
"Ehh papah,lagi ngapain?"tanya Sagiri kepada papahnya.
"Ehh ini papa kamu Sagiri?"
"Iya,Ini papah aku."
Papahnya Sagiri bertanya kepada Sagiri"Siapa anak ini Sagiri?kenapa bisa ada disini?"
"Ini pah yang papah minta,kan katanya kalau aku dapet temen baru suruh kesini.Nah ini anaknya pah."
"Eh begitu ya."
Roman pun memperkenalkan diri kepada papanya Sagiri."Nama Saya Roman pak,saya temen tempat duduknya anak bapak,salam kenal."
"Ehh iya,maaf atas perlakuan saya yang tidak mengenakan,ngomong-ngomong kamu tampan juga ya."
Dalam hati Roman"Yaelah udah tua mikirinnya itu doang."
"Haha gak kok pak biasa aja kali."
Teh yang dipesan Roman akhirnya sampai juga dihadapannya.Setelah itu Ayah sagiri Tuan Dava yang lahir di Indonesia dan menikahi orang Jepang berbincang dengan santainya.Ya walaupun Roman gak suka berbicara dia hanya mendengarkan dan menjawab apa yang ditanyakan tuan dava.
"Kamu Roman tinggal dimana?"
Saya tinggal di daerah Cirapa pak."
"Ohh deket juga sih dari sini.Kamu dirumah sama siapa aja?"
__ADS_1
"Sama Ibu dan Adik saja pak,Ayah saya bekerja di ibu kota."
"Ohh begitu,Jadi gimana menurut kamu tentang Sagiri anak bapak?"
"Gimana maksudnya pak?"
"Dia kan cantik,terus baik lagi.Masa sih kamu temen tempat duduknya gak tau."
"Ehh iya sih pak.Anak bapak cantik kok."
"Jadi kamu tertarik gak,kamu soalnya kayaknya anak baik."
Roman kaget dan tak menyangka seperti dia sudah direstui begitu saja.
"Maaf pak sebelum.Singkatnya apa ya pak biar saya jelas."
"Ehh bukannya gak mau ya pak,kami juga baru kenal.Hubungan kami gak sejauh itu,kami cuma teman."
"Masa sih?kok keliatan kamu suka ya sama anak saya."
"Maaf lagi ya pak saya dan anak bapak masih SMA.Saya harus fokus sekolah dulu pak."
Dengan kesalnya Roman pun pergi dari rumah keluarga Sagiri tersebut.Karena Roman bukan cowok murahan yang Bisa terima begitu aja.
"Kamu Roman!pasti akan tertarik dengan anak saya.Ingat itu."
"Dalam HATI"Bapak-bapak kenapa sih biasa kaya gitu.Jadiin anaknya buat umpan."
__ADS_1
Sementara itu Sagiri dari kejauhan menghampiri Roman dengan tergesa-gesa.
"Roman...Roman huh hah huh...kamu kenapa mau pulang?"
"Eh aku ada perlu sama Ibu aku.Tadi suruh pulang udah sore."
"Ya tapi kan.Kamu belum makan."
"Gak papa kok,Ibu aku udah nunggu dirumah.Nanti disekolah ketemu lagi ya.Sayonara."
"Baiklah aku mengerti.Sayonara Roman kun."
Sementara itu Sagiri yang kembali kerumahnya,ditanyai beberapa hal dengan Papahnya mengenai Roman.
"Kamu ada hubungan apa sama Roman?"
"Dia cuma temen sebangku aku.Gak lebih.Udahlah aku mau kekamar."Dengan perasaan marah Sagiri pun kembali kekamarnya.
"Ahh...hehe Roman kerumah aku.Pasti papa tanyain yang gak enak ke Roman,jadinya Roman pulang begitu aja.Tapi ya gak papa lah."
"Eh aduh aku lupa belum minta nomor Roman.Gimana aku tanya kalau aku ada tugas ya."
Semetara dilain orang,Roman berkata"Aduh capeknya.Ada-ada aja Papahnya Sagiri itu.Gak malu ya ih."
"Aku mau lanjutin Anime yang tadi pagi tonton ah.Lumayan seru juga soalnya."
"Ehh besok kan ada pelatihan pramuka.Aduh aku gak punya nomernya Sagiri lagi.Gimana ya dia besok aduh aku kasian sama dia.Masa aku kerumahnya.Gak mungkin lah gua kan orang biasa.Lah gimana ya."
__ADS_1
Secara tidak sengaja pikiran mereka hampir sama.Ingin mendapatkan nomor telepon masing-masing dari mereka.Tapi bagaimana sagiri bisa meyiapkan alat pramuka tersebut tanpa ada pemberitahuan dari siapapun?