Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Teman senasib


__ADS_3

Kebesokannya,dipagi hari yang sedikit mendung.Roman berencana akan keluar apartemen untuk membeli mie cup,karena kemarin dia memakan mie cup hampir 1 dus.


"Uhh...Udah pagi ya,coba aku lihat persediaan makananku."


Roman melihat lemari makanan,ternyata tak ada apapun yang bisa dia makan.


"Hah?Mienya sudah habis ya.Aku mau keluar bentar buat beli lagi."Ucapnya dengan nada lemas.


Setelah memakai jaket,dia langsung pergi ke supermarket untuk membeli mie cup.Tapi,didalam supermarket terlihat banyak orang tua dan anaknya sedang bermain dan tertawa bersama disupermarket yang membuat Roman teringat kembali.


"Kenapa?kenapa?Orang lain bisa bahagia dengan orang tuanya?kenapa aku tidak mempunyai orang tua?apa aku memang tidak pantas memiliki orang tua?"Ucap Roman yang sedikit mengeluarkan air matanya.


Saat Roman menundukkan kepalanya sembari menangis,terlihat gadis yang sedikit berpakaian seperti laki-laki alias tomboy,mendekatinya.


"Hoii...hoii?Apa kau baik-baik saja?apa kau tidak malu menangis disini?"Ucap gadis tersebut.


"Si...siapa?"Tanya Roman.


"Sudahlah ikut aku,sepertinya kau sedang bersedih.Aku punya tempat yang bisa membuatmu lebih tenang."


Kenapa?gadis ini menarikku begitu saja?padahal aku belum bertanya siapa dia.Dia seperti bukan gadis biasa.


Setelah membawa Roman keluar dari Supermarket,Gadis itu mengajak Roman ditaman yang tidak begitu ramai.Taman tersebut terlihat hijau dan enak untuk dipandang.


"Bagaimana?udah baikan?"Tanya Gadis itu.


"Emhh,Ya...Omong-omong siapa kamu?"


"Ohh!Iya lupa.Maaf-maaf,Namaku Chelsea.Salam kenal ya."Ucap Chelsea sambil tersenyum dan sedikit tertawa.


"Ehmm,yaa.Namaku Roman,salah kenal juga."


"Apa kau lapar?bicaranya pelan gitu?"


"Ahh,Iya sih.Tadi aku mau beli makanan tapi kau malah membawaku kesini."


"Ahh...Maaf maaf.Nih makanlah makanan yang baru aku beli."Ucap Chelsea sambil menodorkan roti lapis.


"Ahh...ya,Terima kasih."


Setelah Roman memakan sedikit demi sedikit dengan rasa malu,karena Chelsea terus saja memperhatikan Roman makan tanpa berkedip sedikit pun.


"Ehh...Anu?"Ucap Roman yang menghentikan kunyahannya.


"Iya...hmm?"


"Kau sudah makan?"


"Sudah kok,sebelum aku membeli roti ini,aku makan ditempat itu."

__ADS_1


"Eh begitu,anuu.Kenapa ya kamu ngeliatin aku terus?"Ucap Roman yang sedikit tertawa untuk mencairkan suasana.


"Ehh enggak kok,aku suka liat orang makan aja.Apalagi makannya pelan-pelan kaya kamu."Ucap Chelsea sambil tersenyum."


Gawat!sudah kuduga perempuan ini tidak waras,tapi dari berpakaiannya dia seperti orang yang pergi dari rumah sepertiku.


"Terima kasih makanannya__"


Tiba-tiba Chelsea mendekati Roman tanpa isyarat.


Gawat!dia dekat sekali.Sudah pasti dia berbeda dengan gadis normal pada umumnya.


"Ehh,kalo boleh tanya.Mbak Chelsea ngapain ya?"


"Hm??kau sepertinya pergi dari rumah dan berenang-senang dikota ini ya?"


"Ehh?kenapa kau bisa tahu?"


"Karena aku juga sama sepertimu."Ucap Chelsea yang menjauhkan mukanya dan duduk disamping Roman.


Walaupun dia pergi dari rumah,tapi dia terlihat seperti tak mempunyai masalah dan ceria-ceria saja.Ada apa dengan dia?


"Kenapa kau pergi dari rumah?"


"Ehhh?beneran nih mau tanya?mau dari awal atau dari intinya aja nih?"Ucap Chelsea sampai terkagum-kagum.


"Ehh...Itu terserah saja deh hehehe."


"Baiklah akan kuceritakan dari awal,hmm.Aku dulu adalah anak pengusaha kaya.Ayahku seorang pengusaha makanan cepat saji.Dan Ibuku adalah seorang model majalah yang cukup terkenal.Aku juga memiliki Kakak yang sangat kukagumi karena dia tampan dan sukses."Cerita Chelsea.


"Hidupmu mewah,kenapa kau pergi dari kehidupan mewahmu?"


"Hmm...Iya juga sih kenapa gak kepikiran ya?"


