
"Roman ini aku Sagiri,udah simpan nomor aku?"
"Ehh,maaf aku lupa.Terima kasih udah ingetin ya."
"Hehe ya sama-sama,jadinya kita janjian jam berapa nih?"
"Ah jam berapa ya,terserah dah ya oke."
"Ohh begitu ya,Bagaimana jam 9 pagi."
"Baiklah,apa tidak apa-apa aku jalan-jalan denganmu?"
"Ehh memang kenapa Roman?"
"Iya gak papa aku hanya tidak layak saja."
"Kamu ngomong apaansih,tentu saja kamu bisa jalan-jalan bersama dengan ku."
"Terima kasih banyak,ketemu dimana?"
"Kamu menunggu saja digerbang perumahan ku Roman.Aku akan memberitahu pak satpam."
"uhhh?...Baiklah aku mengerti.Ya sudah ya aku akan tidur,agar bisa menjalani hari yang belum pernah kualami besok hehe."
"Okeh baiklah,aku juga akan tidur juga.Selamat malam Roman."
"Selamat malam juga Sagiri."
Mereka pun mematikan ponsel mereka masing-masing,dan beranjak untuk tidur.Kebesokannya.
"Wah sudah jam 7,aku akan segera bersiap-siap.Aku akan mandi dulu."
"Yosh aku sudah siap tinggal berangkat,sayangnya uang tabunganku kupakai untuk kencan ini.Gak papa lah gak setiap hari inih."
"Onii chan mau kemana?,aku ingin ikut."
"Kakak mau pergi saja sebentar kok,ada yang mengajak Kakak untuk pergi."
"Hah?Apa Kakak sudah punya teman sekarang ya."
Jlebbb"Eh tentu saja,jadi Kakak akan pergi ya.Bilang kepada Ibu Kakak mau pergi ya.Dan jangan beranggapan Kakak ini gak punya teman ya."
"Baiklah Kakak,hati-hati dijalan ya."
"Iya jaga Ibu ya."
"Okeh."
Dirumah Sagiri
"Kamu mau kemana dengan Mobilmu itu Sagiri?"
"Aku hanya Ingin belajar bersama sama Roman Papa."
"Ehh benarkah,ya sudah boleh silahkan.Jangan pulang terlalu lama ya."
"Ya baiklah Papa,aku pergi."
"Hati-hati dijalan ya."
Dalam hati Sagiri"Tak kusangka cara ini sangat efektif,aku menyesal berbohong kepada Papa,tapi mau gimana lagi.Maafkan aku papa."
Roman pun sudah sampai diperumahan yang Sagiri tinggali.
"Nak Roman ya."
"Iya pak satpan.Sagirinya ada?"
"Dia sedang kesini sebentar lagi,jadi tunggulah sebentar ya."
__ADS_1
"Baiklah."
Tak lama kemudian Sagiri pun keluar dari gerbang dengan mobil mewahnya.Bola mata berwarna biru,bulu mata lentik,alis yang menawan,pipi yang manis,rambut ponytail,bibir yang merona mendekati Roman dengan senyuman manisnya.
Dalam hati Roman"Aku tak menyangka bisa jalan-jalan yang semacam kencan dengan anak orang kaya yang sangat cantik ini.Benar-benar impian yang takterduga."
"Roman kenapa kamu diam saja?ayo cepat masuklah,nanti kita kesiangan loh."
"eh...ah...anuu iya aku hanya sangat kagum,kamu bisa secantik apabila berdandan.Padahal apabila natural pun kamu juga cantik."
"Ro...Roman,sudahlah aku malu ada pak satpam.Ayo cepat masuklah sekarang."
"Baiklah maaf atas kelancanganku ini."
Pak satpam menutup gerbang dan meyebrangkan mobil Sagiri.
"Selamat jalan nona muda dan nak Roman hati-hati dijalan ya."
"Baiklah pak kami pergi dulu."kata Sagiri.
Saat dalam perjalanan mereka berbincang akan kemana terlebih dahulu dan bertanya-tanya Roman kepada Sagiri.
"Aku tidak mengira kau bisa mengendarai mobil mewah ini Sagiri,kenapa kau tidak membawa kendaraan ini untuk berangkat sekolah aja?"
"Iya,walaupun aku ditawarin oleh Papa sebelumnya,tapi aku menolaknya karena aku tidak ingin terlihat mewah untuk belajar."
"Oh begitu ya,jadi karena itu kau menyewa supir untuk antar jemput sekolah ya."
"Iya benar sekali."
"Ehh...Roman bagaimana kita ke mall itu saja,sekalian ke cafe kita beli handphone kamu."
"Apa...kau masih ingat dengan handphone?aku kira kau melupakannya."
