Istri Bukan Perempuan Tak Berguna

Istri Bukan Perempuan Tak Berguna
21


__ADS_3

"Aku hanya bisa menyiapkan makanan sederhana untukmu," ucap Yola yang merasa bahwa makanan yang ia siapkan tidaklah cocok untuk perempuan bangsawan seperti Ayu. 


Tetapi ketika Ayu melihat makanan yang disajikan di hadapannya, perempuan itu menjadi sangat bersemangat sebab dia penasaran dan sangat ingin mencoba makanan buatan Yola yang terlihat enak dan cara masaknya juga sangat sederhana. 


"Terima kasih makanannya, nanti aku akan membayarmu untuk makanan ini," ucap Ayu segera mencuci tangannya lalu perempuan itu pun mulai makan makanan yang ada di hadapannya hingga membuat Yola mengerutkan keningnya menatap Ayu.


Perempuan itu berpikir bahwa Ayu tidak mungkin menyukai makanan seperti itu dan seharusnya merasa jijik sebab makanan tersebut adalah makanan untuk para budak. 


Meski begitu, Yola tidak mengatakan apapun dan hanya ikut makan bersama-sama dengan Ayu sampai ketika mereka selesai makan, Yola membersihkan semua piring kotor sebelum dia memeriksa barang-barang yang ia bawa dari kota. 


"Kau pergi ke kota membeli barang-barang itu?" Tanya Ayu sambil memperhatikan barang-barang yang dikeluarkan Yola dari bungkusannya yang merupakan barang-barang sehari-hari. 


"Hm, aku akan menjualnya pada perempuan-perempuan yang ada di atas bukit, mereka akan turun besok pagi kemari untuk melihat barang-barang yang kubawa dari kota, mereka juga punya banyak pesanan, Jadi mereka akan mengambilnya." Ucap Yola dengan tangannya terus mengeluarkan satu persatu barang dari bungkusan yang tadi mereka bawa dari perahu. 


Ayu pun memperhatikan perempuan itu hingga tatapannya terhenti pada sebuah pajangan yang terlihat sangat kuno di matanya. 


Maka ke tangan Ayu tidak bisa tertahan untuk terulur memegang pajangan tersebut dan memperhatikannya dengan seksama. 


'Ini adalah benda yang sangat dicari-cari orang di internet, aku melihat harganya mencapai 100 juta. Ada banyak barang imitasi seperti ini dijual di pasaran, tetapi mereka mencari yang asli,' ucap Ayu dengan mata yang jeli memperhatikan barang tersebut dan perempuan itu tersenyum ketika ia melihat tanda pembuatan yang diukir pada bagian bawah barang pajangan itu. 


Berasal dari toko aslinya yang sudah bangkrut pada tahun 1960.


Meski toko itu telah bangkrut, tetapi barang-barang yang mereka keluarkan tetap menjadi incaran orang-orang yang mengoleksi barang antik sehingga harganya menjadi semakin mahal karena semakin sulit ditemukan di pasaran. 

__ADS_1


Yola memperhatikan Ayu yang memegang barang pajangan yang ia bawa dari kota lalu perempuan itu berkata, "itu adalah pajangan milik orang kaya, harganya 100 royal!"


"100 royal?" Tanya Ayu dengan nada suara terkejutnya karena tak menyangka barang dengan harga seperti itu kini dijual dengan harga 100 juta royal di kehidupan tempat ia berada. 


"Ya, itu sangat mahal, aku menghabiskan seluruh tabunganku untuk membelinya!" Kata Yola langsung membuat Ayu tersenyum melihat barang itu. 


Ayu pun meletakkannya di atas tempat duduk sebelum perempuan itu merogo sakunya dan mendapatkan sebuah kalung dari dalam satunya. 


Itu adalah karung yang ia beli di pasaran dengan harga 150.000 royal lalu memperlihatkannya pada Yola sehingga mata Yola langsung berbinar-binar menetap kalung itu. 


"Itu kalung yang sangat indah!!!" Ucap Yola segera mengulurkan tangannya mengambil kalung dari tangan Ayu dan melihatnya dengan penuh hati-hati. 


Kalung dari permata imitasi yang di hias dengan indah. Di zaman tempat mereka berada akan mustahil untuk mendapatkan kalung seperti itu sebab plastik belum dikembangkan untuk membuat barang hiasan atau perlengkapan rumah tangga. 


