His Perfect Wife ( Kawin Kontrak )

His Perfect Wife ( Kawin Kontrak )
Ryn Xander 27


__ADS_3

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❀️🌹


πŸ’ HAPPY READING πŸ’


Pada pukul 6 sore, Ryn masih tetap setia duduk di sofa Loby, dia bahkan sudah terngantuk - ngantuk di buat pria itu.


Dia bahkan sudah berulang kali mendapatkan telpon dari Xander dan juga orang tuanya.


Xander yang menunggu kepastian tempat makan malam mereka, sedangkan orang tuanya menunggu jawaban kapan dia akan tiba.


Ryn merasa sangat lelah, akhirnya dia memilih untuk berdiri dan ingin beranjak dari duduknya.


Namun di saat itu pula, sorot matanya menangkap sosok pria yang sudah 5 jam ini di tunggunya.


Ryn melangkah mendekatinya, dan langsung merampas ponsel pria itu. "Akhirnya pulang juga kamu." Tegur Ryn dengan kesal, mengagetkan pria yang sedang berjalan masuk dengan senyumannya yang merekah sembari melihat ponsel.


Namun karena ponselnya di ambil oleh Ryn, akhirnya pria itu hanya tersenyum dengan menatap wajah Ryn.


"Hay Cantik, kamu di sini." Sapanya dengan lembut.


Namun Ryn tetap saja mengabaikannya. "Tunjukan aku di mana kamarmu." Perintah Ryn pada sosok pria di hadapannya.


Demian tersenyum puas mendengar perintah Ryn barusan. "Pengacara Cantik, aku tahu jika aku memang mempesona, tapi kamu tidak perlu buru - buru untuk masuk ke dalam kamarku gitu dong." Tandas Demian dengan aura yang sangat percaya diri.


Tetapi Ryn hanya diam saja dan memperlihatkan ponselnnya yang mati pada pria itu.

__ADS_1


"Ponselku mati, jadi aku butuh istirahat sejenak untuk mengcharger ponselku." Respon Ryn mencegah pemikiran pria itu.


Demian menatap Ryn yang sama sekali tidak pernah tersenyum di depannya. "Baiklah." Sahut Demian, mau tidak mau mengajak Ryn untuk pergi ke kamarnya.


***


Sesampainya di kamar, Ryn masuk terlebih dahulu dan mencari stop kontak untuk mengcharger ponselnya.


Sedangkan Demian memilih untuk duduk di atas meja dan memperhatikan setiap gerak gerik wanita yang ada di hadapannya ini.


"Aku tidak menyangka jika kamu seorang wanita berani sekali datang ke kamar seorang pria lajang." Ucap Demian masih dengan senyumnya.


Entah kenapa pria itu suka sekali tersenyum, walaupun pembahasan mereka


Sedang tidak lucu.


"Jadi kamu sudah memiliki suami?" Tanyanya dengan ragu.


"Tapi kalau aku suka kamu, aku bisa mengambil kamu dari pria itu." Tambahnya lagi.


Ryn akhirnya tersenyum dengan tipis. "Coba saja kalau kamu memang mampu." Balas Ryn, lalu dengan buru - buru mengambil Pasport milik Demian yang ada di atas meja.


"Tujuanku datang ke sini, adalah memaksa kamu untuk datang ke rapat besok." Ryn menjelaskan tujuan asli dirinya menunggu pria itu.


Demian mendengar itu seketika langsung tertawa. "Kamu pikir, kamu siapa bisa memerintahku seenakmu."

__ADS_1


"Aku?" Ryn tersenyum dengan licik, lalu dia buru - buru memasukan Pasport Demian ke dalam bajunya.


"Aku akan menyimpan Pasportmu sampai urusan ini selesai."


"Dan kamu tahu bukan, kalau di sini kamu tidak bisa melakukkan apapun jika tidak memiliki pasport." Ucap Ryn, lalu buru - buru mengambil tas dan ponselnya.


"Pikirkan baik - baik semua ini,"


"Datang ke rapat dan selesaikan urusan perusahaanmu, atau tidak perlu datang tapi kamu akan hidup ilegal dan bahkan aku biasa membuatmu di deportase dari Negara ini." Ryn mengucapkan kalimatnya dengan tegas.


Bahkan Demian sama sekali tidak bisa membuka mulut untuk mengelak perkataan wanita itu. Hingga saat Ryn pergi meninggalkan kamarnya, dia masih terdiam dan membisu, serasa tidak percaya jika Pesonanya tidak mempan pada Pengacara itu.


'Setampan apa suaminya? Sampai dia tidak mau melirikku sama sekali?" Gumamnya dengan pelan, merasa harga dirinya jatuh di depan wanita cantik seperti Ryn.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπŸ₯° jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»*


__ADS_2