
CATATAN PENTING !!! : SEMUA CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA .SEMUA MURNI HASIL IMAJINASI PENULIS JIKA ADA KESAMAAN NAMA DAN TEMPAT ITU HANYA KEBETULAN SEMATA.SELAMAT MEMBACA KASIH KOMENT AND VOTE.TRIMAKASIH☺TTD :AUTOR FITRI KRISTIANI.
HE IS SPY 22
Tony tampak sedang memukul samsak dengan sangat keras.ronald dan mike yang melihat kakak mereka tampak agak heran dengan sikap tony yang tampak sangat kacau.
"Kak ronald!apa yang terjadi sama kak tony kelihatannya dia sedang sangat kesal!apa masih masalah pulpen itu lagi?!"
Tanya mike yang sedang membersihkan barbel.sementara ronald yang mendengar pertanyaan mike menoleh ke arah tony dan melihat tony yang masih terus memukul samsak dengan begitu keras.
"Sepertinya masalah pulpen itu sangat membuat kak tony sangat risau.tapi sepertinya kak tony sedang ada masalah lain.bukan masalah pulpen deh!"
Kata ronald sambil mengerutkan keningnya.
Tak lama tony berjalan kearah kedua adiknya itu.
"Apa kalian akan buka puasa di luar?!kalian buka saja di luar ini uang untuk kalian!"
Tiba-tiba tony memberikan uang pada kedua adiknya itu.
"Tapi kenapa kita tidak buka bersama di rumah saja kak?!"
Tanya ronald heran.
"Aku nanti saja .kalian saja yang buka puasa di luar biar aku yang menunggu para pelanggan.pergilah!"
Tony menyuruh kedua adiknya itu untuk buka puasa di luar karena jam berbuka akan segera tiba.ronald dan mike lalu pergi dengan hati bertanya-tanya.begitu kedua orang itu pergi tampak seorang pria gagah memasuki ruang olah raga itu.tony yang mengenali siapa yang datang ketempatnya segera menyambut kedatangan pria gagah itu.
"Pak hendrawan!apa kabar?!lama tidak melihat anda datang kemari!kelihatannya anda sibuk sekali!"
Sapa tony sambil menyalami tangan hendrawan.tapi wajah pria tampan ini terlihat tegang.
"Kabarku agak tidak baik bung tony!ada yang ingin aku tanyakan padamu?!apa kamu tahu mengenai pulpen yang saat ini sedang di cari banyak orang?!"
Wajah hendrawan tampak sangat serius dengan tatapan penuh selidik pria gagah ini menatap tony yang terlihat agak gugup saat mendengar hendrawan menyebut masalah pulpen.untuk beberapa saat tony terdiam tak bisa bicara apapun.
"Kamu diam dan itu artinya memang benar kalau anda tahu masalah benda itu?!"
Hendrawan masih terus bertanya pada tony.
"Baiklah!anda memang benar aku memang tahu masalah benda itu.!duduklah aku akan menceritakan semua pada anda!"
Tony mengajak hendrawan masuk di ruang kerjanya dan menjauh dari ruang olah raga itu karena tak ingin pembicaraan mereka di dengar para pelanggan.hendrawan pun mengikuti langkah tony.di dalam ruangan kerja tony menyodorkan sekaleng jus buah pada hendrawan saat terdengar suara azan berkumandang yang menandakan waktu berbuka telah tiba agar tamunya ini bisa berbuka puasa dan mereka bisa berbicara tanpa ketegangan.
"Bisakah kamu katakan padaku semua yang kamu tahu?!"
Tanya hendrawan setelah meneguk minuman kaleng itu.
"Awalnya hari itu tampak beberapa orang dengan pakaian seperti orang jepang datang kemari bersama dengan anak buahnya mereka menanyakan tentang sebuah pena!kami pikir itu hanyalah sebuah pena biasa.setelah kami bilang tidak ada pena yang tertinggal di sini lalu mereka pergi,tapi dua hari kemudian datanglah beberapa orang pria yang tidak kami kenal sama sekali datang sambil membawa nona afina dan mereka menodongkan pistol pada nona afi.lagi-lagi mereka juga mencari pulpen seperti yang di cari pria perpakaian jepang itu.lalu mereka juga marah-marah padaku dan kedua adiku bahkan kami sempat di pukuli oleh mereka.karena kami tidak tahu sama sekali dengan apa yang mereka cari mereka berhenti memukuli kami lalu aku dengar mereka menelpon seseorang yang aku tahu mereka menyebut nama Tuan Banyu dan bilang kalau istri tuan banyu ada pada mereka dan meminta untuk menyerahkan pulpen itu pada mereka.aku yang mendengar pembicaraan mereka jadi heran dan tidak tahu apa yang terjadi.karena saat itu wanita yang mereka bawa itu adalah nona afi tapi di telpon mereka bilang kalau membawa istri Tuan Banyu.kira-kira 10 menit setelah menelpon orang yang bernama tuan banyu itu tiba-tiba lampu di tempat ini gelap dan banyak sekali asap dan bunyi tembakan.saya pikir itu adalah pak hendrawan dan anak buah bapak datang karena takut saya dan kedua adikku bersembunyi di bawah tempat tidur sampai suasana reda.dan kami baru keluar setelah banyak polisi datang dan kami mengira kalau itu adalah pak hendrawan dan anak buah bapak.hanya itu yang saya tahu tentang pulpen itu!"
Tony sedikit gemetar saat berbicara dengan hendrawan karena pria ini tidak menyangka kalau masalah pulpen itu teryata sangat serius.itu terbukti seorang kepala satuan berpangkat tinggi ikut menangani kasus yang semula dianggap remeh oleh pria paruh baya ini.
"Jadi banyu langit teryata terlibat dengan semua ini!lalu kenapa tuan putra ikut campur dalam masalah pulpen itu?!"
Tanya hendrawan lagi pada tony.pria tampan nan gagah itu terlihat berpikir keras apalagi sekarang semakin jelas jika wanita yang di cintainya dalam bahaya.ada gurat cemas di raut wajah tampan itu.
"Tuan putra?oya tuan putra juga menyuruh saya mencari keberadaan benda itu tapi saya tidak ingin terlibat jauh dengan masalah ini jadi saya menolak kerjasama dengannya!"
Tony mencoba untuk menutupi hubungan kerjasamanya dengan putra agar hendrawan tidak bertanya lebih jauh lagi.kepalanya sudah cukup pusing dengan masalahnya dengan anak gadisnya dan istrinya yang harus segera di selesaikannya.setelah lama berbincang hendrawan segera pamit meninggalkan Gym tony brother saat berada di pintu masuk hendrawan bertemu dengan ronald dan mike yang baru saja datang.kedua lelaki itu menyapa dan menyalami hendrawan.
