HE IS SPY

HE IS SPY
HE IS SPY 3


__ADS_3

CATATAN PENT#ING !!! : SEMUA CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA .SEMUA MURNI HASIL IMAJINASI PENULIS JIKA ADA KESAMA NAMA DAN TEMPAT ITU HANYA KEBETULAN SEMATA.SELAMAT MEMBACA KASIH KOMENT AND VOTE.TRIMAKASIH☺


TTD :AUTOR FITRI KRISTIANI.


Arda Dewantara pov:


Hari ini sangat melelahkan setelah seharian aku mengadakan pertemuan dengan Tim yang akan menangani kasus Jw.Marion.


malam ini aku melihat berita dari seluruh dunia lewat  Internet Tv di depanku sambil duduk di sofa putih kesayanganku.melihat tak ada berita yang menarik aku mengambil koran terbitan hari ini di samping tempatku duduk.berita di koran masih sama saja berisi berita tentang bentrokan preman pasar ,olahraga dan juga selebritas ah membosankan.


Tapi tunggu kenapa aku sampai lupa hal yang sangat penting pena itu...ah kenapa aku sampai melupakan hal yang sangat penting.aku harus mencari tahu tentang gadis cupu itu dan mengambil kembali pena itu darinya.aku melonjak ke arah meja kerjaku dan sekejab aku sudah memainkan jariku untuk mencari data dari wanita cupu itu di komputerku.aku memprint semua gambar anggota keamanan rakyat yang mempunyai awalan nama Afi. Beruntung teryata tidak terlalu banyak Nama Anggota kamra yang berawalan Afi.aku mengambari dengan pena satu persatu gambar gadis itu dengan helm dan kacamata hitamnya.saat asyik mencorat-coret gambar wanita di kertas itu .


tiba-tiba bunyi pintu lift yang langsung menuju ruang Apartementku terbuka.tempat tinggalku memang kudesain khusus untuk seorang agen khusus seperti diriku sebuah apartement mewah di pinggir pantai Ancol dengan dua kamar. kamar utama yang luas langsung berpintukan lift yang menuju keloby dan juga ketempat parkir pribadiku.menambah kemewahan dan keistimewaan apartement itu.khusus apartement ini ruang sekaligus gedung mewah ini adalah milik pribadiku.


menjadi seorang yang memiliki pekerjaan yang sangat berbahaya tidak menjadikan aku abai dengan kehidupan finansialku.bertemu dan bergaul dengan berbagai kalangan atas membuat bakat bisnisku berjalan dengan lancar dan mempunyai banyak relasi.


Beberapa bisnis tambang batubara dan berbagai usaha lainnya mengucurkan pundi-pundi uang berlimpah bagiku.masalah uang tidak menjadi soal bagiku secara harta dan fisik aku sudah menjadi pria sempurna.tapi masalah cinta aku tidak pernah jatuh hati pada wanita manapun.semua wanita yang kutemui seolah jalang jika sudah melihatku karena ketampanan dan keseksian tubuhku ,mereka rela melakukan apapun demi diriku.tapi entah mengapa tak satupun dari sekian banyak wanita cantik nan seksi itu bisa menggetarkan hatiku.selama ini hatiku sunyi dari rasa cinta.


Hanya satu tujuan hidupku saat ini mencari siapa pelaku pembunuh ayahku.lagipula aku masih sangat muda dan masih ingin menikmati hidup bebas dan bersenang-senang tanpa beban.walau tak jarang Bunda selalu bertanya kapan aku bisa mengenalkannya pada gadis pilihanku.untuk sementara setelah aku memberitahu Bunda tentang tugas berat yang sedang aku emban,beliau tak pernah bertanya lagi tentang wanita dalam hidupku.ah maafkan aku Bunda,Aga janji setelah menyelesaikan kasus ini dan mendapatkan pelaku pembunuh ayah .Aga pasti akan mencari wanita untuk menjadi istri aga.


