Istri Gendut Yang Kau Buang.

Istri Gendut Yang Kau Buang.
Part 13.Cemburu kah.


__ADS_3

Akupun memberikan Jordan kesempatan dan aku akan mencoba membuka hati ini untuknya, walau masih ragu akan lelaki.


Suatu hari aku ingin pergi bertemu dengan jurdan untuk dinner pertama kami, aku sedikit incecure, aku melangkah melihat Jordan sedang menungguku.


"Hay maaf lama nungguin"sapaku dan memeluknya hangat.


"Tak masalah aku juga baru sampai beberapa menit"jawabnya menyambut pelukanku dengan tersenyum lembut.


Seketika canggung aku tak tau harus berbicara apa, jujur aku merasa kaku ini pertama kalinya walaupun dulu pernah berumah tangga tapi aku tak pernah merasakan hal semendebarkan ini.


Lelaki yang duduk di hadapanku ini sangat mempesona, mungkin karna auranya yang tegas dan wibawa membuat banyak wanita yang tertarik dan mengejarnya.


"Ehemk, apa yang ingin kamu makan nata?"tanyanya berdehem penuh kelembutan.


"Apa kamu belum memesan dari tadi mas?"tanyaku balik tak menjawab pertanyaan yang ia berikan.


Ia mengembangkan senyuman manis di bibir seksinya.


"Aku suka kamu memanggilku dengan mas, artinya kamu mau menghargaiku"ucapnya tersenyum padaku, aku terpesona dengan senyuman yang selalu ia suguhkan.


Blusss aku langsung salah tingkah dengan ungkapan sederhana yang ia berikan.


"Panggilan itu sudah biasa"kilahku, padahal itu adalah kata-kata yang keluar tanpaku ketahui dari mulutku.


"Apa mas belum memesan sesuatu?"tanyaku mengalihkan pembicaraan, aku sangant malu dengan tingkahku apalagi mukaku pasti sudah memerah karna ada panasnya di pipiku.


"Aku sengaja menunggumu agar kita memesan bersama, aku jadi lupa memesan menu karna tak bisa berpaling dengan kecantikan kamu nata"jawabnya jujur sambil menatapku lekat.


Blusss aku lagi-lagi salah tingkah, bagaimana tidak lelaki di hadapannya ini selalu mendebarkan hati.


"Apa ini jujur atau sekedar bullshit mas?"tanyaku menghalaukan rasa sebar di hati.

__ADS_1


"Tidak kamu memang cantik baik hati maupun fisik, sangat bodoh lelaki bernama ferry itu membuangmu."jawabnya tulus tapi ada Geraman saat menyebut nama ferry.


"Ah lupakan ia, dia tak pantas untukku akupun tak pernah menyesal atau menangisinya"jawabku santai Tampa beban.


Aku sudah kebal dengan lelaki gila itu.


"Maafkan aku jika aku menyebut namanya hingga membuat mu mengingat kembali"ucapnya merasa bersalah padaku.


"Tak masalah mas, akupun tak merasa terganggu aku sudah tak memikirkan ia, hanya saja ada satu tujuanku nanti."ucapku jujur tak merasa keberatan.


"Apa itu?"tanyanya penasaran dengan tujuanku.


"Aku akan beritahu nanti jika aku ingin menceritakan tentang itu mas"jawabku tak mau membahas itu dengan membuang pandanganku.


"Baiklah, jika kamu butuh bantuan minta saja padaku, aku selalu ada disampingmu"ucapnya tersenyum hangat padaku.


Kamipun memesan steak dan dessert untuk penutup, aku sengaja tak memesan banyak karna kami sepakat tak mau memesan banyak takut mubajir.


"Jordan Hay kita ketemu lagi"sapanya dengan suara dibuat semendayu mungkin.


Dan bergerak bergelayut manja dilengan mas Jordan ia ingin menciumi mas Jordan tapi dengan cepat mas Jordan menghempaskannya.


