Impian Yang Tak Terduga

Impian Yang Tak Terduga
Masalah Sagiri


__ADS_3

Gelap...Hampa...Sepi.


Itulah yang dirasakan Sagiri saat sedang pingsan.Dirinya tak sadar kalau dia sedang di UKS.Tak lama kemudian Sagiri pun sadar.


"Ehh?Aku dimana?sepi banget sih?pasti udah mulai pelajaran baru lagi.Aku telat dong gimana nih?"


Tak lama Roman pun datang dengan membawa Roti dan teh hangat.


"Sagiri?Kamu udah sadar?aku kira kamu kenapa-napa.Kamu tadi pingsan saat pelajaran olahraga."


"Pingsan?terus kenapa kamu gak kekelas?bukannya udah masuk?"


"Iya soal itu gimana ya...Pak Ilham gak tahu bahasa jepang.Jadinya aku yang menjaga kamu.Karena aku yang tau bahasa jepang."


"Ehh...Arigato gozaimas Roman kun."


"iya gak papa kok,yang penting aku bisa berduaan sama kamu hehe."


"Ahh Roman mah gombal mulu."


"Hehe bercandaan kok."


Entah kenapa murid bernama Roman yang hidup tidak berguna dan jarang bergaul,tapi hadirnya Sagiri bisa merubah kehidupan Roma dengan drastis.


"Kalo kamu udah baikan,kembali kekelas yuk Sagiri."


"Ayo,Aku udah enakan nih badannya."


Tak lama kemudian mereka sampai kekelas dengan lautan pertanyaan dari para murid lain.


"Man Sagiri gimana udah sehatan?"


"Ciee Roman jagain anak baru."


"Eh Roman lu apain Sagiri...Tanggung jawab luu."


"Ehh emang gue ngapain...gua cuman beliin Roti ama Teh doang.Jangan asal ngomong lu."


"Iya man selow gua cuma bercanda."

__ADS_1


"Bercanda ada batesnya!."


Bu guru bahasa Inggris bu Novita langsung melerai mereka.


"Ehh ini didalam kelas jangan bikin ribut!Kamu Roman cepet duduk sama anak baru itu.Pelajaran udah mau mulai!"


"Iya bu."


Pelajaran Bahasa Inggris pun selesai dan lancar.Bel pulang pun berbunyi.Para murid lantas langsung pulang atau kumpul extrakulikuler.Tapi berbeda dengan Roman dan Sagiri mereka...


"Roman kun,kamu abis ini ada waktu gak?"


"Emm?Emang mau ngapain."


"Main yu kerumah aku."


Roman pun kaget,karena dirinya tidak pernah kerumah orang lain selain neneknya dan tetangganya.Itu pun jarang sekali.


"Ehh ngapain?"


"Ngapain?ya kamu bertamu kerumah aku.Kata papa,kalo aku sekolah dapet temen yang pertama,suruh ajak dia kerumah ku.Nah kamu deh aku ajak."


"Ya gak usah malu ayo,ini permintaan papa aku Roman pliss."


"Iya iya deh aku nurut.Kesananya naik apa?"


"Mobil pribadi aku ya."


Kata Roman dihatinya"Buset kaya banget nih punya mobil pribadi,walaupun gue sikapnya kek gini.Gak enak juga kaya manfaatin dia.Ya udahlah nurut aja permintaan Papanya inih."


Setelah itu,mereka masuk ke mobil pribadinya Sagiri.Mereka berbincang biasa layaknya anak remaja.Tapi Roman terlalu kampungan."


"Buset mobil kok luas banget,kaya Rumah Aja.Terus wangi lagi."


Sagiri kebingungan apa yang diucapkan Roman.


"Roman?Kok kamu liat kemana aja?gak nyaman ya?"


"Gak kok hehe.Cuman heran aja mobilnya gede bener."

__ADS_1


"Ohh ini...Ini mah mobil aku yang paling biasa kok.Yang bagus dirumah."


"Ini biasa?bagaimana kalo yang dirumah kamu?"


"Iya lebih besar dikit."


"Wah penasaran tuh aku."


Dalam hati Roman yang kampungan dan kagum itu,Ia memgatakan."Wah perumahan elite...Isinya orang kaya semua ini mah.Tapi aku heran,tampang Sagiri disekolah biasa aja ya.Gak pake perhiasan,terus uang jajannya Normal."


"Roman,kok ngelamun?kita udah sampai nih."


"Wahhh...Rumahnya luas banget kaya lapangan bola."


"Hehe Roman kamu berlebihan.Udah yu,Ayo masuk."


Roman saking kagumnya tidak bisa membayangkan yang sedang dia rasakan."Tempat apa ini,Rumah luas,pelayan banyak dan ramah.Kaya akut inimah."


"Kamu duduk dulu Roman.Aku mau ganti baju dulu ya."


"Hehe iya."


Pelayan pun disuruh Sagiri untuk menanyakan Roman mau minum apa.


"Tuan Roman mau minum apa?"


"Eh boleh nih bu?"


"Tentu,Makanan juga boleh kok."


"Yang biasa aja deh bu.Teh dingin aja."


"Baiklah tuan Roman."


"Mwehehe...Hidup jadi Sagiri enak banget kali.Kalo aku mah betah dirumah."


Tiba tiba ayah Sagiri dengan tampang yang sangat seram bertanya kepada Roman dengan nada tinggi."


"Ehh kamu anak muda ngapain kesini??mau maling ya??saya laporkan kamu kepolisi ya."

__ADS_1


"Ehh gak pak anu saya...jangan panggil polisi pak saya..."


__ADS_2