Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Kakak kelas penolong


__ADS_3

"Siapa ya?"Tanya Roman.


"Ini aku Sagiri,aku juga bawa teman-teman juga kok."Ucap Sagiri yahh baru saja bertemu Roman.


"Sagiri?teman?Hoii...hoii mungkin kau salah orang.Aku tidak memiliki siapapun,aku yatim piatu aku tinggal disini."Ucap Roman yang menghilangkan ingatannya karena dulu sudah frustrasi.


Rhafi mendekati Roman dan menggenggam kerah jaket Roman dan berkata.


"Jangan pura-pura lupa kau,dia pacarmu!kami semua mencarimu,tapi kau melupakan kami semua hah!"Ucap Rhafi yang mencoba mengembalikan ingatan Roman.


Karena Roman kesal,dia langsung menendang Rhafi dan tersungkur dirumput taman.Dan Linda pun membantu membangunkan Rhafi.


"Kenal juga kaga,kenapa lu ngerusakin baju gua?dasar orang asing!"Ucap Roman sembari membenarkan kerahnya.


"Ehh?permisi ya.Roman apa kau tidak kenal mereka?"Tanya Chelsea kepada Roman.


"Tidak Mbak,aku tidak memiliki siapapun.Aku tidak tahu mereka semua siapa."


"Ehh semuanya maaf ya hehehe,mungkin kalian salah orang."


"Enggak kok ka,dia Roman teman kami yang pergi dari rumah.Dan kami sedang berbicara dengannya."Ucap Linda.


"Teman?sudah kubilang aku tidak punya teman!orang tua ku saja aku tidak tahu.Pergilah!"Ucap Roman.


Sagiri terus saja menangis dari awal,karena apapun itu dianggap salahnya.Ariel mencoba menghipnotis Roman agar tidur.Tetapi Chelsea menyadari hal itu.


"Roman!Mundur!dia mau menghipnotis mu!"


"Ah benarkah?"


Langsung saja Roman dan Chelsea melompat mundur agar tidak terfokus kepada Ariel.


"Sial,padahal sedikit lagi.Maaf."Ucap Ariel.


Karena Chelsea cukup kesal atas perlakuan licik temannya Roman.Chelsea pun langsung berkata sesuatu.


"Kalau ini teman kalian,kenapa cara mengembalikannya licik seperti ini!seharusnya kalian menyadarkannya!"


Linda yang menghilang dari belakang,berusaha untuk membuat Roman pingsan.Tapi Chelsea menyadari hal itu.


"Menunduk Roman!dia berusaha memingsankanmu!"


Roman pun menunduk dan dia berhasil menghindari pukulan Linda.


"Ahh sudahlah,kalian pasti orang asing.Kenapa kalian berusaha menculikku?"Ucap Roman yang begitu kesal.


"Benar,kenapa kalian berusaha menculiknya dengan kekuatan kalian hah?"Tanya Chelsea.


"Itu bukan urusanmu,kami ada perlu dengannya."Ucap Rhafi.


"Mbak Chelsea."panggil Roman.


"Hmm...Iya?"

__ADS_1


"peganglah pundakku,kita pergi dari sini."


"Ehh...I...iya."


Roman dan Chelsea langsung menghilang dan membawa mereka kedalam kamar apartemen Roman.


"Sial,kita gagal kali ini.Kita juga tidak tahu dia dimana."Ucap Ariel.


"Sudahlah,pasti juga tidak jauh dari sini."Ucap Siska.


***


Sesampainya diapartemen,Chelsea merasa terheran kepada Roman.Karena tiba-tiba mereka berada didalam apartemen Roman.


"Ehh...Roman kok bisa disini ya?"Tanya Chelsea sambil sedikit tertawa.


"Maaf Mbak,tadi itu sedang keadaan genting.Aku tak sengaja menggunakan kekuatanku."Ucap Roman yang bicara jujur.


"Ohh begitu ya,aku kira cuma aku yang punya kekuatan."Ucap Chelsea.


"Hah?Mbak Chelsea juga punya kekuatan?"


"Iya,aku bisa melihat masa depan,tapi tidak jauh.Sekitar 10 menit selanjutnya."Ucap Chelsea yang jujur.


"Aku juga punya,tapi aku beragam kekuatannya."


"Ehh...Hebat dong.Ehmm begini Roman.Siapa sih sebenarnya mereka semua."Tanya Chelsea.


"Huhh...Begini Mbak,aku dulu punya keluarga yang lengkap.Aku hidup cukup bahagia dan memiliki pacar,seingatku ada salah paham antara aku dan pacarku yang dari tadi menangis didepan kita itu.Dia tak mau memaafkanku karena aku bertemu kakak kelas dan mengaggapnya aku selingkuh dengannya.Aku sudah tidak dipercaya olehnya.Dia menamparku dan pergi.Tetapi teman-teman dia juga memihak Pacarku dan ikut berbicara tanpa mendengarkan perkataanku.Lalu aku pergi dari rumah."Cerita Roman.