Aku lega saat kulihat siapa yang datang dia adalah paman Jono.dia datang dengan gaya khasnya bersalto sampai ketempatku duduk.paman jono memang sangat ahli dengan beladirinya dan lagi paman juga sangat mengidolakan Gaya ninja.jadi nggak salah kalau disetiap aksinya dia selalu senang dengan gaya itu.


"Akhirnya ....!dapat kamu....!"


seruku senang saat kudapati gambar gadis cupu yang aku cari-cari.


"Siapa dia...kenapa kamu mencari gadis itu...?!"


Tanya paman jono melihatku seperti riang banget dengan temuan itu.


'apa yang membuatku jadi bersemangat gini sih,ah mungkin karena aku akan dengan cepat mengambil kembali benda miliku yang di curi wanita cupu itu.huh merepotkan saja!'


Bathinku kembali kesal mengingat kejadian malam itu.


"Tidak apa-apa paman..oya apa paman ada  berita penting jadi paman kemari tanpa menilvun dulu...?!"


Tanya Aga ingin tahu kedatangan pamannya karena tak biasa pamannya datang tanpa menilvun dulu kecuali ada yang penting.


Untuk kasus Jw Marion ini aku memang melibatkan paman untuk bergabung dan menyamar sebagai  orang kepercayaank menggunakan nama Rizal dengan sandi Naga dan aku sendiri memakai nama Banyu Langit bersandi Garuda.


"Ada hal penting aku membawa undangan untuk kita berdua...undangan bagi semua pengusaha-pengusaha di tahun ini...yang di adakan di Hotel Mulia...ini undangannya."


paman jono memberikan dua undangan yang masih bersegel,dan dengan sigap mengeluarkan sebuah pisau kecil yang selalu terselip di punggungnya dan memberikan padaku untuk membuka undangan itu.aku tersenyum melihat aksi paman ini dia memang selalu menyiapkan segalanya dengan sempurna.


"Apa aku harus pergi ke undangan itu paman...?!"


Tanyaku sambil melempar begitu saja undangan itu ketumpukan data diatas mejaku dan aku kembali melihat biodata gadis yang sekarang aku tahu namanya adalah Afina Dyah permata sari nama yang indah.huh apa aku mengagumi nama kampungannya..Aga berdecih sebal.


"Tentu saja kamu harus datang karena dalam pertemuan yang di adakan itu kamu akan di kenalkan sebagai seorang Ceo yang paling Muda dan sukses tahun ini.yang terpenting lagi orang yang kita selidiki ada diantara mereka"


Kata paman jono memberi penjelasan padaku.


"Baiklah aku akan datang...! tolong paman bawa gadis ini kepadaku karena aku ingin mengambil penaku yang dibawa gadis ini...lakukan tanpa kecurigaan paman...dan paman harus bisa membawa kembali pena itu padaku..."


kataku sambil memberikan data gadis yang membawa pena itu.


"Baiklah...Afina Dyah permata sari...bagaimana kejadiannya sehingga wanita ini bisa membawa polpen milik kamu...jangan bilang kalau kamu mengodanya...?!"


pertanyaan paman jono sangat tidak menyenangkan apa mungkin aku tertarik pada wanita cupu seperti itu.


"Ayolah paman..yang benar saja nggak mungkin aku mengoda gadis cupu seperti itu..kurang kerjaan...! Ini semua karena ulahnya yang ceroboh telah menabrak mobilku dilampu merah...dan paman tahu ...gadis itu dengan begitu sombong mengatakan   mau menganti biaya kerusakan yang dilakukan....heh...memangnya gaji anggota keamanan rakyat itu berapa..? "


Kataku sewot..entah kenapa aku bersemangat sekali menceritakan saat pertama kali aku berjumpa dengan gadis cupu itu pada paman jono.


"Sepertinya kamu sangat berkesan dengan pertemuan pertamamu dengan wanita ini..paman jadi penasaran gadis seperti apa yang sampai membuat keponakanku begitu semangat saat menceritakan hal ini padaku.."


paman jono mulai mengodaku lagi.


