
Kita tidak bisa memilih dengan siapa kita bersanding , namun Tuhan tau dengan siapa kita kan bersanding karna kita harus kembali mengingat jika sesuatu itu memang sudah dan pasti tlah di gariskan oleh - Nya
Dengan celana kulot berwarna coklat susu dengan di padu padankan dengan kaos hitam juga cardinan berwarna hitam Zilfi nampak sangat cantik walau dengan baju santai seperti itu.
Siang ini Zilfi berencana bertemu dengan Keano untuk memutuskan hubungan di antara mereka. Sangat sulit memang buat Zilfi untuk memutuskan hubungan ini, mengingat sudah dua tahun lamanya ia menjalin kasih dengan Keano.
Dengan harap harap cemas Zilfi menunggu kedatangan Keano, dengan segelas jus yang menemani nya dan hiruk pikuk keramaian cafe tempat ia akan bertemu Keano.
Masalah Si Kembar Zilfi sudah menitipkan nya pada kedua mertuanya, dengan alibi ingin menemui temannya Zilfi berhasil membohongi kedua mertuanya.
Maafkan aku yang nantinya akan menyakiti perasaan kamu Ken
Aku telah memutuskan untuk merawat kedua keponakan ku , dan aku tak bisa lagi bersamamu
" Hallo sayang " Sapa Keano yang baru datang dan membuyarkan lamunan Zilfi.
" Ehh, ha-hallo " Ucap Zilfi gugup.
" Sayang aku sangat merindukan mu " Ucap Keano pada Zilfi .
" Ke-keano " Panggil Zilfi dengan terbata bata.
" Ada apa Zilfi sayang? " Tanya Keano heran karna tidak seperti biasanya Zilfi gugup seperti ini.
__ADS_1
" A-aku ingin ki-kita pu - " Ucap Zilfi dengan terbata bata dan cemas namun terpotong dengan ucapan Kenao.
" Tunggu sebentar, biar aku pesan minuman dulu yah, apa kamu tidak mau pesan makanan juga? " Ucap Keano pada Zilfi.
Keano pun melambaikan tangannya pada seorang pelayan.
" Mau pesan apa Mas? " Tanya Pelayan itu.
" Orange jus " Jawab Keano, lalu Keano pun melirik Zilfi yang duduk di samping nya.
" Zilfi kamu mau pesan makanan tidak ? " Tanya Keano.
" Tidak " Jawab Zilfi singkat dan memaksa kan senyum pada Keano.
" Baik silahkan di tunggu " Ucap pelayan itu.
" Gimana kabar kamu? " Tanya Keano dengan penuh perhatian kepada Zilfi.
" Baik " Jawab Zilfi singkat
" Kamu kenapa? " Tanya Keano dengan menatap Zilfi dengan tatapan penuh pertanyaan .
Merasa di tatap Zilfi pun menatap balik Keano, namun berbeda tatapan Zilfi kali ini penuh rasa bersalah.
__ADS_1
" A-aku "
Tangan Keano pun terulur mengelus tangan Zilfi dengan lembut.
" Kenapa? " Tanya Keano dengan menatap Zilfi dengan lekat sementara tangan nya masih setia mengenggam tangan Zilfi.
Sementara itu di lain tempat lebih tepatnya di luar cafe Zidan nampak baru saja turun dari mobil mewah nya dengan di ikuti sang Asisten serta sekretaris nya. Tak di sangka sangka Zidan juga mempunyai janji dengan klien nya di tempat yang sama di mana Zilfi bertemu dengan Keano.
Dengan langkah yang amat menggambarkan seorang yang berwibawa Zidan melangkah masuk ke dalam cafe dengan sang Asisten yang berjalan di depan untuk mencari tempat duduk serta sang sekretaris yang berjalan di belakang Zidan.
Zidan pun sampai di meja yang sudah di persiapkan oleh sang klien, namun saat hendak mendarat kan dirinya untuk duduk tanpa sengaja ekor mata Zidan menangkap sosok yang teramat tak asing baginya.
Dengan perlahan Zidan menolehkan kepalanya ke arah samping, dan benar saja di sana di meja yang terletak tak jauh dari meja Zidan terlihat Zilfi yang tengah bertatapan sangat intens dengan tangan yang berpegangan dengan laki laki lain.
Tatapan Zidan berubah menjadi sangat tajam dan terkesan datar dengan tangan yang sudah mengepal erat hingga urat urat nampak terlihat di kulit putih nan bersih Zidan.
Wanita itu berani berani nya bertemu bahkan sedekat itu dengan laki laki lain.
.
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN RATE LIMA, SERTA MAMPIR DI
"GARIS TAKDIR ADEEVA "
__ADS_1
💕💖