Ice God In Apocalypse World

Ice God In Apocalypse World
Chapter 12 : Sisi lain Irene yang kejam


__ADS_3

"1 juta spar kristal energi!!!".


Pangeran Jean yang mendengar itu tidak bisa menahan diri dari keterkejutan dan mulai berteriak kaget.


Kaisar yang mendengar itu sedikit mengerutkan keningnya dan mulai menunjukkan ekspresi yang sangat jelek. Ketika Kaisar hendak berbicara segera diinterupsi oleh putri Claudia.


"Baiklah, saya mewakili kaisar dengan senang hati menyetujui tuntutan Tuan Dean!".


"Claudia...".


kaisar dengan heran menatap Claudia begitu juga dengan dua pangeran lainnya.


1 juta spar kristal energi benar-benar merupakan nilai yang cukup astronomi bahkan untuk bangsawan tertinggi sekalipun.


Untuk kaisar sekalipun 1 juta cukup menguras kantongnya. Sekalipun tidak berpengaruh besar terhadap pondasinya, tetap saja kehilangan 1 juta spar kristal energi dalam sehari membuat dirinya sangat enggan.


Namun melihat tatapan tegas putrinya ia pun dengan tidak berdaya menyetujui dan membiarkan putri Claudia melanjutkan perundingan.


"Akan tetapi sebagai balasannya tolong terima permintaan maaf saya yang paling dalam!!".


Putri Claudia tidak segan dan segera membungkuk meminta maaf. Hal ini tentu saja mengejutkan semua orang mengingat posisi nya sebagai putri kekaisaran, seharusnya tidak boleh dengan mudah membungkuk kepada orang lain.


Melihat ketulusan dimata putri Claudia, ibu Dean tidak bisa merasa iba dan kasihan.


"Dean...kamu tidak boleh membiarkan seorang wanita membungkuk terlalu lama!"


"Hah...tentu saja saya tidak akan menolak ketulusan anda, silahkan angkat kepala anda itu tidak benar-benar pantas untuk menundukkan kepala kepada rakyat jelata seperti kami".


Dean menjawab dengan sedikit sarkasme, namun tetap menerima permintaan maaf tulusnya.


Putri Claudia walaupun sedikit enggan mendengar jawaban Dean, ia tetap dengan senang hati menerima.


"Baiklah kesepakatan telah tersegel, maka saya harap kedua belah pihak tidak akan melakukan hal yang mengancam satu sama lain".


"Walaupun perjanjian ini hanya bersifat sementara, saya harap kedua belah pihak dapat menghindari konflik yang merugikan!".


Butler Andreas berkata untuk memastikan kedua belah pihak dan memberikan sedikit masukan.


"Saya mengerti".


Putri Claudia menjawab dan menganggukkan kepalanya sebagai tanda persetujuan.


"Dimengerti!"


Balas Dean dengan nada datar.


"Maka dari itu, Tuan Dean dapatkah anda meninggalkan Nomor rekening Ruang anda".


kata putri Claudia


Rekening ruang merupakan penyimpanan khusus terenkripsi yang tercipta melalui energi ruang. yang masing-masing diklasifikasikan ke dalam bentuk akun bernomor seperti rekening pada umumnya.


Tak lama kemudian setelah Dean memberikan nomor rekening ruangnya. Terdengar suara notifikasi transaksi di ponselnya.


'1 juta spar kristal energi telah diterima'


Dean yang melihat ini terdiam sejenak untuk menekan keterkejutannya.


Walaupun ia merupakan pemilik bakat Kelas S dapat dengan mudah menghasilkan uang, tetap saja sebagai pemula mendapatkan 1 juta dalam sepersekian detik merupakan hal yang menakjubkan.


Tidak bisa menahan perasaan ekstasinya Dean pun sedikit menyeringai dengan wajah konyol.


"ehem...sepertinya masalah sudah selesai, sudah waktunya bagi kami untuk undur diri".


Dean dengan tenang berkata.


Tidak lama kemudian setelah berbasa-basi sebentar dengan butler Andreas dan putri Claudia, akhirnya Dean beserta ayah, ibu serta adik perempuannya kembali ke rumah bersama.


30 menit kemudian di sore hari, mereka akhirnya sampai dirumah dan mulai menghela nafas lega, masing-masing dari mereka tidak akan pernah membayangkan bahwa kejadian yang mengerikan terjadi dalam seharian ini.


"huh...aku benar-benar lapar?".


Dean berkata sembari memukul perutnya dengan pelan.


"Nak..kamu benar-benar tidak panik dan terkejut sama sekali, bahkan kamu masih merasakan lapar!".


