
"Haris" ucap Randy meninggi dan menatap tajam pada Haris.
'astagaa. Mati aku. Seharusnya aku diam saja tadi' batin Haris
"I-iya tuan" jawab Haris terbata, karna tatapan tuan nya benar benar ingin memangsanya.
"Ganggu saja" gerutu Randy lalu melenggang pergi dan meninggalkan Haris dibelakang nya.
Di perusahaan
"Ini" ucap Haris lalu melemparkan sebuah maaf pada Randy
"Apa ini" tanya Randy
"Baca sendiri" ucap Haris kesal. Lalu Randy pun membuka map tersebut dan membacanya.
"Atas dasar apa" tanya Randy menaikan 1 alis nya
"Muak" jawab Haris enteng
"Baik kau bebas" ucap Randy. Ia telah membebaskan Haris dari kesopanan nya.
Haris pun segera pergi dari ruangan tersebut dan melanjutkan pekerjaan nya.
......................
Sementara itu di negara lain
"Lapor tuan! Kami sudah menyelidiki keberadaan nona Viana! Sekarang dia ada di kota xx" ucap salah satu pria.
"Kerja bagus! Ini bonus buat kalian" ucap Fedo sambil memberikan amplop tebal. Setelah menerima bonus para pria itu pun pergi
"Viana sayang.....Tunggulah kedatangan ku, aku akan menjemputmu" ucap nya dengan seringai licik di wajah nya.
Fedo Andrio Adalah kakak dari Teo Andrio.
Fedo adalah sosok pria kejam dan bengis. Tak ada belas kasihan dari nya, jika ia menyiksa musuh atau orang yang dibenci nya.
Selama bertahun tahun ia mencari Viana, karna kejadian masa lalu Viana menghilang dari nya.
Flashback On
4 Tahun yang lalu, saat Viana berumur 15 tahun , Viana bekerja sebagai pelayan toko, setiap sehabis pulang sekolah ia mampir di toko xx untuk bekerja.
Viana tinggal bersama orang tua angkat nya, kehidupan mereka begitu sederhana. Ia membantu keuangan keluarga nya dengan bekerja di toko xx.
Ayah angkat Viana yang bernama Wawan , memiliki hutang yang cukup besar pada Fedo .
__ADS_1
Demi memenuhi kebutuhan keluarga nya dan pengobatan nya ia terpaksa berhutang.
Orang orang Fedo sudah sering menagih pada Wawan, namun karna Wawan belum mempunyai uang ia belum bisa melunasi nya dan di beri waktu 1 bulan untuk melunasi semuanya.
......................
1 bulan berlalu
Kini telah 1 bulan, namun Wawan belum mempunyai uang untuk melunasinya.
Dan Fedo beserta anak buah nya datang kerumah Wawan untuk menagih hutang.
Ia geram pada Wawan karna belum juga melunasinya, hingga akhirnya ia ikut turun tangan.
Tok ...tok....
Ceklekk
"Tu-tuan Fedo" ucap Wawan kaget karna biasa nya hanya anak buah nya saja yang datang, tapi ini?
"Bayar hutang mu" ucap Fedo dingin
" Tuan saya mohon beri saya waktu, saya belum punya uang" mohon Wawan dengan tubuh gemeteran, dan saat itu sinta istri Wawan keluar kamar dan menghampiri suami nya
"Sudah banyak waktu yang ku berikan pada mu dan sekarang cepat bayar hutang mu" bentak Fedo
Namun itu tidak membuat Fedo luluh malah ia semakin geram dan menendang Wawan hingga terpental
Bukk...
"akkhhh" ringis Wawan karna tendangan Fedo
"Ayahh" teriak viaa dan Sinta yang melihat Wawan kesakitan. Lalu via dan sinta membantu Wawan untuk duduk.
"Ayahh hikss...hiks..." tangisan Via karna ia takut.
'hmm cantik' batin Fedo
"Apa ini anak mu" tanya Fedo yang tak berhenti menatap via
"I-iya tuan ini Viana, anak kami" ucap Sinta takut takut
"Serahkan anak mu untuk ku, aku akan menikahinya dan semua hutang kalian lunas" ucap Fedo enteng
"Apa" teriak Wawan
"Tidak. Kami tidak akan menyerahkan putri kami" lanjut nya
__ADS_1
"Ck. Cerewet sekali kau tua Bangka! Bawa gadis itu pulang ke markas" ucap nya memerintahkan ke dua anak buah nya.
Lalu Fedo melenggang pergi dan memasuki mobil mewah nya dan melaju pulang ke markas.
"Mari nona! Ikut kami" ucap salah satu anak buah Fedo
"Tidakk....jangann..." teriak sinta. Namun kedua anak buah itu tetap menarik tangan via
"Ayahh....ibuu...tolong via" ucap via menangis histeris dan berusaha berontak
Bughh...
Bughh...
Wawan bangkit dengan sisa tenaga nya dan memukul ke 2 anak buah itu hingga jatuh tersungkur.
"Pergilah via selamat kan dirimu" ucap Wawan. Sedangkan Sinta ia sudah menangis dan memberikan sesuatu pada via.
"Pergilah nak, ayah dan ibu menyayangi mu hiks..hiks..., ini adalah foto keluarga mu, cari lah keluarga mu dan kamu memiliki seorang kakak laki laki yang mempunyai tanda lahir 3 titik sama seperti mu di bahu kiri" ucap sinta menangis ia berharap via bisa bertemu dangan tuan dan nyonya mereka.
"Ayah...ibuu.. hiks..hiks... bagaimana dengan kalian, kita pergi bersama saja" ucap nya menangis sedangkan salah satu anak buah Fedo sudah mendekati mereka bertiga.
"Cepat pergi via" bentak Wawan
",Tapi-"
"Pergiiii" teriak Wawan.
Dengan berat hati via pergi dan berlari jauh dari rumah itu. Ia segera memesan taksi online dan menuju ke kota.
Bughh...
Bughh...
Kedua anak buah itu menghajar Wawan dan sinta hingga babak belur lalu mengikat nya dengan kuat.
Drt....drtt...
"Halo" ucap Fedo
"Maaf tuan. Nona berhasil kabur dari kami" ucap anak buah nya.
"Apaa!!! dasar bodohh tidak berguna, mengurus seorang gadis saja kalian tidak becus" teriak Fedo
"Cari dia sampai dapat" lanjut nya
"Baik tuan"
__ADS_1
Flashback off