Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Siapa Chelsea sebenarnya?


__ADS_3

Setelah bermain play station cukup lama hingga sudah menunjukkan jam 10 malam.Karena mereka berdua juga sudah sama-sama mengantuk,mereka memutuskan untuk tidur.


"Ahh Chelsea,kyaknya udah malem nih.Aku tidur dulu aja ya."Ucap Roman.


"Hooahhfft,iya ya gak kerasa udah malem.Aku tidur sama kamu aja ya."Ucap Chelsea sambil menguap.


"Ehh mana boleh lah,kau tidur saja dikamar.Aku akan tidur didepan TV saja."


"Ehh kenapa?padahal kan kesempatan kamu juga loh."


"Ahh gak ya enggak lah,aku gak mau."


"Iyaa iyaa,itulah yang membuat kamu semakin imut ya."


"Apanya yang imut?"


"Ahh nanti juga kamu tahu.Yaudah selamat malam."


"Ahh iya."


Apaan yang imut,muka aku aja pas pasan.Haduhhh.


Chelsea pun tidur dikamar dan Roman di depan TV,semuanya lancar-lancar saja sebelum Chelsea bangun dan pindah didepan TV dan hanya menggunakan pakaian dalam.


"Hmmfft,sudah pagi ya...Aaa...Badanku berat sekali.Che...chee..Chelsea?"


"Ahh?selamat pagi."


"Hoii kenapa kau tenang begitu,pakailah bajumu.Terus kenapa kau tidur disini."Ucap Roman mendorong tubuhnya Chelsea.


"Ohh soal itu aku gak bisa tidur dikamar,aku masih ngantuk.Tidur lagi aja yuk."Ucap Chelsea sembari merangkul Roman untuk kembali tidur.


"Ahh...Tunggu nanti bisa salah paham disini,Oyy sudah pagi tukang tidur!"Ucap Roman yang berusaha melepaskan pelukan Chelsea.


Sial!tangannya kuat sekali,aku tidak bisa bernafas.


"Huuh mulutmu berisik sekali,ayo tidur saja...mmmh."Ucap Chelsea yang langsung mencium Roman.


"Mmm...hh!?."


Hebat!sensasi apa ini?tidak! Tidak! Tidak!,ini tidak boleh.


"Ahh...Sudahlah aku mau mandi,kau pun juga mandilah."Ucap Roman sembari berusaha melepaskan pelukan Chelsea.


"Iyaa...iyaa mandi bareng yak."


"Gak!"


"Ehh kenapa?"


"Apa kau tidak sadar ya ampunn."Ucap Roman sambil berlari menuju kamar mandi.


Setelah mereka berdua selesai mandi,Chelsea mempunyai permintaan kepada Roman.


"Maaf Roman."Ucap Chelsea.


"Mmh?maaf apa?" Tanya Roman.


"Aku punya tujuan lain juga selain pergi dari rumah."


"Tujuan apa,kalau kau mau,aku bisa bantu kok."


"Ehh?benarkah?"

__ADS_1


"Ahh iya mungkin kalo gak aneh hehee."


"Sebenarnya aku juga anak panti asuhan yang sama sepertimu,aku juga tidak tahu siapa Ibu kandungku."


"Woyy,jangan langsung menyimpulkan.Memangnya kau mempunyai bukti apa?"Tanya Roman.


"Kakakku yang bilang,waktu dia kecil.Aku diambil oleh Ibu dipanti asuhan dan katanya panti asuhannya dekat dengan daerah sini.Jadi aku memutuskan pergi dari rumah dan kekota ini.Siapa tau aku juga bisa nemuin panti asuhannya juga.Dan menemukan Ibuku."Cerita Chelsea.


"Jadi begitu,karena kau bilang begitu aku juga kasihan dan juga ingin mencari Ibuku juga.Siapa tau juga ada dikota ini."


"Terima kasih Roman,jadi ayo kita cari sekarang."


"Ahh iya sama-sama,jangan ditarik tarik juga ya."


"Ahh maaf ya."Ucap Chelsea sambil tersenyum.


Manisnya.Mungkin karena dia bahagia kali ya.


Setelah keluar dari apartemen,mereka bertanya-tanya kepada orang dimana saja panti asuhan disekitar kota ini.Setelah itu,panti asuhan ke 9 mereka kunjungi.


"Permisi."Ucap Chelsea.


"Iya ada yang bisa saya bantu Mba."


"Ah kami ini asalnya anak panti asuhan.Jadi kami juga sedang mencari Ibu kandung kami."


"Ohh Begitu,berapa tahun yang lalu?."


"15 tahun yang lalu,dan 18 tahun yang lalu."


"Namanya?"


