
"Nah!! Ini dia mereka berdua yang mau pergi dari rumah kita!! Mereka tidak memiliki uang cukup untuk bertahan hidup di luar sana tetapi sok-sokan mau pergi dari rumah ini!!!" Tegas Dira pada suaminya yang bernama Arion.
Arion pun memperhatikan dua orang di hadapannya, beberapa saat kemudian pria itu menghela nafas, "apa yang kalian pikirkan? Pergi dari rumah malam-malam seperti ini, kalian seperti diusir saja. Kalian mau membuat para tetangga berpikiran aneh pada keluarga kita dan membuat gosip tentang keluarga kita?!" Tanya Arion dengan tegas menatap putranya karena kebingungan Mengapa putranya yang penurut tiba-tiba saja terlihat menjadi pembangkang.
Tetapi geral berkata, "maaf Ayah, tetapi kami memiliki alasan tersendiri untuk pergi sekarang. Kami sudah mengontrak ke rumah dan rumah itu juga telah siap untuk kami tinggali, dan juga--"
"Alasan!!!" Bentak Arion menyelah ucapan putranya karena dia jelas tahu pria itu tidak akan memiliki uang untuk mengontrak sebuah rumah karena penghasilan pria itu sepenuhnya diberikan kepada Dira demi memenuhi kebutuhan mereka.
"Jangan mengada-ngada dan cepat kembali ke kamarmu bersama dengan istrimu!!" Lanjut Arion dengan suara yang tegas memberi perintah pada putranya.
Tetapi Gerald yang mendengar ucapan ayahnya, pria itu Kembali menggelengkan kepalanya, "tidak Ayah, kami memang harus pergi sekarang!" Tegas Geral.
"Kau keras kepala!! Kukatakan padamu, kalau kau sudah pergi dari rumah ini maka Ayah tidak akan membiarkan kalian berdua datang kemari dan mengemis-ngemis untuk kembali tinggal di tempat ini, jadi sekarang juga sebelum ayah marah, cepat kembali ke kamar kalian!!!" Bentak Arion yang tak menyangka kalau putranya benar-benar keras kepala untuk pergi dari rumahnya, padahal pria itu tak memiliki modal apapun.
Lagi pula, dia juga telah mendengar dari istrinya bahwa jika kedua orang itu pergi maka mereka akan rugi besar sehingga dia tidak boleh membiarkan Mereka pergi atau kebutuhan bulanan mereka akan semakin bertambah dan semakin mempersulit keadaan keuangan mereka.
__ADS_1
"Kami benar-benar akan mandiri, Jadi kami tidak akan kembali ke mari meskipun kami tidak punya sepeserpun uang lagi! Mulai sekarang, kami akan berusaha untuk menyelesaikan masalah rumah tangga kami secara mandiri dan tidak lagi bergantung pada ayah dan ibu. Kami juga sadar kalau selama ini kami telah menjadi beban di rumah ini, Jadi kami benar-benar meminta maaf untuk segala sesuatu yang telah kami lakukan di rumah ini yang membuat ayah dan ibu tidak tidur dengan tenang di malam hari. Kalau begitu, kami pergi sekarang," kata Gerald sambil merangkul istrinya meninggalkan dua orang itu hingga membuat Dira dan suaminya terkejut dengan sifat keras kepala anak mereka.
Dira juga langsung menatap suaminya sambil berkata, "cepat hentikan mereka!!!"
Tetapi Arion menggelengkan kepalanya, "tidak perlu menghentikan karena, nanti mereka pasti akan kembali lagi kemari. Tidak punya uang tapi mau bersikap keras kepala dan tinggal di luar, Memangnya apa yang bisa mereka lakukan selama 1 bulan ini?!!! Lagi pula kontrakan yang kau bicarakan itu, mereka tidak punya uang untuk menyewa kontrakan jadi tidak perlu memikirkannya!!!" Tegas Arion yang sangat yakin kalau kedua orang itu akan segera kembali Di keesokan paginya atau mungkin 3 hari ke depan.
"Benarkah yang kau katakan itu? Tapi Bagaimana kalau mereka benar-benar tidak kembali ke sini?" Tanya Dira yang merasa heran dengan suaminya yang terlalu ceroboh.
"Tentu saja benar, hidup di luar sana tidak semudah yang mereka pikirkan, apalagi kalau tidak memiliki uang! Ayo cepat masuk, aku sangat lapar!" Ucap Arion sambi melangkahkan kakinya memasuki rumah hingga membuat Dira menggigit bibir bawahnya.
Tetapi Arion malah berkata, "tidak perlu, aku hanya mau makan sekarang!"
Setelah berbicara, hari yang terus berjalan ke arah meja makan dan ketika dia tiba di sana, pria itu terkejut mendapati meja makan masih kosong.
"Apa ini?!! Kenapa tidak ada makanan?!" Tanya Arion sambil menatap ke arah istrinya dengan tatapan tidak senangnya.
__ADS_1
"Tadinya menantu kita sudah mau menyiapkan makanannya, tapi tiba-tiba saja Gerald datang menghentikannya dan malah membawanya pergi dari rumah ini, jadi biarkan aku memasak sebentar!" Kata Dira Sambil berjalan ke arah dapur dengan perasaan kesalnya karena harus membuang-buang waktunya di dapur.
Sementara Arion, pria itu menggertakan giginya dalam perasaan marah dan memutuskan untuk pergi dari rumah agar bisa makan di luar.
'Ini semua gara-gara dia terus mempercayakan seluruh pekerjaan rumah tangga pada menantu itu, sekarang Kalau menantu itu tidak ada selama satu hari saja maka segalanya menjadi kacau!!!' gerutu Arion dalam hati.
Sedangkan di tempat lain, Gerald dan istrinya yang meninggalkan rumah, mereka saat ini berada di atas taksi yang mengantar mereka ke sebuah hotel.
"Apakah tidak apa-apa kalau kita menghabiskan lebih banyak uang untuk menginap di hotel?" Tanya Ayu yang merasa bahwa mereka sebaiknya pergi ke kontrakan dan tidur di sana dengan alas seadanya, lagi pula hanya semalam saja.
"Tentu saja tidak, lagi pula kita belum pernah menginap di hotel, Bagaimana kalau malam ini kita anggap sebagai malam pertama kita?" Ucap Gerald sambil merangkul istrinya dengan manja dan hendak mencium perempuan itu ketika bibirnya malah ditepuk menggunakan tangan istrinya.
"Jaga sikapmu di depan orang!" Ucap Ayu memperingatkan suaminya karena dia merasa begitu malu di hadapan sopir taksi.
Geral tersenyum mendengar omelan istrinya hingga pria itu kembali berkata, "Baiklah, tapi jangan marah-marah lagi. Menginap di hotel satu kali adalah pilihan yang bagus daripada kita harus tinggal di rumah dan ujung-ujungnya tidak bisa meninggalkan rumah."
__ADS_1
"Baiklah," jawab Ayu sambil menghela nafas meski dia sebenarnya tidak rela dengan uang yang mereka keluarkan untuk membayar hotel, 800.000 royal per malam! Jumlah yang sangat fantastis untuk dihabiskan dalam satu malam saja!