
" Vi, gue deluan ya" ucap Mita teman kantor via
" Eh iya mi. Hati hati ya" balas via
Mita pun pulang terlebih dahulu dan menyisakan via sendirian di kantor.
Ia harus lembur karna banyak tugas kantor yang diberikan bos nya
Pukul 21:30 ia baru bisa pulang
Ia pulang sendiri menyusuri gelap nya malam.
Ia berjalan kaki, karna jarak kantor dan kos nya tidak lah begitu jauh
Sesampainya di kos, ia segera membersihkan diri dan bersiap untuk istirahat.
Saat hendak memejamkan matanya, tiba tiba ponsel nya berdering.
Drttt ...drtt....
'mita! tumben dia telpon malam begini' batin via
" Halo mi! ada apa?"
" via, gue mau minta tolong sama Lo"
" minta tolong apa mi?"
" gue ke kunci di kamar mandi vi. Lo tolongin gue, datang ke hotel xx, tadi gue udah hubungi petugas hotel nya. Tapi ga ada yang datang" ucap Mita panik
"hahh? kok bisa gitu mi"
" ya gue juga ga tau Kenapa tiba tiba ke kunci? gue takut Vi"
"Ok Ok kamu tenang ya aku kesitu sekarang" ucap Via
__ADS_1
Vie segera bersiap dan memesan taksi online.
Ia berangkat menuju hotel yang disebut kan oleh Mita
"Kemana mbak"
"ke hotel xx pak"
Tak berselang berapa menit, ia telah sampai di depan hotel
"Halo mi. Aku udah di depan hotel xxx, kamar kamu nomor berapa?" tanya Via
"Nomor 134 Vi"
",Ok kamu tunggu ya"
Lalu via pun bergegas masuk hotel dan menghampiri petugas hotel dan menuju kamar nomor 134
"Mi ini aku! Kamu baik baik aja kan" tanya Via
"Iya Vi gue baik baik aja, buruan buka pintu nya Vi. Gue takut ni" ucap Mita. Lalu petugas tersebut membuka pintu kamar mandi itu dengan peralatan yang ada.
"Viaaaaa......" teriak Mita " huuuu gue takut banget tadi" ucap nya memeluk Via.
Lalu petugas hotel tersebut pergi.
Dan mereka berdua berbincang bincang sejenak
Pukul 22: 20 via memutuskan untuk pulang.
Ia pamit pada Mita yang asik asik menggunakan earphone.
Ia keluar dari kamar itu dan bergegas untuk pulang.
Saat ingin masuk lift, terlihat ada seorang yang mendekati nya.
__ADS_1
Pria tersebut berjalan sempoyongan. Dan berapa kali jatuh ke lantai.
Via yang kasihan pun membantu pria itu untuk berdiri.
Namun saat ia ingin kembali masuk lift, tiba tiba tangan nya di cekal dengan kuat oleh pria tersebut.
"le-lepaskan" ucap Via
Lalu pria tersebut membawa Via ke kamar 145. Via berapa kali memberontak, tapi tetap saja pria itu menyeret nya.
Saat dalam kamar 145.
Pria itu menghempaskan tubuh via ke kasur, dan merobek pakaian nya.
Via berapa kali berontak dan berteriak, namun tetap saja pria itu berbuat semaunya.
Dan malam itu, Via diperk*sa oleh pria yang tengah mabuk
"Sayang.... kau tak kan bisa lari dari ku" racau pria tersebut sambil melanjutkan aksinya.
"hiksss....hikss ku mohon lepaskan aku" lirih Via
1 jam
2 jam
3 jam
Baru pria itu menyudahi aksinya. Ia ambruk didamping tubuh Via dan memeluk tubuh mungil itu.
...****************...
Pagi hari
"Aww"" ringis Via. Karna merasakan sakit dan perih di bagian intim nya.
__ADS_1
Ia ingin bangun dan ke kamar mandi. Tapi tubuhnya sangat lemah dan tidak kuat berjalan
"Hikss...hikss.... kenapa nasib ku sial begini" lirih Via