"Ck...ck...paman...paman...andai saja  bukan karena pena itu aku nggak akan ingat lagi...pada gadis itu...!"


Desis Aga sambil memasang muka kesal.tapi paman jono hanya mengulas senyum.


keesokan harinya  jono mendatangi pos polisi taman mada mencari keberadaan Afi.dia memarkir mobilnya tepat di depan pos.sementara didalam pos  Fauzi melihat lelaki yang berlagak mencurigakan karena bukannya masuk ke dalam malah mencoba mengintip dari kaca hitam itu.dengan cepat dia membuka pintu kaca itu membuat lelaki itu hampir terjatuh karena tak menyangka kalau pintu kaca yang di sandarinya terbuka tiba-tiba.


"Apa ada yang bisa aku bantu...?!"tanya Fauzi sambil menatap dari ujung rambut sampai ujung kaki Jono.apalagi melihat tingkah laki-laki ini yang kurang begitu sopan karena dia langsung duduk sambil mengangkat kakinya diatas meja.


"Apa benar Afina Dyah Permata Sari bekerja ditempat ini....?!" Jono bertanya tanpa membuka kacamata hitamnya.dan masih tetap tidak menurunkan kakinya.


"Ada urusan apa kamu mencari Afi..?!"


tanya fauzi menyelidik karena dia tahu kalau Afi tidak punya saudara dia hidup sendiri dan lagi lelaki ini sangat tidak sopan.jangan-jangan dia orang jahat.


"Ada yang mau saya tanyakan padanya...katakan saja dia di mana ? " jono agak sedikit jengkel dengan lelaki yang sok tegas ini.


"Afi memang kerja disini,tapi sekarang dia nggak ada.katakan padaku saja apa masalahmu..?!"


Kata Fauzi sedikit gusar.


"Ini antara pria dan wanita ,sangat rahasia..."


jono berbisik ditelinga Fauzi.membuat mata fauzi terbelalak.


"Apa kamu ini tidak ingat umur...walaupun Afi itu seorang janda tapi kan dia lebih pantas jadi anakmu...dasar..!.cepat pergi dari sini...dasar tua-tua keladi...!"


Fauzi berteriak kepada jono dan jono pun segera keluar dari pos tersebut dengan gaya santainya membuat Fauzi menggeleng-gelengkan kepala.


"Apa yang salah dengan ucapanku...aku memang ingin menemui gadis ini karena aga aku..." ah masa bodoh"

__ADS_1


jono bergumam sendiri dan berjalan menuju ke mobilnya.tapi saat mau membuka pintu mobil, matanya memandang sebuah sepeda matic  berwarna putih dan gadis yang mengendarai sepeda itu persis dengan gambar gadis yang saat ini ada di tangannya.


"Stop...stop...apa kamu Afina dyah permata sari..!" Jono langsung menghentikan sepeda itu.dan menyebut lengkap nama wanita itu.


"Iya...ada apa...ya..?!" Afi membuka helm begitu mendengar namanya di panggil lengkap oleh lelaki tak di kenalnya ini.


"Aku mau bicara padamu...mau menyampaikan pesan dari bos aku. ini tentang polpen...dan juga janjimu padanya..."


jono berbisik pada Afi membuat afi bingung saat jono menyebut polpen dan janji.


"Polpen...janji...polpen dan janji...saya tidak mengerti maksud anda pak...apa bapak tidak salah orang...?!" Tanya afi bingung.


"Ah..kenapa kamu lupa...!waktu itu..."


belum sempat jono berbicara lagi sebuah tepukan di pundaknya membuatnya menengok.teryata fauzi sudah berdiri di belakangnya sambil melotot padanya.


"hei kamu ini masih saja nekad..!cepat pergi dari sini dasar tua-tua nggak tahu diri ..!"


Seru fauzi sambil berkacak pinggang.jono pun segera pergi dari tempat tersebut dari pada ribut-ribut.kelihatannya jono tidak bisa menemui afi dengan baik selagi ada lelaki galak ini.


