Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Hari kedua disekolah


__ADS_3

"Huuft...Aku harus berangkat lebih pagi agar bisa memberitahu Sagiri kalau hari ini pelatihan pramuka sesudah pulang sekolah.Kalau pun tidak bisa,setidaknya aku sudah berusaha."


Roman pun sudah sampai digerbang diperumahan elite kediamannya Sagiri.Tapi pastinya ada satpam di gerbang.


"Eh kamu anak muda,mau ngapain kesini?"


"Ini pak,saya mau bertemu keluarganya Sagiri yang baru pindah disini.Bisa gak pak?"


"Maaf ya nak,kamu gak bisa masuk.Tapi kamu bisa ngomong pake telepon rumah."


"Oh oke pak,ini juga sebentar."


"Oke tunggu ya."


Satpam itupun langsung menelepon rumah Sagiri.


"Hallo?perumahan elite Mawar putih nomer 38?"


"Ini saya anaknya,ada yang bisa saya bantu?"


"Ohh,anaknya ya.Kebetulan nih temen kamu mau ngomong sama kamu."


"Si,,siapa namanya?"


"Eh nak siapa namamu?"


"Bilang aja Roman."


"Namanya Roman non."


"Ouh anak yang kemarin ya?antarkan anak itu kesini ya pak."


"Siap non."


"Nak Roman ayo naik motor bapak,kamu disuruh kesana?"


"Haa?kerumahnya.Huh baiklah."


Dalam hati Roman"Huh...nanti ketemu Papahnya Sagiri lagi.Dia bilang nanti aku pasti akan kesini,kalo iya bisa bikin nambah kepedean nanti.Ya sudahlah tugas ku cuma ngasih tau aja gak lebih."


"Nah udah sampe nih.Bapak permisi dulu ya nak."


"Iya pak,hati-hati dijalan."


Roman pun menekan tombol bel Rumahnya Sagiri.


"Ting,,tung,,ting,,tung."


"Ehh Roman ya,ayo masuk."


"Ehh masuk kemana?"


"Ehh...ya kerumah aku lah."


Dalam hati"Aduh aku gak suka ngeliat orang tua itu lagi,tapi ini juga demi Sagiri."


"Silahkan duduk Roman."


"Ehh tunggu kita mau sekolah.Nanti telat gimana?"

__ADS_1


"Tenang kok kan ada mobil pribadi aku."


"Bukan masalah itu,aku kesini cuma kasih tau kalo hari ini ada pelatihan pramuka.Jadi kamu harus bawa alat-alatnya."


"Ehh bener kah?gak sempet lagi."


"Maaf ya baru bilang,soalnya aku gak punya kontak kamu.Jadinya ya kaya gini aku ngasih taunya."


"Eh gak papa Roman,kamu sangat membantu kok.Pertama-tama aku siapin dulu ya,kamu tenang aja kita berangkat pake mobil pribadi aku."


"Hehe iya aku tunggu."


Dalam hati"Haduh pake mobil pribadi lagi,kalo aku berangkat sama Sagiri apa yang ada dipikirin orang disekolah?"


"Ngomong-ngomong Papah kamu kemana ya?"


"Ohh,Papah udah berangkat dari awal dia sangat sibuk."


"Ohh syukur lah."


"Emang kenapa Roman,hehe gak papa kok."


Tak lama kemudian alat-alat pramukanya Sagiri sudah ketemu semua.


"Akhirnya ketemu juga nih Roman,ayo berangkat!"


"Iya ayo."


Mereka pun berangkat dengan mobil pribadinya Sagiri.Mereka saling berbincang dengan seperti biasa.


"Kamu kan gak punya kontak aku Roman,jadi ayo tukar nomor telepon."


"Ini Roman nomor aku."


Dalam hati"Waw...handphone mahal itu,orang kaya mah beda ya gak kaya aku."


"Iya makasih,nih nomorku."


"Okee,ngomong-ngomong Roman handphone kamu udah pecah kaya gini,gak mau Ganti apa?"


"Hehe ga,keluarga aku gak punya banyak uang buat beli handphone.Untuk makan aja udah bersyukur."


"Aku prihatin sama kamu Roman,nanti pulang sekolah kita beli handphone baru ya."


"Eehh?buat siapa?"


"Ya kamu Roman.Aku gak tega sama kamu.Anggap saja aku membalas kebaikanku disekolah dan melindungi aku saat dikantin kemarin,Plis ya Roman."


Dalam hati Roman"Aduuh wajahnya imut banget,gak tega kalo aku bilang gak yaudahlah."


"Iya terima kasih,kalo mahal gak usah ya hehe."


"Tenang Roman,aku udah ceritain ke Papa tentang kamu yang ngelindungin aku pas dikantin,jadi kalo kamu mau apa,bilang aja ke aku nanti Papa bayarkan.Termasuk handphone."


"Hehe makasih,maaf ya sebelumnya.Bukankah itu terlalu berlebihan?"


"Haha gak papa Roman,kamu juga yang nyelametin aku,setidaknya aku nyelametin handphone kamu juga."


"Iya dah sekali lagi terima kasih.Ngomong-ngomong Sagiri kamu dari tadi pake bahasa Indonesia lancar banget,udah bisa ya?"

__ADS_1


"Iya nih,semalem aku belajar dikit."


"Wah belajar dikit udah lancar apalagi banyak,sekamus kamu bisa hafal."


"Apaan sih Roman gak lucu deh."


"Hehe maaf bercanda."


Tak lama kemudian,mereka pun sampai kesekolah dengan pandangan gerbang yang sepi."


"Jangan jangan kita terlambat,ayo cepat sagiri mumpung satpam belum melihat kita."


"haa iya Roman."


Mereka pun sampai kekelas dengan tergesa-gesa.


"Maaf kami terlambat...haah...haah."


"Kalian terlambat 5 menit,tapi gak papa ini peringatan buat kalian ya."tegur bu Siti guru sejarah.


"Baik bu."


Salah satu anak yang menyebalkan menurut Roman bertanya kepada Roman."


"Roman kamu apain Sagiri itu,sampai kau pegang tangannya dan berkeringat bersama.Jangan-jangan?"


"Jaga ucapanmu sialan,aku tidak seburuk itu!"


"Ah masa sih?"


Sagiri menjawab meluruskan pembicaraan Roman.


"anu...Kami hanya terlambat dan gak lebih dari itu."


Bu Siti menasihati anak-anak yang bertengkar itu.


"Sudah-sudah jangan ribut,pelajaran mau dimulai ini.Kamu Roman Sama Sagiri duduk ditempatnya masing-masing."


"Baik bu."


"Duh capek banget ya Roman."


"Haduh iya,dimarahin lagi.Gak apa apa lah ya hehe."


"Iya hehe...jangan lupa pulang sekolah nanti ya."


"Ehh Sagiri jangan keras-keras."


Hampir semua anak yang didekat mereka mendengar rencana mereka pulang sekolah.


"Ehh...Ehh kalian pulang sekolah mau ngapain hayo ngaku Roman."


"Jangan-jangan hubungannya udah jauh ya."


"Roman udah agresif nih."


"Hayoloh Roman."


"iituu...dengerin aku dulu semuanya...Anuu."

__ADS_1


__ADS_2