Istri Gendut Yang Kau Buang.

Istri Gendut Yang Kau Buang.
Part 20.Pov Ferry Maryadi.


__ADS_3

Aku terpanah dengan mobil yang terparkir di hadapan mobilku yang baru sampai, mobil Rolls-Royce yang miliaran tak sebanding dengan harga mobilku.


Aku penasaran siapa pemiliknya hingga tak berpaling. Seingat aku tak pernah mengundang orang terpenting sekalipun.


Kulihat turun lelaki tampan dengan rahang tegas itu jasnya saja sangat berkelas, aku melirik Laras apa ia yang mengundang orang itu, terlihat Laras tercengang menatap lelaki itu, apa mereka saling kenal, siapa lelaki itu?.


Lalu disusul sebelah kaki memakai high heels dengan kaki jenjangnya, jiwa lelakiku meronta-ronta dengan mulusnya kaki itu, bagaimana dengan wajahnya.


Terlihat sepasang kaki itu disusul kepalanya aku terpana, deg...wajah itu sedikit mirip dengan Natallya, tapi tak mungkin itu Natallya, berbanding sekali ia sangat kurus dengan body yang melebihi gitar spanyol, sedangkan Natallya gemuk seperti gajah.


"Ferry jalan lah semua orang menatap heran dirimu, semua orang mengalihkan pandangannya mereka dari sepasang orang yang sangat memikat itu kearahmu dan Laras."ucap mama menyenggol lenganku, akupun tersadar dan mengandeng Laras berjalan masuk dengannya, sesampai dalam panggung aku menatap sepasang insan itu dengan takjub.


"Mas apa kamu mengenal wanita itu?"tanya Laras yang kesal melihatku menatap Tampa berkedip pada wanita yang menjadi tamuku.


Acara lancar dengan sempurna, tak ada kekacauan yang ada hanya kebahagiaan, tapi aku sedikit galau memikirkan sesuatu.


Aku hanya diam mengacuhkan pertanyaan Laras.


MC memberikan arahan untuk para tamu menikmati acara, dan untuk pengantin bisa turun menyapa tamu atau tamu menyapa pengantin.


"Ayok kita temui mereka aku juga penasaran dengan orang itu"ajakku pada Laras.


Kami mendekati sepasang insan itu.


"Hallo selamat datang di acara pernikahan kami"ucapku menyapa dan mengulurkan tangan kearah lelaki itu.


"Hallo, selamat untuk pernikahan kalian"ucapnya menekan tanganku yang ia sambut dan memandang Laras rendah.


"H-hay mas"ucap Laras, aku menaikan alisku sebelah.


'kenapa Laras seperti mengenal lelaki ini'batinku.


"Hay"jawab lelaki itu singkat dingin.

__ADS_1


"Siapa wanita ini mas apa ia kekasihmu?"tanya Laras seperti orang akrab saja.


Aku hanya diam memperhatikan dengan menyimak.


"calon istriku"jawabnya dingin kepada Laras.


"Hallo apa aku pernah melihatmu nona cantik"ucapku mengulurkan tangan kepadanya berniat berkenalan.


"Natallya"jawabnya Tampa menerima tanganku yang masih melayang didepannya


Deg..


"Na-Natallya?"tanya Laras gagap ia terkejut begitu juga denganku.


"Yah aku Natallya apa kamu lupa dengan ku mas?"tanyanya padaku dengan tersenyum sinis.


'Jadi wanita yang aku kagumi dari tadi Natallya, darimana ia mendapatkan uang, kenapa ia jadi secantik ini, bahkan Laras kalah dengannya.'baginku bergejolak.


"Hah walaupun perubahan wajah dan tubuh ramping jangan pernah bersaing denganku, bisa saja kan wajahmu operasi atau sedot lemak, jaman sekarang cangih"hina Laras menatap sinis kearah Natallya, terlihat ia tak suka dengan Natallya yang memegang erat lengan lelaki itu.


"Yah suamiku ini selain tampan juga sangat banyak uang gak seperti dirimu mas, tapi aku lihat ada banyak perubahan setelah aku meninggalkan mu, termasuk perubahan memilih janda gajah, UPS kecoplosan."sela Laras dengan tersenyum remeh jarah dua insan yang hanya tersenyum miring.


"Yah aku berubah jelas, karna aku mencintai berlian bukan batu karang"tukas lelaki itu mencibir dan menyindir aku dan Laras.


"Oh yah nata kamu menerima bekas ku loh"ucap Laras pada nata ia acuh dengan kata-kata mencibir dari lelaki itu.


"Tak masalah"jawab nata, oh suaranya seperti me Dayu.


"Hey aku belum tau namamu"ucapku berusaha ingin tau nama lelaki yang sudah bersama mantan istriku ini.


"Jordan Harison"jawabnya tersenyum devil.


Deg...

__ADS_1


Tunggu-tunggu nama itu aku tau nama pengusaha tunggal dari Harison company.


"APA?"syok Laras.


"Tidak mungkin Bro jangan becanda dengan nama belakang keluarga itu"ucapku meremehkan dengan tersenyum mengejek.


"Ya ya jangan becanda kamu mas, dari dulu kenal kamu hanya laki-laki miskin yang mengejar-ngejar aku"ucap Laras ikut menghina.


Apa tadi dia bilang laki-laki ini mengejar-ngejar Laras.


"Haha kamu fikir aku akan memperlihatkan harta kekayaan yang aku punya padamu LARAS"tawanya menyeramkan mengema hingga banyak pasang mata yang melihat kami.


"Be-benarkah?"tanya Laras terbata-bata.


"Tentu apa ingin lihat saldoku?"tanyanya kepada Laras.


Lalu ia menunjukkan saldo dalam gital hpnya dan mebuatku dan Laras menganga, tentu triliunan taipan ini namanya.


"Baiklah kami percaya"ucapku masih angkuh, aku tak mau terlihat miskin.


"Pantas saja kamu sudah glow up ternyata jual diri kepada mas Jordan"ucap Laras tersenyum sinis kepada nata.


'benar juga yah, memang uang dari mana sehingga nata bisa secantik ini'batinku membenarkan ucapan Laras.


"Kamu fikir aku ******, yang bisa saja jadi simpanan om om, atau jadi sugar baby dari sugar Daddy"ucap nata, entah apa maksudnya.


Terlihat Laras tegang.


"Yah itulah kenapa aku bilang sayang aku beruntung mendapatkan berlian daripada batu karang"ucap Jordan, ada makna mungkin.


"Apa maksud kalian?"tanyaku heran.


"Jangan bacot kalian, kalian tak pantas disini"hardik Laras yang terlihat ingin emosi.

__ADS_1


"Apa kamu ingin lihat pertunjukan mas, aku akan mempertontonkan nya"pungkas nata cepat terlihat senyuman menyeringai yang ia tunjukan seperti penuh arti.


__ADS_2