
Hallo semua π makasih udah klik cerita ini, selamat membaca, di chapter pertama ini belum banyak drama dan masih membicarakan seputar tentang Crystal. Selama membaca dan jangan lupa suport ya!!! π¬
***
10 tahun lalu....
"Crystal ... maukah kamu menjadi pacarku," ucap salah seorang anak laki-laki yang kini sedang menyatakan perasaannya pada gadis yang dikenal punya julukan ' ICE GRIL'.
"Woah lihat-lihat dia beneran nembak, gimana nih," ucap siswa yang saling berbisik-bisik.
Semua orang melihat kejadian itu, bahkan satu sekolah.
"Bagimana ini aku takut membuat dia malu," ucap batin Crystal.
Sementara Crystal yang tenggelam dengan pikirannya, laki-laki yang menyatakan perasaanya mulai risih dengan bisikan murid-murid yang tengah melihatnya sekarang .
"Duh dia berani banget," bisik murid perempuan pada salah satu temanya.
"Tapi dia ganteng banget, manis-manis gitu, keterlaluan kalau Crystal nolak dia," jawab temanya itu.
"Ha hah hahah," kekah salah seorang murid perempuan yang mendengar percakapan mereka.
Dua murid perempuan yang tadi berbisik-bisik langsung diam karena malu.
"Untuk apa guna julukan 'ICE GRIL' nya kalau dia luluh dengan anak laki-laki yang hanya modal tampang seperti itu," ucap murid perempuan yang tadi tertawa.
'ICE GRIL ' atau gadis es, adalah julukan yang diberikan kepada Crystal saat disekolah. Julukan itu diberikan kepada Crystal karena Crystal punya sifat yang dingin dan kaku. Juga karena wajahnya yang tidak bernah berekspresif .
Murid-murid yang berbisik tadi hanya terdiam dan membelak .
"Crystal itu bukan anak yang melihat sesuatu dari tampang atau kekuasaanya, laki-laki speak anak presiden aja dia tolak," tambah perempuan itu dengan bangga.
Semua yang mendengar perkataan itu langsung melotot kaget.
"Ahk kurasa dia benar, itu hanya sia-sia," ucap salah satu murid.
"Lalu kenapa dari tadi Crystal diam saja??? Kenapa tidak langsung menolaknya!!! " tanya salah seorang murid.
Semua murid pun langsung fokus kembali pada objek yang dari tadi mereka bicarakan. Dan Crystal pun mulai berbicara.
"Ahk maaf kan aku," ucap Crystal dengan mata yang tidak bisa fokus dan terus melihat kemana-mana.
Crystal bisa melihat wajah kecewa laki-laki itu.
"Ahk baiklah," ucap laki-laki itu lalu berlari pergi.
"Tunggu!!! " Crystal teriak pelan pada anak laki -laki itu.
__ADS_1
"Maaf kan aku, aku tidak bisa menerima perasaanmu, tapi aku menghargai mu, mari berteman!!! " ucap Crystal dengan wajah datar.
Anak laki-laki itu membelakkan mata nya, begitupun dengan murid-murid lain yang sedang menonton.
Anak laki-laki itu tersenyum "terimakasih, aku menerima tawaranmu," jawab anak laki-laki itu.
"Hah," Crystal menghela nafas lega.
Semua murid terkejut melihat kejadian itu.
"Woah kurasa aku tahu! Kenapa banyak murid laki-laki menyukai si 'ICE GRIL' itu," celetuk salah seorang murid.
"Yah kurasa dia cewek yang gak buruk," celetuk murid lainya
Yah...entah bagaimana tanggapan murid-murid lain, mungkin sedikit orang ada yang mengerti kenapa banyak laki-laki menyukai Crystal walaupun kepribadian nya dingin.
Walaupun Crystal memiliki sifat yang dingin, dia bukan tipe orang yang susah bergaul, dia bisa berbicara dengan siapa saja jika dia mau. Yah tapi dia bukan seorang yang hyperaktif, dia hanya berbicara sebutuhnya saja. Crystal juga terkenal dengan kecerdasannya disekolah.
Kekurangan Crystal hampir tak terlihat. Crystal pintar, punya sifat baik, cantik dan sangat dewasa. Tapi ada salah satu sifat yang bisa dibilang adalah kekurangan atau kelemahan Crystal. Yaitu, ia tipe orang yang tidak bisa mengungkapkan emosi. Marah, sedih, malu semua ia ungkapkan dengan wajah datar atau bisa dibilang dengan wajah tidak ekspresif.
Satu hal lagi, Crystal adalah perempuan yang tidak pernah dekat-dekat dengan yang namanya 'cinta' jangankan masalah percintaan, Crystal bahkan kadang tidak mengetahui semua nama laki-laki yang ada dikelasnya, jadi bagaimana dia bisa memiliki perasaan pada seseorang?? Crystal sangat tidak berpengalaman dengan yang namanya perasaan, dikamus nya perasaan hanya tentang sedih dan gembira dan tak lebih lagi.