Sementara itu hari sudah mulai malam.di apartemen banyu tampak sedang sibuk menghias ruang apartemennya karena besok adalah hari raya Idul Fitri.banyak hiasan ketupat khas lebaran idul fitri,lampu-lampu kecil berwarna-warni dan tak lupa memberi wangi dupa untuk pengharum ruangan.Banyu langit sengaja lebih cepat pulang sebelum afina datang pria tampan ini sengaja ingin memberi wanita itu kejutan dengan menyiapkan sebuah hadiah istimewa dan juga menghias apartemennya.benar saja saat pukul 6 tepat terdengar suara pintu lift terbuka dan afi muncul dari dalam lift.wanita ini tampak sangat terpukau saat melihat ruangan yang tampak sangat berbeda ruangan apartemen di hiasi dengan hiasan ketupat,bunga mawar putih yang semerbak harum dan juga wangi khas lebaran.afina sangat terkesan dengan apa yang banyu lakukan.afi tidak pernah menyangka kalau pria yang telah membuatnya jatuh hati itu teryata seorang pria yang juga sangat relegius.afi tidak mengira kalau banyu juga seorang pria yang perduli pada hari-hari besar agamanya tadinya wanita ini menganggap kalau pria tampan ini adalah seorang pria yang bebas dan tak mengenal tentang keyakinan.perlahan tangan mungil afi meraba bunga mawar putih kesukaannya entah kebetulan atau tidak bunga mawar putih adalah bunga kesayangan afina.
"Kamu sudah datang!kenapa kamu terlambat?!"
Banyu menyapa lembut pada afi membuat wanita itu tersadar dari keterpanaannya dengan semua keindahan di depannya.afi bergegas mendekati banyu yang masih memasang lampu-lampu kecil di ruang tamu.
"Apa lukamu baik-baik saja?!"
Afi sangat mencemaskan tentang luka di perut banyu.pria tampan itu tersenyum dan merasa sangat senang sekali saat tahu wanita di depannya ini sangat mencemaskan dirinya.sebuah kecupan di berikan dipipi merah gadis yang berada tepat di depannya.membuat wajah afi memerah mendapat ciuman spontan dari banyu.
"Aku sangat merindukanmu"
Bisik banyu di telinga afi sambil mengecup lembut pipi wanita lugu itu.dengan pipi memerah afi berjalan menjauh dari banyu dan berpura-pura membantu memasang hiasan di dalam ruangan itu.wanita ini sangat gugup.
"Kapan kamu kembali dari Singapura?!"
Afi mencoba menghalau rasa gugup yang amat sangat dengan mengajak banyu bercakap.
"Aku?em jam 2 tadi aku sudah sampai di Indo!apa kamu merindukanku?!"
Banyu masih saja menggoda afi sambil menjulurkan kepalanya dari balik meja pria tampan itu tersenyum sambil menatap afi dengan kedipan mata nakalnya.
"Ah kamu!kenapa setelah kamu kembali dari Singapura kamu jadi genit sekali .apa kamu belajar merayu para wanita di sana?!"
Afi memanyunkan bibirnya.membuat Banyu ingin sekali ******* bibir merah itu.entah kenapa melihat afina seolah membuat banyu kehilangan akal sehatnya.baginya wanita biasa itu telah mencuri hatinya.
"Apa ini artinya kamu sedang cemburu padaku?"
Banyu terus menggoda afi sambil tersenyum senang.hatinya berbunga-bunga saat tahu wanita lugu ini bisa cemburu juga.
"Banyu!bolehkah aku bertanya tentang sesuatu?!"
Afi melihat banyu dari balik hiasan ketupat dan juga balon bernuansa lebaran itu.tanpa memperdulikan godaan pria tampan yang masih menatap lembut padanya.
"Hem..tanyakanlah!"
Jawab banyu sambil tersenyum.
"Apa saja hal yang kamu alami? dan apa kamu sangat senang menjadi seorang mata-mata?!"
Afi menatap intens banyu dan menunggu jawaban pria tampan itu.
"Menjadi mata-mata adalah sebuah pengabdian yang sangat membanggakan dalam hidupku!ini adalah pilihan hidupku.dalam perjalanan selama menjadi seorang mata-mata hidupku memang diwarnai dengan tantangan.berkelahi,menyamar menjadi orang lain dan bahkan tak jarang aku terluka dan hampir mati!tapi itulah pilihan hidupku!"
Banyu tersenyum sambil mengerlingkan matanya yang begitu meneduhkan dan kerdipan mata itu selalu membuat afi tak berdaya untuk tidak jatuh hati pada pria tampan ini.
"Apa kamu pernah merasa lelah dan ingin berhenti menjadi seorang mata-mata?!"
Tanya afi lagi sambil membetulkan hiasan ketupat yang berada di depannya.tapi bukannya mendapat jawaban dari banyu wanita lugu itu di buat takjub saat melihat lampu-lampu hias itu menyala bersamaan dengan bunyi takbir. membuat afi benar-benar terpana.
"Selamat hari raya Idul fitri Minal aidin wal faidin"
sebuah pelukan hangat dan Bisikan suara merdu yang sangat seksi terdengar begitu hangat di telinga afi.begitu afi menoleh sebuah ciuman hangat kembali mendarat di pipi afi.dan lagi-lagi pria tampan itu tak berhenti memberinya kejutan sebuah kotak berwarna biru sudah berada didepan matanya tangan banyu yang terlihat begitu seksi itu dengan cepat memegang tangan afi.
"Terimalah hadiah kecil dariku ini aku harap kamu menyukainya"
Suara banyu terdengar begitu sangat romantis.afi sangat bahagia mendapat kejutan seperti itu dari banyu.seketika wanita ayu itu lupa tentang pertanyaannya barusan.
"ini apa?kenapa kamu memberiku hadiah seperti ini?aku tidak punya apapun untuk kuberikan padamu?"
Afi sangat terharu apalagi saat membuka kotak berwarna biru itu tampak sebuah jam tangan berwarna merah muda terlihat begitu mewah di sana.
"Ini..ini..indah sekali banyu?!tapi tunggu!kamu tidak memasang penyadap di jam tangan ini kan?!"
Tanya afi sambil melotot tajam pada banyu.pria itu tersenyum melihat mimik wajah afi yang terlihat cupu itu.
"Kamu periksa saja sendiri!sekarang kan kamu adalah seorang mata-mata juga!"
Banyu mengangkat alisnya sambil menatap lembut afi.wanita itu mengambil jam tangan dan melihat dengan seksama dengan raut wajah lugunya itu.banyu segera memegang jam tangan itu dan segera memakaikan di tangan afina.wanita ini tak bisa berkata apapun degub jantungnya begitu keras begitu tangan banyu yang tampak seksi itu memegang tangannya dan menyingsingkan lengan bajunya dan dalam sekejab jam tangan cantik itu sudah melingkar di tangan mungil afi.