"Hehe tidak kok,aku tidak akan pernah melupakan kebaikan mu dan kencan ini."
"Ehh?sudahlah ayo cepat kita kesana.Lebih cepat lebih baik kan hehehe."
"Hehe maaf maaf,sudah sampai aku akan pergi ketoilet."
"Ehh?kenapa gak dari tadi saja.Yaudah cepetan ya."
"Baiklah tunggu lah sebentar ya."
Sesampainya ditoilet,Roman tidak bisa menaham Rasa bahagianya.Karena pertama kalinya bagi Roman.
"Apa yang harus aku lakukan dengan kencan ini,aku tak berpengalaman apa apa.Ini rasanya salah.Dia lah yang membayar semua.Aku hanya menikmatinya,ini sangat tidak benar.Tapi setidaknya aku akan berusaha untuk kencan ini."
"Ohh sudah ya,bagaimana sudah lega?"
"Iya nih,ayo kita pesan makanan disini.Aku saking semangatnya sampai lupa sarapan hehe."
"Ehh Roman kamu belum Sarapan ya,ya sudah pesanlah aku juga sama sih aku terlalu sibuk meyiapkan..."
"Apa?menyiapkan apa Sagiri?"
"Ahh tidak kok,ayo kita pesan sama-sama."
"Okehh."
Mereka sudah selesai memesan pesanan yang sama,dan sampai kepada mereka makanan yang mereka pesan.
"Selamat makan!"
"Wah bukankah makanan ini enak sekali?kenyang diperut,lapar dikantong."
"Hahaha,bisa aja kamu Roman bercandanya.Hampir saja aku tersedak."
"Eh maaf maaf aku tidak berniat begitu ya."
__ADS_1
"Iya gak papa,nikmatilah makanannya."
Saat pertengahan makan,Sagiri berbica kepada Roman.
"Ro...Roman kun?"
"Iya Sagiri chan?"
"Apakah kamu ingin mencoba makanan yang aku makan?ini makanlah."
"Ehhh?bukankah itu sama saja kau ingin menyuapiku?"
"Ehh bukan begitu.Bukankah kurang lengkap kalau kencan tidak melakukan ini.Lihatlah disekelilingmu."
"Hahh?mereka melakukan itu semua.Tapiii."
"Ayolah Roman,aku mohon."
"Ya baiklah sekali saja ya."
"Iya bukalah mulutmu,Aaaa..."
"Aaaaa....mmm...mmm."
Kata hati Sagiri bilang"Apa yang kau lakukan Sagiri?Bukankah itu berciuman secara tidak langsung?apa yang ada didalam pikiranmu.Lihatlah dia tidak segan memakannya sampai sendoknya tertutupi oleh mulutnya Roman."
"Tapi aku..."
"Ehh Sagiri?kenapa kamu melamun kaya gitu ayo cepat habiskan lah.Ayo gantian.Jangan curang ya kamu."
"Ehh baiklah aku akan memakannya.Ini dia.Aaaa..."
"enak sekali bukan?"
"Iya ini enak sekali Roman."
Kata Roman dalam hatinya"Mantap,aku sudah memberanikan diriku dalam hal ini.Selanjutnya harus lebih berani."
Tapi Kata Sagiri dalam hatinya"Apa yang aku lakukan?Aku memasukan sendoknya penuh kedalam mulutku.Aku seperti sedang berciuman.Aku sangat malu."
Setelah itu makanan mereka sudah habis.Dan Ingin beranjak ke kios Handphone.
"Sagiri Chan biar aku saja yang membayar,aku mohon."
"Ahh tidak papa Roman,anggap saja ini hadiah kamu yang selalu menyelamatkan aku."
Roman pun tak bisa berkutik dengan ucapan yang halus itu.
"Baiklah,aku akan menunggu dipinggir kios thaitea itu ya.kesini lah jika sudah selesai."
"Okeh baiklah."
Sagiri pun selesai membayar makanan tersebut.
"Sudah ya?"
"Iya sudah...ayo kita ke tempat handphone disana itu yuk."
"Hmm baiklah huuh."
Tapi tiba-tiba mungkin karena Sagiri sangat bersemangat dia tiba-tiba terpeleset dan membentur ke tiang pegangan tangga yang menyebabkan dia terpental dan keluar dari pijakan tangga.
"Hei...hei Sagiri bukankah kau terlalu bersemangat?kau bisa jatuh."
"Tidak apa-apa Roman kita bisa ketinggalan promo yang disana itu."
"Baiklah baiklah pelan dikit dong."
"Ya aku akan a...aduh...ahhh Romannn."
__ADS_1
"Sagiri aku akan aaaaa....Dapat aku mendapatkan tangan mu bertahanlah Sagiri,Tapi aku juga tidak kuuuaaat....ahh tidak aku akan..."