
"Hah....".Dean menghela nafas dengan berat
"hoh..sepertinya kau sudah memutuskannya". Kata pangeran Lucas menyeringai penuh kemenangan.
"Hahaha tentu saja dia tidak punya pilihan sama sekali, kakak anda terlalu kejam kepadanya".Kata pangeran Jean memuji.
Pangeran lucas hanya mendengus dan dengan intens terus menatap Dean.
"Memutuskan...ya?".Gumam Dean pelan diikuti dengan fluktuasi cemoohan dimatanya.
"jadi apa keputusanmu?". Sambung kaisar.
Alih-alih mendengar keputusan Dean, tiba-tiba es merah darah melapisi kalung bom yang melingkari leher ayah, ibu serta adik perempuan Dean.
CRACK!!!!
Secara serentak kalung bom Dinonaktifkan dan hancur tanpa memicu ledakan. Dengan terselimuti es bersuhu rendah yang sangat ekstrem, kalung bom terfragmentasi menjadi serpihan es merah.
"Ya kau benar aku memang tidak punya pilihan, satu-satunya pilihanku adalah menjadi yang terkuat untuk meraih segalanya yang kuinginkan dan kekuatan untuk melindungi orang-orang yang kusayangi".
"Itulah arti kekuatan bagiku". Tegas Dean.
"Bedebah...jadi kau ingin menjadi seperti mereka ya". Kaisar tidak bisa menahan dirinya dan mulai mengutuk.
"Oh..seperti yang diharapkan yang mulia kaisar, langsung bisa menebak niat saya yang sebenarnya". Balas Dean sambil tersenyum.
"Hmm...aku tidak akan pernah membiarkan hal itu terjadi". balas kaisar.
"Dean apa yang sebenarnya terjadi?, Kenapa Pangeran Lucas menahan kami, selain itu mengapa kaisar disini?". Tanya ayah Dean yang sudah berlari bersama ibu dan adiknya menuju sisi Dean.
"hah...ceritanya panjang ayah, sebaiknya kamu membawa ibu dan Irene ke tempat aman terlebih dahulu".
"karna bentrokan tidak dapat dihindari sebentar lagi, bagaimanapun mereka berniat buruk terhadapku dan juga kalian keluargaku".
Ice blood domain
whoosh....
Dean menggunakan skill ice blood domainnya dan membentuk dinding es merah disekitar ayah, ibu dan adik perempuannya.
"Kakak...". Teriak Irene panik ketika ia tidak bisa melihat sosok Dean.
"Dean!!!.". Teriak ibu Dean dengan keras.
"Hah...Monica tenangkan dirimu, Dean mencoba melindungi kita dan tidak perlu khawatir percayalah kepadanya dia akan baik-baik saja". Kata ayah Dean menghibur istrinya.
Walaupun begitu Ayah Dean tetap mengkhawatirkan putranya, karena lawannya merupakan kaisar dan pangeran Lucas yang juga seorang jendral perang.
Ayah Dean kurang lebih sudah menebak situasinya, karena dia sudah menduga hal seperti ini akan terjadi, mengingat kekuatan dan tingkat bakat anaknya yang sangat tinggi.
Pasti akan mengundang eselon-eselon tinggi negara untuk merekrutnya, tapi yang ia tidak harapkan kaisar secara langsung menemui putranya.
Dan sepertinya tidak berjalan lancar dan menimbulkan perselisihan.
"Hoh jika kau tidak bisa patuh maka aku hanya perlu memaksamu". Kata kaisar melotot marah ke arah Dean.
"Lucas lumpuhkan dia, walaupun dia memiliki kekuatan berperingkat S tertinggi tetap saja dia masih belum berpengalaman dan belum mengeluarkan sepenuhnya potensi kekuatannya".
"Baik saya mengerti Ayahanda". Balas Pangeran Lucas.
Tyranosaurus Tyrex release!!!
Pangeran Lucas bertransformasi menjadi Tyranosaurus Tyrex raksasa bergigi tajam, berbeda dengan dinosaurus biasa Tyrex merupakan Binatang buas kolosal yang sangat besar. Memiliki gigi tajam, fisik yang sangat kuat serta kulit yang sangat keras.
"Roooooooaaaaar". Pangeran Lucas dalam mode penuh perubahan Tyranosaurus mengaum dengan sangat keras.
"Hahahahahaha..persiapkan dirimu bocah sialan".Suara Pangeran Lucas bergema.
*Sialan..benar-benar hawa keberadaan yang mengerikan..jendral perang memang berbeda, selain itu kekuatan tipe mutator tyranosaurus Tyrex peringkat A dan sepertinya dia juga sangat efisien dalam pengendalian kekuatannya.
ini akan menjadi pertarungan yqng sulit*.
Dean berbicara di benaknya. Melawan musuh yang berpengalaman merupakan hal yang sangat sulit dilakukan sekalipun Dean memiliki kekuatan peringkat S kemenangan belum tentu terjamin.
__ADS_1
Untuk orang lain mungkin akan sangat susah menghadapi lawan seperti itu. Tetapi akan sangat berbeda jika itu Dean, sekalipun pengalaman tempur mereka tingkatannya masih jauh Dean dapat dengan efisien menganalisis pertempuran dan menyusun rencana dalam pertarungan bqik dalam menyerang dan bertahan.
Paling tidak ia dapat melindungi dirinya jika kemungkinan terburuk akan terjadi.
Tampilkan status..