"Trimakasih sudah bersamaku dan percaya padaku"
lagi-lagi Banyu berBisik lembut di telinga afi.
begitu dekatnya afi dan banyu saat ini kedua insan yang telah jatuh cinta itu saling menatap begitu dekat.wangi mint nafas pria tampan ini begitu tercium di hirupan nafas afi dan membuat wanita ini terpesona.banyu pun sangat terpesona pada afi tatapan lembut wanita lugu di depannya ini membuat banyu tergila-gila pada gadis cupu ini.bibir merah afi sangat menggoda membuat banyu ingin mencium lagi rasa manis bibir merah yang pernah membuatnya mabuk kepayang itu.bau parfum di tubuh banyu membuat afi hilang kendali perlahan banyu mendekatkan bibirnya kearah wanita yang diam seolah menunggu agar pria itu berbuat lebih padanya.deru nafas afi sangat keras, rasanya ada banyak kupu-kupu berterbangan di dalam perutnya.saat tubuh banyu yang berbalut kaos panjang itu menempel pada tubuh afi ada perasaan sangat nyaman entahlah rasa itu sudah sangat lama tak dirasakan afi lagi sejak hans pergi.ada rasa damai dan merasa sangat terlindungi di dada bidang pria tampan ini ingin rasanya afi memeluk banyu tapi harga dirinya menahan rasa itu sekuat tenaga.lagu-lagu bernuansa klasik menambah suasana menjadi hangat.tapi saat sedikit lagi bibir merah banyu menyentuh bibir merah afi tiba-tiba datang rizal mengacaukan suasana romantis itu.banyu merasa sangat kesal karena pamannya datang pada saat yang tidak tepat.
"Selamat malam nona afi!minal aidin walfaizin ! Apa kita bisa mulai tentang pelajaranmu hari ini untuk menjadi seorang mata-mata sejati?!kamu siap nona?!"
Rizal membuyarkan suasana romantis yang hampir saja terjadi pada banyu dan afi.banyu menatap tajam pada rizal dan afi sangat terkejut melihat kedatangan rizal membuat afi menjauhkan tubuhnya dari banyu.
__ADS_1
"Minal aidin walfaizin paman!Oya..baiklah aku siap paman!"
Kata afi dengan cepat.
Rizal segera mengambil remotd kontrol dan segera membuka halaman tentang dasar-dasar menjadi seorang mata-mata.yang terpampang jelas di layar monitor.
"Menjadi seorang mata-mata bisa saja kita mendapatkan tugas tunggal atau bersama dengan tim.yang harus kamu ingat saat menjadi seorang agen tunggal kamu harus bisa membuat strategi dengan sangat matang .karena menjadi seorang agen tunggal itu harus bekerja sendiri tanpa bantuan siapapun.lalu jika kamu menjadi seorang agen yang bekerja dengan sebuah tim yang bisa saja terdiri dari beberapa orang kamu juga harus super hati-hati karena reziko adanya seorang penghianat di antara kalian pasti sangat besar kemungkinannya.ada yang penting kamu juga harus bisa menguasai lingkungan yang menjadi tempat penyelidikanmu dan kamu harus menyamar untuk menjadi orang lain dalam lingkup tersebut.dan bila di perlukan kamu harus bisa menguasai bahasa yang ada di tempat itu.selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan siapapun dalam keadaan seperti apapun!"
Afi memperhatikan dengan seksama dan menulis semua yang menjadi petunjuk dari rizal padanya.wanita ini teryata benar-benar ingin belajar menjadi seorang agen mata-mata yang sesungguhnya.afi bertekad akan membuktikan pada nathalia kalau dirinya layak juga menjadi seorang mata-mata.walau di sisi lain jauh didalam lubuk hatinya afi ingin mengenal lebih jauh siapa banyu dan di dalam hati afi wanita ini sangat berharap banyu benar-benar mencintainya seperti afi mencintai pria tampan itu.
Rizal terus mengajari dan memberi tahu afi benda apa saja yang harus di kenal afi mulai dari alat penyadap yang ada dengan berbagai tipe,lalu kaset rekaman dan juga cara memasukan data untuk mentransfer data dari alat penyadap kedalam komputer.banyu hanya tersenyum melihat afi yang tampak bersemangat belajar dengan pamannya itu.pria tampan itu duduk di kejauhan sambil memegang buku dan terus melihat semua yang dilakukan afi.sampai malam afi masih belajar bersama rizal.wanita ini sampai mengantuk dan hampir tertidur sambil duduk saat sebuah pukulan ringan dengan kayu kecil di kepala afi. wanita ini terbangun dan kembali mengikuti pengarahan dari rizal.
"Kamu mau tidur atau belajar sungguh-sungguh!"
Seru rizal dengan gaya tegasnya.
"Auw..!"
afi berteriak kecil.menganggukan kepalanya dan matanya langsung terbuka lebar.di atas meja tampak berbagai alat-alat canggih seperti sebuah kamera pengintip dan juga beberapa jenis alat penyadapan.
"Begini cara membuat program dengan baik dan benar kamu harus perhatikan dengan seksama!"
Rizal memperagakan dengan sangat sigap.setelah selesai dengan semua alat itu semua peralatan di masukan ketempat yang aman dan berganti dengan benda yang sudah tidak asing bagi afi.iya beberapa senjata api terpampang di depannya selama ini afi memang sering melihat senjata-senjata seperti itu di kantor tempatnya bekerja .tapi memegang langsung memang tak pernah di lakukan afi.baru kali ini wanita ini dapat memegang langsung walau terlihat kecil tapi nyatanya senjata api itu lumayan berat juga.rizal menjelaskan semua tipe senjata laras pendek ini dan kegunaannya.mulai dari jarak penggunaannya dan juga cara memasang peluru.tapi untuk cara menggunakannya rizal mengatakan pada afi kalau banyu yang akan mengajarkan nanti pada wanita itu. apalagi banyu sangat ahli dalam soal menembak.
"Aku rasa banyu yang akan mengajarimu cara menembak!"
Rizal menatap tajam pada afi dan sangat serius menjelaskan tentang semua senjata yang ada diatas meja itu.di sana terhampar beberapa senjata api dengan berbagai ukuran dan jenis.ada peluru tajam dan juga peluru hampa.ada beberapa pisau lipat dan juga sangkur.
