
Seusai pelajaran selesai,seperti biasa Roman dan Sagiri pergi kekantin bersama.Tapi hari ini berbeda,Rhafi,Ariel,Siska,dan Linda mengikuti mereka dari belakang.
"Woyyy...kalian ngapain ngikutin gue?tanya Rhafi.
"Diem lu nanti ketauan,gua sama Siska lagi nguntit mereka.Kayaknya emang mereka pacaran deh."jawab Linda.
"Eh ko sama,gua sama Rhafi juga lagi nguntit mereka nih.Yaudah bareng aja apa ya?Tanya Ariel.
"Boleh juga tuh.Jangan berisik tapi.Awas kalau berisik bisa ketahuan."perintah Linda.
"Santai aja ya kan Ril?"
"Iya dong Raf."
Berjalan sambil mengikuti mereka seperti detektif cinta,sangat lancar.Terlihat Roman dan Sagiri bergandengan sambil mengelus kepala Sagiri.
"Roman ihh...Kata kamu pribadi aja.Jangan disekolah dong.Gimana sih."
"Eh iya maaf gak sengaja hehe...Kebiasaan sih."
"Eh yaudah,emmm lagi dong hehe."
"Kamu ini ya manja sekali."mengelus kepada Sagiri sampai berpindah ke pipi.
"Haaaa??kalian liat kan mereka beneran pacaran.Gak salah lagi inimah."jawab Linda dengan nada yang cukup keras.
"Wehhh kampret,jangan keras-keras ntar ketauan.Kampungan banget sih lu."Jawab Rhafi dengan nada Marah.
"Wehhh kalian ngapain?nguntit ya."Jawab Roman.
"Kaga Man,cuma mau kekanti kok.Bareng aja yuk.Kita kan sekarang temen yakan."jawab Rhafi dengan menutupi kebohongannya.
"Oh ya udahlah terserah dah.Kalian diem aja,gak ikut apa?"
"Eh iya ikut kok."Jawab Linda,Siska,dan Ariel.
Selesai sampai dikantin,Roman dan Sagiri duduk bersampingan.Dan keempat detektif cinta berada dihadapannya dan melihat mereka yang sedang makan bersama.
"Weh inget ya,jangan berisik.Liatin aja mereka sedang ngapain.pura-pura gak tau aja."Bisik Rhafi kepada Ariel dan membisikan kembali kepada Linda dan Siska.
"Kalian ngapain bisik-bisikan dari tadi?"tanya Roman.
"Ah gak kok Roman udah makan aja.Cuma lagi main bisik-bisikan aja kok hehe."jawab Rhafi.
"Gak berguna banget mainnya,mending lu tiduran aja ditanah yakan."
"Sembarangan lu pengen gua mati ya?Sini lu Roman."Bentak Rhafi.
"Mau Ribut ya okehh sini."
Mereka saling menarik kerah baju lawannya masing masing-masing.Tapi Sagiri yang memisahkan Roman dan Ariel yang memisahkan Rhafi sangat kesulitan memisahkan mereka.
__ADS_1
"Roman udah jangan berantem disini,malu diliat orang-orang dikantin kan?"
"Raf udah Raf sabar.Kan kita udah temenan sama dia.Inget itu,kamu kan yang ngajak duluan."
"Ah yaudah lah maafin gue Roman."
"Iya Raf maafin gue juga udah kasar."
"Iya haha santai aja yakan."
"Haha iya iya."
Karena mereka sedang tertawa,tanpa alasan mereka saling dorong-dorongan badan.Tapi Roman tak sengaja mendorong Rhafi terlalu keras dan dan juga membuat Linda ikut tersungkur kelantai dengan posisi Linda dibawah dan Rhafi diatas yang hampir saja menciumnya.
"Eh Raf maaf kekencengannya dorongnya...Lohh Linda ka...ka...kan?"
"Eh Raf kamu ngapain??Tanya Ariel.
"Woyy minggirlah kau Rhafi.Kau mau memerkosa ku ditempat ramai kaya gini gak malu apa?Awass."Jawab Linda dengan nada marah dan sedikit malu.
"Ehhh iya ini gua mau bangun,tapi ini lantainya licin banget nanti gua kepeleset lu diem apa.A...aaaa...aduhhh."jawab Rhafi dan terus terpeleset setelah itu.Sudah jelas Rhafi sudah menindihin Linda.
