
"To...to..tolong ampuni aku..uuu...saya akan membayar kerugian anda, ja...jadi to..tolong maafkan saya!!!".
pemimpin geng berlutut dan mulai nangis meminta ampun, setelah mendengar bahwa Irene tidak akan melepaskannya.
Dia benar-benar takut bahkan sampai mengencingi celananya. Dia tahu bahwa jika dia tidak bersujud rendah diri di depan pemilik kekuatan supernatural, karena kesalahannya maka detik berikutnya bisa saja nyawanya melayang.
"Huff...sangat bau..apa ini..kau benar-benar seperti bayi masih mengompol diusia mu yang begitu tua!!!".
Irene mengerutkan hidungnya setelah mencium bau pesing, dan mengejek pemimpin geng tersebut.
Whoosh...
crack...
Dean mulai membekukan cairan urin yang tidak sedap dicium, agar aromanya tidak lagi tersebar disekitar Irene.
"Irene lupakan saja masalah ini, selama dia membayar kerugian dan dihukum setimpal. Kita tidak perlu memperpanjang masalah ini lagi hanya menghabiskan waktu kita!!".
"Umm..baiklah kakak Irene mengerti!!!".
Irene dengan patuh mendengar pengaturan Dean.
Pemimpin geng yang mendengar hal itu segera menghela nafas lega dan sedikit tenang. Namun seketika ekspresinya kembali pucat ketika mendengar perkataan Dean selanjutnya.
"Hah...jangan senang dulu..ini hanya peringatan awal bagimu, untung saja hari ini mood ku sedang bagus. Jika tidak sudah lama aku berencana melemparkanmu ke gerombolan mutan!!".
Dean berkata dengan dingin dan penuh dengan kekejaman dimatanya.
"To..to..tolong sa..saya tidak akan lagi berani!!!".
Pah..pah...pah
Pemimpin geng menampar dirinya dengan keras beberapa kali, untuk menunjukkan keseriusan dan penyesalannya.
"Paktua, bibi tolong buat kembali hidangan yang di pesan kakakku sebelumnya, dan seluruh biaya kerusakan akan ditanggung oleh b*jingan ini!!".
Irene dengan cemberut berkata kepada paktua pemilik kedai karena menahan lapar.
wooo...woooo....wooo!!!
Segera 2 mobil polisi tiba di tempat dan menahan pemimpin geng dan bawahannya, dan untuk biaya kerusakan dan kompensasi semuanya di transfer ditempat.
Paktua mulai ke dapur untuk kembali memasak hidangan yang baru sedangkan bibi istri paktua tersebut membersihkan sisa-sisa kerusakan.
20 menit kemudian 2 nasi goreng pesanan telah selesai dimasak dan siap di makan.
30 menit setelahnya setelah selesai makan Dean dan Irene bergegas menuju kantor guild hunter.
"Ngomong-ngomong kita ke guild hunter melakukan apa kakak?".
Tanya Irene dengan sedikit penasaran.
"umm...kamu akan tahu nanti setelah masuk kedalam".
Jawab Dean sedikit ambigu tanpa memberikan keterangan yang jelas.
Sampai di depan gedung guild hunter, Dean dan Irene sedikit takjub dengan tampilan gedung didepan mata mereka.
__ADS_1
Gedung tersebut sangat kokoh dan bernuansa kuno namun tetap terjaga dengan estetika fiksi ilmiah modern. Gedung tersebut sangat besar dan bertingkat 5 lantai keatas, Bidang lapangan cukup luas mengingat gedung yang sangat besar namun tetap menyediakan lahan sisa yang luas.
"Wow!!!"
"Aku hanya pernah melihat dari Televisi...tapi jika dilihat secara langsung bangunan ini sangat menakjubkan!!".
Irene berkata dengan antusias.
"Ayo kita masuk!!!".
Balas Dean dan disambut anggukan oleh Irene.
crowd!!!
Dilantai pertama banyak hunter dan orang yang berkepentingan lainnya melakukan aktivitas dengan semarak.
Dean seeta Irene mulai berjalan menuju resepsionis yang cukup sepu antriannya, setelah beberapa saat tiba giliran mereka berbicara dengan resepsionis.
"Halo...selamat malam ada yang bisa saya bantu?".
Tanya sang resepsionis cantik dengan sopan kepada Dean.
"Selamat malam..nona Resepsionis, saya memiliki 2 tujuan datan kesini. Yang pertama saya ingin mendaftar menjadi hunter resmi!!".