Malam itu di sebuah tempat yang berada di suatu tempat di Indonesiaraya tengah terjadi pertemuan para penjahat negara yang sesungguhnya.tampak sebuah televisi besar tengah memperlihatkan sebuah peristiwa pengeboman yang terjadi beberapa waktu lalu di jw marion.mereka adalah para gembong narkoba kelas dunia dan juga para pejabat yang berkomplot akan menghancurkan Indonesiaraya dan menjadikan negara ini sebagai pusat perdagangan narkoba terbesar di dunia.tampak seorang pria bule dengan memakai kaca mata hitam berbicara dengan begitu marah.
"Apa saja yang mereka kerjakan sampai-sampai menangani satu pekerjaan saja tidak becus!"
Teriak pria bule itu.dalam ruangan yang tergolong luas itu tampak pria berseragam polisi tampak hadir dia adalah Anggara kepala kepolisian yang ikut bersekongkol untuk mengganti presiden presiden Indonesiaraya Gatot Subroto. yang yang sudah mengabdikan hidupnya untuk rakyat Indonesiaraya selama 10 tahun.presiden yang sudah berkuasa selama 10 tahun ini memang adalah seorang presiden yang dikenal sangat dekat dan di sayangi rakyatnya selain sifatnya yang sangat baik beliau juga adalah seorang presiden yang telah membawa Indonesiaraya ke masa keemasan seperti saat ini.potensi kekayaan yang dimiliki negara indo inilah yang membuat sekelompok orang yang rakus akan harta dan kekuasaan ingin menguasainya dengan segala cara termasuk rencana licik yang kini mereka rencanakan.memang sangat tidak mungkin mengganti Gatot Subroto dengan orang lain karena orang yang kini menjadi presiden saat ini seperti malaikat bagi rakyat indo.apalagi sistem jabatan sebagai presiden di Indonesiaraya ini tidak berbatas walau pemilu di lakukan 5 tahun sekali akan tetapi presiden yang telah menjabat bisa menjadi presiden lagi sampai berkali-kali tidak berbatas selama rakyat masih menginginkannya.selama 10 tahun para penjahat ini mencoba merubah undang-undang yang berlaku tapi tak jua ada hasilnya.
sampai pada akhirnya sebuah rencana jahat yang besar tengah mereka rancang.tapi teryata rencana-rencana besar itu bocor dan di ketahui oleh Kevin Prawiro Utama pemilik sebuah perusahaan pencipta mesin-mesin sofeware canggih itu mendapatkan semua bukti yang sangat berbahaya itu.tapi kevin memanfaatkan semua dengan melakukan transaksi bisnis dengan mereka.sebuah tambang gas terbesar di negara ini berhasil di kuasai kevin.akan tetapi ketamakan seorang kevin berujung pada kematiannya. merasa gerah dengan kesombongan dan ketamakan pengusaha itu membuat Adi Candratan menyuruh kelompok besar itu membunuh kevin dengan rancangan bom bunuh diri.karena kevin terlalu serakah bahkan terakhir kevin mengancam akan membocorkan ke publick tentang rencana konspirasi besar ini kalau keinginannya untuk menjadi wakil presiden tidak di penuhi. Candratan dan para mafia yang berada di belakangnya tidak bisa menerima lagi ancaman-ancaman dari pengusaha tamak itu.kebiasaan buruk kevin yang juga suka daun muda akhirnya membuatnya terlibat skandal sex dengan seorang model majalah dewasa Sonia liberty yang sengaja di umpankan para penjahat kelas kakap itu.kecantikan dan keseksian model itu mampu membuat kevin terhipnotis dan lupa segalanya.skandal pria bertubuh tambun itu pun akhirnya tercium juga oleh istrinya Farida Atmanagara yang saat ini sedang menjabat sebagai menteri keuangan.membuat ibu menteri sekuat tenaga membantah tentang isu perselingkuhan suaminya dengan model tersebut.tapi publik seakan sengaja di buat viral tentang skandal bos pemilik Utama Grup itu dengan sonia dan akhirnya peristiwa pengeboman yang membuat kevin menjadi salah satu korbannya.begitu banyak praduga tentang siapa pelaku peristiwa jw marion.hingga akhirnya publik di giring untuk mempercayai kalau peristiwa itu adalah ulah *******.
Didalam ruangan inilah semua rencana jahat para mafia kelas atas ini sedang di rancang.
"Sampai saat ini tidak ada satupun dari orang yang kita suruh yang bisa menemukan benda itu apalagi mengetahui siapa agen yang bernama Arda Dewantara itu!mereka itu adalah orang-orang yang sangat bodoh!"
Teriak Candratan sambil menggebrak meja di depannya dengan wajah sangat marah.
"Bagaimana dengan tugas yang sudah aku berikan padamu Jonlee?!bukankah ini adalah tugas yang harus dikerjakan oleh jones black?!apa sekarang jones black sudah tidak bisa di andalkan lagi.?!"
Felix Kunza pimpinam mafia itu tampak menatap tajam pada jonlee yang masih terdiam.karena memang benar anak buahnya sampai saat ini belum tahu dimana keberadaan agen yang di maksud.
"Ada kemungkinan aku tahu siapa agen yang di maksudkan?!tapi masih dalam penyelidikanku!"
Tiba-tiba suara Anggara membuat semua mata tertuju padanya.
"What?!Bravo tuan Anggara!lihat kita lupa kalau di antara kita ada seorang petugas hukum yang punya intelijen sangat mumpuni.!"
Candratan bertepuk tangan sambil tersenyum pada Anggara pria nomer satu di kepolisian itu.
"Satu-satunya orang yang sangat mungkin adalah Arda Dewantara agen dari Bin itu adalah Banyu Langit.walau kami tidak pernah mendapat informasi sekalipun pria itu bertemu dengan panglima atau berkomunikasi dengan tentara.karena saat ini hubungan antara polisi dan tentara sedang terjalin sangat baik.aku mendapat informasi dari orang kedua dari Bin yang bernama perdana kalau banyu langit adalah seorang agen Bin.!"
Seru Anggara dengan sangat percaya diri.
"Kenapa tuan anggara begitu yakin.apa tidak mungkin kalau orang Bin itu berbohong?!yang aku tahu bin sangat setia pada sumpah jabatannya dan sangat sulit bagi bin untuk memberikan informasi tentang siapa saja anggota mereka.kesolitan tentara sudah terbukti sangat sulit di tembus selama Bin di bawah kekuasaan tentara sulit bagi kita menembus badan intelijen ini.!"
Seru Candratan seolah tak yakin dengan informasi yang di berikan Anggara.
"Informasi ini A1 karena Banyu langit adalah orang yang menyerahkan pulpen itu kepada Perdana walaupun sekarang benda itu sudah hancur karena terkena virus.tapi aku punya kecurigaan kalau benda tersebut mungkin saja sudah di copy walau itu kecil kemungkinannya karena banyu tidak tahu sandi dari benda itu!ini adalah orang yang bernama Banyu langit!"
