
CATATAN PENTING !!! : SEMUA CERITA INI HANYA FIKTIF BELAKA .SEMUA MURNI HASIL IMAJINASI PENULIS JIKA ADA KESAMA NAMA DAN TEMPAT ITU HANYA KEBETULAN SEMATA.SELAMAT MEMBACA KASIH KOMENT AND VOTE.TRIMAKASIH☺
TTD :AUTOR FITRI KRISTIANI.
Malam itu semua anggota kesatuan di bawah komando hendrawan.sedang melakukan tugas pengamanan sekaligus menyelidiki kepada setiap orang yang berhubungan dengan kasus kematian seorang Kevin.acara pesta para pengusaha-pengusaha kelas atas ini begitu mewah dan meriah. Dalam acara itu ayah hendrawan sekaligus salah satu pengusaha sukses di Indonesia pemilik Putra grup juga hadir.hendrawan menyapa dan tersenyum lembut kepada pria yang menjadi ayah kandungnya itu .walau hubungan mereka bisa di katakan kurang baik.karena putra bramantyo masih berharap anak lelaki satu-satunya ini mau meneruskan bisnisnya dan meninggalkan dunia kepolisian yang penuh dengan bahaya.
"Selamat malam pak Putra !!"
Sapa hendrawan pada ayahnya dengan senyum datar.
"Astaga !! bahkan dengan ayahmu sendiri kamu terlalu kaku.inikah pekerjaan yang kamu sukai ? kamu pikirkan lagi tawaran ayah..!"
Putra bramantyo melangkah meninggalkan anaknya berjalan menuju ruang aula luas yang sudah mulai di padati tamu undangan.
Sementara itu di sebuah kamar di lantai 10. di hotel tempat di adakan acara pesta itu pengusaha muda Banyu langit dari Bju company sudah menyewa dua buah kamar. karena malam ini dia sudah punya rencana sendiri. bagaimana tidak timnya akan datang ke hotel itu dan mereka mengadakan pertemuan untuk melihat data yang berada dalam cip di dalam pena itu.sementara pena itu sendiri hilang . hari ini banyu dan orang kepercayaannya rizal harus bersandiwara untuk menutupi yang sebenarnya terjadi.apalagi setelah banyu tahu bahwa tim yang akan menemuinya ini adalah orang yang licik dia adalah brandon dan jack, dua seniornya di BIN yang mencoba berkhianat.bahkan Sebenarnya Banyu tahu kalau mereka berdua bermaksud hendak menjual informasi penting itu pada orang di beijing.
"Paman,bagaimana apakah gadis itu sudah siap ?!"
Tanya Banyu kepada Rizal tentang afi yang di persiapkannya untuk berpura-pura sebagai kekasihnya malam ini.
"Sudah,kelinci sudah masuk ke
dalam ruangan acara itu "
kata rizal meyakinkan Banyu.kelinci adalah sandi yang di berikan kepada afi dari Rizal alias jono alias naga.sedangkan Banyu langit adalah penyamaran arda sebagai seorang pengusaha muda dan sukses pemilik BJU Company.
"Baiklah kita harus segera datang ke tempat acara itu paman,jangan sampai orang-orang itu curiga pada kita !!"
Ajak Banyu sambil melangkah menuju keluar dari kamarnya.
Banyu melangkah memasuki ruang aula yang sudah di hias dengan begitu megahnya dia berpapasan dengan Hendrawan.untuk sesaat mata mereka saling bertemu.Hendrawan merasa seperti pernah melihat pria yang bergaya high class ini,tapi di mana ya.iya benar Hendrawan baru ingat pria tampan itu adalah pria yang bersama dengan afi di perahu motor itu tidak salah lagi.
saat Hendrawan hendak mencoba menyapa pria itu tiba-tiba wanita yang sangat cantik hampir menabraknya dan Hendrawan di buat terpukau melihat kecantikan Afi.wanita yang begitu polos itu memakai gaun berwarna abu-abu sangat anggun dengan rambut yang terurai indah membuat Hendrawan sesaat tidak bisa berkata-kata.Afi pun terkejut saat dirinya bertemu dengan Hendrawan di tempat itu dan dengan dandanan seperti itu.Afi bingung harus jawab apa kalau atasannya ini bertanya tentang keberadaannya di tempat ini.
