
Pagi ini jam alarm Kania tidak berbunyi, Akibat jam alarm nya itu dia terlambat untuk datang ke kampus, Setalah sadar jika jam tidak berbunyi dia langsung bagun, bersiap dan setelah semua nya selesai dia bergegas untuk mengeluarkan sepeda nya, dia mendayung sepeda nya dengan cepat, saat sampai di kampus Kania berlari untuk masuk ke kelas
Kania masuk dengan diam diam ternyata dosen yang sedang mengajar mengetahuinya " Kania Anastasya " ucap dosen dan membuat langkah kaki Kania terhenti
Membalik kan badan nya " iya pak " senyum tipis mengarah ke dosen
Menghadap Kania , Membuka kaca mata nya " kenapa kamu terlambat ? "
" Ha, saya... tadi " memikirkan sebuah alasan yang masuk akal, karna Kania slalu datang terlambat
" Sudah sudah sekarang kamu duduk dan nanti temui saya " menatap Kania tajam
" Baik pak " berbalik dan duduk
Pak Devano adalah seorang dosen yang terkenal dengan sikap dingin dan juga tepat waktu, dia paling tidak suka dengan orang terlambat. kelas selesai dan Kania langsung mencari Devano
...****************...
Tok ... Tok ..
Mengetok pintu " permisi pak " membuka sedikit pintu dan mengintip apakah Devano ada di dalam ruangan nya
Masuk dan melihat ruangan pak Devano yang sangat rapi dan tersusun " wah rapi banget ruangan nya " memegang salah satu patung dan menatap nya dengan kagum
Masuk secara tiba tiba
" siapa kamu? kenapa masuk ruangan saya diam diam " menuntut pintu pelan
" Ahhhh " Kania kaget dan patung yang ada di tangan nya jatuh dan pecah
Menatap tajam patung nya lalu perlahan menatap Kania
" pak saya ngak sengaja saya minta maaf ya pak " ucap Kania lalu mengambil patung yang rusak
Berjalan ke meja nya lalu duduk " kamu semester berapa? "
Berdiri dan mendekat " saya semester akhir pak, besok saya... "
" Kamu akan mengajukan judul , iya? " membuka kaca mata nya
" Iya pak " menunduk kan kepala nya
" Saya adalah salah satu dari mereka yang akan menilai judul kamu pantas atau tidak nya untuk sidang , kamu tau kan " menatap Kania
" Iya pak saya tau, saya juga tau kalau saya salah , tapi saya ngak sengaja pak, saya masuk dan mengambil... "
" Udah kamu keluar sekarang dan bersiap untuk besok " merasa kesal karena Kania dari tadi hanya mengoceh tidak jelas
" Baik pak , tapi bapak maafin saya kan pak ? " menatap Devano
" Keluar " menunjuk pintu dengan tatapan yang fokus ke buku nya
" Baik pak " pergi
...****************...
Saat keluar dari ruangan pak Vano, Kania mengoceh sendiri karena sikap dingin pak Vano tadi kepada nya
" Kania " Cici datang tiba tiba
" Ci ,kamu kok di sini? " menatap sekitar
__ADS_1
" Iya tadi aku ada kelas tambahan "
" Hmmmm " mengangguk
" Ahhh iya, itu kata nya kamar asrama kalian lagi di renovasi ya " menatap Kania
" Apa! kok ngak ada kabar " ucap nya kaget karna dia tidak tau sama sekali
" Iya, itu liat teman asrama kamu uda pada siap siap mau pindah " menunjuk semua siswa yang keluar membawa koper mereka
" Aduh gimana dong " menatap cemas Cici
...****************...
