
"Ohh begitu."
"Kenapa lu jawabnya singkat banget sih."Ucap Rhafi yang sedikit kesal.
"Lah harus jawab apa,kalo suka ya tembak lah.Susah-susah amat."Ucap Roman sambil menunduk dan memasukan tangannya kesaku celananya.
"Iya juga sih,gimana Raf kita ungkapin sekarang aja apa."Tanya Ariel.
"Huuh baiklah,ayo kita lakukan."
"Baiklah,aku akan mengajak Sagiri ditempat lain supaya kalian tidak begitu terganggu saat ngungkapinnya."Ucap Roman yang ingin membantu temannya itu.
Setelah Roman mengajak Sagiri untuk menjauh dari mereka berempat,akhirnya Rhafi dan Ariel berbicara dengan Linda dan Siska.
"Roman-kun,ada apa?"Tanya Sagiri.
"Gak ada apa-apa,nanti aku omongin,ada tempat yang ingin aku kunjungi bersamamu."Ucap Roman yang mengajak menjauh dari mereka berempat.
Setelah cukup jauh,Roman pun menceritakan apa yang akan terjadi kepada Sagiri.
"Jadi begini,Rhafi sama Ariel mau ngungkapin perasaannya ke Linda sama Siska."Ucap Roman.
"Ehh begitu ya,gak salah juga sih.Sering banget bermain bersama ya pasti ada rasa suka."Ucap Sagiri yang sedikit tertawa.
Rhafi pun mengajak Linda ketempat yang tidak begitu ramai untuk mengungkapkan isi hatinya.Dan sama dengan Ariel yang hanya berbeda tempat.
Setelah Rhafi mengungkapkan rasa pada Linda,Linda pun menjawab sambil sedikit tertawa dan terharu juga.
"Mmm...moohh sudahlah aku menerimanya.Aku tau memang kita sering bertengkar dihadapan mereka,walaupun begitu aku pun juga suka sama kamu Rhafi."Ucap Linda yang menangis terharu.
"Yeeessa akhirnya aku diterima."Ucap Rhafi yang ingin memeluk Linda.
"Ehhh,kalo begitu butuh proses ya hehhe..."
"Hahhh??"
Dan Ariel pun juga menembak Siska ditempat yang tidak begitu ramai juga.Karena Siska juga suka Ariel dari dulu,dia pun menerima Ariel dengan bahagia.
"Hmm...ya aku mau kok,dari dulu aku suka sama kamu juga Ariel."Ucap Siska yang sedikit meneteskan air mata.
"Kenapa gak bilang?aku juga dari dulu suka."
"Yaa berarti kita sama-sama bodoh hahahaha."
Siska dan Ariel pun sama-sama tertawa karena menganggap mereka sama-sama bodoh.
Setelah selesai mereka berkumpul untuk kembali pulang kerumah.
"Gimana sukses?"Tanya Roman.
"Oh iya dong,syukur bgt bisa ktrima."Ucap Rhafi dan Ariel.
"Yasudah kalo begitu kalian anterin mereka berdua pulang.Biar mesra gitu hahaha."
"Baiklah,tentu saja."
Setelah Rhafi dan Ariel mengantarkan Linda dan Siska kerumah masing-masing,Roman dan Sagiri juga pulang tetapi sedikit terlambat.Didalam mobil Roman dan Sagiri berbincang bersama sampai kerumah Roman.
"Dahh sampai jumpa lagi disekolah ya."Ucap Roman sambil melambaikan tangannya.
"Iyaa,aku tunggu besok ya."Ucap Sagiri sambil membalas lambaiannya.
Setelah Roman mandi,makan dan selesai belajar,dia memutuskan merebahkan dirinya sambil memainkan handphone barunya.
"Wahh Smartphone mahal memang beda,rasanya seru banget."Gumamnya.
Tiba-tiba terlihat ada pesan dari handphonenya yang bertuliskan.
Selamat malam?Isi pesan dari nomor yang tidak dikenal.
*Ya,selamat malam.
__ADS_1
Aku kelas 12,namaku Citra.Salam kenal ya.
Emm ya,tapi aku tidak pernah melihat kakak.
Kalau begitu besok setelah pulang sekolah,kamu pergi saja kekelas 9c.Aku akan menunggu disana.
Hmm ya baiklah.
Kalau kamu kesulitan mencariku,akan kukirim fotoku ya*.
Setelah itu,Citra pun mengirimkan fotonya untuk Roman,terlihat kakak kelas itu memiliki dada yang cukup besar,wajah yang menggoda,dan sangat cantik.
*Hm ya makasih,kalo gitu aku mau tidur.selamat malam.
Selamat malam,jangan lupa ya.
Hmm ya*.
Setelah selesai chat dengan citra.Roman sesekali melihat foto kakak kelas itu lagi lagi dan lagi.
Ehh,kenapa orang secantik dia belum pernah kulihat ya?mungkin memang aku tidak pernah bergaul dengan siapapun dulu.Tapi yang pasti dia cantik dan berdada besar.