"Beberapa hari yang lalu,aku bertemu dengan ayahku dikota ini.Aku melihatnya pergi ke bar dan selalu bersama wanita.Setelah dia pulang,aku menyegatnya dan bertanya kenapa dia melakukan ini.Tapi dia bilang aku dan adikku adalah anak panti asuhan yang diambil oleh Ibuku karena ibuku tidak bisa memberi keturunan.Dan akupun berpikir tidak tahu siapa orang tua ku siapa."Ucap Roman sembari meneteskan air mata.


Tiba-tiba Chelsea memeluk Roman dan berusaha menenangkan Roman yang sedang putus asa.


"Kamu tidak perlu menangis ya,kamu tidak seharusnya seperti ini.Walaupun dia bukan Ibu kandungmu,dialah yang mengurusmu sampai besar seperti ini.Kau seharusnya bertanya dulu kepada Ibumu."Ucap Chelsea sembari memeluk Roman.


"Mbak...mbak Chelsea.Terima kasih,kau memang penolong."Ucap Roman yang sedikit memberhentikan tangisnya.


"Hmm yaa,kamu jangan menangis lagi Roman.Kamu pasti lapar kan."Tanya Chelsea.


"Ehh yaa...sedikit sih."


"Yaudah kita keluar sebentar.Tapi sembunyi-sembunyi ya.Kita beli bahan makanan buat kamu."


"Eh,Iya terserah deh Mbak."


"Jangan panggil mbak dong,kamu kan sudah menciumku hehee."


"Hah...Tapi kan kamu yang duluan yang menciumku."


"Hahaha...Anak polos memang beda ya."


Setelah itu,mereka pergi kesupermarket dan membeli banyak sekali bahan makanan untuk Roman.

__ADS_1


"Anuu Chelsea?kenapa beli banyak sekali?"


"Ohh gak papa ya,aku juga mau tinggal di apartemenmu."


Sontak membuat Roman batuk dan kaget.


"Ehh kenapa ditempatku?"


"Ya soalnya aku diusir sama yang punya kontrakan,boleh yaa pliss boleh ya.Aku yang bayar kok yaa."


"Ehh...iya deh kalo begitu mah,mau beli apalagi ini?"


"Sudah yuk kita pulang."


Mereka pun pulang dengan perut yang lumayan lapar.Setelah mengeluarkan belanjaan,Chelsea bergegas membereskan bahan makanan dan langsung memasak.


"Mau kemana?"Tanya Roman.


"Mau diberesin sekalian mau masak,kamu mau makan apa?"


"Ehh,masak?ngapain?"


"Ya buat dimakanlah.Ini juga ucapan terima kasihku karena kau sudah mau menerimaku disini.Lalu aku akan membersihkan ruangan ini ya.Kau jorok sekali Roman."


"Ehehehe...iya terimakasih,maaf merepotkan."


"Ahh tidak kok,kamu duduk saja main game.Game kamu juga banyak ya."


"Ya begitulah,aku selalu beli.


Ehh?entah kenapa kami seperti pasutri.Dia handal sekali dalam melakukan pekerjaan rumah.Ya kenapa tidak,Sagiri sudah tidak percaya padaku.Aku menikmati saja hidup ini.


Setelah cukup lama memasak dan menyapu,akhirnya makanan yang dibuat Chelsea sudah selesai.


"Roman ayo makan,kamu laper kan?"


"Ahh iya,ayo makan sama-sama.Wahh makanannya berwarna dan harum sekali.Kamu jago masak ya."


"Ahh iya sedikit sih hehehe...Udahlah aku mau makan."


Mereka pun menyantap makanan dan sama-sama lahap dalam makannya.


"Ahh syukurlah enak sekali,sudah lama aku tidak makan makanan seperti ini."Ucap Roman.


"Ehh?emang biasanya kamu makan apa Roman?"


"Aku makan Mie cup,Pizza,burger dah gitu aja."


"Ehh itu gak sehat loh,sekarang kamu kalo mau makan bilang sama aku aja ya."Ucap Chelsea.


"Ahh iya deh,mau main bareng?"


"Ayolah,gamenya keliatan nya seru tuh.Ayok nikmati hidup ini!"

__ADS_1


"Hahaha,Ayook Chelsea."


Mereka pun bermain play station bersama sambil tertawa bahagia tanpa memikirkan apa itu beban hidup.Chelsea membawa pengaruh baik kepada Roman,yang tadinya Roman pemurung dikota ini.Dia sudah terlihat bahagia dengan kakak penolongnya.


__ADS_2