Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Tapi kok banyak masalah


__ADS_3

"Kata-katamu sok kuat banget,gak perlu banyak basa-basi ini balasan kamu karena memukul aku dan anak buah ku kemarin...hiyaa!"


Pisau yang Rui lemparkan kepada Roman hampir saja mengenai lengan kanannya.Beruntunglah Roman pandai menghindar.


"Ahh...gak kena sih,hei kalian hajar Roman ramai-ramai!"


"Baik boss!"


"Sini kalian maju dasar bocah ampas."


Roman memang kalah jumlah,membuatnya agak kesulitan karena jarang berlatih.Tapi Roman dapat mengalahkan anak buahnya Rui.


"Hati-hati Bos,dia kuat banget.Tapi sepertinya dia kelelahan."


"Dasar kalian payah,hanya melawan satu anak kalian kalah?biar aku saja yang maju menggunakan pisau ini.sini kau Roman!"


"Baiklah kesini kalau kau berani."


Rui dengan sigapnya terus menerus menyerang Roman dengan pisaunya,tetapi Roman terus saja dapat menghindar.Tetapi saat tak sadar ternyata Sagiri pergi ke ruangan BK untuk melaporkan kejadian ini.


"Tunggu...kemana Sagiri?"


Roman tidak fokus dengan musuhnya.Kesempatan Rui untuk menyerangnya.


"Kau mencari dia ya,terima ini!"


"A...Apaa??a...aduh dasar kau licik."


Pisau Rui ternyata mengenai bahu kanannya Roman.


"Dasar kau licik,rasakan ini hiyatt!"


"Aaa...tendanganmu keras sekali Ro...Roman."


Rui terjatuh dan sakit.Rui dan anak buahnya kalah kali ini.


"Ayo semuanya kita pergi saja dari tempat ini,kau akan kubalas lain kali Roman!"


Tetapi guru olahraga pak Ilham,memberhentikan langkah Rui dan anak buahnya.Dan tentunya dibelakang Pak Ilham ada Sagiri yang sengaja ia laporkan kejadian ini.


"Kau Rui mempermalukan ekstramu dan sekolah ini,memyerang Roman dengan jumlah banyak tanpa alasan,dan kau kalah oleh dia?perbuatanmu bisa dapat keluar dari sekolah.Tapi kita hanya mendengarkan keputusan kepala Sekolah.Sekarang cepat ikut Bapak ke ruang kepala sekolah!"


"Ba...baik pak."


Setelah melihat kejadian itu,Roman hanya duduk dan menahan rasa sakitnya.Sagiri pun dengan mengeluarkan air mata ia menghampiri Roman."


"Ro...Roman kamu...kamu terluka,kenapa kamu menyelamatkan aku,kenapa?karena aku kamu jadi banyak masalah.Maafkan aku Roman hiks...hiks."


"Kamu gak perlu minta maaf,ini adalah salah Rui yang jahat itu,dia meyalahgunakan kekuatannya untuk hal kejahatan.Aku meyelamatkan kamu karena aku khawatir terjadi apa-apa dengan mu Sagiri,pada saat kau pingsan waktu itu,aku sedih sekali."


"Terima kasih Roman,kau memang teman yang baik yang aku kenal disekolah ini,hanya kamu yang bisa membuatku menangis terharu."


"Hehe ya sama-sama,kamu juga teman aku yang paling baik di sekolah ini,aku tidak tau mungkin saja aku tetap tidak punya teman di sekolah ini,tapi pernyataan itu terbakar oleh kehadiran kamu yang menjadi impianku yang takterduga."


"Baiklah Roman,agar lukamu cepat sembuh.Mari kita ke UKS agar lukamu cepat membaik."


"Baiklah,ayo berangkat."


Sesampainya di UKS mereka tentu saja sangat akrab seperti pasangan.


"Aku mulai ya.Ini gak akan sakit kok."


"Baiklah,ayo mulai...Aaa...bisa pelan-pelan gak Sagiri,ini sangat sakit."


"Ini sudah pelan sekali,kamu tahan dan jangan dirasakan,aku hanya tinggal memasukan ini kesini."


"Iya tapi ini sakit sekali...Ahh."


"Iya sudah selesai perbannya,gimana?sudah mendingan?"


"Iya ini udah mendingan,apalagi diperban sama kamu seperti sudah sembuh."


"Hehe,apaan sih Roman gombal terus."


"Kan memang kenyataan,tangan kamu sangat lembut."


"Duuh,sudahlah aku akan mengambil bekal yang tadi,sengaja aku simpan ditempat yang aman saat kamu berkelahi."


"Baiklah aku tunggu disini ya."


"Okeh."


Sagiri pun mengambil bekalnya untuk kembali ke UKS.Tapi saat dalam perjalanan,pak Ilham memberikan pesan dari kepala sekolah.

__ADS_1


"Hei Sagiri kemarilah!"


"Iya ada apa pak Ilham?"


"Kamu masih sama Roman kan?"


"Iya pak,ini saya mau memberikan bekalnya,dia sedang berada di UKS sekarang."


"Oh syukurlah,ini ada pesan dari kepala sekolah,ia menyuruh Roman untuk pulang dan beristirahat dan kamu diperintahkan untuk mengantarnya kerumah."


"Baiklah pak saya mengerti,ya sudah sampai jumpa pak.Saya akan mengantarnya pulang."


"Iya,hati-hati ya."


Akhirnya Sagiri sampai di UKS.


"Roman,aku kembali.Ini bekal makan siang mu."


"Wah terima kasih banyak."


"Hei Roman kun."


"Iya Sagiri chan,ada apa?"


"Maukah kamu,bertukar bekal dengan punyaku,aku ingin merasakan makanan Indonesia.Kamu juga bisa merasakan makanan Jepang punyaku ini loh,kan kamu juga suka makanan Jepang kan."