"Apa aku harus membawanya dengan paksa...iya aku harus menunggu gadis itu lagi sendiri." Gumam jono sambil terus melajukan mobilnya menjauh dari pos taman mada.


Apa kamu mengenal lelaki itu afi..?!" Tanya fauzi.


Afi hanya mengelengkan kepala saat ditanya oleh fauzi.


"Aku sudah curiga padanya , sikapnya mencurigakan.kamu harus harus hati-hati kelihatannya dia lelaki hidung belang yang biasa mendekati wanita-wanita lugu"


fauzi mengingatkan Afi tentang pria tadi.


"Trimakasih pak..! Saya pasti akan lebih hati-hati lagi "


kata afi memberi hormat pada fauzi dan pamit mau patroli lagi.


Seperti biasa afi selalu mondar-mandir di jalanan untuk patroli.hari ini pekerjaan memang agak santai ,karena biasanya di kantor besar (polres) afi selalu sibuk membantu di sana.tapi semenjak orang-orang di kesatuan itu sibuk mengurusi tentang kasus bom itu.karena misi itu para aparat lebih tertutup dalam melaksanakan penyelidikan mereka.sehingga afi lebih banyak di tugaskan di luar kantor.seperti saat ini dia harus di tugaskan untuk patroli dan juga mengontrol beberapa pos jaga di beberapa tempat.


Saat sedang asyik berada di atas kendaraanya yang melaju dengan santai.tiba-tiba afi di kejutkan oleh ponselnya yang berdiring dia pun meminggirkan sepedanya untuk berhenti dan mengangkat tilvun.saat dilihat nama lilis terpampang di layar hpnya afi sangat senang.pasalnya dia sudah lama tidak ketemu dengan lilis afi merasa kangen banget.semenjak lilis pamit untuk melakukan casting untuk jadi model.afi tidak pernah bertemu dengan teman baiknya ini.


  "Halo..lilis...apa kabar..?!" Sapa afi riang begitu mendengar suara di seberang tilvun sana.


"Kabarku baik afi.oya kamu sekarang dimana..?!" 


lilis bertanya dengan suara serak  dan parau.membuat afi kaget mendengar suara lilis yang seperti orang lagi nangis.dan juga afi mendengar ada suara di belakang lilis yang terdengar ada wanita marah-marah padanya.


"Lilis apa kamu baik-baik saja...?! Apa aku perlu kerumahmu..?!" Tanya afi cemas.


"Tidak apa-apa afi.aku baik-baik saja aku hanya kangen sama kamu.baiklah kalau begitu kapan-kapan aku pasti main ke kos.aku sudah senang mendengar suaramu.maaf menganggu kesibukanmu...daaa...daaa.!!


Lilis menutup tilvunnya gadis yang saat itu sedang berada dijalanan karena baru saja diusir dari tempat kosnya karena sudah 3 bulan ini nunggak uang kos.sebenarnya lilis menilvun afi untuk ikut tinggal bersama selama dia belum dapat uang untuk menyewa kos lagi.tapi saat mendengar suara afi yang sedang dikeramaian lilis mengurungkan niatnya.dia merasa sudah terlalu banyak menyusahkan teman baiknya itu.apalagi lilis tahu afi hidup sendiri sekarang semenjak suami afi yang notabenenya kawan baik lilis.  Hans sudah meninggal.dulu lilis naksir berat pada hans. mungkin karena lilis ,hans dan afi adalah teman sejak mereka kecil.tapi hans lebih memilih afi dan begitu mencintai afi.lilis memutuskan menerima hubungan mereka walau harus sakit hati.tapi kini lilis merasa kasian pada afi karena mereka berdua sekarang kehilangan orang yang sama-sama di cintai.lilis terus berjalan  menyusuri jalanan kota yang ramai sambil membawa koper dan tas bajunya.lilis adalah wanita yang sangat terobsesi untuk menjadi model.dia akan melakukan apa saja untuk bisa mewujudkan impiannya itu walau sampai saat ini impiannya tak kunjung berhasil.kehidupan metropolitan sangatlah sulit kita harus punya uang banyak untuk bertahan hidup.dari agency ke agency telah lilis datangi akan tetapi wajah cantik dan tubuh seksinya belum juga bisa menarik agency model ternama hanya menjadi model-model pengganti yang saat ini di dapatkan oleh lilis.sepertinya lilis tidak punya pilihan lain kecuali menerima tawaran salah satu agency ternama yang konon kabarnya pemilik agency itu tak segan-segan menjual model-modelnya pada pengusaha-pengusaha kaya.seperti seorang germo.kehidupan susah sepertinya lilis harus mengambil jalan sulit itu.gadis cantik ini tak mau menyusahkan temannya Afina,Apalagi afina hanya seorang pelayan stan baju di sebuah mall yang berupah tak seberapa.lilis menghela nafas panjang. tapi saat asyik berjalan tiba-tiba suara panggilan mengagetkannya.