Anggara menunjuk sebuah foto seorang pria tampan yang berada jelas di layar monitor.semua mata melihat kearah layar tersebut.
"Seorang pemuda yang tampan!tapi pria ini bukan lelaki yang merebut pena itu dari tanganku!aku berkelahi dengan lelaki itu.pria yang berkelahi denganku bermata biru tapi pemuda ini bermata coklat.lelaki yang berkelahi denganku berewokan dan rambutnya kemerah-merahan.sangat jauh berbeda dengan pemuda ini!aku tidak yakin kalau pemuda ini adalah orang yang berkelahi denganku.!"
Jonlee berkali-kali melihat dengan seksama banyu langit dan untuk kali ini pria yang mempunyai kepandaian dalam masalah pembunuh bayaran dari geng jones black ini terkecoh.perkataan jonlee yang selalu di percaya oleh Felix kunza membuat pria yang berpenampilan seram ini melotot.
"Cari dan bunuh agen tersebut sebelum pemilu berakhir!dan kalau memang benar Banyu langit adalah mata-mata siapapun dia pria itu harus di habisi juga karena pria itu mengetahui tentang pena tersebut.!tapi karena Banyu langit adalah seorang pengusaha kalian harus benar-benar bertindak hati-hati dan jenius!"
"Serahkan padaku Tuan Felix.aku punya cara yang sangat bagus untuk Banyu langit.dan siapa yang bisa menghabisi pemuda itu dengan alasan yang masuk akal!ada salah satu biro di jkt utara yang bisa melaksanakan tugas ini aku akan memberikan tugas ini pada pak Hermansyah!"
Kata-kata Anggara membuat semua orang yang ada dalam ruangan tersebut menganggukan kepala.
"Lalu rencana kita sekarang tetap seperti semula.semua harus menjalankan rencana ini dengan serapi mungkin.ingat lakukan cara apapun untuk mencari agen yang bernama Arda Dewantara dan habisi dia bagaimanapun caranya.tetap lakukan pengawasan di sekitar presiden agar tidak bisa bertemu dengan agen tersebut.setelah di umumkan hasil dari pemilu jika teryata hasil dari pemilu adalah Hadi Candratan maka kita tidak perlu menjalankan rencana penembakan presiden Gatot Subroto.tapi jika teryata Calon kita tidak memenangkan pemilu ini rencana penembakan itu tetap kita jalankan di saat pidato kemenangan Gatot subroto dan memastikan dia mati.!setelah itu baru beijing akan memberikan kita semua keuangan yang kita perlukan dan negara ini akan bisa kita kuasai kita akan menjadi raja di negara ini!ha..haa..haa!"
Suara Felix kunza terdengar sangat dingin suara tawanya begitu mengerikan.semua orang yang berada di dalam ruangan tersebut ikut tertawa dan mengikuti lelaki itu bertepuk tangan.para penghianat bangsa ini tidak menyadari kalau apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan terbesar dan tak termaafkan bagi ibu pertiwi.
"Tapi bagaimana dengan pemilik putra Grup itu?apa lebih baik kita selesaikan dia sekarang dengan menjebloskannya dalam penjara ?"
Tiba-tiba suara yang sangat dikenal terdengar dari sudut ruangan itu.iya suara itu adalah suara Gunawan Mandraguna Utama.teryata pria kurus itu terlibat di dalam konspirasi besar ini.
"Kamu tidak perlu khawatir tentang Putra .pria bodoh itu sudah berada ditanganku.akan tiba waktunya anaknya sendiri yang akan menangkap dan menjebloskannya kedalam penjara.untuk saat ini kita masih membutuhkannya untuk mengalihkan perhatian anaknya agar tidak mencurigai kita.sampai pemilu ini berakhir!"
Hadi Candratan memberitahu rencananya untuk putra .teryata dalam rencana besar itu Putra yang nota benenya ayah dari Hendrawan hanya sebagai umpan belaka.
Sementara itu di pagi buta sebuah teriakan dari dalam rumah besar milik Putra terdengar begitu keras.
"Apa!?apa!?oh sialan!bagaimana mungkin?!"
Dengan keras putra membanting ponsel di tangannya dan dengan cepat memakai jas lalu melesat pergi kesebuah tempat.
Putra sangat gusar begitu masuk kedalam ruangan Gym Tony Brother dua orang anak buahnya masuk dengan paksa kedalam ruang tidur 3 saudara tersebut.karena jam masih sangat pagi ketiga bersaudara itu tampak masih tergeletak tidur dengan sangat pulas.tak ayal lagi dua orang anak buah putra membangunkan mereka dengan sangat kasar.
"Bangun!bangun!cepat bangun!"
Teriak dua orang anak buah putra yang membuat tony dan dua adiknya terbangun dengan kaget.
"Tuan putra!?bagaimana tuan bisa masuk kerumah saya?!dan apa yang tuan inginkan pagi-pagi begini ketempat saya?!"
Tanya tony sambil terheran-heran.kaget bercampur takut terlihat jelas di wajah pria itu.
"Dasar brengsek!kamu bilang kalau kamu tidak tahu menahu tentang pulpen itu tapi kenapa kamu tidak memberitahuku kalau Banyu langit tahu dan dia yang memegang benda itu?!hah apa maksudmu beraninya kamu bermain-main denganku?!"
Putra terlihat sangat marah pada tony.namun pria itu tampak tenang saja menanggapi semua kata-kata putra yang terdengar sangat marah.
"Banyu langit?!oya!bukankah tuan putra sudah tahu kalau tuan banyu langit yang memang menyimpan pulpen itu.bukankah anda dan tuan banyu bekerjasama untuk menyerahkan benda itu sudah ketangan orang yang memang berhak memilikinya?!waktu itu saya dan tuan rizal orang kepercayaan tuan banyu langit bertemu di ruang sauna dan dia memberitahu saya kalau saya tidak perlu mencari benda itu lagi karena tuan putra dan tuan banyu sudah mendapatkan benda tersebut.!"
Kata-kata tony membuat putra terkejut teryata selama ini rizal adalah orang yang selangkah lebih maju di depannya.
"Jadi rizal yang melakukan semua ini.aku harap kamu jujur dan tidak membohongiku karena kamu harus tahu jika kamu berani berbohong padaku maka kamu akan terima akibatnya!"
Seru putra sambil menunjuk wajah tony dan segera keluar dari tempat itu.ronald dan mike hanya terbengong tak tahu apa yang harus mereka lakukan.keduanya hanya memandang heran kearah kakak tertua mereka.