Terlihat seperti Roman mulai terpana dengan foto itu.Dan dia pun teringat pada Sagiri pacarnya.Dia berniat hanya akan menemuinya tak lebih.
Aku tidak boleh terlena oleh dia,ya dia mempunyai dada besar dan cantik.Tapi Sagiri lah yang sudah menyelamatkanku sampai saat ini.
"Heyy anak muda,seperti sedang gelisah ya?"Ucap Axzel didalam tubuhnya.
"Tidak juga sih,aku hanya heran kenapa ada perempuan lain selain Sagiri yang tahu nomorku,dan dia agresif sekali terhadapku."
"Ohh begitu,karena kau sudah sedikit berubah tidak asing kalau kau jadi sedikit populer."
"Hmm iya juga sih,Ehh Axzel?"
"Apa?"
"Selama ini apakah belum ada bahaya yang mengincar kami?"
"Begitu ya,terimakasih penjelasannya.Aku akan tidur dulu."
"Baiklah."
Akhirnya Roman pun tidur untuk melepaskan penatnya hari.Tetapi pada jam 3 pagi dia terbangun.
"Hmm?udah pagi ya."Ucap Roman yang sambil membuka smartphonenya.
"Jam 3?tapi aku susah sekali untuk tidur.Mungkin aku akan bermain game saja sampai jam 6."
Setelah bermain game,Roman pun beranjak untuk sarapan dan mandi.Dia pun kesekolah menggunakan handphonenya dan berangkat menggunakan angkutan umum.
***
Sesampainya disekolah,terlihat teman-temannya sedang menunggunya.
"Selamat pagi Roman-kun."Ucap Sagiri dengan senyuman.
"Pagii,semuanya juga."
"Pagiii Roman."
Terlihat Rhafi dan Ariel sudah mesra dengan pasangan barunya Linda dan Siska.
"Hari ini ada PR?"Tanya Roman.
"Gak ada kok."Jawab Sagiri.
"Matamu kenapa sedikit sayu Roman."
"Ini...anuu aku kebangun dan tidak bisa tidur lagi."
"Ehh kenapa bisa gitu."
__ADS_1
"Entah,untuk menunggu sarapan aku pun bermain game sampai jam6."
"Ehh kenapa gak chat aku sih??"
"Ehh iya maaf...maaf aku lupa.Semalem aku ngantuk banget."
"Mm yaudahlah...Nanti lagi jangan lupa ya."
"Yaaa."
Setelah pelajaran sekolah selesai,dan hendak pulang kerumah Sagiri berbicara kepada Roman.
"Mau pulang bareng?"
"Ehh maaf ya hari ini gak dulu.Aku lagi ada urusan,kalo besok bisa kok."Ucap Roman.
"Ohh,yaudah semoga urusannya cepat selesai ya."
"Yaa,sampai jumpa."
"Sampai jumpa."
Roman pun Segera pergi kekelas 9C untuk mencari siapa orang yang menchat dia kemarin malam.Terdengar suara pesan dari handphone Roman.
*Belum sampai?
Aku dalam perjalanan.
Oke,ditunggu ya*.
Karena Sagiri cukup curiga dia memutuskan mengikuti Roman tanpa diketahui.Dia melihat dari kejauhan dan pelan-pelan mengikutinya.
Akhirnya Roman pun sampai dikelas 9C dan terlihat Citra sendirian dikelas dengan tubuh yang seksi.
Ternyata foto dan aslinya sama,gak pake efek apapun.
"Selamat datang kamu Roman ya."Ucap Citra yang mendekati Roman.
"Iya ini aku,apa kau kak Citra?"
"Iya ini aku,jangan malu gitu dong.Kan disini cuma kita berdua."
"Ehehe iyaa."
"Ngomong-ngomong apa kamu punya pacar?"Tanya Citra.
"Iya,aku selalu bersamanya."
Dalam percakapan itu,Sagiri sampai dan sedikit mengintip.Memang benar,dia menahan rasa cemburunya.
"Apa pacarmu pernah melakukan seperti ini?"Ucap Citra yang sambil membuka kancing bajunya Roman.
"Ehh maaf,sebenernya mau ngapain ini?"
"Aku hanya bertanya sudah pernah apa belum Roman."Ucap Citra yang menempelkan jarinya ke mulutnya Roman.
"Yaa belum,tapi...Aaa...ahh."Desah Roman.
"Kalau begini?"Ucap Citra yang sembari membuka sleting celana Roman."
Tiba-tiba Citra sengaja terpeleset dan menindihkan dadanya kepada Roman.
"Ehh maaf,aku gak sengaja."
"Aaa...aduh berat sekali."
Kenapa dia wangi sekali?ini gak bisa dibiarin.
"Kenapa kamu gak terangsang?inih kamu boleh lakukan apa yang kamu mau kok."Ucap Citra dengan nada manjanya.
Tiba-tiba terdengar suara tas yang jatuh,dan suara orang menangis yang sedang ditahan.
__ADS_1