"Wahh...benarkah?boleh nih.Tapi makanan aku gak seberapa,ini hanya nasi,tempe,bihun,dan telur balado.Jauh berbeda dengan makanan mu."


"Tidak apa-apa,aku juga ingin merasakan makanan itu."


"Baiklah ini."


"Okeh,ini selamat makan."


Mereka menghabiskan bekal mereka masing-masing yang sudah ditukar.


"Roman kun,apakah ini masakan Ibumu?ini luar biasa rasanya."


"Iya benar ini masakan Ibuku,dia memang pandai memasak,tapi aku pilih-pilih makanan hehe.Tapi ini bekalmu enak sekali.Ada Takoyaki,daging sapi wagyu dan lainnya sangat mewah."


"Iya sih mewah tapi aku sudah bosan dengan makanan itu."


"Bosan?ini enak sekali loh."


"Iya memang enak,tapi makanan Indonesia jauh lebih enak."


"Wah benarkah?"


"Tentu saja,disini banyak makanan yang sangat enak."


"Wah hebat sekali dong,oh iya ngomong-ngomong Roman kun."


"Iya ada apa Sagiri chan?"


"Pada saat aku kembali kesini aku bertemu dengan pak Ilham,beliau menuruhku agar kamu pulang lebih cepat dan aku disuruh untuk mengantarkan mu."


"Wah benarkah,akhirnya aku bisa pulang."


"Iya sudah habis nih bekal kita,ayo kita kegerbang sekolah,mobil pribadiku sepertinya sudah sampai."


"Ehh...mobil pribadi lagi?"


"Iya Roman kenapa?tangan kamu kan masih sakit."


"Duh ya baiklah."


Sampailah mereka,didepan gerbang.


"Ayo Roman kun pelan-pelan ya."


"Baiklah."


Sampailah mereka dirumah Roman,dan keluarga Roman menghampiri Roman.


"Roman tangan kamu kenapa?"tanya Ibu Roman."


"Gak papa aku Bu,tadi ada yang menyerangku menggunakan pisau,tapi syukurlah sudah ditangani kepala sekolah."


"Syukurlah,perasaan ibu gak enak dari tadi Roman."


"Ooni chan...kamu baik-baik saja kan?"tanya adiknya Roman.


"Iya kakak gak papa kok."

__ADS_1


"Onii chan,siapa teteh ini?"


"Iya Roman siapa teteh yang bersama kamu ini?"


"Ini temanku yang nganterin aku pulang Bu,dia anak baru namanya Sagiri."


"Salam kenal Ibunya Roman dan adiknya Roman."


"Iya,salam kenal juga.Ayo masuk dulu."


"Ba...baiklah."


Ketika didalam rumah,Adiknya Roman selalu melihat Sagiri secara terus-menerus.Tapi Sagiri menyadari hal itu.Dan memanggil adiknya Roman."


"Kamu adiknya Roman ayo kesini sama Kakak."


"Iyaa kak."


"Uu imutnya,nama kamu siapa?"


"Nama dia Kaguya."


"Duuh Onii chan jangan jawab dong,aku marah nih."


"Roman dia memanggilmu dengan sebutan begitu?"


"Iya hehe."


"Fu...fu...fu bwahaha...Roman kamu lucu sekali,sampai adikmu memanggilmu dengan bahasa Jepang."


"Ehh bukan dia yang minta kok,aku nurut aja,dia selalu ikut aku menonton anime ya jadi kaya gini."


"Hahaha...Roman kamu orangnya lucu ya."


Kaguya selalu saja memanggil Sagiri dengan terus menerus."


"Kakak Sagiri...Kakak Sagiri."


"Iya ada apa Kaguya?"


"Kamu cantik dan wangi sekali."


"Wahh benarkah?terima kasih ya."


"Iya.Kak Sagiri menikahlah dengan Kakak agar kak Sagiri jadi Kakak sah aku."


Sontak Roman dan Sagiri kaget mendengar kata Kaguya.


"Ehh Kaguya kamu jangan berbicara sembarangan kepada tamu,kamu tidak sopan!"


Sagiri dengan rasa malunya menundukan kepala dengan rasa malu.


"Ahh gak boleh ya...aku padahal aku sayang sama Kak Sagiri,Aku mau menangis nih."


"Kau ini ya ampun."


Sagiri pun berbicara lembut dengan Kaguya.


"Kaguya,kamu jangan menangis,mungkin suatu hari apa yang kamu katakan benar.Sudah jangan menangis ya."


Dalam hati Roman"Wah seberapa akrab dia dengan anak kecil,bisa langsung diam kaya gitu Kaguya."


"Baiklah kak Sagiri,aku mengerti."


Karena sudah sore,Sagiri pun segera cepat pulang.


"Baiklah Roman,aku pulang dulu ya,makasih hidangannya ya."


"Iya sama-sama."


"Oh iya karena kita gak jadi beli handphone,gimana besok kita pergi ke mall daerah sini berdua saja yuk."


"Apakah itu berarti kau mengajakku kencan?"


Sagiri tidak sadar merasa malu dengan tawarannya sendiri.


"Ehh maaf bukan itu tapi...iya sudahlah kau tahu kan."


"Hehe aku tau kok,tapi aku malu."


"Gak papa kamu kan juga tadi nyelametin aku,aku harus balas perbuatan kamu juga Roman."


"Hemm baiklah,hati-hati dijalan ya.Terus maafin kelancangannya Kaguya ya dia emang kaya gitu,jangan masukin kedalam hati ya."

__ADS_1


"Hehe iya kok,nanti rencananya chat aku ya.Dadah"


"Okeh dadah."


__ADS_2