Di sebuah rumah susun tampak hendrawan sedang duduk di ruang tamu sambil terus berpikir tentang kasus yang sedang di tanganinya ini.di atas meja tampak banyak berkas berserakan dan pena di tangannya membuat sebuah analisa tentang banyu langit dan hubungan pria itu dengan kasus yang di tanganinya.beberapa nama yang di lingkarinya membuat hendrawan semakin yakin kalau banyu terlibat dalam masalah besar yang sedang di tanganinya.saat sebuah nama di lingkarinya hendrawan menarik nafas panjang.nama itu adalah nama Afina.pria gagah ini sangat berat melingkari nama wanita pujaannya itu sebagai seseorang yang harus di masukan dalam daftar selidiknya.
"Afi,kenapa harus kamu yang berada dan terlibat dengan Banyu langit kenapa afi?kenapa?banyu langit adalah seorang agen mata-mata?oh Tuhan!Afi, kenapa harus pria brengsek itu yang mengisi ruang hatimu? kenapa?sangat berat rasanya?sanggupkah aku melihat airmata kesedihan di matamu kali ini?pria itu telah berhasil menjerat hatimu yang putih dan polos.aku akan memberikan dan melakukan apapun untuk mengobati luka hatimu afi.apapun!"
Hendrawan mengusap wajahnya lalu berdiri mengambil sekaleng minuman dingin lalu meneguknya sensasi dingin membasahi tenggorokannya sedikit mendinginkan suasana hatinya yang panas.tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi menandakan ada yang datang bertamu ke rumah hendrawan.pemuda itupun dengan cepat berjalan kearah pintu dan membukanya.tampak tony berdiri di depan pintu dan tersenyum ramah pada hendrawan.
"Bung tony?!"
Hendrawan tampak terkejut saat tahu siapa yang berkunjung kerumahnya.terasa aneh saja melihat tony mengunjunginya.
"Selamat siang pak hendrawan!"
Sapa tony bersikap sok akrab dengan hendrawan.
"Silahkan masuk bung tony!"
Hendrawan mempersilahkan tony untuk masuk kedalam rumahnya.lelaki tua itupun duduk di tempat duduk di kursi kayu yang terletak di dekat meja makan.hendrawan kemudian duduk di depan tony yang terlihat sedikit gugup.pria tua itu terpaksa harus menemui hendrawan karena dia di ancam oleh putra untuk mencari tahu tentang keberadaan pulpen apakah tim hendrawan sudah tahu mengenai pulpen itu dan putra juga menyuruh tony menyelediki siapa banyu langit melalui hendrawan.
"Ada apa bung tony datang kerumah saya? bukankah biasanya anda menelpon atau saya datang ke gym?apa ini sangat penting sampai-sampai anda menemuiku?!"
Hendrawan mencoba mencari tahu maksud kedatangan tony.
"Oh tadi kebetulan saya lagi lewat tempat ini jadi saya mampir dan menemui pak hendrawan!saya melihat mobil dan motor anda ada di tempat parkir jadi pasti pak hendrawan di rumah!"
__ADS_1
Kata tony mencoba mencari alasan pada hendrawan.ada keraguan yang mengurungkan niatnya untuk menyampaikan kegelisahannya pada pria yang tampak berwibawa di usianya yang terbilang muda itu.tatapan Hendrawan mampu membuat Tony segan.
"Jadi begitu!bung tony sekedar main saja kemari?!iya inilah saya dirumah untuk beberapa hari ini sedang bersantai!"
Hendrawan berdiri dari tempat duduknya dan mengambil sekaleng minuman dingin lalu memberikan pada tony.
"Trimakasih pak!kebetulan saya sedang haus!oya bagaimana kabar nona afi?apa anda sering bertemu dengannya?!"
Tanya tony mencoba menutupi gugupnya.
"Afi?iya aku masih sering bertemu dengannya!"
Jawab hendrawan sambil menatap tajam kearah tony mencoba mencari tahu maksud tony menyebut nama afi di depannya.
"Pak hendrawan,apakah bapak masih menyelidiki soal pulpen yang sedang di cari saat ini?"
Tanya tony ingin tahu.
"Kelihatannya masalah pulpen itu sudah tidak penting lagi!lagi pula pulpen seperti apa juga tidak jelas.tidak ada laporan kehilangan atau yang di rugikan dari benda tersebut jadi masalah sudah clear.!"
Hendrawan mulai curiga tony sedang mencari tahu tentang benda tersebut atau lebih tepatnya ada yang menyuruh tony mendekatinya untuk mencari tahu tentang benda tersebut.insting intelijennya menangkap dengan cepat.
"Oh benarkah?syukurlah kalau begitu.saya jadi ikut lega mendengarnya!selama ini saya ikut tegang tentang masalah pulpen itu.apalagi kalau ingat nona afi di sandera waktu itu.ih ngeri!oya apa nona afi masih menjalin hubungan dengan tuan Banyu langit pria tampan dan kaya itu?!"
Pertanyaan tony yang tiba-tiba menyebut nama banyu langit membuat raut wajah hendrawan berubah total.
"Apa urusan anda dengan mereka?"
Kata hendrawan dengan ketus.
"Maksud saya,saya turut senang nona afi mendapatkan seorang pria yang sangat mencintai dan melindunginya.tuan banyu langit itu sering datang menjemput dan menemani nona afi kalau wanita itu berlatih!"
Kata tony dengan polosnya dia tak menyadari kalau hendrawan sangat gemas saat tony memuji-muji banyu di depannya.
"Apa sudah cukup bicaranya? saya baru ingat kalau sekarang harus ke tkp!"
Cetus hendrawan dengan nada tinggi.membuat tony segera meneguk minuman kalengnya sampai habis lalu pamit.hendrawan menutup pintu dengan kesal.hatinya semakin kesal di buat oleh tony dengan semua ceritanya itu. Di balik pintu tampak tony menarik nafas lega setelah keluar dari rumah hendrawan.sebenarnya tadi lelaki ini sangat gugup waktu berbicara dengan hendrawan.jika bukan karena ancaman putra untuk menyakiti putri dan istrinya.tony tidak mau lagi terlibat masalah ini lagi.putra memang pria licik yang menghalalkan segala cara demi memaksanya menuruti kemauannya.
Siang itu di kantor tempat afi bekerja tampak wanita lugu itu sedang mengambar di sebuah kertas hvs.gambar seorang wanita yang sedang menunggu seseorang lalu di sampingnya ada seorang pria memegang sebuket bunga dan memberikan pada wanita tersebut.belum selesai tangan afi mencorat-coret kertas itu datang tatik berbisik padanya.
"Afi,setengah jam lagi ada pertemuan di tempat biasa"
Tatik berbisik pelan pada afi.namun tiba-tiba nathalia datang mengambil kertas di tangan afi membuat tatik segera pergi menjauh dari afi.
