
Guild master tidak ingin menunda terlalu lama dan mulai menyerang, akibatnya puluhan monyet kolosal musnah dalam sekejap.
"Para hunter mulai operasi pemusnahan!!".
Guild master berteriak memberikan aba-aba.
""yeaaaahhh!!!!!!""
para hunter berteriak dengan semangat.
Bola api, gelombang air, pisau udara, golem batu, badai petir.
Setiap hunter dengan panik mengeluarkan serangan andalan mereka untuk menekan momentum para binatang buas yang dengan sengit menyerang.
"Screee!!!".
Slashhh!!!
Untuk menyerang burung raksasa diudara pasukan hunter tipe mutator yang memiliki kemampuan terbang dikerahkan secara terorganisir dan dengan pasti melumpuhkan momentum serangan mereka.
"Hah....kita terselamatkan kali ini!!!".
Komandan penjaga garis depan menghela nafas panjang dan mulai mengembalikan ketenangannya.
Disisi lain Dean saat ini berdiri dengan wajah penuh antusias di samping Guild master Zenith.
"Kau tidak gugup sama sekali?. biasanya setiap pertama kali menyaksikan adegan pemusnahan beast yang bermutasi kebanyakan orang akan gugup dan takut".
Guild master yang memperhatikan Dean penuh antusias sedikit takjub dan tidak bisa menahan keterkejutannya.
"Hah...gugup?..orang bodoh macam apa itu, lihatlah monster-monster buas ini mereka sangat cocok menjadi bahan pelatihanku dalam meningkatkan kemampuan dan pengalamanku!!".
Dean yang mendengar itu segera memyanggah perkataan guild master dengan tegas, dan menjawab dengan penuh semangat sambil memperhatikan semua jenis beast yang ada didepan matanya.
Namun ia harus tanpa daya mengurungkan niatnya untuk maju bertarung, karena setiap hunter berlisensi resmi memiliki hak untuk memonopoli semua mangsa yang ada didepan mereka. Kecuali jika ada situasi yang tidak mendukung, Dean dapat beraksi dengan alasan tertentu.
"Hehehe...bersabarlah, mungkin jika beast yang bermutasi tingkat A class tiba di daerah dinding pembatas ini kau mungkin punya kesempatan untuk bergerak!!".
Guild master memberikan pernyataan yang membuat Dean menjadi bertambah semangat.
"Hehe...Terimakasih guild master!!".
Balas Dean.
Booommm!!!!!
Tiba-tiba ledakan besar yang membentuk awan jamur muncul dan memusnahkan semua beast yang bermutasi diarea cakupan ledakan tersebut.
"Sepertinya Kapten Hunter A class telah melakukan pergerakan!".
Guild master menyipitkan matanya dan memperhatikan dengan seksama ke arah ledakan besar.
◇◇
Di daerah ledakan
"Kapten kenapa kau mengeluarkan ledakan yang begitu besar?".
Salah satu hunter bawahan bertanya sedikit penasaran.
"aku hanya ingin mempercepat proses pemusnahan, agar kita tidak terlalu kelelahan!!".
__ADS_1
"jangan terlalu bersemangat dan fokus bertarung dengan beast bermutasi level menengah kebawah ini, nah jika Beast bermutasi A class tiba, maka tamatlah riwayat kita jika terlalu banyak hunter yang kelelahan nantinya!".
Jawab sang kapten hunter.
"Selain itu karena terlalu bersemangat, banyak para hunter sudah merusak formasi yang kita rencanakan sebelumnya!!".
"Dan butuh waktu lama untuk merapikannya kembali, jika saat itu kita lengah sedikit saja saat beast bermutasi A class menyerang, detik berikutnya riwayat kita akan berakhir dengan konyol!".
Kapten Hunter dengan wajah serius mulai memberikan pandangannya.
Roar!!!
sekumpulan harimau raksasa dengan ganas mulai menyerang ke arah kapten Hunter.
C4 ignition!!!
Kapten hunter mengerahkan kekuatan ledakannya dan seketika menciptakan ledakan yang destruktif memusnahkan harimau raksasa.
"Seperti yang diharapkan dari hunter Peringkat A kapten memang benar-benar hebat!!".
"Selain Hunter peringkat A Kapten juga pemilik kekuatan tipe actuator A class dengan nama overheat Burst energy."
"Jadi wajar saja ia dapat dengan mudah memusnahkan harimau raksasa tadi!".