Kania langsung berlari menuju asrama dan menyusun semua barang barang nya, asrama mereka memang sedang di renovasi dan akan selesai kira kira dua bulan lagi, sekarang Kania tidak tau akan tingal dimana
" Udah gak usa di pikirin "
" Gimana ngak di pikirin Ci , sekarang aku mau tingal dimana ? " menatap Cici sendu
" Uda sama aku aja "
" Ci, kamu tu pintar atau gimana si kita beda fakultas dan asrama kita juga beda Ci nanti kalau pengawas nya tau gimana ? "
" Iya cuma malam ini aja, dari pada kamu ngak ada tempat tingal kamu dan harus jalan jalan kayak orang gila mau? "
" Ngak la enak aja "
Mengambil koper Kania " ya uda, kita sekarang ke asrama Cici aja "
Karna tidak ada pilihan Kania akhir nya nginap di asrama Cici untuk sementara waktu
" Ehhh Ci aku mau nelpon kak Amanda dulu ya, mau suruh dia pulang "
" Iya iya, uda jangan di pikirin yang penting malam ini kamu bisa tidur "
Kania keluar dan menelpon Kakak nya
" Iya Kania kenapa? " kak Amanda mengangkat telpon Kania
" kak, kakak kapan pulang? "
" Kok pulang , kakak baru aja dapat proyek baru mana bisa pulang Kania "
" Kak asrama Kania lagi di renovasi, Kania mau tingal dimana ? "
" Kenapa tiba tiba di renovasi nya, ya uda nanti kakak kirim uang kamu cari rumah buat kita "
" Iya kak, Kania bakal cari rumah untuk kita "
" Iya , Yasudah kalau gitu kakak lanjut kerja lagi ya "
" Iya kak " menutup telpon nya
Setelah selesai menelpon Kania Masuk dan melanjut kan tugas nya untuk besok karna besok adalah saat nya untuk Kania mengajukan judul
...****************...
Pagi nya Kania sudah bersiap siap dan sedang berlatih di depan kaca
Cici yang mendengar suara Kania pun terbangun " Kania kenapa ribut si , pagi pagi gini "
__ADS_1
" Ci doa in aku ya, semoga aja aku bisa lulus dan kita bisa wisuda sama sama " merapikan baju nya
" Hmmmm " masi tertidur
" Oke aku berangkat Ci " membuka pintu
" Nanti Rehan datang liat liat ya, kata nya dia bantu cari rumah " teriak Cici dari dalam
Kania berjalan menuju ruang rapat sekarang sambil berlatih, tiba tiba Kania mendapat telpon dari Rehan
" Iya kenapa si Re " Masi jalan
" Kania ini ada rumah yang pas buat kamu, aku juga uda tanya tanya tentang harga sama tipe rumah nya "
" Seriusan uda dapat, akhir nya, nanti setelah selesai ajukan judul aku langsung ke sana "
" Oiya kamu mau ajukan judul ya , semangat Kania "
Setelah bicara panjang lebar Kania mematikan telpon nya dan melihat jam tangan nya yang menunjuk kan pukul 07 : 28 sementara acara di mulai pukul 07: 30, Kania langsung berlari
" Kania Anastasya " ucap dosen
" Kania Anastasya " ucap dosen lagi karena Kana tak kunjung datang
" Jika panggilan ke tiga Kania tidak ada maka kita akan lanjut kan "
" Kania ... "
" Iya pak saya di sini " berlari dan tidak sengaja menabrak Vano yang sedang menelpon di luar ruangan
" Baik langsung saja Kania "
Ngos ngosan " baik pak " membuka tas nya dan mengambil beberapa kertas
" Saya akan mengajukan..... "
" Tunggu " pak Vano masuk dan langsung menghentikan Kania
Semua orang terdiam menatap pak Vano " kamu tau sekarang jam berapa Kania ? "
" Sekarang " melihat jam tangan nya " sekarang pukul tujuh lewat tiga puluh lima menit pak " menatap Devano
Menarik kursi dan kembali duduk " kamu terlambat lima menit, sekarang turun dari sana masi banyak yang lain " ucap nya dingin
" Apa pak " bigung
" Kamu ngak dengar saya bilang apa barusan, saya bilang kamu keluar dan turun dari sana "
" Pak saya terlambat lima menit pak, Lagian dosen yang lain masi kasi saya kesempatan "
" Seandainya semua dosen di sini setuju sama judul kamu dan saya tidak apakah kamu tetap akan lulus ? "
" Tapi pak saya sudah siap kan ini sejak dua bulan lalu, Setidak nya kasih saya satu kesempatan lagi pak "
" Kamu membuang waktu teman kamu "
" Pak saya di sini juga membuang waktu karena bapak ... "
" Keluar "
Kania merasa kalau dia kasian melihat teman teman nya yang kenak masalah, akhir nya Kania turun dan keluar dari ruangan dengan mata yang berkaca kaca karna judul yang Kania siap kan selama dua bulan sekarang sia sia
__ADS_1