"Lihatlah aku dan ibumu untuk menghirup udara segar saja kami membutuhkan banyak usaha, apalagi rasa lapar kami bahkan tidak memikirkannya".


Ayah Dean sedikit kesal dan tidak berdaya dengan sikap tenang putranya, setelah menghadapi bahaya antara hidup dan mati!.


"umm..tetap saja ayah kita harus makan untuk tetap hidup".


"o iya ayah aku akan keluar sebentar!!, ada sesuatu hal yang ingin kulakukan".


"hah...maksudmu apa nak. kau ingin melakukan apa?, ayah harap untuk saat ini kamu harus dengan teliti menghindari masalah yang tidak perlu!".


"Tenang saja, aku tidak akan melakukan hal yang tidak perlu ayah, juatru kebalikannya ini demi masa depan dan kelangsungan hidup kita".


"Ayah cukup jaga ibu dan irene dirumah, dan satu lagi aku akan makan diluar jadi jangan menungguku untuk makan malam!!".

__ADS_1


Dengan mengatakan hal tersebut Dean bergegas keluar dari rumah. Tetapi ia dinterupsi ketika membuka pintu.


"Tunggu...kakak aku ingin ikut denganmu!!!"


Irene dengan panik berlari ke arah Dean.


"Irene?..apakah kamu tidak lelah dengan kejadian seharian ini?".


Dean sedikit tidak berdaya dan bertanya dengan lembut kepada Irene.


"Tentu saja aku lelah, tapi aku ingin berjalan-jalan keluar dengan kakak...bolehkah?".


Irene berkata dan memohon dengan nada memelas kepada Dean.


Melihat ekspresi adik perempuannya, Dean hanya menghela nafas tidak berdaya dan tersenyum lembut.


"Baiklah ikut kakak, jika kamu bersikeras".


"Yeayy!!".


Irene melompat dengan gembira.


◇◇


Dijalanan kota Sepasang wanita dan pria saling bergandengan tangan, berjalan menyusuri trotoar dibawah lampu jalan yang terang.


"La...lalalalala!!!"


Irene bersenandung dengan gembira.


"Hoh..sepertinya kamu dalam suasana hati yang baik".


Dean bertanya dengan penasaran kepada Irene.


"Tentu saja....sudah lama aku tidak jalan berduaan dengan kakak hehehe!!".


"Aku sangat senang bisa bersama kakak berjalan berduaan dengan mesra!!!"


Irene berkata dengan malu-malu dan sedikit memerah muncul di pipi halusnya.


"Hah...kamu benar-benar manja". balas Dean.


"o...iya kakak kenapa kita tidak makan malam tetlebih dahulu...aku sudah lapar"


Irene berkata sembari menepuk perut kecilnya.


"Hahaha...baiklah..baiklah kakak tahu makanan yang sangat enak di kedai pinggir jalan daerah ini, kakak akan membawamu kesana".


"Pak tua berikan lembar menunya!!".


"Oh...segera datang!"


"Irene kamu mau makan apa?".


"Umm..kakak aku sama denganmu!"


"Owh baiklah kalau begitu...Pak tua saya memesan 2 porsi nasi goreng pedas spesial dengan daging dendeng asap"


"Dan untuk makanan ringannya 20 tusuk sate daging ayam...dan untuk minumannya 2 gelas kopi susu!"


"Owh...sudah semuanya?. Baiklah tunggu beberapa menit sampai hidangannya selesai!!"


Agar tidak bosan menunggu pak tua pemilik kedai memberikan 2 gelas kopi susu dingin terlebih dahulu untuk diminum.


"Umm...kopi susu ini benar-benar enak..dan memiliki cita rasa yang sangat unik!...aku sangat menyukainya. Tetapi akan lebih nikmat jika itu dingin!!"


Irene menyeruput kopi susu dengan nikmat.


"Hmm...kalau begitu irene letakkan kopi susunya terlebih dahulu..agar kakak mendinginkannya dengan elemen es!!".


"Baiklah kakak!!". Irene mengangguk patuh.


ice blood domain!!!


Seketika muncul domain es merah kecil disekitar gelas kopi susu irene, dan detik berikutnya suhu kopi susu irene berubah rendah menjadi minuman dingin dan siap dinikmati.


"hehehe...kakak benar-benar hebat".


Irene bertepuk tangan dengan bahagia dan mulai menyeruput kembali kopi susu yang sudah menjadi dingin.


Vroomm!!!!....vroom!!!!