"Haaaaaa...minggir kamu...kamu sengaja ya."Dengan menendang masa depan punya Rhafi dengan lututnya Linda.Dan sontak Rhafi pun terpental dan menahan rasa sakitnya.
"Lu gak punya otak ya?mikir dong ini sakit tau."
Roman,Sagiri,Ariel dan Siska menertawakan Rhafi dengan lepasnya.
Roman dan Ariel pun menggendong Rhafi dengan bahu mereka masing-masing.Sagiri dan Siska juga melakukannya kepada Linda dan mereka semua pergi kekelas.
"Sakit ya Raf?"tanya Roman dengan cengingisan.
"Ya sakit lah,coba lu jadi posisi gua.Lututnya lancip banget lagi."
"Uhhh sakit itu pasti.Lu sih nafsuan sama Linda."
"Lah lu yang dorongnya kekencengen sih,gimana sih lu."
"Baru juga maafan udah ribut lagi.Kalian gak bisa akur ya?"Bicara Ariel kepada mereka berdua.
"Gak tau nih Rhafi Ril,jadi emosian dia."
"Kan gara-gara lu juga kampret,aduh gimana nih masa depan gua."
"Ya udah gua maaf,lagian kan gak sengaja ngapa sih."
"Iya iya gua maafin.Udah duduk ama pacar lu sana."
"Ouh okhe,enhaknya yha punyha masha dephan yhang indhah mwehehe."
"Aaaa pergi sana kau Roman."
__ADS_1
Jam pelajaran pun selesai,semua siswa akhirnya pulang kerumah masing-masing.Dan seperti biasanya Roman dan Sagiri...
"Roman mau mampir gak nih kerumah aku?"Tanya Sagiri.
"Ah maaf gak dulu ya,kepala aku masih sakit."
"Oh begitu ya,yaudah aku anterin pulang aja ya."
"Emm yaudah deh."
"Ehhh Ril,Lin,Sis kesini cepetan."perintah Rhafi.
"Ada apa Raf?tanya Ariel.
"Liat tuh Roman sama Sagiri pergi pulang bareng apa mau ngapain tuh."
"Ehh anu Rhafi jangan berburuk sangka dulu.Mungkin Sagiri cuma nganterin Roman kerumahnya karena khawatir kepada Roman karena kepalanya masih sakit."Jawab Siska.
"Dengerin tuh bocah mesum,bisanya berburuk sangka doang bisanya."jawab Linda yang masih kesal karena kejadian tadi.
"Mesum apaansih,gak sengaja gua.Dahlah yuk Ril kita pulang aja.Ada nenek lampir disini mah."
"Apalu bilang?sini lu Rhafi."
"Ayo Ril buruan lari ah males banget ngadepin orang gila kaya dia."
"Iya ayolah,gua juga sama.Berisik banget dari tadi."bela Aril.
Mereka semua pun sampai kerumah mereka masing-masing,dan termasuk Roman.
"Makasih ya Sagiri,mau mampir dulu gak?"
"Gak ah ya Man,Banyak PR juga besok.Kamu pasti inget kan???"
"Iya...anu ya ingetlah.Walaupun kepalaku sedang luka PR mah gak lupa dong."
"Eh ya syukur lah,aku tau kok kamu lagi sakit.Nanti aku akan kirim jawabanya kok.Dadah ya."
Roman menghampiri Sagiri yang peka dengan dirinya,dan berterima kasih sambil menyandarkan dagunya dibahunya Sagiri sambil sedikit memegang pinggangnya Sagiri.
"Ro...Roman kamu mau ngapain???"
"Makasih ya kamu peka,kamu memang pacar yang perhatian ya."
"Iya sama-sama,tapi tolong jangan melakukannya disini nanti ibumu bisa tau kan bahaya."
Dan benar Ibunya melihatnya.dan mengatakan.
"Eh kalian ya,kalo kaya gitu diranjangkan bisa."
"Ahhh kepalaku sakit sekali.Maafkan aku Sagiri aku gak tau yang terjadi padaku.Dan ibu ini salah paham tolong mengertilah ya ampunnn."
__ADS_1
Roman tidak tahu mengapa kepala lukanya dapat membuatnya kadang berubah jadi cowok yang nakal,dan kadang jadi biasa aja.