"Afi..!kenapa kamu di sini..? apa yang kamu lakukan di sini...?!"
Hendrawan jadi bingung melihat Afi ada di tempat ini juga.
"Oh...saya..saya datang bersama teman saya,abang lagi jaga di sini ya..?"
Afi mencoba mencari alasan dan mengalihkan pembicaraan.walau ucapannya terdengar sangat konyol dan bodoh.
"Iya aku sedang melakukan pengamanan di sini.di mana teman kamu ? apa dia seorang pria..?!"
Entah kenapa justru pertanyaan bernada cemburu itu yang harus terucap dari bibir hendrawan.
sementara dari jauh mata Banyu langit memandang tajam pada afi di saat dia melihat wanita itu berbicara dengan seorang pria yang dia tahu pria tersebut adalah orang yang membuntuti afi malam itu.sebenarnya ada hubungan apa mereka ? ada perasaan tak suka melihat gadis cupu itu berbicara dengan pria itu walaupun dia tahu pria itu adalah atasan Afi.
"Iya teman saya seorang pria.tadi dia ada bersamaku,aku harus segera mencarinya.selamat malam...!"
Afi segera berlari pergi meninggalkan Hendrawan yang masih berdiri melihatnya pergi dengan segudang pertanyaan di kepalanya.
Di tempat lain di sebuah ruang ganti wanita seorang wanita cantik tengah merias dirinya di depan kaca sambil memantaskan penampilanya dengan gaun merah yang sangat minim memperlihatkan ke indahan tubuhnya.dialah lilis teman Afi. iya malam ini adalah malam penentuan baginya .karena malam ini pemilik agency memberinya jalan untuknya menjadi model dengan syarat lilis harus menemani seorang pengusaha dari timor. dengan begitu lilis bisa langsung melakukan pemotretan tanpa melakukan casting atau pembayaran apapun.
Di saat lilis sedang asyik merias wajahnya datang seorang wanita berumur 35 tahun menghampirinya wanita itu terlihat masih cantik dan seksi di usianya yang sudah di atas kepala 3.wanita itu adalah pemilik sebuah agency model bernama qonita.selain seorang pemilik agency tak jarang wanita ini selalu mencarikan para bos-bos itu, wanita simpanan atau menawari mereka dengan model-model pendatang baru.seperti malam ini entah sudah berapa wanita yang sudah di sodorkan sebagai teman kencan bagi para pengusaha-pengusaha berduit itu.
qonita tak ubahnya seperti germo yang menjual gadis-gadis muda demi uang.sementara lilis yang sudah terobsesi menjadi model sudah tak perduli walau harus mengorbankan kehormatannya demi jadi model.
"Kamu sudah siap ? jangan kecewakan mami ya ? ingat pria ini adalah jalanmu untuk menjadi model.berikan servis terbaikmu oke...!"
qonita mengerjapkan matanya pada lilis.dan sekejab kemudian qonita membawa lilis masuk ke ruangan pesta yang sudah sangat ramai dan di sebuah sofa panjang qonita menyuruhnya duduk di samping seorang pria dengan badan tinggi besar.
pria itu kelihatan sangat kasar tatapan matanya seolah hendak menelan lilis hidup-hidup.hati lilis agak bergidik juga melihat pria yang katanya seorang pengusaha bernama Brandon.tapi sejurus kemudian dia tak peduli yang ada dalam pikirannya adalah ambisinya dia akan menjadi seorang model terkenal.
Acara malam itu sangat ramai sekali terdengar tepuk tangan saat nama Banyu langit di panggil sebagai Ceo yang terpilih tahun ini menjadi seorang Ceo termuda dan tersukses.
"Iya untuk tahun ini kita teryata mempunyai seorang pemenang baru ! kalau 5 tahun lalu Mr.Kevin Prawiro Utama.adalah pemenang Ceo tersukses maka Tahun ini kita akan memperkenalkan seorang yang sangat muda,Tampan dan sukses dia adalah....!! inilah dia Ceo muda kita Mr.Banyu Langit .....!! Ceo termuda dan sukses dari BJU Company.kepada Mr.Banyu Langit kami persilahkan untuk naik memperkenalkan diri serta menerima penghargaan....!"