teriakan afi membuat lilis kaget dia tak menyangka bertemu dengan afi dengan kondisi seperti ini.iya benar Dia adalah afi sahabatnya yang barusan dihubungi.tapi kenapa di memakai seragam keamanan rakyat seperti ini.bukankah afi kerja di mall.


"Afi...kamu...sekarang kamu jadi anggota keamanan rakyat..?!" Mereka saling berpelukan melepas rindu karena lama tak ketemu.


"Iya..sebulan setelah kejadian itu....aku memutuskan mendaftar jadi anggota keamanan rakyat .kamu benar untuk melupakan hal yang buruk aku harus mencari kegiatan dan inilah aku sekarang...oya kamu mau kemana...?! Bukankah tempat kos mu disebelah sana.apa kamu pindah kos..?!"


Tanya afi nyerocos panjang.


"Tidak....maksudku aku masih tinggal disana kok...ini tadi karena aku sedang menunggu taksi untuk mengantarkan aku ketempat syuting...!"


jawab lilis yang berpura-pura senang.


"Apaaa....! Sekarang kamu sudah berhasil jadi model...?!"


Afi sangat senang mendengar cita-cita lilis menjadi kenyataannya.


"Iya aku sudah diterima disebuah agency terkenal di jakarta ini...oya aku harus cepat-cepat pergi aku mau ada pemotretan....daa....daaa....!"


Kata lilis sambil memeluk Afi penuh rindu.sebelum airmatanya jatuh lilis harus cepat-cepat pergi meninggalkan Afi.beruntung sebuah taksi lewat dengan cepat lilis menghentika mobil tersebut.tak lupa gadis cantik itu melambaikan tangan mungilnya pada teman baiknya.tangan afi masih melambai sampai taksi yang membawa lilis menghilang diujung jalan.sebenarnya afi masih ingin berlama-lama berkangen-kangenan sama lilis.tapi afi maklum dan ikut senang teryata apa yang di impian temannya untuk jadi model terwujud juga.afi kemudian melangkahkah kakinya menuju kearah sepeda motornya yang terparkir di pinggir jalan.tapi baru saja dia tiba di dekat sepeda motornya tiba-tiba ada yang menotok leher dan juga bahunya sehingga afi tidak sadarkan diri.


"Maafkan aku afina...aku harus melakukan ini...."


gumam lelaki paruh baya yang menotok afi sambil membawa tubuh wanita itu kedalam mobilnya meninggalkan sepeda motor dan helm afi terparkir dipinggir jalan.


Tidak lama ada mobil patroli polisi lewat jalan di mana sepeda motor milik afi di parkir.teryata fauzi ada di dalam mobil patwal dan sangat mengenal bahwa sepeda itu adalah milik afi.