Beberapa mobil drag berknalpot berisik berhenti di depan kedai, keluar dari dalam mobil tampak sekumpulan bajing*n jalanan yang arogan.


Bangg!!!


Salah satu anggota geng menendang kursi di dalam kedai.


"Pak tua dimana kau?..keluar sekarang juga!!!".

__ADS_1


Teriak salah satu bajing*n jalanan yang tampaknya merupakan pemimpin dari grup tersebut.


Beberapa saat kemudian ditemani dengan istrinya, paktua tersebut keluar dengan hidangan yang telah siap ditangan dan akan disajikan kepada Dean dan Irene.


"Pelanggan maafkan saya atas keributan ini, ini pesanan anda silahkan dinikmati. Saya akan mencoba untuk meredam keributan ini agar tidak mengganggu kalian".


Istri pak tua disebelah hanya bisa menatap Dean dan Irene dengan tatapan sedih dan sangat menyesal menundukkan kepalanya meminta maaf.


"Dasar tua bangka berani mengabaikanku!!!"


Pemimpin kelompok geng tersebut marah lalu berjalan kearah meja makan Irene dan Dean.


"Bang!"


Pemimpin geng tersebut menendang meja makan, dan seluruh hidangan diatasnya jatuh berantakan.


"Hah?".


Irene yang menyaksikan hal tersebut tepat di depan matanya, linglung sejenak dan terdiam beberapa saat.


Tetapi tak lama kemudian ekspresinya berubah suram dan matanya memancarkan aura yang sangat ganas.


"Ada..apa dengan tatapanmu itu adik cantik?...hoh sangat menakutkan aku sangat menyukainya!!. Hehehe apakah kamu mau menjadi wanita kaka...."


"Stab!!!!"


"Crooot!!" darah memuncrat.


Belum sampai menyelesaikan perkataanya, pemimpin geng langsung ditusuk lengannya dengan kejam oleh Irene. Pemimpin geng hendak ingin menyentuh wajah Irene namun sebaliknya ia disambut dengan kejam.


"Ahhhhhhhhh......Sakitttt!!!!"


"Dasar...gadis jala.."


Bang!!!


Belum sempat menyelesaikan katanya Irene kembali menyerangnya dengan menendang area ***********.


"uhh....ibuuu!!!".


Pemimpin geng seketika pucat dan jatuh perlahan ke lantai. Ia dengan panik menghirup nafas menahan rasa kesakitan akibat telur masa depannya diserang.


"A...apa yang kalian tunggu cepat tangkap gadis sialan ini!!!".


Pemimpin geng berteriak marah kepada anggotanya, yang untuk sesaat terdiam karena terkejut melihat betapa kejamnya gadis didepan mata mereka.


"Ayo...tangkap gadis itu!!!"


""""ohhh"""


Para anggota geng berlari dengan panik menuju Irene.


Irene yang melihat itu sedikit mengernyit namun tetap mempertahankan ekspresi dinginnya.


Ice blood domain!!!


Freezees!!!


Detik berikutnya semua anggota geng terhenti akibat kedua kaki mereka dibekukan oleh es merah.


Ice barbed head arrow!!


Stream!!!


whoosh!!


Beberapa panah duri es merah terbentuk disekitar Dean dan melesat kearah para gangster. Namun Dean menghentikan serangannya, semua panah es melayang kearah kepala setiap gangster.


"Hiiiiiii"


"To...to..tolong maafkan aku!!!"


"a...ampuni kami, kami hanya diperintah!"


Para gangster mulai gemetar dan berteriak ketakutan.


"Hah..berani menyentuh adikku, aku tidak akan melepaskanmu!!".


Dean marah ketika melihat adiknya akan diserang dan berniat menyakitinya.


Pemimpin gangster yang melihat hal menakjubkan didepannya seketika menjadi horror dan penuh ketakutan.


sialan sepertinya aku menendang plat besi kali ini, aku tidak berharap menyinggung pemilik kekuatan supernatural


Pemimpin geng mengutuk keras dihatinya karena merasa sangat sial.


"To...to...tolong maafkan aku..aku tidak bermaksud menyinggung Supernaturalis!!"


Pemimpin geng dengan rendah hati berlutut meminta maaf.

__ADS_1


"Hah..kaupikir kau bisa lolos begitu saja!!!...kau telah menghancurkan waktu baikku dengan kakak..aku tidak akan pernah memaafkanmu!!".


Irene berkata dengan suara dalam penuh dengan kebencian dan kemarahan. Dia benar-benar kesal terhadap orang-orang yang mengganggu waktu baiknya dengan Dean.


__ADS_2