Tepuk tangan riuh memenuhi ruangan itu saat Banyu melangkah menuju ke panggung.
Sementara itu afi masih celingukan sambil membawa minuman bersoda di tangannya.tapi lagi-lagi afi di kejutkan saat melihat orang yang sangat di kenalnya iya pria yang telah menamparnya di kantor polisi waktu itu Gunawan dan dia sekarang bertemu lagi dengan pria itu.
"aduh sial banget sih hari ini "
bisik afi lirih dia berusaha menghindar dari tatapan Gunawan. tapi sepertinya Gunawan mengenali afi. karena banyak orang di tempat itu Gunawan tak mungkin mendekati afi beruntunglah wanita ayu itu,meskipun ada kobaran kemarahan dimata pria kurus berkacamata itu.
Di tempat lain di dalam ruangan gelap.Hendrawan sedang memantau jalannya acara dari layar cctv begitu terdengar nama Banyu langit di sebut nampak oleh hendrawan sosok Banyu langit di shot begitu dekat sangat terlihat jelas wajah tampan itu di layar.hendrawan merasa kalau Banyu menyimpan banyak misteri.hendrawan melihat deretan nama-nama pengusaha di daftar biodata di sana tertulis data lengkap Banyu langit.Banyu Langit adalah pengusaha sukses berasal dari kal-sel dia adalah seorang Ceo dari Bju Company.perusahaan besar dalam pertambangan batubara,intan dan juga akan bergabung dengan perusahaan gas yang sedang di perebutkan kerjasamanya bersama Utama grup.dan yang membuat Hendrawan kaget teryata pria yang bernama Banyulangit itu adalah pemilik Mobil yang membawa Afina malam itu.ada hubungan apa afina dengan pria kaya itu?
"jangan-jangan malam ini wanita itu datang bersama pria ini." gumam hendrawan.
Sesekali hendrawan melihat wajah Banyu di layar cctv itu.tak berapa lama nathalia masuk kedalam ruang monitor itu dan mendapati hendrawan seorang diri di sana sedang melihat acara dari layar monitor.
"Kemana aiptu made dan aiptu irwan..kenapa kamu sendirian di sini...?!"
Tanya nathalia karena melihat hendrawan seorang diri di ruangan itu.
"Aiptu made aku perintahkan untuk mengontrol anak buahnya di tempat perjamuan makan sementara aiptu irwan harus mengontrol di bagian listrik karena dua tempat ini bisa saja ada penyusup...!"
Jawab hendrawan tanpa menoleh pada nathalia yang berdiri anggun dengan gaun berwarna hitam mengkilat dengan rambut di ikat kuda.walaupun nathalia adalah wanita yang sangat cantik tapi Hendrawan hanya menganggapnya sebagai teman saja tidak lebih.
mata nathalia membelalak mana kala melihat di layar monitor terlihat afi sedang berada di antara orang-orang berkelas itu.
"Ah...sialan..! ngapain janda itu di situ...?! jangan katakan kamu memberi tugas padanya...?!"
Nathalia melotot pada hendrawan dia menyangka kalau hendrawan memberi tugas pada afi.
__ADS_1
"Jangan melihat padaku seperti itu nathalia...! aku sendiri juga bingung kenapa afi bisa ada di acara ini.tadi saat aku bertemu dengannya dia bilang kalau dia bersama temannya di acara ini..!"
kata hendrawan menjelaskan pada nathalia.
"Heh..! apa..? janda itu punya teman pengusaha..?! Ah..yang benar saja..! jangan-jangan di samping sifatnya yang lugu itu.dia mempunyai pekerjaan sampingan dengan menjadi wanita penghibur...!" Kata nathalia sinis.
"Nathalia...! Jangan kelewat batas ..! tidak seharusnya kamu bicara seperti itu.kamu terlalu berlebihan menilai afi...!"
Sanggah hendrawan merasa tidak suka kalau nathalia menjelekan afi apalagi menuduh afi sebagai wanita murahan.
"Heh...Apa aku tidak salah dengar ? nada bicaramu seolah kamu sedang membela janda genit itu.katakan aku salah hendrawan...?!"
Seru nathalia sambil melotot tajam kepada hendrawan.
"Afi memang berkawan dengan salah satu pengusaha itu.bahkan mungkin mereka punya hubungan khusus...!"