Ekk...emang ini cewek otaknya udah rusak.


"Tapi,aku tidak menyukai hal itu."


"Eh kenapa?"


"Saat masih kecil,aku selalu dimanja dan aku bisa mendapatkan apapun yang aku mau.Tapi,lama kelamaan aku mulai bosan karena hidupku seakan tidak berguna dan tidak mempunyai kegiatan yang menantang.Lalu,suatu hari aku meminta pelayanan ku untuk memberikanku buku yang judulnya"Cobalah ubah hidupmu menjadi berbeda."


"Ehh...terus kau apakan buku itu?"Tanya Roman.


"Aku membacanya sehari penuh,karena isi bukunya sangat menarik dan aku ingin memperagakannya.Tapi Ayahku melarangku,karena apa yang aku lakukan jauh dari kata sama dengan buku itu.Aku terlalu mengikuti buku itu sampai lebih dari apa yang dianjurkan buku itu."


"Ehh buku yang aneh ya."Ucap Roman.


"Tidak,buku itu tidak aneh.Aku sadar bahwa Akulah yang aneh."

__ADS_1


Hmmph...baru sadar kalau dia ini aneh.


"Lalu,setelah Ayahmu melarangmu.Apa yang kau lakukan?"


"Aku meninggalkan buku itu dan mulai menjalani masa mudaku dengan apa yang aku mau.Bermain bersama teman,berolah raga,dan selalu kecafe setelah pulang sekolah."


"Terus jika masa mudamu menyenangkan,kenapa kau bisa disini."


"Suatu hari,ada anak laki-laki yang terkenal disekolahku menyatakan cintanya padaku.Karena akupun juga suka sama dia,Akhirnya kami berpacaran lancar selama 1 bulan.Tapi setelah itu,1 bulan 1 minggu kami.Dia membawaku ketempat yang belum pernah aku datangi.Ternyata tempat itu adalah hotel untuk melakukan **** bebas."


"Hah?bagaimana setelah itu?apa kau selamat dari dia?"Tanya Roman.


"Iya,setelah dia membawaku kekamar yang dia sewa,Aku pergi kabur saat dia didalam toilet.Syukurlah aku selamat saat itu.Aku memutuskan hubungan kami dan aku tidak pernah mechat dia ataupun berbicara hingga hari kelulusan sekolah."


"Memang brengsek sekali itu laki-laki."


"Hmm kau menganggapnya brengsek?tapi kau belum tau siapa orang yang paling brengsek dalam hidupku."


"Ehh ada lagi?Siapa?"


"Dua minggu berlalu setelah hari kelulusan sekolah.Aku memutuskan untuk bekerja di perusahaan Ayahku,tapi tak ada peringatan apapun,dia menjodohkanku dengan mantanku yang brengsek itu.Ayahku bilang jika aku menikah dengan dia perusahaannya akan melesat jauh dipasaran."


"Dengan kata lain,Ayahmu memanfaatkanmu agar perusahaannya dapat lebih maju lagi?"


"Ya begitulah yang kau katakan,dia terus memaksaku dan mengancam akan mencabut semua fasilitas yang aku punya jika tidak menikah dengan laki-laki itu.Aku pun membantah dan langsung pergi kekamar mengambil uang yang aku kumpulkan dan pergi dari rumah."


"Begitu ya,memang kalo pasangan hidup itu tidak bisa dipaksakan."


"Kau pun paham denganku Roman,tapi keluargaku tak siapapun yang memahamiku dan hanya memikirkan uang.Akupun pergi meninggalkan apa yang aku punya."


"Lalu kenapa penampilanmu seperti laki-laki ya."Ucap Roman sedikit tertawa.


"Ohh ini ya,aku tidak suka menjadi perempuan yang manja dan normal.Itu membawaku seperti wanita yang lemah.Jadinya aku menggunakan pakaian laki-laki supaya aku terlihat lebih hebat hahaha."


Perasaaku sudah tidak enak nih.Dari awal dia memang aneh.


Tiba-tiba Chelsea mendekati Roman dan seperti ingin menciumnya.


"Kau memang anak yang baik Roman,kau mendengarkanku bercerita dan sedikit memberikanku keringanan.Kau pun juga tampan."


"Ehh anu mbak Chelsea,emang disini sepi.Tapi kita tak boleh melakukannya."


"Eh tak apa kok,aku hanya ingin sedikit saja."


Chelsea pun mencium Roman dan Roman hanya bisa diam.


"Bagaimana?kamu suka kan anak polos."Ucap Chelsea sambil sedikit tertawa.


Ekspresinya saat mau menciumku dan sudah menciumku sangat berbeda.Apa dia memiliki kepribadian ganda?ehww...Tambah aneh aja.

__ADS_1


"Ehh...Itu gimana ya jelasinnya hehe."


"Ro...Roman?"Ucap seorang gadis yang memanggilnya yang berada dihadapan Roman dan Chelsea.


__ADS_2