How To Fall In Love Ice Gril

How To Fall In Love Ice Gril
ANDRENALIN CINTA


__ADS_3

Crystal tidak pernah tahu kalau kakek nya akan seprotektif ini padanya, bukan hanya padanya tapi pada ayah nya juga, kakek bahkan ikut campur dengan urusan perusahaan milik Crystal sendiri, membuat Crystal kehabisan akal sehat.


Tapi pada akhirnya, Crystal masih saja tidak bisa melawan arahan atau perintah kakeknya, apalagi dia sekarang diberi pekerja dari kakek nya sendiri.


"Selamat pagi," ujarku pada pria itu. " selamat pagi," jawabnya.


"Coba jelaskan maksud anda datang kesini???" ujar Crystal sambil duduk menyilang kan kaki dan tangannya.


Bahkan Crystal tidak berhenti menatap pria itu dengan tajam. Crystal bisa melihat kalau pria itu ketakutan dan gugup berhadapan dengan nya.


"Ahk ... begini saya adalah tangan kanan Direktur utama, tapi mungkin karena Direktur utama sekarang banyak menyerahkan pekerjaan nya pada Direktur kedua dan juga pekerjaan nya terlalu berat untuk seorang sekertaris. Saya disuruh agar menjadi tangan kanan anda, saya diberi amanat agar selalu berada di samping anda dan lebih dari sekedar sekertaris," ujarnya.


'Terlalu sulit untuk sekertaris, dan menyerahkan pegawainya padaku, kenapa gak dipecat aja,' ujar batin Crystal yang mulai berpikiran ke arah yang negatif.


"Hah ... Mau gimana lagi?" ujar Crystal menghela nafas yang berat.


"Baiklah, kau mulai belajar dari sekertaris ku, dan berusahalah membiasakan diri, kau harus siap saat aku hendak mengetes mu kembali," perintah Crystal dengan wajah dingin penuh ancaman.


Pria itu melotot kaget dan hanya mengangguk. Crystal keluar dari ruang tes dan masuk keruang kerjanya, dan meninggalkan pria itu sendiri.


"Ahk aku kecewa pertemuan setelah beberapa tahun jadi kayak gini ... kayaknya dia juga gak mengingatku, wajahnya selalu terlihat datar tapi sekarang bukan hanya datar, dia jadi terlihat dingin ... yah Direktur utama juga keterlaluan masuk campur perusahan orang meskipun itu cucunya," curhat pria itu


***


"Ahk nona Direktur anda baik-baik saja???" suara lembut terdengar ditelinga Crystal .


Crystal menatap ke sumber suara itu yang ternyata sekertaris nya sendiri.


"Jangan khawatir, fokus dengan kerajaanmu aja, aku baik-baik saja kok," jawab Crystal.


'Ahk banyak sekali ya yang sangat protektif pada ku, termasuk sekertaris ku sendiri, jujur aku menghargai mereka yang mengkhawatirkan ku, tapi ... risih juga kalau protektif nya sampai seperti kakek ku,' ujar batinku. Mina bisa melihat Crystal melamun dengan wajah yang datar.


"Ahk saya harap anda baik-baik saja," ujar Mina.


"Iya aku baik-baik saja, terimakasih yah sudah mengkhawatirkan ku,"


"Sama-sama, saya pamit dulu," pinta Mina. " ya," jawabku singkat.

__ADS_1


Crystal melanjutkan sisa kerjaannya dan pergi keluar setelah selesai bekerja, Crystal bahkan sadar kalau dari pagi ia tak mengecek handphone sama sekali, Crystal tidak tahu kalau ada yang resah karena pesannya tidak kunjung dijawab oleh nya.


***


"Ahk menghirup udara disore hati itu memang menenangkan," ujar Crystal sambil meregangkan badannya.


Crystal berjalan selama beberapa menit lalu duduk sambil minum kopi ditaman, dan Crystal pun akhirnya mengecek handphone nya.


"Ahk kurasa hari ini aku benar-benar mengabaikan handphone ku, pasti Zoe marah kalau benar di mengirim pesan padaku," Crystal langsung mengecek handphone nya.


Dia bisa melihat panggilan dari Zoe sahabat nya yang sempat beberapa kali ia tak jawab, bahkan di chat pun belum sempat terjawab. Pesan yang dikirim Lian malam hari itu benar-benar tertimbun oleh ratusan chat dari Zoe sahabat Crystal.