"Oh..jadi ini pekerjaanmu setiap hari berkhayal menjadi seorang cinderela..!?huh enak sekali kerjamu!kerja yang benar jangan mau makan gaji buta!who..who...! apa sekarang kamu benar-benar berhasil memikat hati pria kaya itu?kulihat dia memberimu jam mahal kamu pasti merasa sangat beruntung.banyu bukan yang memberikan jam yang bernilai ratusan juta itu?apa kamu sudah tidur dengannya?! "
Nathalia menatap sinis pada jam tangan yang di pakai afi.bukan kata-kata nathalia yang membuat afi terkejut tapi nilai harga jam yang di pakainya itu yang membuat wanita lugu itu kaget.dia tak menyangka kalau jam tangan yang sekarang melingkar manis di tangan mungilnya itu bernilai ratusan juta.'apa Banyu sudah gila pemborosan menghamburkan uang ratusan juta hanya untuk sebuah jam tangan ah orang kaya memang susah di mengerti'gumam afi dalam hati.
"Apa ratusan juta?!maksud bu nathalia harga jam tangan ini sampai ratusan juta?apa anda tidak salah?!"
Afi masih tak percaya kalau jam tangan yang dipakainya itu semahal itu.afi memang tahu kalau jam yang di pakainya memang sangat bagus dan pasti mahal tapi afi tidak mengira kalau jam itu semahal itu.berulangkali afi melihat jam di tangannya itu dengan seksama.
"Oh tentu saja kamu tidak tahu harga barang brandit itu!apa banyu langit tidak memberitahumu kalau barang mahal itu bertahtakan berlian asli!kamu baru sadar kalau banyu itu seorang yang tajir!dasar wanita kampung !"
Seru nathalia masih dengan nada sinisnya.afi masih belum percaya kalau harga jam yang sedang di kenakannya sampai ratusan juta harganya.
"Aku harap kamu tidak menukar tubuh dan hatimu demi kemewahan itu!"
Kali ini ucapan nathalia begitu menusuk hati afi.dengan tatapan tajam afi melihat kearah nathalia yang berlalu dari hadapannya.baru beberapa langkah afi berteriak pada nathalia.
"Memangnya kenapa kalau aku menjalin cinta dengan banyu langit?!"
Seru afi dengan sangat lantang membuat nathalia membelalakan matanya kearah afi.wanita galak itu seolah tak percaya kalau afi bisa berteriak kepadanya.
"Apa kamu bilang?!memangnya kenapa?!berani sekali kamu bicara seperti itu padaku!jangan bersikap melebihi kedudukanmu!lancang!kamu harus ingat kamu adalah bawahanku di sini!dan huh kamu bilang menjalin cinta dengan banyu langit?!cih..aku bilangin kamu ya!seorang mata-mata itu tidak pernah jatuh cinta apa lagi pada seorang janda dan ****** seperti kamu cam kan itu!"
Mata nathalia menatap tajam pada afi dan dengan sinisnya hinaan yang sangat menyakitkan hati afi pun terucap.bahkan sambil berlalu pergi nathalia masih sempat saya mengumpat.
"Cih..saling jatuh cinta omong kosong!kamu terlalu berhayal!kalau teman tidur iya tapi mencintai kamu itu huh!mimpi!kalau kalian saling menjalin hubungan kenapa kamu masih selalu curhat dan menggoda hendrawan dasar wanita murahan!"
Kata-kata nathalia bagai pisau yang menghujam relung hati afi.walau sering kali nathalia tidak bersikap baik tapi kali ini begitu sakit afi mendengarnya.apalagi hampir semua orang yang berada didalam ruang interpol itu mendengar kata-kata nathalia.tak terasa air mata afi berlinang membasahi pipinya.
Semua anggota interpol hanya diam tanpa bisa membela afi karena mereka tahu kalau atasan mereka memang sangat sentimen dengan afi.walau dalam hati para polisi itu merasa iba pada afi yang selalu di buli oleh nathalia.saat afi menoleh pada anggota yang berada di dalam ruangan itu mereka bersikap seolah-olah tidak mendengar dan melihat kejadian antara dirinya dan nathalia.nathalia duduk di meja kerja yang berada di tengah-tengah ruangan itu sementara irwan dan made yang melihat kedua wanita itu bersitegang berpura-pura sibuk dengan telpon dan juga komputer di depan mereka.nathalia hanya tersenyum penuh kemenangan apalagi saat melihat afi berurai air mata hati wanita itu sangat senang sekali.
Afi sangat marah dan kesal pada nathalia.matanya menatap tajam penuh amarah pada wanita galak itu.dengan kasar wanita ayu itu mengusap airmata yang jatuh berderai.
Malam mulai tiba lampu-lampu menghiasi jalanan ibu kota.afi menelpon hendrawan untuk minta ketemu.pria itu sangat bahagia karena sudah beberapa hari ini pria gagah itu sangat merindukan afi.kali ini hendrawan ingin mencoba memberanikan diri menyatakan cinta pada afi.kali ini hendrawan sengaja menemui afi di sebuah restoran yang terlihat sangat mewah dan mahal.suasana romantispun sudah di siapkan sedemikian rupa untuk wanita pujaannya ini.dada hendrawan berdebar keras saat melihat afi masuk dari pintu restoran.hendrawan begitu gugup setiap bertemu dengan wanita lugu ini.untuk mengatasi kegugupannya hendrawan berpura-pura tidak melihat kedatangan afi dengan sibuk melihat menu.
Afi masuk kedalam restoran dengan wajah menahan kesal.begitu masuk kedalam ruangan yang besar dengan hiasan dinding yang tampak mewah itu afi mencari dimana orang yang ingin di temuinya.tampak hendrawan berada di ujung ruangan itu sedang melihat menu di tangannya.begitu melihat pria itu afi tampak semakin gemes dengan atasannya itu jika tidak ingat pria itu adalah atasannya mungkin afi sudah melabraknya.mata afi menatap tajam pada hendrawan dan bergegas mendekati mejanya.
Hendrawan yang memang sudah tahu kedatangan afi segera tersenyum gembira menyambut gadis yang di sukainya itu.
"Hai!kamu sudah datang!"
Seru hendrawan dengan senyum sumringah.namun senyum itu hanyalah sebentar saja berada di bibirnya.ada perasaan yang tidak enak hinggap di hati hendrawan saat melihat raut wajah afi yang terlihat sangat kesal.
"apa benar anda bercerita tentang masalah pribadiku pada nathalia?!aku tahu anda dan nathalia punya hubungan khusus tapi setidaknya janganlah menceritakan tentang masalah pribadiku padanya!teryata aku telah salah menilai tentang anda.sampai-sampai aku menceritakan semua masalahku dan banyu langit! "
Afi bersuara meninggi membuat raut wajah hendrawan seketika berubah.apalagi saat pria gagah ini mendengar nama banyu langit keluar dari bibir afi.senyum di bibir hendrawan berubah menjadi tatapan tajam di mata pria ini.tatapan penuh bara cemburu yang membakar hatinya.