"Tunggu...tunggu ...stop...! Bukankah itu sepeda afi...? Dimana anak itu...?kenapa sepedanya ditinggal disitu....?"


fauzi pun turun dari mobil dan mencoba mencari di mana afi berada.tapi dia tak juga menemukan afi.apalagi kunci kendaraan itu masih bergantung di sepeda motor itu.tidak mungkin afi meninggalkan kunci berada di kendaraan kalau afi pergi jauh.apalagi saat ini ponsel afi tidak bisa dihubungi. fauzi mulai menduga pasti ada yang menculik afi iya siapa lagi kalau bukan lelaki tua yang mencoba menggoda afi tadi.lelaki itu memang sangat mencurigakan.tanpa berpikir panjang lagi fauzi segera melapor kekantor pusat.


"Halo...!saya mau lapor...!keamanan rakyat atasanama afina dyah permata sari yang sedang bertugas patroli dijalan diculik orang...!siap tadi saya melihat ada seorang lelaki tua yang memcurigakan mengganggu afina...!siap.!..siap!" Fauzi menutup tilvun dan menyuruh rekannya membawa mobil dan dia sendiri membawa sepeda motor afi menuju kepolres.


Suasana di polres sedang sibuk seperti biasa.ipda nathalia berjalan menuju keruangan Akp.hendrawan dengan riang.begitu sampai dimeja hendrawan perempuan cantik itupun berdiri didepan meja hendrawan dan mengambil berkas yang sedang dibaca hendrawan di depannya.tapi dengan kesal hendrawan segera mengambil kembali kertas yang sedang di bacanya dari tangan nathalia.kelihatan sekali kalau hendrawan sedang serius dengan data di tangannya itu.kali ini suasana hati hendrawan sedang tidak nyaman entah kenapa pria gagah ini dari tadi sangat gelisah dadanya berdebar-debar dan lagi sejak pagi hendrawan ingin sekali bertemu dengan afi.tapi si empunya wajah ayu bermata indah itu tak jua muncul.


"Hei...kamu serius banget...!" Kata nathalia tersenyum tipis melihat hendrawan kesal padanya.


"Aku sedang serius .ini adalah data penting tentang laporan terbaru soal Jw marion...!ada apa kamu kesini..?"hendrawan mendengus kesal karena sikap nathalia yang terkadang tidak bisa bersikap profesional dalam bekerja.


"Wow...wow...oke...aku kesini membawakan data yang mungkin kamu perlukan...dan aku hanya minta janjimu padaku..sebagai hadiahnya...daa..!" 


Seru nathalia sambil berjalan menuju pintu.hendrawan membuka map tebal yang di sodorkan nathalia dan benar saja didalam genggaman tangannya itu ada data yang sedang dicarinya.


"Apa hadiah yang kamu mau nathalia..?!"


Seru hendrawan saat nathalia hampir keluar dari pintu ruangannya.dan wanita cantik itupun berpaling pada hendrawan.


"Sebuah makan malam kurasa cukup...!"

__ADS_1


kata nathalia sambil mengerlingkan mata indahnya pada hendrawan mencoba untuk memikatnya.


"Baiklah...makan malam di restoran pusan...!"


Kata hendrawan menyebutkan salah satu restoran yang biasa dia kunjungi dan nathalia pun sering juga makan disana.


"Siap komandan...!" Seru nathalia tegas dan dengan langkah tegak sambil memberi salam hormat layaknya pada atasan lalu kembali kemejanya.


"Apaaa...!?diculik..?!.apa kamu tidak salah...?!iya...iya...!"


Aitu made berteriak panik saat berbicara dengan penilvun diseberang yang mengabarkan kalau afi diculik dia pun berlari menuju keruangan hendrawan.


"Lapor pak ada penculikan.... !"


Kata aitu made dengan lantang.karena sudah biasa menangani persoalan seperti itu hendrawan pun bersikap biasa.


"Siapkan semua laporan tentang penculikan itu.siapa yang di culik dan apa motifnya...?!"


Perintah hendrawan sambil tak lepas matanya memandang kedata yang dia pegang dan acuh saja pada laporan bawahannya.


"Siang ini terjadi penculikan di jalan raya Priuk dan meninggalkan kendaraan dan helm sikorban. Korban seorang petugas keamanan rakyat bernama Afina dyah permata sari...laporan selesai...!"