Kata hendrawan tak bersemangat.
saat hendrawan mengingat kejadian malam itu bahwa pria itulah yang pergi bersama afi mengunakan perahu motor.sementara dia menunggu berjam-jam di dekat sepeda motor afi yang terparkir.saat pagi hendrawan pergi ke pos taman mada dan mendapati afi sudah berada di pos dengan wajah ceria. hati hendrawan sangat sakit menyadari kalau dia menyukai wanita yang sudah menyukai orang lain.
"Hei...kenapa kamu melamun...! kelihatannya kamu tahu siapa pria kaya yang berhasil di pikat janda genit itu ? apa mungkin kehidupan yang susah itu menyebabkan dia mau menjadi istri simpanan..?!Karena kulihat rata-rata pengusaha itu sudah punya istri !kecuali si ganteng itu,tapi nggak mungkin kan janda genit itu kenal dengan si ganteng Banyu langit?! "
Nathalia semakin gencar mengejek afi habis-habisan.yang membuat hendrawan semakin kesal di buatnya.
"Sudahlah tidak usah membahas afi lagi. ada yang lebih penting dari pada dugaan-dugaan nggak jelas kamu itu..!!"
Hendrawan hendak keluar dari ruangan itu . saat tiba-tiba nathalia sudah menghujaninya dengan ciuman di bibir merah hendrawan tanpa bisa di elakan olehnya.wanita ini benar-benar agresif setiap ada kesempatan pasti tak pernah melewatkanya.hendrawan hanya diam terpaku mendapat serangan tiba-tiba itu tak sekalipun dia membalas ciuman itu.setelah melakukan aksinya nathalia keluar dari ruangan itu dan di pintu dia bertemu dengan irwan yang berdiri terpaku.senyum di bibir nathalia tersungging saat melihat irwan.irwan hanya diam dengan posisi siap walau dia tahu persis apa yang di lakukan para atasannya tersebut.
Suasana di ruang pesta sedang meriah acara inti sudah selesai saatnya acara pesta yang sesungguhnya.di panggung sedang ada pertunjukan dancer yang di lakukan oleh para penari papan atas.di sudut lain hendrawan sedang melihat seorang wanita muda yang sedang di tarik oleh seorang wanita lebih tua kelihatannya wanita muda itu hendak pergi tapi di larang oleh wanita yang lebih tua.akhirnya wanita muda tersebut duduk kembali di kursi di tengah para pria berumur yang sedang bertindak kurang sopan pada gadis itu.
Di meja lain tampak Banyu langit sedang berbincang dengan Putra dan juga Gunawan mengenai bisnis yang baru akan mereka jalankan.
"Astaga saya sangat senang sekali,suatu kebanggaan buat saya bisa bergabung dengan seorang ceo muda penuh semangat dan di usia yang masih sangat muda anda sudah sukses di berbagai bidang.selamat..selamat..!!"
Putra bramantyo menepuk-nepuk pundak Banyu.orang ini sangat tahu cara memuji orang.itulah cara dia mengambil hati patnernya.
"Saya juga senang bisa bergabung dengan Putra grup.sebuah perusahaan yang sudah terkenal seantero jagat ini siapa yang tidak mengenal Putra Grup.dan juga dengan anda pak Gunawan selamat...!!"
Banyu menyalami Gunawan dan saat mereka asyik berbicara masalah bisnis.tiba-tiba Gunawan melihat afi dari kejauhan sebenarnya Gunawan ingin sekali menemui wanita yang membuat hidungnya sampai sekarang masih terasa sakit. Tapi karena masalah bisnis ini sangat penting Gunawan mengabaikannya.
Afi sedang asyik menikmati makanan yang tersaji begitu mengoda perutnya yang saat ini sedang beryanyi minta di isi.tapi saat sedang sibuk mengambil makanan ke dalam piring tiba-tiba datang aipda tatik.
"Afi,hei kamu di sini juga? Apa kamu kesini dengan seseorang ?"
Tanya tatik karena merasa heran kenapa afi berada di pesta orang-orang kelas atas.
"Selamat malam Bu Tatik !Aku..aku datang dengan teman kok..!"
Jawab afi agak bingung nggak tahu harus jawab apa.
