Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Rencana pulang sekolah


__ADS_3

"Semuanya tolong ngertiin kami dong,kami cuma mau belajar bersama aja,Roman cuma mau ngasih materi yang belum aku pelajari disekolah ini.Cuma itu doang kok."


"Ehh Sagiri kamu sudah bisa bahasa Indonesia sekarang ya."


"Hehe iyaa,tolong ngertiin aku sama Roman ya."


Semua murid merasa terhipnotis dengan kata-kata indahnya Sagiri.


"Ya ampunn,Malaikat tulen.Siapapun yang bisa pacar kamu pasti dia bahagia banget ya Sagiri.Tapi pastinya bukan Roman kan hehehe."


Dalam hati Roman"Cihh...Bawa-bawa gua terus perasaan."


"Hehehe bisa aja,aku sama Roman cuma temen aja kok."


"Okehh kami percaya Sagiri."


"hemm terima kasih."


Pelajaran jam pertama pun selesai,seperti biasa Roman dan Sagiri selalu berbincang seperti saat ini.


"Sagiri sudah istirahat nih,kamu kan kalo istirahat sama aku.Apa kamu gak mau cari teman lain apa selain aku,kamu kan juga butuh teman lain kan."


"Aduuh lancang banget gua.Baru pertama gua ngomong kaya gini ke cewe."kata hati Roman.


"Ehhh?emangnya kamu bosen ya sama aku Roman?"


"Bukan begitu,kan kamu juga berhak mempunyai banyak teman juga.Bukannya aku bosan beneran."


"Ohh begitu ya maaf ya aku salah sangka.Tapi aku gak tau,kamulah yang spesial disekolah ini bagiku Roman.Oleh karena itu aku tidak sadar hanya bisa akrab dengan kamu walaupun aku ramah dengan banyak orang."


"Eee...ehhh?se...se...sepesial?apa maksudnya aku cuma biasa aja kok jangan mengatakan hal yang tidak ada hubungannya dong."


"Justru kamu lah yang luar biasa Roman,kamu jauh berbeda dengan laki-laki yang ada disekolah ini.Hanya kamulah yang paling aku..."


"Akuu apa??"


"ahh sudahlah lain kali saja ya,aku mau bermain sama murid yang tadi pagi aku mengobrol.Dahh Roman kun."


"Dahh Sagiri san."

__ADS_1


Perasaan yang tidak biasa mereka alami disekolah yang biasanya bersama walau hanya jam istirahat dan sekarang tidak,membuat keduanya merasa kekurangan sesuatu.


Sagiri yang biasanya berbicara dengan bebasnya dengan Roman,sekarang ia hanya berbicara yang penting saja kepada teman barunya.


Roman juga yang biasanya bersama Sagiri,ia hanya kembali kepada kebiasaan lamanya yaitu menyendiri didalam kelas.Walau tak sadar,mereka juga sama-sama sedih.


"Mungkin aku harus melihat Sagiri sekarang,Aku takut terjadi seperti kemarin dikantin.Bagaimana juga dia Murid baru."Jiwa kebijaksanaan Roman pun membakar.Ia segera bergegas kekantin.


"Sepertinya baik-baik saja tak ada masalah,aku hanya perlu menjaganya seperti ini."


Bel masuk pun berbunyi,semua murid pun bergegas masuk kekelas masing-masing.


"Bagaimana tadi dikantin?menyenangkan?"


"Iya Linda dan Siska mereka sangat baik kepadaku."


"Syukur lah kalau menyenangkan."


Pelajaran pun berlanjut sampai pulang sekolah.Seperti apa yang Roman katakan kepada Sagiri,setelah pulang sekolah dilaksanakan latihan pramuka.


"Sagiri apa kamu membawa bekal,latihan ini sangat membosankan.Aku saja tidak ingin mengikutinya tapi ini kegiatan wajib mau bagaimana lagi."


"Aku bawa kok,ya jalani saja Roman kun.Hanya seminggu sekali kan?"


"Kamu masih aja suka anime ya Roman gak berubah hehe."


"Hhe ya mau bagaimana lagi."


Ouh ya nanti ki...kita makan siang bersama ma...mau kan?"


"Haaah??"


"Gak mau ya?"


"Bu...bukan begitu,iya aku mau.Cuma saja aku ma...malu."


"Baiklah,latihannya dimulai setengah jam lagi.Ayo kita ke Atas sekolah."


"I...iya baiklah ayo."

__ADS_1


Mereka pun pergi dan menaiki tangga yang membawa mereka keatas atap sekolah.Tetapi"


"Ehh Sagiri chan jangan buru-buru,nanti kamu jatuh."


"Gak papa Roman kun,aku hanya suka melakukan ini."


"Aku hanya takut kamu terluka."


"Gak papa kok Roman."


"A...aduh aaaah Roo...Romaaaaann!"


"Awas Sagiri aku akan aaah."


Akhirnya Sagiri terselamatkan oleh Roman yang jatuh dari tangga."


"Kamu gak papa?kan aku sudah bilang jangan berlari saat menaiki tangga itu sangat berbahaya bagimu."


"Iya Roman terima kasih,maaf aku sudah banyak merepotkanmu.Tapi posisi ini membuatku malu ahh geli i..yahh."


"Ehh maaf aku gak sengaja maaf Sagiri chan."


"Iya gak papa,aku hanya malu tadi untung tidak ada Orang."


Dalam hati Roman"Wangi banget Sagiri,aku duduk disebelahnya tapi tak pernah merasakan bau yang harum ini."


"Aku akan berjalan saja Roman."


"Baiklah Sagiri."


Tetapi saat mereka diatap mereka tidak sendirian.


"Hei kamu yang kemarin ya?Wahh Roman juga?jawab Rui.


"Roman tolong aku,mereka banyak sekali."


"Hei kalian jangan beraninya sama cewek lawan aku satu persatu."


"Hee?Aku punya pisau yang tajam loh.Beneran ini?"

__ADS_1


"Roman jangan lawan dia,dia sangat berbahaya."


"Tidak apa-apa Sagiri ini memang kurang ajar,sini kau maju Rui.Beraninya kau bersenjata."


__ADS_2