
Heiii semua liat anak muda itu!!dia sedang menyelamatkan anak perempuan itu!,hei anak muda bertahanlah kami akan menolong mu!!"
"Tapi aku tidakk...aaa!!!"
"Romann!!!"
Mereka jatuh Bersama-sama,namun sayangnya Roman,
"Tidak perlu khawatir aku akan melindungimu Sagiri,maafkan aku hanya bisa begini."
"Dukkk...krekk..."
Roman sengaja menjadikan tubuhnya sebagai pelindung untuk Sagiri.Tubuhnya dipenuhi darah,dan mungkin saja tulangnya ada yang patah.
"Hei lihat anak itu terjatuh,aku baru sadar ayo cepat bantu dia!!"Seruan orang-orang dilantai satu.
"A...aku berhasil menyelamatkanmu sekali lagi,tolong lah jangan menangis Sagiri.Aku sukk..."
Karena lukanya begitu parah,Roman tak sadarkan diri.
"Romaaaannn...bangunlah Roman,kumohon maafkan aku,maafkan aku Roman.Kau seperti ini gara-gara aku.Aku mohon bangunlah."
Air mata Sagiri tak terbendung lagi,dia melepaskan air matanya semua hanya untuk Roman yang telah menyelamatkannya.
"Neng menepilah,kami akan membawa temanmu ke rumah sakit.Jika kau mau menyusul ikuti ambulans kami.Cepatlah!"
"Ba...baiklah...Ro...Roman aku maaf.Maafkan aku."
Sagiri pun mengikuti ambulans itu dengan rasa menyesalnya,dia sangat takut dan bersalah.Karena kecerobohannya dia sampai membuat Roman masuk kerumah sakit.
Sesampainya dirumah sakit dia mengikuti para suster yang membawa Roman ke ruang operasi.Karena lukanya begitu parah.
"Maaf mbak,mbaknya gak boleh masuk.Kami akan melakukan operasi.Karena luka pasien sangat parah.Berdoalah agar temanmu ini selamat."
"Baiklah saya mengerti,aku mohon sembuhkan teman saya Sus.Soal biaya tak perlu dikhawatirkan.Aku mohon Sus."
"Baiklah kami akan berusaha sebaik mungkin."
Karena berita itu sampai menyebar kemana-mana,mana ada Ibu yang tidak merasakan anaknya sedang kesakitan.Karena melihat di Televisi,Ibunya Roman bisa mengenali Roman dengan air mata yang mengalir.Setelah itu,Ibunya dan Adiknya Roman mencari rumah sakit yang ditempati Roman.
"Apakah ini rumah sakit yang tempatnya anak yang terjatuh di mall pak?"tanya Ibunya Roman kepada penjaga pintu rumah sakit.
"Iya bu,sekitar empat puluh menit lalu ada anak muda yang dibawa ambulans dari Mall."
"Biarkan saya masuk,saya Ibunya kumohon."
"Baiklah bu tunggu sebentar...Silahkan bu."
"Iya terima kasih."
Sampai ke ruang utama,Ibunya Roman menanyakan dimana kamar yang ditempati Roman.
"Bu saya mau mencari anak saya yang bernama Roman Aditiya,dia pasien yang jatuh dari Mall."
__ADS_1
"Ohh iya bu,tidak lama ia sekarang ada diruang operasi."
"Ya ampun anakku Roman,dimana Ruangnya Sus?"
"Dari sini ibu kesebelah kanan ya bu,nanti lurus saja Ibu akan ketemu temannya perempuan yang sudah menunggunya dari tadi."
"Baiklah terima kasih Sus."
Ibunya Roman dan Kaguya pergi mencari ruang operasi,dan akhirnya mereka menemukan Sagiri yang sedang menangis.
"Neng Sagiri!!!apa yang kamu lakukan dengan anakku hah???"
"Maafkan aku tante aku..."
"Aku tidak mau tau apa yang kau lakukan,Roman rela berbohong akan pergi kepada Tante.Tapi apa yang kau lakukan kepada anakku.Bagaimana yang akan terjadi dengan Roman."
Ibunya Roman terus saja menangis karena tak menyangka anaknya berbohong dan mendapatkan musibah seperti ini.
"Kak Sagiri aku tidak tau ternyata kau sangat jahat,kau membiarkan Kakak ku sampai seperti ini.Aku membenci kak Sagiri!!"
"Bukan ini salah paham Kaguya...Romanlah yang..."
"Sudah pergilah kau dari sini,aku tidak mau melihat wajah mu,orang kaya memang beruntung.Hanya memanfaatkan orang miskin tanpa mempunyai perasaan!"
