Ice God In Apocalypse World

Ice God In Apocalypse World
Chapter 21 : Munculnya 2 Beast A Class


__ADS_3

Setelah melihat Singa raksasa A class mati, para hunter menyadari bahwa Smith tidak terlihat. Namun seorang hunter yang coba mendekati lokasi kejadian menyadari keberadaan Smith yang tergeletak lemah, tidak jauh dari posisi mayat singa raksasa.


Oleh sebab itu Smith tidak dapat terlihat jika dipantau dari jarak jauh, karena ia terbaring didalam suatu kawah yang cukup dalam. Kemungkinan besar kawah tercipta akibat sisa hantaman dahsyat dari kekuatan Smith sebelumnya.


"Medis...cepat panggil medis!!!".


"Kapten Smith terbaring lemah disini!!".


"Cepat panggil kapten Cornelia!!".


Beberapa menit kemudian Cornelia dan Hunter peringkat A lainnya sampai dilokasi Smith.


"Kapten Cornelia tolong selamatkan kapten kami!!".


Salah satu hunter bawahan Smith memohon dengan sikap yang sangat tulus.


"umm..serahkan padaku".


Balas Cornelia dengan suara lembutnya.


"Hah...orang ini tidak berubah sama sekali, dia mengatakan akan memantau kelemahan target. Tapi nyatanya ia dengan penuh semangat membunuh beast A class sendirian!!".


Wesson Salah satu Hunter peringkat A mengeluh tidak berdaya sembari menghela nafas.


"Begitulah Smith yang biasanya, jadi kau tidak perlu heran pak tua!".


Jill salah satu Hunter peringkat A yang perlahan mendekat ke lokasi, tidak sengaja mendengar perkataan Wesson dan memberikan pernyataan meyakinkannya.


Cornelia yang selesai mengecek kondisi Smith mulai memahami cedera dan luka yang alami.


"Dia terlalu banyak mengeluarkan energi sehingga tubuhnya mengalami kondisi pengeringan tanpa vitalitas kehidupan sama sekali!!".


"Selain itu hampir 50% tulang ditubuhnya mengalami cedera patah tulang yang cukup berat!!".


Sambung Cornelia menjelaskan situasi Smith dengan nada yang sangat serius.


"""APA!!!!""".


Secara serempak semua Hunter disekitar berteriak kaget.


"Apakah..tidak ada kesalahan?!!".


Salah satu Hunter bawahan Smith bertanya dengan tidak percaya.


"Jaga..omonganmu!..beraninya kau meremehkan kemampuan pengecekan medis Nona Cornelia!!".


Salah satu bawahan Cornelia dengan marah membalas perkataan yang mendiskreditkan Kapten tercintanya.


"Ma..maafkan saya!. Saya tidak bermaksud..".


Dengan gugup bawahan Smith meminta maaf.


"Sudahlah, kita kesampingkan dulu masalah kecil itu, yang lebih penting Smith harus segera mendapatkan perawatan intensif!!".


"Aku tidak bisa merawatnya di ruangan terbuka seperti ini!!".


Kata Cornelia yang berusaha meredakan konflik.


"Baiklah aku akan membawanya ke ruangan klinik di daerah dinding pembatas!!".


Wesson berinisiatif membantu memindahkan smith.


"Ah..ide bagus dengan jaring laba-laba milik anda, smith akan lebih mudah diangkut dan tidak akan memperparah Cederanya!".


Balas Cornelia menyetujui.

__ADS_1


Slurrrpp!!!


Wesson mengeluarkan Benang laba-laba miliknya dan mulai membungkus seluruh tubuh Smith.


"Baiklah, sekarang dia lebih aman untuk dievakuasi!".


"Nona Cornelia mari kita pergi!!".


"Umm..ayo berangkat!!"


Wesson membawa Smith di punggungnya dan mulai bergegas bersama Cornelia ke arah dinding pembatas.


"Sepertinya kita berdua yang memimpin kali ini!!".


Jill berkata kepada Marlin Hunter peringkat A disebelahnya.


"Itu sudah menjadi tugas kita!. Tapi yang paling kukhawatirkan adalah segerombolan Beast A class masih berkeliaran disekitar wilayah garis depan ini, kita tidak tahu kapan mereka akan menyerang!!".


Marlin mengutarakan kekhawatirannya akan situasi yang tidak dapat ia prediksi.


"Ah..kau benar paktua, sampai sekarang kebanyakan yang kita lawan adalah beast kelas menengah kebawah, jika beast A class berhasil membobol dinding pembatas maka kota dalam bahaya besar!!".


Sambung jill mulai berbicara dengan raut wajah yang sangat serius.