Begitu mendengar nama afi di sebut sebagai korban penculikan hendrawan tersentak dan matanya melotot.kenapa begitu mendengar nama afi di bacakan sebagai korban penculikan hatinya berdebar keras dan tiba-tiba dia menjadi panik dan sangat menghawatirkan wanita tersebut.hendrawan pun langsung memerintahkan anak buahnya mencari tahu keberadaan afi.membuat aitu made sedikit kaget dengan reaksi hendrawan yang tiba-tiba.dengan sigap Made pun segera bertindak.


Sementara itu wanita yang membuat seorang hendrawan kalang kabut mencarinya teryata sedang terbaring di sebuah ranjang empuk di sebuah apartement .tubuh wanita itu tak sadarkan diri tergolek berselimutkan badcover dan dua orang lelaki sedang memandangi wajah polos itu.


"Berapa lama lagi dia sadar paman..?!"


Suara bariton seorang pria muda bertanya pada pria paruh baya karena sudah 10 menit dari gadis ini datang dia belum juga sadar.


"Seharusnya wanita ini sudah mulai sadar .mungkin sebentar lagi tunggu saja...!"


Jawabnya sambil melihat jam tangan yang melingkar ditangan kirinya.


Pria tampan nan gagah itu mendekati gadis cupu yang masih tergolek untuk memastikan kalau dia masih bernafas.Arda dia lah pria tampan itu dengan perlahan mendekatkan wajahnya kepipi merah dan sementara dua jarinya mendekat di hidung wanita ayu itu.hembusan nafas lega teriring saat mengetahui wanita cupu itu masih bernafas.Arda melangkahkan kakinya sambil kedua tangannya kembali berada dalam saku celana berbahan putih polos.badan yang atletis itu berbalut kaos sweeters ketat berwarna silver menampakan body yang begitu sempurna yang membuat kaum hawa menggilainya.  Langkah kaki penuh wibawa itu menuju kearah kursi yang berada di samping pamanya dan diapun duduk sambil menunggu gadis cupu itu sadar. Tak lama terlihat gadis itu mulai mengerakan matanya arda  pun melangkah mendekatinya dan menundukan wajahnya tepat di depan wajah afi.saat afi benar-benar membuka matanya sangat terlihat jelas kalau gadis itu sangat terkejut.


Wanita lugu itu sangat terkejut begitu membuka matanya afi melihat ada pria yang tampak tidak asing namun afi lupa dimana dia pernah berjumpa dengannya pria berwajah tampan itu teoat berada didepan wajahnya sedang melihatnya bahkan hembusan nafas berbau mint sangat terasa menerpa hidung afi membuat wanita ini sesaat terbuai.namun sadar bila dirinya berada di tempat asing membuatnya terkejut.apalagi saat dia sadar dia sedang berada didalam ruangan dan diatas tempat tidur.dengan reflek afi pun menutupi dirinya dengan selimut .afi sangat takut apalagi saat melihat di dalam kamar itu ada dua lelaki asing yang sama sekali tak dikenalnya.


"Apa yang kalian lakukan padaku....hei...apa kalian menculiku...?! Aku dimana...dan apa mau kalian...?!"


afi melihat ke tubuhnya yang berada di balik  selimut afi lega karena bajunya masih menempel lengkap di tubuhnya dia pun meloncat dari tempat tidur itu.


afi berteriak histeris sambil melemparkan apa saja yang dia pegang kepada kedua lelaki asing itu.


"Jangan mendekat...aku adalah petugas keamanan rakyat...aku bisa saja membawa kalian kekantor polisi dan memenjarakan kalian kalau kalian macam-macam...!"


Afi berteriak sambil mengambil senjata berupa sangkur yang selalu di bawanya sebagai senjata saat bertugas.membuat arda dan pamannya berpura-pura membalikan badan dan mengangkat tangan keatas sebagai tanda menyerah.tapi sial saat afi mencoba mencari borgol yang biasa berada di pinggangnya benda itu tak ada ditempatnya.