"Kalau kau pergi menjual barang itu ke orang kaya, mereka akan membelinya dengan harga 1.000 royal, Bagaimana kalau kita tukar dengan barang pajangan ini?" Tanya Ayu langsung membuat Yola menganggukkan kepalanya dengan antusias. 


Itu tidak penting, yang penting sekarang itu adalah milikmu dan pajangan ini adalah milikku!


Yola dengan cepat menganggukkan kepalanya sebelum dia menyimpan kalung di tangannya dengan sangat hati-hati lalu perempuan itu membongkar barang belanjaannya dan mengeluarkan 2 benda lainnya yang terlihat begitu antik di mata ayu. 


"Dua barang ini juga milik orang kaya, dua perempuan di atas bukit menginginkan barang ini, Kau boleh mengambilnya," ucap Yola langsung membuat Ayu mengambil kedua barang itu. 


Yang satu adalah asbak rokok antik yang sangat berat karena terbuat dari batu alam yang diukir secara hati-hati sementara yang lainnya adalah sebuah gelang Buddha yang dibuat dari kayu Vionio yang telah punah sejak tahun 1980-an. 

__ADS_1


Mata Ayu berbinar-binar menatap kedua benda tersebut, karena selama satu minggu terakhir dia telah membuka internet hanya untuk mencari benda-benda antik yang ramai diminati di pasaran sehingga perempuan itu langsung mengenali keduanya.


"Kalau begitu, Aku akan memberikanmu satu barang lagi untuk ditukar dengan dua barang ini," ucap Ayu kembali merogo sakunya dan mengeluarkan sebuah cincin emas yang ia beli dengan harga 500.000 royal. 


"Kau harus tahu, ini adalah emas asli, jadi kau harus menjualnya dengan sangat hati-hati dan jangan sampai kau ditipu oleh orang!" Tegas Ayu memberikan cincin itu pada Yola sehingga tangan Yola gemetar melihat sebuah benda yang terbuat dari emas asli ini berada di tangannya. 


"Ini, kau yakin memberikan ini padaku?" Tanya Yola. 


Ayu menganggukkan kepalanya, "itu sebagai ucapan terima kasihku karena kau sudah menyelamatkanku di tengah laut, seandainya tadi kau tidak ada, mungkin aku telah mati tenggelam di dasar laut." Ucap Ayu langsung membuat Yola penuh semangat menyimpan cincin tersebut bersama dengan kalung yang tadi ia dapatkan dari Ayu. 


"Terima kasih banyak, aku akan menggunakan uang penjualan ini untuk mengembangkan pulau tempat kami berada!" Ucap Yola. 


"Ok," jawab Ayu. 


"Kalau begitu, tunggu di sini sebentar, Aku akan pergi ke ladang untuk mendapatkan bahan makanan kita untuk hari ini," ucap Yola dengan cepat menyimpan 2 barang berharga yang ia dapatkan dari Ayu sebelum dia akhirnya pergi keluar ladang untuk mencari bahan makanan yang akan ia olah menjadi makanan enak untuk Ayu. 


Tetapi Ayu yang tinggal di tempatnya, ia dengan cepat menyetel jam tangannya supaya ia kembali ke tempat ia berasal. 


Maka dalam hitungan detik, cahaya putih kembali memenuhi pikiran dan mata Ayu sampai akhirnya perempuan itu terantuk pada kursi tempat terakhir kali ia duduk ketika meninggalkan dunianya. 


Lalu ketika Ayu sudah membuka matanya, perempuan itu mendapati 3 barang yang ia bawa dari masa lalu kini berada di pangkuannya sementara warung tempat ia berada sama sekali tidak berubah Setelah dia pergi untuk waktu yang cukup lama.


Bahkan ketika Ayu menoleh ke arah jam yang diletakkan di atas meja, perempuan itu mendapati bahwa waktu sama sekali tidak bergerak ketika dia meninggalkan tempat tersebut. 

__ADS_1


"Astaga, ini benar-benar menakjubkan," ucap Ayu dengan perasaan menggebu-gebu sambil meletakkan tiga barang di atas meja dengan penuh hati-hati. 


'Aku tidak tahu berapa banyak uang yang akan kudapatkan dengan menjual ketiga barang ini. Padahal aku kembali ke masa lalu dan membelinya dengan harga yang begitu murah bahkan harganya hanya 650.000 royal untuk ketiga barang ini!' ucap Ayu dalam hati. 


__ADS_2