"Berkat...Smith mengalahkan Beast A class tadi, resiko jatuhnya korban di pihak hunter bisa diminimalisir, Tapi harga yang dibayar juga cukup besar!!".


Marlin berkata sembari menggosok keningnya karna tidak bisa lagi memahami situasi yang akan terjadi kedepannya.


"Pada dasarnya kita butuh bantuan darurat saat ini!!".


Sambung jill yang masih ragu dengan situasi yang akan datang.


"Yang lebih penting kita Harus beristirahat terlebih dahulu, dan mengatur tim penjaga secara bergantian!. Mengingat hari telah sangat larut".


"ah kau benar paktua, aku sampai tidak sadar bahwa sekarang sudah lewat tengah malam!".


"Maka dari itu ayo kita atur para hunter terlebih dahulu aku sudah sangat lelah!!".


Kata marlin sembari meregangkan tubuhnya.


"Baiklah aku mengerti!!".


Balas jill menyetujui.


◇◇


Diatas dinding pembatas


Malam hari menjelang pagi.


Guiild master dan Dean duduk dengan tenang di kursi panjang sembari memakan camilan.


Jika bukan karena posisi Guild master, mungkin mereka berdua sudah lama dipukuli oleh hunter yang saat ini berjuang diambang hidup dan mati mempertahankan keselamatan ibukota.


"Nyam...nyam...nyam!!".


Dean dengan panik mengunyah popcorn dimulutnya.


"Perasaan ini sama seperti saat aku menonton film aksi super di bioskop!".


Dean berkata dengan santai sambil terus mengunyah popcorn dengan suara nyaring.


"Tidak. kau salah, ini lebih nyata sama seperti saat kita menonton film bioskop menggunakan kacamata 3D!".


Sambung guild master menjawab dengan santai sembari mengunyah kue bakpao dengan semangat.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong Hunter peringkat A pengguna kekuatan ledakan tadi sangat hebat. Ia dapat membunuh Beast A class dengan teknik dan kekuatan yang luarbiasa".


Dengan semangat Dean mulai berbicara tentang pengalaman yang ia lihat hari ini.


"nyam...nyam..Oh...benarkah?. Namanya Smith, Hunter peringkat A dengan kemampuan tipe actuator A class. Kalau tidak salah nama kemampuannya overheat burst energy!. Dan seperti yang kau lihat dia pengguna kekuatan ledakan!".


Balas Guild master sambil mengunyah pasta kali ini.


"Ngomong-ngomong guild master, apakah anda tidak keberatan jika citra anda rusak didepan saya dan para hunter!!".


Dean merasa guild master saat ini sangat berbeda dengan yang ia temui di kantor guild Hunter sebelumnya.


"Hahaha...aku tidak terlalu memikirkannya lagipula kita tidak berada di gedung guild hunter saat ini!. Yang kulakukan saat di guild hanyalah standar formalitas saat sedang bekerja!!".


Balas Guild master Zenith dengan santai.


◇◇


Di dalam ruangan Klinik Di daerah dinding pembatas


Cornelia mengusap keringat di dahinya.


"Fiuhhh!!!".


"Aku sudah mengerahkan kemampuanku, setidaknya nyawanya tidak lagi terancam!!".


Kata Cornelia yang sedikit kelelahan.


"Terima..kasih Nona Cornelia..terimakasih telah menyelamatkan nyawa kapten!".


Salah satu bawahan Smith berterimakasih dengam penuh syukur.


"Ah..tidak masalah ini sudah merupakan tugasku!!".


Balas Cornelia demgan suara lembut.


"Hmph..akhirnya kau sudah sadarkan akan kehebatan nona!!".


Salah satu bawahan setia Cornelia berkata dengan sedikit sombong setelah melihat kinerja luarbiasa nonanya.


"sudahlah.. ini merupakam hal yang bia...".


BAAANGG.....BANGGGG....BANGGG


BANGGG....BANGGG...BAAANG


Cornelia menajawab dengan rendah hati. Namun belum sempat menyelesaikan perkataanya, tiba-tiba getaran bumi yang sangat keras melanda seluruh wilayah garis depan saat ini.


◇◇


Di garis depan


"SEGERA BUNYIKAN ALARM!!!".


"Cepat...cepat kirimkan pesan kesetiap hunter untuk bersiap-siap dan segera laporkan situasi darurat ini kepada kapten!!".


"APA...APAAAN ITU???".


"Mereka ada dua, dan sangat besar!!!".


"Ah ia memiliki belalai?".


"Itu gajah raksasa A class!!".


"ADA DUA GAJAH RAKSASA A CLASS YANG MENYERANG!!!".

__ADS_1


Tidak lama Para Hunter akan menghadapi dua bencana besar sekaligus.


BERSAMBUNG


__ADS_2