How To Fall In Love Ice Gril

How To Fall In Love Ice Gril
PRIA SURUHAN KAKEK


__ADS_3

Crystal akhirnya pulang dari perjodohan, dia langsung membaringkan badannya di kasur kebanggan nya saat sampai dirumah.


"Uhk cape banget ternyata," keluh Crystal.


" 'Lian Ozama' dia pria yang baik, aku jadi tidak terlalu kesal pada kakek," tambah Crystal.


"Ahk kata-kata kekanak-kanakan apa itu Crystal," gerutu nya pada diri sendiri.


'Tok.... Tok... Tokk'


Tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu kamar Crystal. Crystal menghampiri pintu itu untuk mengetahui siapa yang masuk, itu ... mamanya, jujur Crystal sedang malas berbicara hari ini, tapi ia mempersilakan mama nya untuk masuk.


"Masuklah mah," ujar Crystal. "Terimakasih," jawab mama nya.


"Ada apa mah??" lirih Crystal. Terlihat raut wajah Crystal yang sudah lelah.


"Apa mama mengganggu???" tanya mama Crystal dengan lembut.


Crystal jadi tidak bisa kesal melihat mama nya bersifat lembut padanya, dan berusaha terlihat baik-baik saja.


"Katakan saja apa mau mama," ujarku sambil menghela napas.


"Kamu gak keberatan menerima, perjodohan itu???" tanya mama sambil memegang tanganku dan ditambah dengan tatapan yang sedikit khawatir.


"Tidak apa-apa ini perintah ayah, tidak baik jika aku terus membantah perkataan ayah, apalagi sampai membantah perkataan kakek, aku akan berusaha," ucapku sambil tersenyum agar mama tidak merasa khawatir.


'Aku masih melihat raut wajah mama yang masih khawatir, aku jadi pusing,' ucap batin Crystal yang udah lelah, dengan semua pertanyaan yang orang tanyakan.


"Mama kumohon, setidaknya laki-laki yang dijodohkan kepadaku itu laki-laki yang baik-baik, tidak seperti yang lain," ucapku penuh kepercayaan.


Mama melebarkan matanya dan tersenyum percaya padaku.


"Baiklah nak, kalau ada apa-apa kamu boleh bilang pada mama, mama pasti bakal bantu,"


"Makasih ma, mah boleh biarkan aku sendiri, aku ingin beristirahat lalu beberes," pintaku sedikit ragu, karena seakan sedang mengusir.


"Tentu saja, makasih udah mau ngobrol sama mama, beristirahat lah," ujarnya mengusap kepalaku.


'Geli.'


Aku pun kembali menjatuhkan badanku ke kasur, aku juga menenangkan pikiranku sambil bermain game di tab. Setelah itu aku pun bangkit untuk membereskan diri.


Karena hari mulai malam, aku pun bergegas mandi sore, setelah itu aku langsung kembali berbaring di kasur dan melewatkan makan malam, aku langsung terlelap.


Aku sadar banyak notifikasi di handphone ku, tapi mungkin karena sudah terlalu mengantuk aku mengabaikan pesan-pesan itu.

__ADS_1


"Ahk ... kurasa dia udah tidur, gak sopan juga nelepon malam-malam," ujar Lian kecewa juga dengan dirinya sendiri.


"Aha! Aku bisa meninggalkan pesan," ucapnya dengan girang.


***


Sinar matahari menyentuh wajah orang-orang yang masih terlelap tidur, terutama Crystal yang masih asik menutup mata meski waktu terus berlalu.


Hingga akhirnya Crystal pun bangun saat mendengar seperti ada orang yang bertengkar didekat kamarnya.


Crystal bangkit dari tidurnya dan merubah posisi badannya dari keadaan berbaring agar mendudukkan badannya. Dia mengucek matanya yang sedikit buram dan dipenuhi upil.


"Uhk ada apa sih!," ucap Crystal dengan nada geram.


Crystal berusaha mengabaikan suara gaduh itu, tapi suara itu semakin lama semakin mendekati kamar Crystal, itu membuat Crystal kesal dan mendekati sumber suara. Saat keluar dari kamar dia bisa melihat dua saudara nya tengah bertengkar, pertengkaran antara kakak laki-laki satu-satunya dan dan adik laki-laki yang juga satu-satunya.


Dua saudara Crystal bisa melihat raut wajah Crystal yang terlihat sedang menahan amarah, membuat bulu kuduk kedua saudara itu merinding.


"Ahk selamat pagi putri cantik, bolehkah aku menggunakan kamar mandi mu, dikamar mandi lain air kosong karena ada sesuatu yang rusak," ucap kakak laki-laki Crystal dengan wajah memohon-mohon.


"Iya kakak aku akan berangkat sekolah, ini sudah terlambat," tambah adik bungsunya.


