
"Sekarang juga katakan pada Ibu di mana pemilik kontrakan itu biar ibu yang pergi berbicara dengannya supaya dia mengembalikan uang yang kalian bayar itu!!!" Tegas Dira yang tidak rela kehilangan sedikitpun uang yang didapatkan oleh putranya lewat kerja keras putranya.
"Tidak, bisa Bu, kami Sudah menandatangani kontrak kalau pengontrakan rumah itu tidak bisa dibatalkan. Jadi meskipun kami tidak pindah rumah, maka uangnya juga tidak akan kembali." Tegas Gerald sebelum dia berjalan pergi meninggalkan ibunya untuk menyusul istrinya ke dapur.
Dira yang melihat kepergian putranya, ia menggertakan giginya sambil menyusul pria itu dan sepanjang langkahnya menuju dapur, Ia terus berpikir tentang apa yang bisa ia lakukan untuk menghentikan kedua orang itu keluar dari rumah mereka.
Tetapi Dira terkejut ketika mereka tiba di dapur lalu Gerald melihat istrinya yang sedang sibuk memasak, tiba-tiba saja Gerald menghentikan langkahnya lalu berbalik menatap ibunya sambil berkata, "Ibu jangan khawatir, malam ini juga kami akan pindah dari rumah setelah istriku selesai membuat makan malam!!!"
Setelah berbicara, Gerald langsung mengambil pisau dan sayuran dari tangan istrinya lalu dia menggantikan istrinya memotong-motong sayur tersebut hingga membuat Dira menggertakkan giginya.
__ADS_1
"Tidak boleh! Kalau kalian pindah dari rumah ini, ibu tidak akan pernah lagi menganggap kalian lagi sebagai Putra dan menantu!!!" Tegas Dira.
Ayu terkejut mendengar ucapan Ibu mertuanya, namun perempuan itu hanya diam saja sambil melirik ke arah suaminya dan menunggu suaminya yang berbicara.
"Kalau ibu berkata seperti itu, maka saat ini juga kami akan langsung pergi!!" Tegas Gerald sambil menarik istrinya keluar dari dapur hingga membuat Dira maupun Ayu sangat terkejut dengan kelakuan pria itu.
Geral menghentikan langkahnya lalu dia menatap istrinya sebelum dia kembali menatap ibunya yang tampak terbengong menatap mereka.
"Selama ini juga Ibu tidak pernah menganggap kita di rumah ini, dia bahkan memperlakukanmu sebagai pembantu di rumah ini dan seluruh uang yang ku hasilkan diambil oleh ibu. Padahal, harusnya uang tersebut kuberikan pada istriku sama seperti ayah yang memberikan seluruh gajinya pada ibu, maka seharusnya itu jugalah yang kulakukan!! Bukan begitu Bu? Atau ibu mau membiarkan ayah memberikan semua gajinya pada nenek di kampung?" Tanya Gerald pada ibunya semakin membuat Dirq terkejut karena tak menyangka bahwa hari ini putranya akan membantahnya habis-habisan.
__ADS_1
Tetapi Dira belum berkata apapun ketika Geral kembali menarik istrinya menuju kamar hingga ketika mereka tiba di kamar, Gerald dengan cepat membuka lemari sambil berkata, "bereskan semua barang-barang kita. Aku cemas kalau kita tidak pergi sekarang juga, Maka besok kita tidak akan diijinkan oleh ibu untuk pergi dari sini!!"
Meski Ayu merasa bingung dengan ucapan suaminya, tetapi perempuan itu tidak mengatakan apa-apa dan dia hanya mengikuti perintah suaminya dengan dia yang cepat membereskan semua barang-barang mereka.
Setelah beberapa menit, semua barang-barang mereka telah dimasukkan ke dalam 3 tas besar lalu geral pun membawa ketiga tas besar itu keluar dari kamar sambil berkata, "kalau Ibu menahan kita, kau jangan berbicara apapun, biar aku yang berbicara!"
"Baik," jawab Ayu sambil menganggukkan kepalanya sembari perempuan itu mengambil tas kecil yang biasa ia gunakan saat pergi ke pasar.
Maka dua orang itu keluar dari kamar dan langsung menghampiri Dira yang telah menunggu mereka di depan rumah. Tetapi perempuan itu tidak sendiri, perempuan itu bersama dengan ayah mertua Ayu yang baru saja kembali dari kantor dan terlihat ayah mertua Ayu tampak terkejut melihat mereka yang keluar membawa tas besar.
__ADS_1