"Maksudmu temanmu salah satu dari pengusaha ini...? ayolah yang benar saja afi,kenapa kamu harus bohong sih !!"
"Maksudnya Bu Tatik bohong gimana ? Aku memang datang sama teman tadi !"
Kata afi sambil menoleh kesana-kemari mencari di mana keberadaan Banyu Langit.tapi tak juga afi mendapati orang yang dia cari.
Tiba-tiba ada bunyi intruksi di telinga afi ,yang terpasang heatsead .dari jauh orang tersebut menyuruhnya untuk menjauhi tempat itu.afi pun mengikuti semua perintah yang di dengarnya.afi masuk kedalam lift dan berhenti di lantai 10.afi terus berjalan dia tidak tahu sebenarnya untuk apa dia harus berada di lantai itu.
"Halo kelinci ,iya ini saya sudah berada di lantai 10.kemana saya harus pergi lagi..?"
Kata afi berbisik dan terus berjalan mengendap-endap.
afi sangat terkejut saat sepasang tangan kokoh membungkam mulut dan menariknya kedalam sebuah kamar.dia lebih terkejut lagi saat di depannya sudah ada 3 orang laki-laki. Satu orang sudah di kenalnya tapi 2 orang lainnya sama sekali tidak dia kenal.tampang kedua orang yang tidak di kenalnya itu sangat membuatnya takut.mereka seperti seorang penjahat dengan tatapan dingin seperti sanggup menusuk dada afi.
"Dia adalah kekasihku dan aku sedang ada undangan jadi kami datang berdua! aku menyembunyikan data itu di tempat yang sangat aman..!"
Banyu langit bicara dengan ke dua orang bertampang sangar itu.tanpa berdiri dari tempat duduknya.
"Benarkah dia kekasihmu kenapa baru sekarang kamu mengenalkan pada kami Garuda.dia cantik juga !"
Tiba-tiba kedua orang asing itu tertawa terbahak-bahak.dan banyu pun ikut tertawa. karena sangat ketakutan afi pun ikut tertawa walau dia tak tahu apa yang sedang mereka tertawakan.di saat mereka tertawa itulah terdengar ketukan di pintu salah satu orang asing itu membuka pintu dan tiba-tiba seseorang dengan pakaian ninja menyerang kedalam.dan terjadilah perkelahian sengit.
Banyu dengan sigap menarik afi dan menutup mulutnya agar tidak bersuara.orang dengan pakaian ninja itu menarik tangan afi dengan sangat keras sampai afi terlepas dari penggangan Banyu.dengan sangat cepat ninja itupun membawa kabur afi dari kamar itu. tapi sialnya salah satu orang asing yang bersama banyu melemparkan pisau lipat dan sempat mengenai lengan afi.wanita malang itu sangat ketakutan dengan kejadian itu.
"Kelinci,kamu harus naik lift ini kamu turun ke bassment ke tempat parkir mobil di sana Garuda akan jemput kamu. cepat masuk "
bisik pria bertopeng ninja yang teryata adalah Rizal orang kepercayaan Banyu,afi pun merasa lega .tapi rasa pedih di lengannya terasa semakin kuat afi melihat ada darah mulai menetes dari luka itu.begitu pintu lift terbuka afi terus berlari mencari mobil yang di maksud oleh Rizal.afi melihat ada mobil berwarna kuning melaju kearahnya dengan cepat. begitu mobil itu berada di dekatnya dan dia melihat kalau Banyu berada di belakang kemudi.segera saja afi masuk kedalam mobil begitu melihat Banyu memberi isyarat dengan gelengan kepalanya.mereka berdua tak menyadari kalau apa yang sedang mereka lakukan itu di lihat oleh beberapa pasang mata yang terheran-heran melihat aksi mereka.iya mereka adalah Nathalia,Tatik,Made dan irwan di antara mereka berempat irwanlah yang paling terbengong-bengong melihat kejadian di depan mereka.
Awalnya para anggota interpol ini sedang bersiap untuk kembali ke kantor pusat karena acara sudah selesai.ketika mereka semua masuk kedalam mobil dan hendak berangkat.mereka di kejutkan dengan datangnya mobil dengan kecepatan tinggi melintasi tempat mereka parkir.