Crystal sedikit kaget melihat sikap adik nya, yang biasnya selalu terlihat pendiam dan tenang kini terlihat sangat heboh, dan tidak menyangka kalau yang tadi berisik dan membuatnya terbangun itu adalah adik laki-laki nya.


"Apa kau tidak kesiangan?? Ini sudah mau jam delapan," tanya Crystal pada adiknya.


"Hari ini beruntungnya sekolah masuk jam delapan," jawab adiknya.


"Oke Kifra, kamu mandi duluan aja, jangan lama-lama! Dan kau ... apa yang kau lakukan," tanyaku pada kakak laki-laki yang umurnya hanya terpaut satu tahun.


"Kau tidak mendengar, aku bilang aku minta tumpangan mandi karena kamar mandi yang lain tiba-tiba tidak ada air," teriaknya.


"Kenapa dengan kamar mandi lain??? Dan kenapa kau ada disini, kau sudah menikah, otomatis kau punya rumah, kenapa tidak mandi dirumah mu saja!!" ucap Crystal dengan nada tinggi dan wajah khasnya yang selalu terlihat datar.


"Kau tahu istriku juga ada disini, kemarin aku menginap disini, kau tidak tahu," ucapnya dengan kesal sambil menyilang kan tangannya.


'Kenapa muka nya selalu terlihat datar begitu sih bikin kesel aja, untung dia adik ku kalau enggak udah ku tonjok," ujar batin kakaknya.


"Ahk pagi-pagi udah heboh aja, kau bisa masuk setelah aku mandi," pintah Crystal .


"Apa aku sudah terlambat!!!" ujarnya putus asa.


"Kau itu harusnya bersyukur udah dikasih tumpangan, aku juga harus bekerja," celetuk Crystal.


"Sudahlah sayang kau harusnya berterimakasih," pinta istri Daniel yang mendengar keributan adik kakak itu.

__ADS_1


Crystal mendatangi istri kakaknya itu dan melakukan tos tangan, Daniel hanya tersenyum kesal melihat tingkah laku istri dan adik perempuannya.


"Ahk dia gak mendukung suami nya sendiri," ujar Daniel pada istrinya yoona.


"Lebih baik kau makan dulu, kamu gak bakal terlambat banget," saran Yoona pada suaminya.


Daniel pun turun menurut pada istrinya, dan makan dengan adik perempuannya.


Crystal ingin bertanya kenapa pasangan ini ( Daniel × Yoona ) tiba-tiba menginap dirumah, tapi Crystal malas bertanya dan melanjutkan makan nya lalu bergegas mandi.


Daniel dan Yoona juga adalah salah satu pasangan yang dijodohkan, mereka baru menikah 5 bulan lalu, yang kagetnya lagi mereka sudah saling mengenal, bahkan katanya Daniel menyukai Yoona sejak dari dulu sejak yaitu saat masa kuliah. Gak aneh, kak Yoona adalah perempuan yang sangat cantik dan ke ibu-an.


Semua menikah dengan jalur perjodohan, kakak ku yang pertama juga begitu, mereka bahkan sudah dikaruniai 2 anak.


***


Aku pamit pada orang rumah, dan langsung berangkat kerja.


Hari ini aku harus mengetes pegawai baru, aku juga butuh beberapa sekertaris. Saat tiba di perusahaan, aku berlari kecil dan langsung memasuki tempat pengetesan.


Saat masuk sudah ada satu pria yang kurasa sudah cukup lama menungguku, tapi anehnya kenapa hanya seorang, padahal aku mengecek dokumen pengetesan kalau banyak yang daftar untuk tes.



Tapi tiba-tiba sekertaris ku Mina mendatangiku.


"Ahk maaf saya tidak memberitahu anda dahulu, saya sudah berusaha menelopon tapi mungkin nona Direktur sedang sibuk," ujar Mina terbata-bata.


"Ada apa, pendek kan saja," pinta ku pada Mina.


"Ahk orang yang didalam adalah orang suruhan Direktur utama, Direktur utama menyuruh nona untuk mengetes orang itu," jawab Mina.


Aku menghela nafas ... pagi-pagi sudah ada saja sesuatu yang harus dipusingkan, andaikan dulu aku tidak menerima jabatan di perusahaan kakek, mungkin kakek gak bakal mengatur masalah perasaan milikku ini.


"Oke terimakasih, kamu boleh lanjut bekerja," jawabku.


"Baik nona, maafkan saya," ujar mina.


'Sekarang waktunya mengetes orang suruhan kakek ya,' ucapku batinku geram.


***


Makasih udah mau baca, saya berusaha memperbaiki tulisan saya agar terus lebih baik, jangan lupa suport ya dengan cara komen like dll🍬


Have funnn🖐♡🖐

__ADS_1


__ADS_2