
'Astaga,,, jangan bilang waktu pada jam tangan ini benar?' ucap Ayu dalam hati sambil memperhatikan waktu pada jam tangannya.
Jam 10.00 pagi pada tanggal 3 Maret 1985.
πΌπΌπ
Maka Ayu pun berjalan ke arah keramaian pasar itu dan Ayu langsung menjadi pusat perhatian karena pakaian Ayu yang saat itu menggunakan pakaian tidur dan juga menggunakan sendal rumah yang memiliki bulu-bulu.
Ayu pun memperhatikan semua orang yang memperhatikannya, tetapi tatapan Ayu berhenti pada penjual vas bunga yang sangat mirip dengan vas bunga milik ibunya.
Maka Ayu langsung menghampiri penjual tersebut dan memperhatikan semua vas bunga yang ada di sana.
'Ibu membeli vas bunga seperti ini dengan harga 500.000 lalu berniat menjualnya dengan harga 5 juta, Apakah vas bunga yang dimiliki oleh ibu itu berasal dari zaman ini?' ucap Ayu dalam hati sambil mengambil salah satu vas bunga yang mirip sekali dengan vas bunga Ibu mertuanya.
"Berapa harganya?" Tanya Ayu.
__ADS_1
"Harganya 1 royal" jawab sang pria langsung membuat Ayu terbengong.
'harganya satu royal, kalau begitu di kehidupan tempat aku berada aku bisa menjualnya dengan harga 500.000 royal. Tapi ngomong-ngomong bagaimana cara aku datang kemari dan bagaimana caraku kembali?' ucap Ayu dalam hati yang kini baru merasa panik atas apa yang telah menimpanya.
Tetapi ketika Ayu berada dalam kepanikannya, pria yang bersama-sama dengan Ayu kemudian berkata, "kau datang dari mana dan kenapa penampilanmu terlihat aneh?"
Ayu menatap sang penjual dengan tatapan bingungnya, Tetapi beberapa saat kemudian, Ayu pun memperhatikan tatapan penjual itu tertuju pada gelas yang ia pegang.
"Benda yang kau pegang itu Bukankah kaca? Bolehkah aku melihatnya?" Tanya sama penjual langsung membuat Ayu memberikan gelas tersebut pada sang pria.
"Woah,,,, ini benda yang sangat bagus Apakah ini berasal dari kerajaan?" Tanya salah seorang perempuan sambil menatap ke arah Ayu.
Perempuan yang lain pun menatap Ayu sambil bertanya, "kau gadis dari kerajaan?"
Ayu kebingungan untuk menjawab, tetapi ketika sang penjual kembali memegang tangan Ayu, maka Ayu pun dengan cepat menarik tangannya karena sang penjual itu memperhatikan jam tangan miliknya.
__ADS_1
"Benda apa yang ada di tanganmu?" Tanya sang penjual langsung membuat Ayu memperhatikan jam tangannya sebelum ia menyembunyikannya.
"Bukan apa-apa, ini hanya milik pribadiku saja. Tapi ngomong-ngomong vas bunga ini,,, bolehkah aku menukarnya dengan gelas itu?" Tanya Ayu yang ingin mengganti vas bunga milik ibu mertuanya.
"Tentu saja!! Kau boleh mengambilnya, ambil beberapa buah lagi juga tidak papa!!" Tegas sang pria sambil memberikan tiga vas bunga lagi pada Ayu karena dia merasa sangat senang akan mendapatkan barang berharga yaitu gelas kaca yang dimiliki oleh Ayu.
Ayu pun langsung mengambil semua vas bunga itu sebelum dia pergi meninggalkan pasar dengan langkah yang bingung harus pergi ke mana.
Tetapi ketika Ayu kebingungan, Ayu teringat akan apa yang terjadi sebelum dia datang ke tempat itu sehingga Ayu pun memperhatikan jam tangan miliknya lalu dia pun iseng-iseng mengubah tanggal dan waktunya sesuai dengan waktu kedatangannya ke tempat itu.
Setelah itu, Ayu dengan cepat terduduk karena dia takut kembali terjatuh, lalu beberapa saat kemudian Ayu kembali melihat sesuatu yang sangat silau yaitu hanya ada warna putih di tempat ia berada.
Beberapa saat kemudian, Ayu merasakan tubuhnya seperti terjatuh ke sebuah lantai yang keras dan ketika Ayu membuka matanya ia sudah kembali ke masa depan.
"Astaga!!" Ayu sangat terkejut ketika ia kembali dan ternyata ia membawa 4 vas bunga yang tadi ia dapatkan dari penjual di tahun 1985.
__ADS_1