"Ah sialan..!! siapa sih di tempat parkir seperti ini malah kebut-kebutan,apa perlu kita tangkap.!!"
Kata irwan berseru pada rekan lainnya.
"Tunggu-tunggu apa itu afi..?!"
Seru tatik saat melihat afi keluar dari lift sambil memegang lengannya.
"Sedang apa dia sendirian di parkiran.? Katanya dia bersama temannya. itu dia lihat..! Sepertinya dia terburu-buru.ini benar- benar mencurigakan..!"
Made tiba-tiba menujuk pada sebuah mobil berwarna kuning yang melaju kearah afi. Dan mereka melihat jelas kalau pria yang membawa mobil mewah itu adalah Banyu Langit Ceo muda itu.Nathalia di buat kaget dengan pemandangan di depan matanya dia tak menyangka kalau wanita yang di anggapnya polos itu teryata beryali besar dengan mengaet orang sekaya Banyu.
Mobil kuning itu melaju dengan sangat cepat.entah apa yang pikirkan Arda rasanya mobil ini jadi bergerak sangat lamban.hari ini Arda benar-benar merasa sangat konyol bagaimana mungkin dia bisa melibatkan gadis cupu ini ke dalam pekerjaanya." sekarang lihat Arda perbuatan konyol kamu membuatnya terluka.aku tidak mengerti kenapa aku merasa sangat bersalah pada gadis ini.tak seharusnya aku melibatkannya.tapi kenapa aku hanya percaya pada gadis ini untuk menemui mereka. Ah sial..!!" Arda terus memaki dirinya sendiri.kenapa dia begitu mencemaskan gadis ini,Arda jadi kasian juga melihatnya dengan luka seperti itu."sabar kelinci sebentar lagi sampai, kamu tahan sedikit lagi." Arda terus menghibur gadis lugu ini.wajah afi memucat di bawah temaram lampu jalanan.kepala gadis ayu itu terkulai lemas di jok mobil yang berada di samping Banyu.banyu memacu kecepatan mobilnya secepat mungkin.matanya menatap trenyuh pada gadis yang tak berdaya itu.entah kenapa ada rasa sakit dalam dadanya melihat afi kesakitan seperti ini.
Hendrawan sedang berdiri di ruang kontrol cctv .lalu seorang Pria memberikan beberapa rekaman acara pesta malam ini untuk bahan penyelidikan.hendrawan memang pulang paling belakang karena dia harus menemui pemilik hotel berbintang itu.setelah dia menerima hasil rekaman itu hendrawan langsung menuju ke lift untuk turun saat pintu lift terbuka dia terkejut saat melihat seorang wanita dengan badan penuh lebam ,pipi merah sepertinya dia habis di aniaya.hendrawan jadi ingat wanita ini adalah wanita yang di lihatnya ditarik oleh wanita di ruang pesta tadi.
__ADS_1
"apa anda baik-baik saja..?"
Hendrawan bertanya pada wanita malang itu dia merasa kasian.
"Apa ada yang bisa aku bantu..?!"
Kata hendrawan melihat kondisi wanita itu sangat kacau.tapi yang membuat hendrawan gugup melihat gaun yang di kenakan gadis itu sangat minim.beberapa kali pena dan peralatan tulis lainnya jadi jatuh berserakan di lantai lift buru-buru pria gagah ini mengambil pena dan penggaris yang jatuh itu.
"Heh membantu..!"
Lilis mencibirkan bibirnya.dia lagi kesal dan kesakitan hari ini karena pria yang di temaninya kencan demi dapat jadwal pemotretan adalah seorang pria maniak sex.
"Apa kamu mau saya antar...?atau menilvun keluarga yang bisa jemput kamu..?!"
Kata hendrawan tak mau membuat gadis itu menangis lagi.karena merasa sebagai seorang petugas polisi yang selalu membantu masyarakat .dia tidak mungkin meninggalkan gadis itu dalam keadaan seperti ini.
"Kalau kamu mau bantu ,pinjamkan saja jas kamu !"
seru lilis karena hendrawan menatap gugup melihatnya dengan gaun minim itu. Lalu terburu-buru hendrawan melepas jasnya dan menyerahkan pada lilis.pintu lift pun terbuka dan lilis secepatnya keluar dari lift namun hendrawan tertinggal di dalam lift karena saat mau keluar banyak sekali orang yang masuk kedalam lift,yang membuatnya tidak bisa keluar sampai pintu lift tertutup kembali.