"Maaf saya tak mengenalmu, bisakah anda jaga sikap"ucap mas Jordan dingin dengan wajah datarnya.


"Aku fecilya salah satu model yang direkrut perusahaanmu"terangnya dengan suara dibuat manis, mentapku sinis seakan aku saingannya.


'pantas saja cantik ternyata model, tapi kenapa ia seakan ingin merayu?, dan kenapa tatapannya sinis terhadapku?'batinku bertanya.


"Dan siapa dia sayang apakah klienmu?"tanyanya tak tau malu aku sendiri malu dengan sikapnya itu.


Aku hanya tak mau ikut campur atau membahas apapun tapi satu yang membuatku risih tangan perempuan itu seakan merangsang tubuh mas Jordan.

__ADS_1


'apa dia bilang tadi sayang, huh sangat murahan, perempuan ini membuat ku jengkel, tapi tunggu kenapa hatiku tak suka cemburu kah?'batinku merutuki perempuan itu.


"Jika benar anda model perusahaanku maka jaga sikap padaku, aku sangat membenci wanita bersikap selayaknya ******"ucap mas Jordan menusuk ulu hati, pasti sakit sekali.


Terlihat perempuan itu cemberut dan aku langsung tersenyum mengejek padanya.


"Hey apa kamu tak tertarik padaku, ayolah aku akan memuaskanmu di atas ranjangmu"ucapnya tak tau malu dengan percaya diri ia berkata hal frontal yang berhubungan bluer.


"Apa kamu bilang?, andal model apa perempuan ****** murahan, jaga sikapmu jangan tak tau diri, jika aku bertindak kamu sendiri akan menangis darah"ucapku yang sudah merasa jengkel sekali dengan sini aku berucap.


Mas Jordan terpanah dengan kata-kataku, bahkan wanita itu terhenyak dan mengepalkan tangannya geram dengan kata-kataku.


"Heh diam kamu, memang siapa dirimu, berani sekali kamu berucap kasar padaku Jordan saja tak berkata-kata."ucapnya menantangku.


"Kamu hanya model tapi bertingkah seperti seorang istri bos, apa begini kelakuanmu, sudah berapa bos-bos yang kamu jerat untuk menjadi ATM berjalanmu hah"ucapku enteng dan berduduk santai selayaknya wanita anggun.


Wajah wanita itu merah padam menahan kesal Hingga ia melihat mas Jordan mengambil minuman bewarna merah itu hendak meminumnya, tapi seketika wanita itu merebut dan meminumnya.


"Apa kau lihat aku saja meminum 1 gelas yang sama dengan Jordan, apa masih ada bukti untukmu aku memiliki hubungan dengannya."ucapnya tak gaumalu percaya diri sekali wanita ini.


Aku hanya tersenyum tenang dan mengambil minumku berjalan kesamping mas Jordan yang duduk sehabis melepaskan diri dari wanita itu, aku duduk dipangkuan mas Jordan.


Mas Jordan telihat kaget tapi segera ia ubah dengan kembali pada reaksi awalnya.


"Apa kamu tak malu merayu suami orang depan istrinya?"tanyaku dengan mengintimidasi menatap tajam wanita bernama fecilya.


Mas Jordan mengangkan mulutnya terhenyak dengan pertanyaanku itu, begitu pun reaksi fecilya ia tercengang dan menahan geram terlihat urat-urat tangannya saat ia mengepalkan tangannya muka merah padam menahan emosi.


"Tidak mungkin seorang Jordan Harison sudah menikah, apa kamu ingin berkhayal, jika benar kamu istrinya maka aku akan menjadi pelakor"ucapnya fecilya, ya tuhan terbuat dari apa hati wanita ini, sangat memalukan, ia rela merendahkan harga diriku demi lelaki.


Aku tersenyum devil menatap sinis kearah fecilya.

__ADS_1


__ADS_2