"Jadi ini masalah Banyu langit?!"
Kata hendrawan dengan suara dingin.afi membanting dirinya di kursi yang berada di depan hendrawan sambil langsung meneguk air putih yang di berikan pelayan saat dia datang sampai habis satu gelas.sikap afi membuat hendrawan semakin cemburu.
"Anda tahu!hari ini wanita super galak kekasih anda itu sudah melewati batas!tidak seharusnya anda menceritakan masalah pribadiku padanya .lagi pula bukankah aku sudah bilang kalau ini hanya antara anda dan juga diriku!"
Afi masih saja bicara dengan nada tinggi pada hendrawan.tapi bukanya menjawab pertanyaan afi hendrawan justru memanggil pelayan.
"Pelayan!"
Hendrawan sama sekali tak melihat ke arah afi.pria ini justru sibuk melihat menu makanan yang berada di tangannya.
"Bawakan kami minuman terbaik yang ada di tempat ini!"
Seru hendrawan pada pelayan yang datang dan dengan segera pelayan tersebut segera mengambilkan pesanan hendrawan.sementara afi masih menunggu jawaban hendrawan dengan wajah kesal.begitu pelayan itu pergi barulah hendrawan menatap mata afi dengan tatapan intens.
"Jadi ini tentang Banyu langit?afi,dengarkan aku!masalah nathalia tahu tentang hubungan yang terjalin antara kamu dan banyu tentu saja nathalia wajib tahu karena dia adalah atasanmu.apa kamu lupa kalau saat ini kamu dan aku juga nathalia adalah tim yang sedang mengungkap kasus jw marion dimana suami kamu adalah salah satu korban dari kejadian tersebut?!apa kamu lupa nona afina!?"
Hendrawan memang sengaja mengingatkan afi tentang posisinya dan juga kenapa wanita itu ikut didalam timnya untuk mengusut kasus besar itu.afi tampak tercenung saat mendengar hendrawan mengatakan hal tersebut.kali ini afi tampak lebih tersinggung lagi karena sudah sangat jelas kalau hendrawan menyindirnya dalam hal ini.afi meneguk kembali air putih yang ada di depannya yang telah di isi oleh pelayan dan membuat mata hendrawan membesar melihat apa yang di lakukan afi.
"Dengarkan saya pak hendrawan yang terhormat!saya masih sangat ingat dan tahu posisi saya saat ini.jadi anda tidak perlu mengingatkan seperti ini.satu hal yang harus bapak tahu saya cukup tahu diri posisi saya sebagai bawahan anda dan juga bawahan kekasih anda.tapi saya juga punya privacy saya harap anda menghormati itu!"
Seru afi dengan nada tinggi.saat afi menyebut nathalia sebagai kekasih hendrawan. pria gagah ini cukup terkejut bagaimana mungkin afi mengira kalau dia menjalin hubungan dengan nathalia padahal wanita yang telah membuatnya jatuh hati justru adalah dirinya.apa mungkin selama ini afi tidak menyukainya karena mengira kalau dia adalah kekasih nathalia.
"Jadi kamu mengira kalau aku dan nathalia menjalin hubungan?!apa itu yang kamu kira?!"
.
Tanya hendrawan menegaskan tentang semua ucapan afi.
"Semua orang tahu kalau anda dan bu nathalia adalah sepasang kekasih!tapi bukan itu sekarang yang aku permasalahkan saat ini.masalahnya adalah bu nathalia terlalu ikut campur dalam masalah pribadiku.hari ini wanita itu sudah sangat keterlaluan.!kalau memang benar saya dan banyu menjalin hubungan, apa yang membuat wanita itu begitu membenciku? apa aku tidak pantas menjalin hubungan selayaknya orang dewasa dengan banyu.dia pria yang baik lalu apa masalahnya?!"
Afi sangat berapi-api saat berbicara tentang apa yang dilakukan nathalia padanya hari ini.hendrawan sangat tahu kalau apa yang dikatakan afi tentang nathalia semua pasti benar tapi rasa cemburu pada banyu membuat pria ini seolah tidak perduli lagi pada afi dan itu membuat afi kecewa.apalagi barusan secara tidak langsung afi mulai membenarkan hubungan antara dirinya dan banyu langit. hati pria gagah ini semakin mendidih terbakar cemburu.
"ingat afi!cepat atau lambat banyu pasti akan dipanggil baik itu sebagai saksi atau lebih buruk dia menjadi tersangka!jadi aku harap kamu tidak bermain perasaan dengannya atau kamu akan sangat terluka.lebih parah lagi mungkin kamu adalah orang yang akan memanggil atau menangkap banyu!"
Seru hendrawan dengan tegas membuat afi terhenyak tak percaya hendrawan berkata seperti itu padanya.
"Pak hendrawan,bukankah sudah kukatakan pada anda kalau banyu langit itu adalah seorang mata-mata yang bekerja untuk republik ini !apa bapak tidak percaya padaku?!mungkin benar aku dan banyu menjalin hubungan mungkin benar aku punya perasaan cinta padanya.tapi aku masih bersikap profesional dalam pekerjaanku.banyu adalah seorang mata-mata bekerja dan mengabdikan hidupnya pada negara ini.dia bukan orang jahat apalagi penghianat bangsa!"
Mata afi mulai berkaca-kaca wanita lugu ini tidak tahu lagi harus dengan cara apa lagi memberitahu pada hendrawan kalau semua yang dikatakan nathalia tentang banyu langit tidaklah benar.ingin rasanya afi mengatakan hal yang sesungguhnya kalau banyu adalah anggota Bin tapi janji yang di ucapkan pada banyu dan rizal membuatnya tidak bisa menceritakan siapa banyu sebenarnya.
"Kamu terlalu naif afi!lihatlah kalau semua bukti mulai menyudutkan pria yang sekarang membuatmu lupa diri!banyu langit bekerja untuk asing!sebenarnya aku tidak ingin memberitahumu.laki-laki brengsek itu baru saja menemui orang asing yang membayarnya di Singapura!buka matamu!aku tahu pria itu sudah memikat hatimu dengan wajah tampannya.!"
Hendrawan mulai bersuara meninggi melihat afi dengan terang-terangan mengakui kalau afi menyukai dan ada perasaan cinta pada banyu langit.
\-\-\-\-\-\-\-\*\*\-\-\-\-\-\-\-
Tunggu cerita selanjutnya di * He is spy 21*trimakasih☺
__ADS_1