Lama lilis menunggu pria yang meminjaminya jas.tapi lama sekali dia menunggu pria itu tak kunjung keluar dari hotel itu.saat lilis meraba saku jas dia menemukan sebuah dompet di sana begitu di buka di situ tercantum identitas pria tadi.
" hem..teryata dia seorang polisi ! Baiklah pak polisi ,pantas dia sangat sopan.lebih baik aku pulang saja.tapi kemana aku pulang ? Oya aku bisa ke tempat afi.aku kesana saja !"
Akhirnya lilis naik taksi menuju ke tempat afi.
Di apartemen tampak banyu dengan gagahnya mengendong wanita yang sedang terluka dia adalah afi.wanita ayu itu tampak tertidur pulas membuat banyu tidak tega untuk membangunkannya.dengan berat tubuhnya yang mungil membuat Banyu dengan mudah menggendong afi . dengan perlahan banyu meletakan afi perlahan di tempat tidur.lalu Banyu melepas jas dan juga dasinya,lalu dengan segera dia mencari kotak p3k.saat kakinya mau berjalan kearah afi ,Rizal muncul dari lift berlari kearahnya.
"Bagaimana keadaan gadis itu..?!"
Pertanyaan rizal penuh dengan kecemasan dia takut kalau pisau yang melukai afi beracun.tapi melihat keadaan afi dia yakin pisau itu tidak beracun.karena jika pisau itu beracun afi tidak akan bisa bertahan hidup sampai sekarang.
"Dia terluka paman,untungnya pisau itu tidak beracun.gadis ini terlibat terlalu jauh !"
Kataku sebari berjalan ke arah afi terbaring kelihatannya dia masih tertidur.
"Baiklah aku akan terus mengikuti mereka aku yakin malam ini mereka pasti akan melakukan pertemuan dengan orang beijing itu,karena mereka gagal membawa pena itu.!"
Rizal segera pergi meninggalkan tempat itu.banyu segera melangkah menuju ketempat afi terbaring.saat langkah kakinya sudah mendekati tempat tidur afi terbangun dari tidurnya dia terlonjak dari tidurnya karena luka di lengannya tertindih waktu dia bergerak.
"Augh..ah..!!"
afi menjerit kecil merasakan sakit di lengannya.dia sangat kaget karena dirinya sudah berada di atas tempat tidur.bagaimana caranya tiba-tiba dia sudah di tempat itu.seingat afi tadi dia berada di mobil kalau sekarang dia di kamar ini berarti pria ini pasti mengendongnya kesini.afi sangat gugup dan malu sampai dia terduduk di atas ranjang itu sambil menundukan kepalanya.afi masih melihati pria di depannya yang sesekali melihat dan tersenyum padanya.
"kamu terluka biar aku obati..!"suara banyu terdengar sangat lembut berbeda dengan beberapa saat sebelum dirinya terluka.teryata pria galak ini bisa juga bersikap lembut.dan membuat afi tak bisa berkata apa-apa selain menurut saja.
Banyu memegang tangan afi dengan begitu lembut membuat afi sangat gugup.dia tak menyangka pria galak yang sangat dingin itu bisa juga bersikap lembut dan tersenyum sangat manis.
"Iya..aduh !"
hanya kata itu yang keluar dari mulut afi.pandangan matanya tak lepas dari wajah pria itu.kalau seperti ini kenapa pria ini kelihatan begitu baik dan perhatian.melihatnya mengobati luka itu dengan lembut meniupnya pelan.dan memberi krim luka lalu dengan trampil membalut luka itu afi tak menyangka pria galak itu bisa selembut itu.
"Tidak apa-apa kamu pasti baik-baik saja.lukanya tidak terlalu dalam..!"
