Ice God In Apocalypse World

Ice God In Apocalypse World
Chapter 27 : Undangan Militer yang kasar


__ADS_3

Markas besar Angkatan darat ibukota


Disebuah ruangan tertutup para petinggi militer berkumpul menyaksikkan konten video pada layar presentasi.


Video pada layar monitor menampilkan pertarungan Dean melawan gajah raksasa A class. Dari awal serangan sampai teknik terakhir, setiap petinggi militer memperhatikan dengan sangat cermat seolah-olah menonton tayangan favorit mereka.


"Siapa pemuda ini!?".


"Dia terlihat masih sangat muda, tetapi kekuatan yang ia tunjukkan sangatlah besar!?".


"Baru kali ini aku melihat pengguna elemen es merah!?".


Setiap petinggi militer sangat terkesan dengan Dean. Tidak hanya memiliki bakat dan tingkat kekuatan yang tinggi, usia Dean yang sangat muda menjadi ketertarikan besar untuk para pejabat elit militer tersebut.


"Tidak peduli apapun caranya kita harus bisa menariknya ke dalam militer!!".


"Memang benar jika pemuda berbakat seperti itu di kembangkan oleh militer, maka kekuatan pasukan kita akan meningkat secara drastis!".


"Tetapi, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempengaruhi minatnya terhadap kita markas besar angkatan darat ibukota. Akan menjadi kerugian besar jika ia bergabung ke kelompok militer lain"


"Tapi jika minatnya tidak ada pada kemiliteran kita tidak boleh terlalu memaksanya!".


"ya, aku juga sebenarnya sependapat, tapi jika demi kebaikan kekaisaran sedikit paksaan seharusnya tidak terlalu dipermasalahkan bukan?"


"Hah..jika kau berkata begitu, aku tidak memiliki argumen balasan sama sekali!".


"Hahaha..tenang saja semuanya ini demi kebaikan kekaisaran agung kita!"


"Baiklah karena kita semuanya sudah sepakat, ada baiknya segera melakukan pendekatan secara langsung. Untuk kasus ini aku menyarankan tim elit maddog untuk diutus mengundang pemuda tersebut!"


"Apa!!"


"Apa..kau yakin mengutus pasukan brutal itu!!"


"Aku mengerti keresahan kalian, tapi kurasa mereka adalah orang yang cocok untuk kasus ini. Mereka adalah tipikal orang yang tidak mau menyerah dan keras kepala. Mengingat betapa pentingnya pemuda ini, aku tidak segan menghalalkan segala cara untuk menambah persentase peluang keberhasilan kita!"


"Jika begitu, maka tidak perlu berdiskusi lebih panjang lagi. aku sepakat dengan rencana ini!".


"""Saya juga setuju!!"""


Setelah berdebat panjang dan berdiskusi untuk waktu yang lama. Para pejabat militer mencapai suatu kesepakatan.


◇◇


Camp militer angkatan darat ibukota


Di lapangan olahraga selusin tentara sedang menyiksa para tahanan perang.


Pah!!


Bamm!!


"Ahh..tolong maafkan aku!!".


Seorang tahanan menangis berlutut dengan wajah penuh lebam. Namun permohonannya sama sekali tidak dihiraukan justru berdampak sebaliknya, setiap prajurit semakin bersemangat menyiksa mereka.

__ADS_1


"Sialan..sudah tua tapi menangis!!".


Bamm!!


Salah satu prajurit dengan kesal memarahi tahanan tersebut, lalu memberikan pukulan telak ke hidungnya.


"Ahhh!".


Tahanan berteriak kesakitan.


Hendak ingin melanjutkan penyiksaannya, sang prajurit tiba-tiba menghentikan aksinya.


Salah satu prajurit berlari dengan panik kearah tempat penyiksaan. Setelah mengusap keringatnya, ia mulai menyampaikan laporan kepada prajurit yang kelihatannya merupakan kapten pasukan.


"Kapten..pasukan kita dipanggil oleh panglima!. Sepertinya mereka memberikan misi baru kepada tim kita!!".


"Hoh...sangat jarang panglima memanggil kita secara langsung, sepertinya misi kita kali ini akan sedikit menarik!!".


Sang kapten terlihat mulai menampilkan seringai kejam diwajahnya, terlihat sangat antusias dengan misi yang akan mereka terima.


"Saya tidak tahu rinciannya tapi secara singkatnya kita ditugaskan menjadi utusan militer ibukota untuk mengundang seseorang."