"Aku Roman 15 tahun yang lalu,dan ini Chelsea 18 tahun yang lalu."Ucap Roman.


"Ah iya gak papa kok,kami bisa nunggu."Ucap Chelsea.


Setelah mencari cukup lama,ternyata mereka berdua berasal dari panti asuhan yang sama.


"Ini data kalian,silahkan baca sendiri ya."


Setelah membaca berkas mereka masing-masing,ternyata nama Ibu mereka sama dan keduanya menanyakan kepada pekerja panti asuhan.


"Ah Permisi Bu,kok nama ibu kami berdua sama ya?" Tanya Chelsea.


"Iya,kok bisa sama,padahal kan tahun lahirnya beda."Tanya Roman juga.


"Ah tunggu sebentar ya."


Setelah pekerja panti asuhan mengecek berkasnya memang benar mereka saudara kandung dan Ibu kandung mereka sama.Setiap Ibu mereka melahirkan mereka masing-masing,mereka dibawa kepanti ini dengan alasan yang tidak jelas.


"A..a..ah,itu berarti kau?"


"Aku adalah kakakmu,akhirnya aku ternyata punya saudara kandung."Ucap Chelsea sembari memeluk Roman.


"A...aa..lepaskan,itu berarti aku punya kakak?"Tanya Roman.


"Kalau ingin tahu lebih lanjut,kalian bisa tes DNA.Kebetulan panti ini bisa mengecek DNA." Ucap pekerja panti asuhan.


"Baiklah,ayo coba Chelsea."Ucap Roman.


"Ehh?kamu masih gak percaya?"Ucap Chelsea.


"Bukan begitu,cuma mau tes kan apa masalahnya."

__ADS_1


"Hmm iya deh,nurutin adik baruku aja deh."


"Ehh...mhh ya dah."


Setelah mereka mentest DNA,ternyata positif DNA mereka sama dan itu membuktikan bahwa mereka berdua saudara kandung.


"Ahh ternyata benar kau kakakku hhehe."Ucap Roman yang merasa lega.


"Yakan benar,kamu sih gak percaya."Ucap Chelsea sembari memeluk Roman.


"Aduh lagian apa kalian gak sadar,wajah kalian hampir mirip."Ucap pekerja panti asuhan sembari menepuk keningnya.


"Eh masa?coba kita lihat dulu."Ucap Chelsea.


"Aaa...anu kedeketan."Ucap Roman sembari mundur.


"Wahh!benar kenapa gak sadar ya?."


"Haduhh iya haha.Dari awal ngapain aja ya hahahaha."


"Hahaha,mungkin kalau kamu gak ngebolehin aku tinggal diapartmen kamu,mungkin kita gak bakal kaya gini."Ucap Chelsea sembari menunduk.


"Ehh Kak,jangan menunduk,kau lebih tua dariku.Lagian aku juga senang bisa membantu orang."


"Syukurlah aku mempunyai adik yang baik sepertimu."


Mereka pun kembali berpelukan dan pergi pulang keapartemen.Dalam perjalan keapartemen,Roman selalu saja beguman dalam hatinya.


Kenapa baru sadar ya,padahal kelihatan kalau dia mengurusku seperti saudaraku sendiri.Ya syukurlah aku tau asalku walaupun belum bertemu ibu kandungku.


"Kenapa Roman?"Tanya Chelsea.


"Ahh enggak kok,ehh mau beli es krim?"Ucap Roman untuk menutupi kebohongannya.


"Ahh benarkah?kamu yang beliin ya."


"Ahh padahal kau kakakku,yasudahlah iya deh."


Setelah membeli es krim dan duduk ditaman,Roman merasa bingung.Sudah lumayan lama Sagiri dan teman-temannya tidak mencarinya.


Sudah hampir sore tapi tidak ada pertanda apapun,Axzel juga belum berbicara dari kemarin.


"Kenapa Roman?kok es krimnya gak dimakan?"Tanya Chelsea.


"Ahh enggak kok,cuma kepikiran aja...temenku yang kemarin belum nemuin aku."


"Ahh kau mau pulang?"


"Iya sih,tapi aku masih betah disini."


Ternyata dari tadi Linda menyelinap dengan kekuatan menghilangnya.Tapi Chelsea pura-pura tidak tahu.Dan Linda pun menyerang.


"Awass Roman...!"


"Ahhh?"


Chelsea pun mendorong Roman,dan untung Roman tidak mengenai serangan Linda.


"Sial,padahal sedikit lagi."Ucap Linda yang menampakkan Dirinya.


"Apa maumu dengan adikku,kenapa kalian selalu menggangunnya?"


"A...Adik?"Ucap Sagiri dari kejauhan.

__ADS_1


__ADS_2