Kata banyu sambil menatap afi.tatapan itu benar-benar membuat afi kelabakan.jarak dirinya dengan pria itu begitu dekat bahkan afi bisa merasakan betapa harumnya nafas pria ini.dia baru tahu kalau pria galak ini begitu tampan.mata pria tampan ini agak sedikit sipit,hidungnya mancung,bibirnya merah dan sangat seksi dengan kumis tipis menghiasi.ada bulu-bulu tipis di janggut pria tampan ini memperlihatkan rahang kokoh dan sangat mengairahkan setiap wanita yang melihatnya.dada bidang pria itu terlihat jelas saat Banyu melepas jasnya tersisa kemeja putih masih setia menempel di badan seksinya.tangan kekar itu sangat terlihat menggoda saat lengan kemeja itu dilipat si empunya terlihat sepasang tangan seksi sedikit berotot yang membuat setiap wanita seakan ingin mendapatkan belain tangan itu.afi hanya bisa menelan salivanya melihat ciptaan Tuhan yang sangat sempurna itu. Afi tersadar dari kekagumannya saat tubuh banyu mendekat padanya.
"Ah..iya..aku tidak apa-apa..!"
Kata afi sambil beringsut menjauh dari pria itu.afi tidak mau lebih gugup lagi jika terlalu dekat dengan Banyu.berkali-kali afi harus menelan air liurnya karena gugup.apalagi dia sadari kalau di ruangan ini dia hanya berdua dengan pria itu.afi merasa tahu diri siapa dirinya.paling tidak dia tidak boleh menjadi wanita murahan.afi sadar kedekatan nya dengan banyu hanya karena dia harus bertanggungjawab dengan hilangnya pena milik pria tampan nan kaya ini."jadi fix afi jangan ke gr an"jerit hati afi.
"Maafkan aku karena kamu harus terlibat terlalu jauh dalam masalah ini..!"
Suara banyu membuat afi tersadar dari kebisuannya.
"Tidak apa-apa,itu juga karena salahku aku yang membawa pena itu dan menghilangkannya..!"
Kata afi meminta maaf atas kecerobohannya.
"Kamu adalah wanita yang baik kelinci.seharusnya kamu tidak terlibat sampai seperti ini...semua sangat berbahaya..!" Banyu tersenyum penuh arti pada afi.
"Apakah kamu tidak punya saudara di jakarta.orang tua atau seseorang yang dekat denganmu.?"
Walau sebenarnya Banyu sudah tahu siapa Afi sebenarnya tapi dia ingin tahu apakah gadis ini akan berkata jujur padanya.
"Aku sudah tidak punya orang tua mereka meninggal waktu aku masih kecil dan seseorang yang mencintai dan sangat ku cintai juga sudah meninggalkan dunia karena jadi korban dalam peristiwa pengeboman beberapa waktu lalu.."
jelas afi dengan raut wajah penuh kesedihan.tapi entah kenapa dengan mudah wanita lugu itu menceritakan tentang dirinya.seolah afi sudah kenal lama dengan banyu.
"Maafkan aku ,karena membuatmu mengingat masa lalumu yang menyedihkan."
Banyu menatap lembut mata afi dan tersenyum padanya.dia merasa senang karena teryata gadis ini begitu jujur padanya.ada rasa kasihan dalam hati banyu melihat afi bersedih.
"Tidak apa-apa.."Afi membalas senyuman banyu.
Banyu menatap mata afi begitu lekat membuat afi luluh seluluhnya pria itu begitu memukau apalagi saat dia bicara begitu lembut."ah afi jangan terlalu berkhayal tinggi nanti kalau kamu jatuh akan sangat sakit.lagi pula kenapa aku berpikir terlalu jauh."
Afi bicara dalam hati.saat sedang berbicara rizal datang membawa tas berisi semua baju seragam afi.
" apa aku harus berganti baju,gimana kalau gaunnya aku bawa besok. aku akan mengembalikan kalau sudah aku cuci..!" Seru afi yang di sambut tawa kecil banyu.dalam hati banyu wanita ini begitu lugu.
"Gaun itu memang untuk kamu.kamu tidak usah mengembalikannya.paman rizal akan mengantarmu pulang.pergilah jaga diri kamu baik-baik.oya kalau aku menilvunmu kamu harus mengangkatnya dalam kondisi apapun " tegas banyu sambil tersenyum tipis pada afi.
Rizal pun mengantar afi keluar dari kamar itu.dan seperti biasa mata afi selalu di tutup jika dia datang dan pergi dari tempat itu.
--------**---------
__ADS_1
bersambung baca juga he spy 6 .Trimakasih☺.