Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Bukan manusia biasa lagi


__ADS_3

Dimalam yang lumayan dingin dikediaman Roman tepat berganti hari,dalam tidurnya ia bermimpi kembali bertemu dengan dirinya yang jahat.


"Hei Roman apa kabar?"Tanya Roman yang jahat.


"A...aku baik,kenapa kau ada disini."Tanya Roman.


"Aku datang cuma ingin memberitahumu sesuatu."


"Memberi tahu apa?"


"Aku hanya akan mengingatkanmu bahwa kekuatanmu dan Teman-temanmu harus bisa dirahasiakan oleh siapapun.Dan kau harus menjaga pacarmu itu dengan kekuatanmu."


"Oh begitu ya,aku pasti akan melakukannya."


"Dan ngomong-ngomong bagaimana penampilanmu sekarang?kau suka."


"Yaa gak terlalu sih,semua orang terus menerus melihatku."


"Jika kau ingin kembali normal bisa aja kok,tapi rambutmu akan tetap seperti itu bagaimana.Karena perubahan tampangmu sudah lewat satu hari."


"Hmm ya baiklah,tapi Sagiri juga dong?"


"Tentu saja,kan kalian mengalahkanku bersama-sama.Baiklah aku pamit dulu.Nama asliku adalah axzel,roh pemberi kekuatan."


Dan Roman bangun dari tidurnya,dan melihat ke cermin melihat wajahnya kembali normal tetapi rambutnya tetap panjang.


Mungkin seperti ini sudah cukup,yang penting gak dilihatin terus sama orang-orang.


Dan Sagiri pun juga kembali seperti normal kecuali rambutnya.


Hah?kenapa aku kembali seperti semula.Tapi kenapa rambutku tetap sama?hmm mungkin lebih baik rambutku tetap dikucir saja daripada terurai.


***


Jam sudah menunjukkan tujuh pagi,para remaja yang memiliki kekuatan berangkat sekolah tanpa terkecuali.Dan jam istirahat pun telah tiba.Mereka memutuskan untuk istirahat ditempat yang tidak begitu ramai.


"Hmm Sagiri,ngomong-ngomong sekarang rambut kamu suka dikucir ya?."Tanya Linda.


"Iya,aku ingin begini saja."


"Sagiri ternyata benar,tampang kita kembali seperti semula."Ucap Roman.


"Iya kamu juga ya?kenapa rambutnya tidak kembali seperti semula Roman?"Tanya Sagiri.


"Semalam aku bermimpi bertemu Axzel,dia itu diriku yang jahat.Dia hanya berpesan kita semua harus merahasiakan kekuatan ini dari siapapun.Dan dia menawarkanku tampangku kembali seperti semula dan aku sekarang kembali seperti ini."Ucap Roman.


"Emang lu gak suka ganteng ya man?"Tanya Rhafi.


"Ya gak lah,emang enak apa diliatin orang terus."


"Yaa santai dong,gua kan cuma nanya.Oh iya man sini gua bisikin."Ucap Rhafi.


"Apa?"


"Gua udah tau kekuatan gua."Ucap Rhafi.


"Oh udah ya?."


"Iya terus katanya semuanya udah tau kekuatannya."


"Emm gimana kalo kita liat bareng-bareng digedung yang terlantar kemarin,disana tempatnya sepi."


"Baiklah pulang sekolah kita kesana.Kalian setuju?"


"Yaa."Ucap anggota yang memiliki kekuatan.


Dan bel pulang sekolah pun berbunyi,mereka semua menuju gedung yang terlantar yang lumayan jauh dari sekolah.


Semuanya pun mempelihatkan kekuatan mereka masing-masing.Rhafi teleportasi,Sagiri mengendalikan gravitasi,Linda menghilang,Ariel menghipnotis,dan Siska terbang.


"Ehh Ariel,kalo kekuatanmu menghipnotis,diantara kita harus ada yang mau menjadi relawan dong.Iya kan?"


"Iya tuh man,siapa yang mau?"


"Aku mau mencobanya."Ucap Sagiri.

__ADS_1


"Ehh beneran?kamu mau coba Sagiri?"Tanya Linda.


"Iya dah,aku mau coba."


Ariel pun memperlihatkan mata hitam menyalanya,dan Sagiri pun benar-benar tertidur dan bersandar pada Roman.


"Eh...eh...ehh?beneran tidur.Kapan bangunnya Ril?"Tanya Roman yang berusaha menggendong Sagiri.


"Ehh gak tau sih,adek gua kemaren bangunnya pagi-pagi hehe."Ucap Ariel yang menggarukkan kepalanya.


"Hah??bagaimana ini bangunlah heyy?"Ucap Roman yang sembari membangunkan Sagiri.


"Gimana sih Ariel,kalo dia begitu.Nanti dikira kita ngeracunin dia,padalah mah enggak."Ucap Siska yang kesal kepada Ariel.


"Ya maaf,dia kan yang mau jadi relawan.Ya gua lakuin."


"Hey Roman,kau mau membangunkan dia?"Ucap Axzel didalam tubuhnya.


"Eh ya tentu saja,bagaimana caranya?"


"Mudah saja kok,kau hanya perlu menciumnya dan dia akan sadar."


"Apa?disini ada teman aku."


"Cepatlah,sebelum dia tidur lebih lama!"


"Ahhh baiklah,ini supaya Sagiri sadar.Aku tidak ada niatan mesum apapun."


Dan Roman pun mencium Sagiri didepan teman-temannya.Dan temannya pun sangat terkejut.


