
"Jelaskan Sama Gua, kenapa Lu bisa Menghajar Fadil habis habisan? Apa dia Cowok Lu sekrang?atau Lu suka sama Fadil! Lu kan dah biasa Lihat Fadil dan Cweknya berciuman secara umum" Toni datang dengan wajah menggebu-gebu. Toni adalah Sahabat Gisel dan Yola, Toni orang yang termasuk kategori orang Tampan apalagi dia menyandang kejuaraaan, tapi semua orang menjauh dari Toni karna Toni hanya sibuk dengan Buku dan Toni dijuluki sebagai Kutu Buku.
"Apa karna Gisel?" Toni Memicingkan matanya mengarah pada Gisel.
Flashback On
Pov Gisel
Aku Menceritakan semua Cerita pernikahanku pada Yola sahabatku, tapi aku tidak menceritakan perlakuan kasar Fadil padanya. Yola adalah tipe sahabat yang Bar bar, bahkan Yola pernah menang melawan Seorang ketua Gangster berasal dari sekolah lain.
Dan pada saat pertanyaan satu muncul yaitu, Apa kalian sudah....
Aku gugup ,pasti Yola akan bertanya Malam Pertama.
Mau kemana aku buat wajahku, jika aku menceritakan bahwa Fadil yang mengambil Kehormatanku? Apalagi secara Paksa dan dibuang aja seperti aku salah satu Pemuas yang dia Bayar.
Saat Toni datang dan memotong percakapan Yola, aku merasakan kelegaan muncul dihatiku,aku merasa Dunia Berpihak padaku melalui Toni sahabat Laki Laki ku yang dijuluki si Kutu Buku.
Kami bertiga berbicara bahkan Bercanda riah, Toni si kutu bukulah yang membuat kelengkapan kami bertambah, dialah orangnya yang selalu membuat kami Tertawa.
Dan padaa saat asik asikan Bercanda, tiba tiba para siswa yang lewat sedang membicarakan Fadil sang Suamiku yang seperti Iblis itu, aku terkejut dan hatiku sakit dan memanas atas ucapan mereka
__ADS_1
Aku Memejamkan mataku sejenak, dan Toni berteriak karna Yola pergi diluan.
"Hah?" Aku Tercengang, Yola Mendapatkan respond awal, Toni menarik tanganku aku melihat dari kejauhan Fadil Mebalas Ciuman Panas itu dengan Ganas... sesekali Fadil Me**** Gu**** Ke*** Milik Shelin.
Sungguh Pemandangan Yang menyakitkan Bagiku.
Aku mencoba bersikap tenang, agar toni tidak curiga padaku.
Dan Bukhhh
Yola sahabatku menghantam Suamiku dengan ganasnya dia bahkan memaki maki Fadil dan shelin disitu..
Ahhj aku sangat senang, tidak aku Yang memaki mereka tapi sahabatku yang memakinya. Hahahahhahaha
Aku mencoba melerai perdebatan mereka, karna ini sudah Melampaui batas. Memang aku senang, setidaknya Yola memang benar benar tulus bersahabatan denganku.
Saat aku Ingin membawa Yola kekamar mandi, aku menyuruh Toni untuk mengurus kekacauwan sebelum Guru Mengetahui Keadaan itu.
Aku membawa Yola kekamar mandi agar kami leluasa berbincang, yola Menumpahkan semua isi hatinya, aku meringis kesakitan, Yola bisa merasakan Penderitaanku.
Yola sahabatku dia memang benar benar sahabatku bahkan Yola Menyalahkan dirinya hanya karna aku.
__ADS_1
Baru kali ini aku melihat Yola yang tegar menjadi Yola Tidak Bernyawa dia menangis dan menangis.
Aku memeluknya dan berkata bahwa dia bukan penyebabnya ini sudah menjadi Takdir dirinya, mungkin suatu saat dia akan memiliki kehidupan yang cerah. Tidak seperti ini lagi...
Saat Yola sudah mendingan aku mengajaknya kembali kekelas sebelum Guru datang, memang kami tidak berlajar karna hari ini adalah Hari Pertama masuk awal semester.
Aku menopang tubuh Yola dan mendudukkan dirinya, Yola tidak berontak sama sekali malahan dia tambah manja padaku.
Saat aku ingin kembalikan Mood Yola,tiba tiba Tino datang kehadapan kami.
Pov Gisel end
Flashback Off
Bersambungg
**Hallo Kakak Cantiik... Maaf ya kalau Jarang Up.
Kan Author masih Salah satu Siswa SMA jadi Belajar juga pentingkan? Oke Terima kasih yang Sedia komen
thnks Untuk kalian semua
__ADS_1
semoga suka Sama Bab 1 ini**