Nama : Dean
Umur : 16 tahun
Nama bakat : Extreme ice crimson frost soul
Peringkat bakat : S
tingkat kekuatan : tier 1
Kekuatan : 80
kecepatan : 90
kelincahan : 60
ketahanan : 100
Kekuatan mental : 65
Kapasitas unsur elemen : ∞
Skill :
○ice bullet
○ice blood domain
○ice barbed head arrow
○ice hardening armament
○Infinite ice jet thruster
"Oh sepertinya aku telah berhasil menciptakan 6 skill ya".
"Aku harus dengan baik melancarkan serangan dan pertahanan". Gumam Dean.
"Ho...sepertinya kau juga sudah bersiap-siap ya". Pangeran Lucas membuka mulutnya dan bersiap menyerang.
Spiral fires
whooosh.....
Pangeran Lucas menyemburkan api dengan skala besar berbentuk spiral menyerang ke arah Dean.
"Hah..dia juga bisa menyemburkan api!!!". Kata Dean terkejut.
"Heheh..Kau pikir hanya pengguna elemen api saja yang bisa menggunakan api sebagai serangan, Kau masih belum berpengalaman sama sekali!!". Balas pangeran Lucas.
Melihat serangan api skala besar menuju kearahnya Dean tidak bisa berdiam diri dan segera melancarkan skill pertahanannya.
Ice blood domain, Dinding es!!!
Dean mengarahkan kedua tangannya pada serangan api dan mengeluarkan wilayah domain es merah darah disekitarnya serta membentuk dinding es untuk menghalau api.
hisssss...........
Terdengar suara lelehan uap akibat bentrokan api dan es, dan seketika menciptakan kabut merah darah di dalam ruangan.
"Hoh..walaupun kau hanya bocah pemula sepertinya kau sudah dapat dengan baik menggunakan kemampuanmu". Kata Pangeran Lucas sembari mengibaskan ekornya untuk menyingkirkan kabur es merah.
Ice bullet!!! 50 cal shot....
Dean memposisikan jari tangannya seperti pistol dan menembakkan beberapa peluru es merah dengan kaliber 50 cal senapan berat sniper.
Shiiing....shiiing....
__ADS_1
Proyektil peluru es merah melesat dengan cepat ke arah tubuh Tyranosaurus pangeran lucas.
Bang...bang...
"Ahhhhh!!!". Pangeran Lucas berteriak kesakitan.
"Sepertinya berhasil". Kata Dean sambil mempersiapkan serangan berikutnya.
"hahahaha....hanya bercanda serangan seperti itu hanya seperti gigitan nyamuk bagiku". Kata pangeran lucas tertawa mengejek.
"Hahaha...menyerahlah anak sialan kau tidak mungkin bisa menyakiti kakakku". Kata pangeran Jean angkuh.
"Apa-apaan itu, kulitnya sangat keras, padahal aku sudah menggunakan peluru es kaliber besar". Kata Dean yang mulai mengerutkan kening.
"Sekarang giliranku".
Tiba-tiba Pangeran Lucas dalam bentuk Tyranosaurus berlari menuju Dean dengan cepat
Bam....bam...bam..bam
Bunyi langkah kaki raksasa bergema dengan keras di dalam ruangan tersebut.
Wild Wind slash...
Sambil berlari Pangeran Lucas melancarkan serangan bilah angin yang berasal dari cakar Tyranosaurusnya
Whoooshing....
Beberapa bilah angin dengan liar dan cepat menyerang ke arah Dean.
Infinite ice jet thruster!!
Dean menghindari serangan bilah angin tersebut dengan terbang sambil berakselarasi dengan bebas.
"Kau menghindarinya ya, selain itu kau juga bisa terbang dengan bebas benar-benar mengejutkan". Kata pangeran Lucas sedikit kagum.
Anak ini benar-benar berbakat dan jenius langka, jika ia dibiarkan tumbuh dengan lancar ia akan menjadi ancaman yang mengerikan, setidaknya aku harus melukai atau melumpuhkannya.
Pangeran Lucas sedikit merasakan urgensi ketakutan dimasa depan dan bergumam dibenaknya.
Boom...boomm
Bilah angin yang dihindari Dean mulai menyerang tiang-tiang bangunan didalam ruangan dan menghancurkan atap.
Segera seluruh bangunan bergemuruh dan mulai runtuh.
"Oh...tidak ayah, ibu, Irene!!!".Dean mulai tergesa-gesa terbang menuju kearah keluarganya, takut jika mereka terluka karena reruntuhan bangunan.
"Ahh...kakak!!!".Irene berteriak ketakutan memanggil Dean.
"Hehehe...kau lengah!!!". Kata Pangeran Lucas yang mulai melancarkan serangan kearah Dean.
Fire phenom laser
Shiing...
Seketika laser api dari mulut tyranosaurus berkekuatan tinggi melesat dengan cepat lurus bertarget satu titik ke arah Dean.
"Sialan cepat sekali aku membuka banyak celah serangan". Dean mengutuk karena lengah.
Antara menyelamatkan dirinya atau menyelamatkan keluarganya. Dean dihadapkan dengan pilihan yang sangat berat.
Tapi ia tidak ragu menyelamatkan keluarganya dan mengorbankan dirinya.
Ice blood domain, Kubah es berlapis!!!
Dean memperkuat domain es merah disekitar ayah, ibu dan adik perempuannya dan segera membentuk kubah es berlapis tebal yang
melindungi mereka dari reruntuhan.
Namun segera laser api menghantam tubuh Dean dan ia mulai terhempas jauh akibat dampak serangan.
"Pfftt..ahhhh". Dean menyemburkan seteguk darah dan kulit dadanya mulai terbakar.
__ADS_1
Bersambung.....