Crystal sangat risih dan akan kebingungan jika ada seseorang menyatakan perasaan padanya, lain beda hal nya dengan perempuan pada umumnya yang mungkin akan berdebar-debar dan salah tingkah, atau marah-marah karena tidak suka dengan laki-laki yang sedang menembak nya.
Ia akan berpikir beribu-ribu kali agar menolak laki-laki itu dengan baik, agar berakhir dengan baik juga. Apa maksudnya agar berakhir dengan baik???
"Dasar so jual mahal,"
"Dih, ni cewek gak normal,"
"Tinggi-tinggi banget standarnya, nanti gak ada yang mau!!! " padahal Crystal tidak pernah berbicara tentang topik standar pria nya.
Dan banyak lagi, tapi karena sifatnya yang ... Crystal selalu tenang menghadapi masalah itu dan malah mengabaikannya, pernah juga sempat ada yang menguntit dan membuntuti dirinya kemana-mana, yang lebih parah nya adalah jika perbuatan laki-laki itu mengancam nyawanya. Jadi Crystal selalu bersyukur jika penolakannya berakhir baik-baik saja tanpa membuat masalah.
'Tidak mudah mengendalikan perasaan,' ada kalanya Crystal juga ingin marah, menangis, dan meluapkan amarahnya.
Karena tidak pernah mengekspresikan perasaan itu, Crystal jadi pribadi yang selalu menyembunyikan masalah. Teman, keluarga hanya tahu sebagian sisi Crystal dan tidak tahu sisi lainya yang selalu berusaha Crystal sembunyikan.
"Aku tidak suka belas kasihan,"
***
"Non bangun non," ucap salah satu pembantu yang hendak membangunkan Crystal.
"Uhk," Crystal mengucek matanya dan meregangkan badannya.
"Jam berapa bi??? " tanya Crystal.
__ADS_1
"Ahk jam 07.00 non, mama nona Crystal suruh bangunkan non," ucap bibi pembantu itu.
"Ahk aku bakal cepat turun, bibi juga lanjut aja kerjanya!!! Makasih ya bi," ucap Crystal dengan nada bicara yang masih ngantuk.
Bibi pembantu itu pun pergi dari kamar Crstal dan Crystal memulai rutinitasnya saat bangun tidur.
***
"Selamat pagi," ucap Crystal pada dunia.
Aku langsung beranjak dari kasurku, aku berusaha meregangkan badanku lalu membereskan tempat tidurku.
Setelah kamar sudah dibereskan dengan bersih dan rapi, aku melanjutkan tugasku yaitu membasuh badan atau mandi.
"Bangun pagi~gosok gigi~cuci muka~lalu mandi," aku menyanyikan lagu yang selalu kudengar di kartun favoritku.
Beberapa menit kemudian...
Setelah mandi, aku pun bergegas berpakaian dan berdandan lalu setelah siap, aku pergi turun untuk sarapan.
"Selamat pagi," ucap mamaku dengan senyuman. "Pagi," jawabku.
Mama lalu menyiapkan sarapan untuk ku
"Selamat makan," roti ditambah susu disodorkan kepadaku.
"Terimakasih,"
"Ayah sudah pergi kerja??? Lalu Kifra??? " tanya ku.
"Yah seperti biasa, mereka selalu berangkat kerja sangat pagi," ujar mama sambil membereskan dapur.
Sedikit cerita tentang keluargaku, keluarga ku terdiri dari ayah, ibu dan 4 anak. Aku adalah anak ke tiga dari empat bersaudara.
Ayah adalah Direktur utama diperusahaan ATLO. Perusahaan yang kerjanya membuat barang-barang modern. Perusahaan ATLO kini sudah bercabang-cabang. Ditambah ayah juga masih bekerja sebagai Direktur kedua di Perusahaan kakek yaitu Perusahaan FOOD. Sudah terlihat seberapa sibuk ayahku, sudah tua tapi masih saja semangat kerja.
Lalu mama, mama adalah seorang chef, mama membuka kursus masak untuk remaja dan orang dewasa seumurannya, yang memang tidak memilki ilmu dalam memasak. Mama juga punya restoran yang dikelola oleh orang kepercayaannya.
Sekarang tentang saudaraku, aku bilang aku punya tiga saudara, dua kakak ku dan satu adikku.
Mulai dari anak pertama, dia bergender perempuan namanya adalah 'Amara theodor lavina odelia,' lalu anak kedua laki-laki bernama 'Daniel theodor lavina odelia,' lalu selanjutnya aku, dan terakhir adik bungsu kami bernama 'Kifra theodor lavina odelia' .
Itulah silsilah keluarga ku lumayan ramai kan.
***
Hallo makasih sudah membacaπ, di chapter pertama ini aku masih membahas soal Crystal dan keluarganya. Aku juga mau bikin biodata buat semua tokoh nanti. Jangan lupa disupport ya!!! Biar saya semangat bikin ceritanya, saya juga berusaha memperbaiki tulisan saya agar semakin baik dan enak dibaca, jangan lupa suport dengan cara like komen dll. Makasih ya udah mah baca karya saya dan ikut terus ceritanya πβ₯β₯π
__ADS_1