
Whooooooooshhhhh....
Crack....crack....crack...crack
Seluruh wilayah akademi menjadi dunia es berwarna merah darah.
"Kekuatan elemen es yang mengerikan!!!".
Andreas sang butler terkejut dengan tingkat kekuatan Dean.
Benar-benar kekuatan yang mengerikan walaupun kekuatan komprehensifnya masih prajurit tier 1 tetapi kekuatan elemennya benar-benar tak terbatas.
Seperti yang diharapkan level S bukan hanya sekedar peringkat belaka.
Andreas menghirup nafas dingin dan bergumam dibenaknya.
Tapi tetap saja, tuan tua memerintahkan ku untuk menguji tingkat kekuatannya yang sebenarnya.
Maka dari itu aku akan dengan serius mengujinya.
Andreas pun berencana untuk menguji batas kemampuan Dean, dan mulai menyusun rangkaian serangannya.
Andreas mulai menambah intensitas kekuatan dorongan gravitasinya yang menekan tubuh Dean.
Hooom!!!
"Ahhh...f*ck berat sekali..sial!!!".
Tubuh Dean semakin merosot dan mulai telungkup dilantai.
Walaupun domain es merah yang diciptakan Dean sangat dingin, Andreas dapat menangkalnya untuk sementara memanfaatkan energi internal ditubuhnya.
"Hampir..saja aku terkena hipotermia...aku beruntung sudah melatih metode tubuh untuk pengolahan energi internal dari tuan tua".
Disisi lain pangeran Lucas mulai memucat dan bibirnya berwarna biru pucat, dan ia mulai mengalami gejala hipotermia akibat suhu yang terlalu rendah.
Sedangkan kaisar, dan pangeran Jean disisi lain dapat bertahan berkat api biru milik Putri Claudia.
"Anak muda..sepertinya aku salah sangka mengenai dirimu, apakah hanya sampai sebatas ini kekuatanmu?".
Andreas mulai memberikan provokasi menghina kepada Dean.
"Jangan..meremehkanku!!".
Dean mulai memikirkan cara untuk lepas dari tekanan gravitasi dari Andreas.
O**h..benar bukankah aku memiliki boneka hidup
sekarang!!!.
hehehe..tunggu saja kain lap tua aku akan membekukan pant*tmu.
Dean pun teringat dan mulai menyusun rencana dibenaknya.
__ADS_1
Mengerakkan jarinya Dean mulai memanipulasi kekuatan elemen es nya yang ada didalam tubuh pangeran Lucas, hal tersebut berfungsi sebagai parasit pengendali di dalam darah.
BANG!!!!
"Puhhh!!!".
Andreas memuntahkan seteguk darah setelah dipukul dari belakang oleh Pangeran Lucas.
Tanpa jeda lama pangeran Lucas melanjutkan serangannya dengan melakukan tendangan memutar ke depan, kearah dagu Andreas.
Bang!!!
Krak!!!
Putong!!!
Tubuh Andreas berputar, dan terdengar suara retakan fraktur tulang dari dagunya. Tidak bisa menahan dampak dari tendangan tersebut iapun spontan tumbang dan berbaring dilantai.
"Hahaha...akhirnya aku terbebas!!!".
Dean tertawa dan bangkit berjalan menuju Andreas.
Ice Dagger!
Es merah terkondensasi ditangan Dean dan membentuk Belati es merah.
"Apa..yang kau rencanakan?".
Dean bertanya dengan nada dingin sambil menempatkan belati es merah ke leher Andreas.
"Hah..seperti yang diharapkan dari pemilik kekuatan peringkat S, benar-benar hebat!, sepertinya saya ketahuan".
"Sepertinya kau menguji kekuatanku..ya, Seharusnya kau bisa menghindari serangan kedua dan serangan yang terakhir".
Dean berkata sambil mengerutkan keningnya karena kejanggalan tersebut. Jika serangan kejutan pertama berhasil itu merupakan hal yang wajar, namun untuk jatuh dilubang yang sama dua kali merupakan suatu kesengajaan.
"Walaupun begitu saya sangat terkejut dengan kemampuan anda, saya tidak pernah melihat pengguna elemen es dapat mengendalikan tubuh orang lain".
Sambil mengusap darah di bibirnya, Andreas mulai bangkit dan memapas pakaiannya yang kotor.
"Tetap saja kau lengah, jika itu tadi merupakan serangan mematikan kau sudah lama terbunuh!".
Balas Dean dengan senyum yang sarkastik dan dingin.
Setelah mendengar hal tersebut tubuh Andreas tiba-tiba sedikit menegang dan menghela nafas dengan berat.
"Haaah...sepertinya aku masih memiliki sedikit keberuntungan!".
"Baiklah..bolehkah saya memanggil anda tuan Dean?".
Dean hanya menganggukkan kepalanya untuk menyetujui.
"Sebelum itu saya ingin meminta maaf sebelumnya karena mencoba menguji kekuatan anda".
__ADS_1
Andreas mulai membungkuk tanda ketulusan meminta maaf.
"Saya akan memperkenalkan diri saya sekali lagi, nama saya Andreas pelayan keluarga kuno Drexter".
"Saya diutus oleh tuan tua kesini untuk melihat situasi pergerakan kaisar...dan juga sekaligus menguji kekuatan anda ketika ada kesempatan".
"Oh...benarkah, apa urusan tuan tua mu denganku?".
Tanya Dean kebingungan.
"Bodoh!!!".
Tiba-tiba pangeran Lucas meraung dengan kesal.
"Kau..memang kuat dan cerdik aku akui itu, tapi kau masih belum mengerti apa-apa tentang kedalaman dunia ini".
Dean yang mendengarkan itu mulai mengerutkan keningnya dan kembali memanipulasi tubuh pangeran Lucas.
Pahhh!!
Pangeran Lucas menampar wajahnya sendiri dengan sangat keras.
"Diamlah!".
Andreas yang melihat itu hanya bisa mengkerlipkan matanya.
"Sepertinya bahkan pangeran Lucas sangat ketakutan ketika mendengar nama Drexter".
Dean bertanya penasaran.
"Hal tersebut dikarenakan keluarga Drexter merupakan salah satu keluarga kuno yang sangat berpengaruh di dunia ini".
"Bahkan keluarga bangsawan tertinggi dan keluarga kekaisaran sekalipun tidak ada apa-apanya dibanding salah satu keluarga kuno".
"Selain itu setiap keluarga kuno memiliki banyak pengguna kekuatan peringkat S yang berpengalaman tinggi".
Andreas menjelaskan dengan lugas dan komunikatif.
haaaaaaahh!!!
Dean menghela nafas dengan panjang dan menahan getaran dihatinya.
f*uck apakah pemilik kekuatan peringkat S seperti sayuran bagi keluarga kuno ini.
sialan apa yang mereka inginkan dariku..sepertinya situasiku menjadi sangat sulit.
Dean mulai mengeluh dibenaknya.
Andreas yang melihat ekspresi Dean yang rumit segera mengerti kekhawatirannya dan coba menjelaskan maksud dan tujuannya lebih lanjut.
"Jangan khawatir anak muda Dean keluarga kuno Drexter tidak memiliki niat buruk kepada anda dan keluarga".
"Tuan tua hanya tertarik dengan bakat peringkat S anda dan memperintahkan saya untuk menguji dan melihatnya".
__ADS_1
Setelah mendengar itu Dean pun menghela nafas lega dan beban di hatinya seketika menghilang.