"Sialan..!pasti borgol itu ketinggalan di pos..!aduh afi kamu ceroboh sekali...!" Gerutu


afi marah pada dirinya sendiri. tingkah lucunya membuat arda tersenyum mengejek melihat betapa cupunya gadis ini.


"Hei apa yang kamu mau sehingga kamu menculiku..!" Walau tubuhnya gemetar karena takut afi mencoba memberanikan diri untuk membentak kedua lelaki asing itu.


Bentakan afi membuat arda dan jono menoleh kearah afi.saat itulah afi mulai ingat siapa pria didepannya ini.ingatannya kembali pada kejadian malam dimana dia menabrak sebuah mobil mewah.iya benar pria di depannya ini adalah pemilik mobil yang di tabraknya dan pria itu juga yang marah-marah padanya.


"Hei...!itu kamu ya..?!oya aku ingat..!kenapa kamu menculikku?!...oh karena uang ganti rugi karena aku menabrak mobilmu...! Aku pasti akan membayarnya...waktu itu aku harus mengejar pelaku tabrak lari jadi aku terburu-buru.bukan lari dari tanggung jawabku...! Lagi pula aku tidak tahu harus mencari kamu dimana...?!"


afi terus berteriak pada pria yang di anggapnya sombong dan galak itu.


"Dia bukan mau minta ganti rugi...dia hanya mau penanya di kembalikan lagi.."kata pria satunya lagi bersuara.


"Apa pena...? Pena...yang mana


.?!"


Afi benar-benar lupa tentang pena itu.tapi sejurus kemudian dia ingat tentang pena itu.


"Pena yang kamu ambil untuk menulis dan tidak kamu kembalikan...!"


Suara paman jono mulai meninggi.


"Heh pena...?!apa segitu mahalnya sampai-sampai pena seperti itu saja kalian harus menculikku...?!"


Afi sangat kesal dibuat oleh pria aneh ini.


"Karena dalam pena itu tersimpan data-data penting...!"


kata jono tak sadar akan ucapannya membuat arda melotot dan membentak pamannya itu.


"Cukup paman...! Apa yang paman katakan...!"


Arda mendelik tajam pada pamannya.


"Haa...data penting...data penting apa itu hanya sebuah pena....aku bahkan mengunakannya untuk menulis...uh data penting.bilang aja penanya mahal jadi takut hilang....dasar orang kaya pelit...!"


Kata afi jengkel.mendengar apa yang di ucapkan wanita itu terasa menghina banget dengan mengatakan pelit jono langsung marah.


"Pena itu memang berisi tentang data-data penting .karena kami adalah agen rahasia tahu....!!!" Lengkap sudah paman jono keceplosan karena begitu murka di katain pelit sama cewek cupu ini.


"Pamaaaan !apa yang paman katakan....!"" Bentak arda melihat pamannya justru membongkar jati diri mereka pada afi.jono sadar dia harus bertindak segera agar afi tidak makin bingung.


Sementara arda duduk disofa panjang memandang pamannya dari kejauhan sedang memberi pengertian pada afi.paman jono akhirnya memberitahu pada afi kalau dirinya adalah seorang mata-mata.walau tidak semua yang dikatakan paman jono benar tapi semua penjelasannya membuat wanita lugu itu menjadi percaya  pada mereka.dan entah bagaimana cara paman membuat alasan pada afi sehingga afi bersedia menjadi seorang mata-mata bagi paman dengan bersandikan "kelinci"  itulah sandi yang diberikan oleh paman jono pada gadis cupu itu.aduh makin rumit saja gadis itu semakin ikut dalam kasus yang berbahaya saja.Arda  sangat kesal sekali dengan tindakan yang diambil oleh pamanya dengan melibatkan gadis cupu ini.


jono mengantar afi pulang dari  apartement dengan mata tertutup sehingga afi sama sekali tidak tahu dimana dia berada saat ini.  ------**-------


Tunggu cerita selanjutnya di he is spy 4 * trimakasih☺.

__ADS_1


__ADS_2