Hasrat Mencintai Suami Orang

Hasrat Mencintai Suami Orang
Malam membahana


__ADS_3

Reza menggenggam tangan ku dan mulai mengecupinya dengan lembut. Perlahan Reza mulai melabuhkan bibirnya di keningku. Mengecupnya lembut dan berlama-lama di sana. Aku memejamkan mata menikmati setiap perlakuannya. Kali ini Reza begitu berbeda memperlakukan ku.


Bibir hangat Reza kemudian beralih menuju bibir ku. me.lu.matnya dengan begitu ganasnya. Namun malah membuat ku begitu bergairah. Ku balas ku.luman bibirnya yang seksi itu. Li.dah kami saling terpaut dan menyecap. Hingga terdengar nyaring sekali di kamar ini.


Perlahan Reza membalikkan tubuh ku sehingga Aku menghadap tembok. Bibirnya menyusuri tengkukku bahkan tangannya me.re.mas kedua benda kenyal miliku. Membuat ku merasa semakin di awang-awang saja. Aku mengeluarkan suara de.sa.hanku yang membuat Reza semakin semangat untuk memainkan lid.ahnya di seluruh tubuh ku.


Aku sudah tidak bisa lagi mengendalikan diriku. Suara racauanku menggema di seluruh ruangan. Hingga Aku tak sadar jika Aku sudah tak memakai sehelai benang pun.


Reza membalikkan tubuh ku hingga kami saling berhadapan. Dia kembali melu.mat bibir ku. Lalu bibirnya beralih pada pucuk kedua benda kenyal ku. Li.dahnya bermain-main menggelitiknya. Membuat ku memejamkan mataku keenakan.


Ah, rasanya begitu nikmat. Perlakuan Reza benar-benar membuat tubuhku takhluk padanya. Aku pasrah, membiarkan Reza berbuat sesuka hatinya terhadap tubuh ku.


Reza menggendong tubuh ku dan membawanya ke atas ran.jang. dengan lembut.


Bibirnya tak hentinya menggarap tubuhku seolah-olah tubuh ku ini makanan lezat. Lalu bibir itu mulai turun dan semakin turun. Dan berhenti di titik yang paling Reza sukai.


"Si Moci benar-benar membuatku candu, Sayang. Aku sudah tidak sabar ingin merasakan si Moci." ucap Reza sebelum membenamkan kepalanya di bawah sana.


Aku memekik saat li.dah suamiku itu mengobrak-abrik milikku di bawah sana.


"Massss...."


Aku melengkungkan tubuhku seolah-olah menuntut Reza untuk berbuat lebih. Aku menekan kepalanya di bawah sana ketika kurasakan sebuah aliran yang semakin dekat. Li.dah Reza semakin piawai menekan milikku keluar dan masuk di bawah sana.

__ADS_1


Suara racauanku semakin tak karuan. Tubuhku menggeliat merasakan sesuatu yang terasa ingin tumpah. Dan akhirnya...


"Rezaaaaaaaa!!!" Tubuhku mengejang dan bergetar dengan hebat. Pikirkan ku langsung menjadi kosong. Aku seperti terbang melayang. Perasaan ini sangat nikmat dan juga begitu melegakan. Dan Aku menyukai perasaan seperti ini.


"Nikmat sekali, Sayang," ucap Reza sembari membersihkan mulutnya.


Sementara Aku serasa tak berdaya.


Tak sampai di situ. Reza kembali melanjutkan ciumannya pada bibir ku. Membuat ku perlahan mulai bergairah kembali.


Reza mengarahkan juniornya pada mulut ku. Aku yang ingin merasakannya pun langsung ku lahap milik Reza yang berukuran besar itu dengan cepat.


Reza menggeram keenakan merasakan mulut ku yang dengan lihainya mengemut, menyedot dan menji.lati miliknya. Hingga pria itu menggerakkan pinggulnya dengan cepat. Membuat mulut ku ini hampir kebas. Namun tak berapa lama ku rasakan miliknya yang berkedut kencang. Reza menengadahkan kepalanya ke atas dan memejamkan matanya. Bibirnya terbuka seraya memanggil namaku dengan lantangnya.


"Riiiissaaaaaa!!!"


Dengan cepat Reza mengambilkan minum dan juga tissue untuk ku. Dengan lembut Reza mengelap sisa-sisa cairan miliknya yang masih belepotan di bibir ku dengan tissue. Lalu memberikan satu gelas air putih untuk ku.


Reza menatapku dengan tatapan nakalnya. "Mau lagi?"


Aku tersipu malu melihatnya. Namun Aku menganggukkan kepalaku mendengar tawarannya.


Dan akhirnya Reza kembali menggarap tubuhku. Aku kembali terbuai dengan sentuhan Reza. Pria ini memang benar-benar tahu bagaimana caranya memanjakan tubuhku.

__ADS_1


Tubuh kami saling bersentuhan. Tangan Reza kembali bergerilya mencari titik-titik sensitif tubuh ku. Sehingga Aku kembali bergairah. Semua bagian tubuhnya bekerja dengan sempurna. Membelenggu tubuh ku dan menguasainya.


Entah sudah ke berapa kali Aku mengalami pelepasan karena permainan tangan dan li.dah Reza. Aku tak dapat menghitungnya lagi.


"Sayang, Aku akan memasukkannya," ucap Reza meminta izin. Aku menganggukkan kepalaku. Menunggu miliknya yang akan menghujam milikku.


Pelan tapi pasti. Milik Reza berhasil memasuki milikku yang sudah sangat basah itu. Penyatuan ini benar-benar berbeda dari sebelum-sebelumnya. Rasanya beribu kali lebih nikmat. Entah mengapa Aku merasa Reza melakukannya dengan sepenuh hatinya.


Reza memompa tubuhnya dengan pelan, terkadang juga cepat. Membuat tubuhku kembali menggila.


Hingga ku rasakan kembali milikku yang terasa ingin tumpah.


"Masss, Aku mau...ah...."


Reza mengerti. Dia semakin memompa tubuhnya dengan cepat. "Kita keluar bersama, Sayang...."


Gerakan Reza semakin cepat dan cepat. Hingga akhirnya Aku merasakan tubuh Reza yang bergetar hebat. Bersamaan dengan itu Aku pun juga bergetar hebat.


"Rissaaaaaaa...." Reza menggeram dan memuntahkan cairan miliknya hingga memenuhi milikku.


Reza menggulingkan tubuhnya di samping ku tanpa melepaskan penyatuan kami. Kami tidur dengan saling memeluk satu sama lain.


***

__ADS_1


Mohon maaf yak, othor lagi oleng. Jadi babnya ikut meleng 🤭🤭✌️.


Bocoran eps besok. Rika bakal kembali lagi + Reza mengetahui sebuah rahasia yang di sembunyikan Rika dan juga Candra. Tebak, rahasia apa ya 🤔. Di tunggu besok yak 😁✌️


__ADS_2