sepatu itu membentuk sebuah Alunan Lagu.
"Gimana?" Tanya Gisel kepada Ibunya yang ada didapur.
Dia sengaja menunjukkan Kecantikkannya pertama kali sama Ibunya, karna dia takut kesesuaian yang dia rasa salah. Ibu Gina Menggeleng dan berlari mengambil sesuatu dàn memberikan Celak, Maskara kepada Mataku tanpa memberi make up.
"Sempurna"ucap Ibu Gina
"Gini dong, Bulu Matanya harus lentik" Goda Ibu Membuat Gisel malu dan menunduk
__ADS_1
"Eh eh eh , Putri Bapak mau pergi kemana?" Tanya Bapak dan aku mendongak menatap Bapak karna baru pertama kalinya Bapak memanggilnya aku Putrinya
"Mau temenin Ibu mertua arisan sambil kenalin aku Pak" Ucap Gisel
"Oh" Ucap Bapak berohria lalu pergi tanpa ada kata kata Panjang lagi menghiasi Mulutnya lagi.
...
"Sayang sudah siap? Yaampun Menantu Mami kok cantik sekali? Siapa dandani hem?" Tanya Mami membuatku Malu dan merinding
"Ta Tadi Ibu yang bantuin Aku Mami"ucap Gisel agak dengan suara takut
"Udah udah, Jadi gak Mi, Papi antar?" Tanya Papi Farhan yang sudah menunggu didepan Mobil yang sial siap mengantar siapapun
" Iya Papi Bawel" Ucap Mami lalu menggandeng tanganku bagaikan Princess yang Akan dia tunjukkin
Aku merasakan bahagia ditengah tengah perjalanan, Papi Mertuaku bertugas untuk mengantarkan kami dan Fadil yang sudah berjanji akan menjemput kami, itu semua karna permintaan sang Mami dan aku mengerti hal itu jika Fadil hanya menuruti perkataan sang Mami.
"Ayo turun sayang" ucap Mami membuat lamunan ku sadar. Ternyata kami sudah sampai di Tujuan yaitu Gedung Arisan atau sekalian Pesta untuk merayakan kemenangan.
__ADS_1
"Mi..Aku Grogi" Ucap Gisel membuat Mami Mengulumkan senyum dan Mengelus Rambutku yang tergerai Indah
Rambutku tidak kusut sama sekali, karna aku rajin merawat Rambut indah ku itu.
"Ayo masuk, Biar mami Kenalin sama Teman Teman sebaya Mami. Mungkin nanti mereka akan Iŕi sama Mami" Ucap Mami membuatku Menurut tanpa membantah.
"Hai Jeng, Sudah lama kita tidak berjumpa" Sapa seorang wanita Gendut tapi penampilannya sangat modis apalagi Make Up yang sangat tebal membuat Wajahnya Cantik sekali dan itu merupakan kebanggaan wanita itu pastinya
"Siapa itu Jeng?" tanya Wanita itu dan langsung menjulurkan tanggannya untuk Saling berkenalan
"Perkenalkan Namanya Gadis Manis, Apa ini yang kau katakan Calon Menantumu? Pacar Putra sulungmu itu?" tanya Wanita itu dan Mertuaku Menggeleng
"Sekarang dia Menantuku, Cantik bukan?" tanya Mami yang Bangga pada diriku dan hal itu membuatku Malu
"Heheh biasa aja " Pikirku
bersambungg
hallo jangaan lupa Like dan Komen
__ADS_1
heheheh