"Ngomong-ngomong apa kau melihat, kekuatan mengerikan guild master tadi?".
"Oh...jika itu guild master tidak perlu heran!!".
Beberapa hunter berbicara mengekspresikan kekaguman mereka.
Lambat laun beast yang bermutasi kelas menengah mulai berkurang secara drastis, Setiap hunter dengan sigap dan cekatan memulai setiap gerakan baik itu dalam bertahan dan menyerang.
Sementara itu di langit para Hunter Yang memiliki kemampuan terbang dengan sengit memburu setiap burung raksasa.
Wind Cutter!!!
Bilah angin terbentuk dan dengan cepat melesat kearah Burung besar yang akan bersiap-siap untuk mengelak.
whoosh!!
Burung Raksasa berhasil menghindari serangan bilah angin dengan interval jarak yang sangat tipis.
haha..kena kau!!.
Hunter pemilik kekuatan angin, mengutuk bahagia dibenaknya.
Dia sangat paham akan tingkat mobilitas burung raksasa ketika mengudara, mereka bahkan hampir tidak bisa di sentuh jika tidak menggunakan serangan besar dengan jangkauan yang cukup luas.
Namun untuk mengeluarkan serangan besar terus menerus hanya akan menguras energi dan mental dengan cepat. Maka dari itu ia merencanakan serangan kejutan dengan pengalihan fokus.
Dan dengan postur menghindar secara otomatis burung besar akan kehilangan fokus dan mobilitasnya. Dari situasi tersebutlah muncul peluang menyerang dengan kekuatan yang diminimalisir secara terpusat dan terarah mengenai target. Tanpa perlu mengeluarkan serangan yang massive.
Tornado spiral spear!!
Perlahan tombak angin yang berputar cepat disatu titik mulai terkondensasi membentuk angin tornado dengan ujung yang sangat tajam.
Shiiiing!!
whooosh!!
"Matilah..kau unggas sialan!!!".
__ADS_1
Stream!!!
angin tornado dengan ujung tajam melesat sangat kencang merobek udara disekitarnya.
Splash!!!!
"Scree!!".
Boom!!
Serangan tepat sasaran dan membuat burung raksasa berteriak kesakitan. Tapi tidak sempat melanjutkan teriakannya tiba-tiba angin tornado tajam mulai melebar dan menciptakan ledakan angin. Seketika burung raksasa musnah direduksi menjadi gumpalan kabut darah.
◇◇
Diatas dinding pembatas
Dean dan Guild master berdiri bersebelahan menyaksikan proses pertempuran.
"Sepertinya para hunter dapat dengan lancar menekan para beast yang bermutasi!".
Kata Dean yang mulai sedikit terkulai lemas karena tidak bisa mengambil bagian.
"Memang benar..tapi itu hanyalah acara pembuka, karena jumlah beast yang bermutasi kali ini terlalu banyak. Pasti ada beast yang berperingkat tinggi dibelakangnya sebagai pemicu serangan ini!".
Guild master berkata dengan serius setelah merenungkan kejadian-kejadian sebelumnya.
"Aummmm!!!"
Sekawanan serigala hitam raksasa yang berhasil lolos mengaum dan melirik kearah Dean.
"Hoh...ada sekumpulan anjing kecil yang datang!!".
kata Guild master yang hendak mengerahkan kekuatannya namun diinterupsi oleh serangan Dean.
Ice bullet!!
Bang...bang...bang!!!
"Boom!!!"
Dengan akurasi tembakan yang sangat presisi setiap serigala hitam raksasa mati seketika akibat peluru es merah seukuran kaliber magnum bersarang di kepala mereka.
Bahkan beberapa serigala tidak dapat menahan dampak kehancuran dan detik berikutnya kepala mereka meledak seperti semangka.
"Heh...benar-benar kemampuan yang praktis!!".
"Untuk dapat mengalahkan serigala hitam raksasa dengan mudah seperti itu!!".
Guild master tersenyum dan memberikan pujian.
"Ha...keroco-keroco ini tidak bisa memuaskanku sama sekali".
Balas Dean ringan yang sama sekali terlihat tidak antusias.
"Hahaha...maka dari itu belum waktunya bagi kita untuk bergerak!!".
Balas Guild master yang mulai tertawa.
"Bersabarlah..waktu kita akan segera tiba!!".
BERSAMBUNG
__ADS_1