"Tapi tante kita belum tahu informasi dari dokter."
"Sudahlah pergilah,aku tidak mau mendengarkan mu!!!kau lah yang membuat Roman seperti ini...Pergilah cepat."
Sagiri pergi meninggalkan Ruang operasi dengan rasa bersalahnya.Dia ingin membalaskan perbuatan Roman.Sagiri pergi menuju ruang utama rumah sakit dan membayar operasi dan ruangan untuk Roman dengan kartu debit yang saldonya sangat banyak itu.
"Saya akan membayarkan operasi dan ruangan untuk teman saya yang tadi Sus."
"Baiklah,mau bayar pake apa?"
"Pakai kartu ini ya."
"Baiklah silahkan tunggu ya."
Dalam hati susternya"Ini saldonya banyak sekali apa anak ini sangat kaya?"
"Baiklah Mbak,ini kartunya.Sekarang pasien sudah tidak punya biaya apapun lagi sampai sembuh."
"Iya terima kasih Sus."
Sagiri pun pergi meninggalkan rumah sakit dan ingin pulang.Tapi sesampainya dirumah.
"Sagiri apa yang terjadi padamu,kenapa bajumu penuh dengan darah?apa kau baik-baik saja?"Tanya Papa mama dan keluarga Sagiri.
"Aku baik-baik saja tapi Roman..."
Kembali menangis lagi Sagiri karena mengingat Roman.
"Roman kenapa?apa dia yang jatuh di Mall itu?"
__ADS_1
"Iya benar,dia menyelamatkan nyawaku.Aku benar-benar menyesal.Ini semua salahku."
"Jangan bilang begitu Sagiri,lebih baik kita pergi kerumah sakit saja."
"Tidak boleh mah,Ibunya Roman telah marah kepadaku.Dia sangat marah kepadaku."
"Baiklah apa kau sudah membalas perbuatannya Roman sekarang?"
"Aku sudah membayar semuanya dengan kartu ini,sekarang Roman bisa beristirahat dirumah sakit dengan tenang tanpa memikirkan biayanya.Dan tanpa diketahui keluarganya."
"Ya sudah kamu sekarang mandi dan ke kamar saja.Nanti kamu juga bisa tenang."
"Baiklah Mah."
Setelah mandi dan menemangkan diri,Sagiri masih saja terus menangis karena tidak bisa mengetahui keadaan Roman yang sekarang.Dia tidak tau dengan yang terjadi selanjutnya.Dia tak nafsu makan,tak bisa tidur,pikirannya hanya terbayang-bayang dengan Roman.
"Aku tidak tahu apa yang terjadi pada diriku,aku harus menemui Roman besok,aku tidak akan kesekolah.Aku tidak tahu harus menjawab pertanyaan teman-teman dikelas.Ini salahku aku harus bertemu Roman tanpa diketahui siapapun.Aku sudah membulatkan tekadku ini.Tidak akan ada yang bisa mencegahku!"
Kebesokannya.
"Sagiri ini sudah siang,apa kamu tidak mau sekolah?"
"Aku tidak enak badan bu...aku ingin tidur saja."
"Baiklah nanti pergilah kemeja makan ya."
Ketika Rumah sudah sepi,Sagiri langsung keluar diam-diam.
"Non ini bukannya sudah terlalu siang?apa tidak terlambat?"
Karena Sagiri menggunakan seragam sekolah,tentu saja pak satpam menanyakan hal itu.
"Iya tidak apa apa kok pak,memang masuknya siangan."
"Oh baiklah non silahkan,maunya pakai angkot ya?"
"Iya pak,saya pergi dulu ya."
Akhirnya Sagiri sudah didalam angkot,dia akan menuju kerumah sakit.
"Pak dirumah sakit depan berhenti ya."
"Iya neng."
Sudah sampai dirumah sakit Sagiri pergi menuju ruang utama Rumah sakit dan menanyakan apa dia bisa menjenguk temannya itu.
"Sus,saya temannya pasien Roman yang kemarin,apa saya bisa menjenguknya sekarang?"
"Ah iya Mbak,pas sekali ini jam delapan pagi.Tapi jangan berisik ya Mbak pasien sedang istirahat.Ruangannya di lantai lima yang tulisan ruang teratai tiga ya Mbak."
"Baiklah Sus,terima kasih ya."
"Tanpa ragu Sagiri menuju keruangan itu,mumpung keluarga Roman belum menjenguknya ia bisa menemui Roman walaupun hanya sebentar.
__ADS_1