"Eh man lu ngapain?lagi tidur lu beraninya cium dia."Ucap Rhafi.


"Berisik lah,ini juga agar dia bangun."


Dan benar,Sagiri pun terbangun sambil digendong oleh Roman.


"Ehh?apa aku tertidur.Ehh?Roman kenapa kau menggendongku."Ucap Sagiri sambil malu.


"Ahh tidak kok.Gak apa-apa hehe."


"A...a...apa?cium?kenapa Roman."


"Ahh enggak ini perintah dari Axzel,ini cara supaya kamu bangun aja.Aku gak ada niatan lain kok.


"Eh tapi kalo kaya gitu ditempat sepi aja ya."


"Ehh ahh,udahlah gak usah dibahas."


"Ciee Roman cie hahaha."Ucap Ariel dan Rhafi.


"Wah Romantis sekali ya,kalo mau ngelakuin kami bisa kasih privasi kok.Yakan semuanya."Ucap Linda.


"Ahh enggak udahlah kita pulang aja."


Mereka pun pulang kerumah masing-masing.Kecuali Roman dan Sagiri yang sedang menunggu angkutan umum.


"Ehh Roman?"


"Iya?ada apa?"


"Kita kecafe dulu aja yuk.Nanti pulangnya aku telpon supir pribadiku aja."


"Ehh gak papa nih?aku gak bawa uang gimana?"


"Gak papa aku yang traktir,anggap aja perayaan kamu udah sembuh total."


"Hmm ya boleh juga sih,tuh angkotnya udah dateng.Yuk berangkat."


"Ya,ayo."


Setelah itu,sampailah mereka dicafe yang tidak begitu ramai.


"Kamu mau pesan apa Roman?"


"Aku ngikut aja deh.Terserah kamu."

__ADS_1


"Hmm yaudah deh,kita makan mie goreng sama jus mangga aja ya."


"Hm boleh juga tuh."


Setelah memesan,tak lama kemudian pesanan mereka pun sampai.


"Mm Sagiri aku boleh nanya?"Tanya Roman yang sambil mengunyah makanannya.


"Boleh aja kok,mau tanya apa?"


"Kamu memiliki kekuatan seperti sekarang,kamu bahagia atau sengsara?"Ucap Roman yang sedikit berbisik pada Sagiri.


"Hmm gimana ya,awalnya sih aku gak suka.Karena aku memecahkan gelas karena kekuatan ini.Jika kedepannya kita akan banyak tantangan,aku akan berusaha menggunakan kekuatan ini dengan baik kok."


"Begitu ya,iya juga sih.Jika aku tidak bisa menguasai kekuatan ini,akibatnya akan sangat fatal."


"Tapi yang lebih baik,kamu sudah sembuh sudah membuatku bahagia kok Roman."


"Iya juga ya,terima kasih ya,ini semua juga berkat kamu."Ucap Roman sambil mengelus rambutnya Sagiri.


"Hmm iya."


"Sagiri mau aku suapin?aku kan belum gantian pas kamu nyuapin aku dirumah sakit jiwa kemarin."


"Hmm yasudahlah.Mumpung sepi juga."


"Baiklah,inih aaa..."


"Aaa....mmm enak ya Roman."


"Ya pasti dong.Aku gitu loh."


Selesai makan,cafe mulai sepi walaupun belum begitu sore.Roman pun ingin berterima kasih kepada Sagiri.


"Sagiri kau tahu?"


"Tahu kenapa Roman?"


"Kau begitu imut sekarang,aku jadi makin mencintaimu."


"Kamu juga lebih ganteng kok,aku juga mencintaimu."


"Boleh aku menciummu sebagai tanda terima kasih ku?"


"Eh tapi kan kita dicafe."


"Kan sepi liat kan?"


"Hmm ya sud...mmm...mmm."


Roman pun mencium Sagiri dicafe yang tidak begitu ramai.Mereka sudah mesra dan akrab satu sama lain.


"Kau suka?"Ucap Roman sambil mengelus kepala Sagiri.


"Iya aku suka.Omong-omong aku punya hadiah buat kamu nih."


"Hadiah apaan tuh?"


"Kamu liatnya dirumah aja ya,gak enak kalo disini."


"Hmm yasudah,kita pulang saja yuk."


"Yuk,supirku juga udah dekat nih."


Mereka pun pulang kerumah masing-masing.Roman langsung pergi kekamarnya untuk membuka hadiah yang diberikan sagiri.


"Apa ini?bukankah ini Handphone yang mahal?hadiahnya mahal sekali.Tunggu,kertas apa ini.


*Tertanda untuk Roman:selamat atas kesembuhanmu.Aku sudah membelikanmu handphone nih.Sekarang handphone kita sama.Aku juga punya gantungan handphone yang sama loh,aku menaruhnya dibelakang tempat HPnya.


Kamu warna biru ya,aku warna pink.Maaf bentuknya lucu,aku harap kamu suka.


Sagiri*.


"Hmm bagus banget gantungannya.Akan ku gantungkan diHP baruku aja,aku gak percaya punya pacar yang baik seperti dia.Selalu sabar,tidak pernah menyerah untuk membantuku.Impianku memang tak terduga ya."

__ADS_1


HAI KAKAK-KAKAK SEMUA,MAAF YA UPLOADNYA GAK NENTU.AKU KALO NULIS KALO ADA WAKTU DOANG.BIAR AKU SEMANGAT UP,BOLEH DONG LIKE DAN VOTE HEHEHE😁😊😁


__ADS_2