"""Apa!?"""


Sontak semua prajurit berteriak kaget dan menghentikan aksi penyiksaan mereka terhadap tahanan.


"Sialan..mengundang seseorang?. Apakah kita dianggap salesman promosi produk kecantikan!?".


Salah satu prajurit mengeluhkan misi yang mereka terima.


Kapten segera menenangkan anggotanya.


"Juga seharusnya mereka tahu sifat pasukan kita!".


Sambil menatap semua anggotanya sang kapten berkata dengan seringai tajam dimulutnya.


"""Hahaha!!"""


"""kita suka yang menantang!!"""


Para prajurit tertawa lalu menjawab secara serentak.


◇◇


Guild Hunter


Setelah rapat hasil perang beberapa jam, akhirnya guild hunter memutuskan pembagian hasil keuntungan berdasarkan peringkat resmi para Hunter. Tentu saja untuk setiap hunter yang menonjol lebih dari biasanya, akan mendapatkan penghargaan khusus dari guild hunter.


Sementara itu Dean sedang duduk dikafetaria guild bersama Irene. Setelah melihat menu sebentar akhirnya Dean memutuskan untuk memesan nasi goreng telur dan teh manis dingin, sedangkan Irene memesan paket burger dan kentang goreng.


Beberapa menit kemudian pesanan datang. Mencium aroma nasi goreng telur yang begitu menggugah selera, Dean mulai meneteskan seutas air liur.


"Kakak..bersihkan air liur mu!".


Irene berteriak kecil memarahi.

__ADS_1


"hehehe...maafkan kakak!".


Balas Dean tertawa konyol sambil mengusap air liur di mulutnya.


Setelah 1 jam menghabiskan waktu istirahat dan makan di kafetaria. Dean dan Irene segera bergegas keluar dari guild berencana pulang ke rumah.


Ketika mereka sedang makan di kafetaria sebelumnya, Selena datang membawa beberapa berita mengenai hadiah dan kompensasi Guild hunter untuk Dean. Namun karena kesibukan tertentu guild harus menunda waktu beberapa hari kedepan.


Sebenarnya Dean tidak terlalu mementingkan hadiahnya, akan tetapi Selena bersikeras agar ia menerimanya.


Karena hari yang masih cerah, Irene memohon kepada Dean untuk berjalan-jalan mengelilingi kota sebelum pulang ke rumah.


Melihat wajah adiknya begitu memelas, Dean hanya mengangguk tidak berdaya memenuhi keinginan adiknya.


"Kakak lihat itu, anak anjing itu sangat lucu!".


Irene mengguncang lengan Dean dan berteriak dengan bahagia melihat anak anjing pudel berbaring nyaman didalam kandang.


"Oh..apakah Irene suka dengan anak anjing ini?"


"um..Irene menyukainya!"


Balas Irene dengan antusias.


Vrooomm!!!


Ciiiiittt!!


Dean terkejut melihat mobil jeep militer hijau melaju dengan kencang kearahnya, lalu secara refleks ia memeluk Irene untuk melindunginya.


Namun tiba-tiba mobil jeep militer melakukan drift pendek dan berhenti tepat didepan Dean.


Click!!


pintu jeep terbuka, beberapa pria kekar keluar dari mobil. Salah satu prajurit yang sudah lebih dulu keluar, segera bergegas ke pintu copilot dan membukakannya.


Terlihat seorang pemuda kekar dengan seringai kejam terpampang jelas diwajahnya. Perlahan ia mulai turun dari mobil lalu berjalan santai ke arah Dean.


Pemuda kekar tersebut tidak lain adalah kapten pasukan khusus maddog angkatan darat ibukota. Setelah sampai didepan Dean ia mulai berbicara dengan nada arogan.


"Nak, segera ikut kami kedalam mobil. Sebaiknya kau patuh seperti anjing di kandang itu!!".


Kapten maddog berkata dengan arogan sambil menunjuk kearah anjing pudel yang tertidur didalam kandang.


"Oh...sayangnya, orang di depanmu ini adalah naga raksasa, mobil sekecil itu tidak akan muat!!".


Balas Dean dengan nada santai.


"""........"""


Semua prajurit pasukan maddog terdiam seribu kata. Mereka tidak menduga bahwa ada orang yang jauh lebih arogan dan sombong daripada mereka.


Bahkan berani menyebut dirinya naga raksasa, sang kapten pasukan maddog saja yang begitu arogan tidak berani menyebut dirinya naga.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2