"oh..baiklah saya mengerti..maka saya akan mempersiapkan ujian persyaratannya, dan panggil saya Selena".
Jawab Selena sang resepsionis cantik dengan ramah kepada Jason.
"baiklah saya mengerti nona selena...salam kenal anda dapat memanggil saya Dean!".
Dean mengulurkan tangannya dan mereka mulai berjabat tangan.
"oh..benar aku ingin mendaftarkan Clan baru milikku!!".
"Apaa?...anda ingin membuat Clan..tapi persyaratannya sangatlah tinggi, apakah anda tidak terlalu terburu-buru tuan Dean?.
Selena sang resepsionis membalas setelah terkejut ketika mendengar bahwa Dean ingin mendaftarkan Clan.
"Oh...tentu saja saya sudah mempersiapkan semua kebutuhan dan kualifikasinya, jadi anda tidak perlu khawatir!!".
jawab Dean dengan penuh percaya diri.
"Anda mungkin tidak tahu persyaratan spesifiknya, tapi untuk menjadi Clan master minimal anda harus memiliki lisensi hunter A class keatas atau bakat supernatural A class ke atas, dan itupun harus diuji secara komprehensif terlebih dahulu!!".
Selena dengan penuh energi menasehati Dean.
"Tenanglah..nona selena saya sidah siap untuk itu jangan khawatir!!".
Balas Dean dengan singkat.
"Hah...baiklah kalau begitu, karena saya sudah memberikan nasehat yang diperlukan. Maka dari itu saya akan memulai tes uji hunter terlebih dahulu ikut saya!".
Menghela nafas dengan pasrah Selena melanjutkan prosedur pendaftaran Hunter dan membawa Dean ke ruangan berlatih.
"Umm...bolehkah adikku ikut?".
Tanya Dean.
__ADS_1
"Tentu saja silahkan...lagipula kita hanya akan menguji kekuatan anda tidak ada yang terlalu khusus!".
Balas Selena dengan nada bicara professionalnya.
knock...knock!!!
Selena mengetuk pintu ruangan tertentu.
"Siapa?".
"Selamat malam wakil guild master, Ini saya selena!".
"oh...selena kah?...silahkan masuk!!"
"Permisi".
"Selena ada keperluan apa?".
Tanya wakil guild master tanpa memalingkan pandangannya dari dokumen diatas mejanya.
"Wakil guild master Tuan Dean disamping saya ingin mendaftar sebagai hunter dan disaat yang bersamaan mendaftarkan Clan!".
"Oh..benarkah?".
Wakil guild master selena menatap ke arah Dean dengan tajam.
"Tapi kamu hanyalah seorang bocah yang baru merasakan dunia, tapi kamu ingin mendirikan Clan apakah kamu tidak bermimpi terlalu ketinggian?".
Kata wakil guild master dengan menghina.
Irene yang mendengar itu seketika wajahnya dipenuhi ekspresi marah dan kebencian, ia mengutuk langsung kearah wakil guild master.
"Sebaiknya jaga mulut kotormu itu, berani-beraninya kau menghina kakakku!".
Selena sangat terkejut dengan situasi yang mulai berkembang dengan buruk. Dan berusaha menenangkan situasi.
"Adik perempuan jangan begitu!!....wakil guild master tolong maafkan adik ini dia hanya sedikit impulsif!".
Kata selena coba meredakan suasana.
"Hoh...gadis muda yang cantik, tapi sayang kau berani mencaciku sepertinya kau harus kuberi sedikit hukuman!".
WHOOOM!!!
tiba-tiba sebuah energi gelombang kejut tajam melaju kearah Irene. gelombang tersebut tidak dapat dilihat secara kasat mata namun aura tiraninya dapat dirasakan dengan sangat jelas, aura gelombang kejut dengan sangat cepat melaju kearah dada Irene.
Bang!!!
"Puh!!!"
Tiba-tiba Irene terlempar kearah pintu dan memuntahkan seteguk darah.
Dean yang melihat itu sangat marah, dia sama sekali tidak bisa bereaksi dengan cepat untuk melindungi adiknya. Selain itu serangan wakil guild master sangat cepat dan terlalu tiba-tiba.
"IRENE!!!!!!".
"Adik perempuan!!".
__ADS_1
Dean dan resepsionis Selena dengan serentak berteriak khawatir.
BERSAMBUNG