Crystal berusaha menjawab sebagian chat dari Zoe dan meminta maaf kalau dia akhir-akhir ini sibuk, juga menjawab beberapa pesan dari teman-teman lainya yang kadang selalu menanyakan kabarnya.


Lama sibuk menjawab pesan-pesan itu Crystal akhirnya sadar ada nomor yang tidak dikenal, dia juga langsung sadar kalau itu adalah Lian.


"Ohk astaga Lian memberiku pesan, ahk bagaimana ini???" Crystal mengecek pesan yang dikirim lian isinya.


( whatsapp )


Crystal menghela napas lega karena pertanyaan itu adalah pertanyaan yang santai dan tidak berbasis masalah yang penting, tapi Crystal masih merasa bersalah dan berusaha menjawab pesan dari Lian dengan benar dan sopan.


"Hi Lian, maaf aku baru balas pesan mu, aku benar-benar baru membuka handphone hari ini, aku benar-benar sibuk, aku benar-benar sibuk maafkan aku ya,"


"Aku sedang berjalan-jalan dialun-alun kota, lalu berhenti ditaman sambil minum kopi, kalau kamu??? "


Aku tak menyangka kalau pesan ku akan cepat dibalas.


"Ahk, aku benar-benar ganggu, jangan merasa terbebani dengan pesanku, aku juga minta maaf, kamu di alun-alun ??? Aku juga berada disekitar sana,"


Jujur Lian berbohong tentang dia berada disekitar alun-alun, nyatanya dia sedang rapat bisnis dengan kliennya.


"kita bisa bertemu kalau kamu gak sedang sibuk," ... Crystal .


melihat balasan Crystal, Lian langsung mempercepat rapat itu.


( suasana rapat )

__ADS_1


"Baiklah saya serahkan ini pada sekertaris saya, saya janji akan membaca kembali dokumen nya, tiba-tiba ada hal yang penting yang harus ku kerjakan," ujar lian spontan sambil berdiri.


Sekertaris yang melihat nya langsung bingung melihat Lian pergi dari rapat, dan sadar kalau ia harus menggantikan posisi boss nya ini, padahal rapatnya baru beberapa menit.


"Ahk maaf, kurasa boss saya ada masalah mendadak, saya tangan kanan nya anda bisa percaya pada saya," ucap sekertaris Lian gagap ditambah malu dengan kelakuan bosnya.


Sementara itu orang yang meninggalkan rapat berlari kemobil, dan mengendarai mobil itu untuk bertemu dengan Crystal, andrenalin Lian seakan bersemangat dan harus benar-benar sampai ke sana meskipun dia harus meninggalkan kepentingannya.


Baru kali ini juga Lian meninggalkan pekerjaannya hanya demi seseorang yang baru ia jumpai kemarin sore, itu mungkin akan membuat sekretaris Lian kesal jika mendengarnya.


Lian sampai dialun-alun itu lalu bergegas menuju taman, hingga benar-benar sampai ditempat itu ia bisa melihat wanita yang mungkin sudah cukup lama duduk ditempat itu, Lian merasa terharu karena Crystal masih menunggu nya ditaman.


"Udah menunggu lama," ujar Lian menyapa Crystal.


"Ahk selamat datang," ujar Crystal


Lian duduk di kursi sebelah Crystal, dan kembali menatap wajah Crystal yang dari tadi asik melihat pemandangan alun-alun kota yang mulai sepi. Hingga Crystal kini beralih menatap Lian.


"Ahk kamu kelihatan cape banget, keringetan lagi, kamu kesini sambil lari-lari," Crystal dengan wajah penuh khawatir.


Gadis yang biasanya hanya selalu menampakkan raut wajah yang datar, kini sedikit lebih ekspresif.


'Wajahnya saat khawatir sangat lucu," ucap batin Lian.


"Aku gak papa," jawab Lian sambil tersenyum. "Kamu ... kamu duduk dulu disini, aku mau beli air dulu," pinta nya lalu Crystal berlari pergi membeli air.


"Ahk padahal capek dikit gak papa, aku kesini pengen lihat wajah kamu doang," kecewa tapi Lian senang saat tahu Crystal memperhatikan nya .


To be continude....


****


Gimana ceritanya temen-temen??? Semoga terhibur ya, aku berusaha memperbaiki tulisan aku agar terus semakin baik.


Temen-temen juga jangan lupa suport aku, biar aku terus semangat bikin ceritanya ...


Enjoy💛

__ADS_1


__ADS_2