
Dengan perasaan cemas Randy membawa via ke rumah sakit. Ia benar-benar takut via akan mengingat trauma, sepanjang perjalanan ia menyalahkan diri nya sendiri.
Ia menelpon bagian rumah sakit, untuk menyiapkan dokter terbaik bagi istri nya.
Haris juga menyusul Randy menggunakan mobil kantor, ia menjadi harap cemas akan kondisi via, sepanjang jalan ia berdoa agar via tidak mengingat trauma nya.
Rumah sakit
Para dokter sudah bersiap untuk menangani istri tuan mereka. Awalnya mereka menjadi kaget karna tuan mereka telah memiliki istri
Kini via telah berada di ruangan rawat, tidak hanya 1 dokter dalam ruangan tersebut, ada belasan dokter terbaik di dalam ruangan tersebut untuk menangani istri tuan mereka.
"Huhh aku kira akan terjadi hal buruk" ucap dokter wanita
"Benar aku kira akan ada hal buruk" sahut yang lain
"Ini akan jadi berita bahagia" ucap salah satu dokter. Lalu mereka semua keluar dan menyisakan 1 dokter terbaik untuk menjelaskan kondisi via pada Randy.
Randy dan Haris sudah harap-harap cemas, dipikirkan mereka bahwa via sudah melukai diri nya sendiri, bahkan bisa lebih parah.
"Tuan mari ikut saya" ucap dokter tersebut
"Bagaimana keadaan nya dok? Apa dia melukai dirinya sendiri? apakah trauma nya kambuh? apa kah dia baik-baik saja" cecar Randy dan Haris
"Tuan kita bicarakan ini di ruangan saya saja" ucap dokter. Lalu mereka berdua mengikuti dokter tersebut.
"Bagaimana dokter" tanya Randy
" Tuan istri tuan baik-baik saja, dia tidak melukai dirinya sendiri, dia hanya kelelahan" ujar sang dokter.
__ADS_1
Sontak saja Randy dan Haris menjadi kaget akan penuturan sang dokter. Dipikirkan mereka bertanya tanya, bagaimana bisa via hanya kelelahan dan tidak mengingat trauma nya?
"Ini hasil nya tuan" ucap dokter menyerahkan hasil USG
"Apa ini" tanya Randy menatap gambar tersebut
Haris menjadi menganga karna tau jika itu adalah hasil USG
"Ini adalah hasil USG istri anda tuan, istri anda sedang mengandung bayi kembar, dan usia nya sudah 10 Minggu." ucap dokter
"A-apa? Istri ku hamil?" tanya Randy tak percaya apa yang ia dengar
"Benar tuan! Istri tuan sedang hamil, dan terdapat 2 embrio dalam rahim nya, yang berarti tuan akan memiliki anak kembar.
Selamat tuan anda akan menjadi seorang ayah" jelas sang dokter
" Haris benarkah ini? apa ini hanya mimpi? " tanya Randy dengan mata berkaca-kaca. Lalu Haris dengan kuat mencubit perut Randy
"Ya sedikit" ucap Randy
"Bodoh,ini bukan mimpi, dan via benar-benar hamil, kau sudah menjadi calon ayah" ucap Haris menyadarkan Randy.
Lalu keduanya permisi dari ruangan dokter dan segera menuju ke ruangan via
Terlihat via sudah sadar, namun tatapan nya kembali kosong, ia mengingat akan perkataan Reva yang berkata bahwa ia adalah adik iparnya.
'Apakah Randy selingkuh, apa kah perempuan itu tadi selingkuhan nya, tapi Kenapa aku jadi adik iparnya. Ini tidak adil padahal aku masih jadi istrinya, kenapa dia tidak langsung menceraikan ku saja jika ia ingin bersama wanita lain' batin via terisak
"Via" panggil Haris, namun via hanya diam tak menjawab.
__ADS_1
"Hmm. A-apa kau baik-baik saja" tanya Randy.
Namun via masih diam dan tak menjawab.
Kini ketiganya menjadi diam dalam ruangan tersebut, hanya suara-suara alat medis yang berbunyi.
"Apa kah wanita itu selingkuhan mu" tanya via
"Wanita? Siapa?" tanya Randy
"Wanita yang berpenampilan sexy tadi saat dikantor" ucap via
"Tidak dia bukan selingkuhan ku ak-"
"Lalu dia siapa, kenapa dia bilang kalau aku akan jadi adik iparnya, bukan kah kamu selingkuh dengan nya, kenapa tidak kamu tunggu saja kontrak ini selesai, bukan kah hanya tersisa 6 bulan.
Atau kamu ceraikan saja aku dan menikah lah dengan nya, aku benci laki-laki seperti mu, kamu begitu jahat. Selalu terus terusan menyakiti perasaan ku" teriak via tersulut emsoi
",Via tenang dulu, dengar dulu penjelasan ku" ucap Randy khawatir
"Memang benar jika semua orang tidak menyukai ku bahkan membenci ku, lepaskan saja aku, lebih baik aku akhiri saja hidup konyol ku ini, aku benci kalian semua, aku benci. pergiiiii pergiii" racau via histeris dan mengingat trauma nya, dengan cepat Randy memanggil dokter.
Sedangkan Haris ia menenangkan via, tak sengaja tangan nya meyingkap lengan baju via sebelah kiri.
Deg
Reflek ia melepaskan via, dan dokter langsung datang memberi obat penenang pada via. Via merasa lelah dan pandangan nya mulai gelap
"Bagaimana dok" tanya Randy
__ADS_1
"Begini tuan, istri anda kembali mengingat trauma nya, pikiran nya menjadi kacau dan dia sangat tersulut emosi. Tuan harus sering ² menghibur nya agar ia tak mengingat trauma nya. Trauma nya bisa membahayakan bayi tuan dan tuan harus lebih protektif untuk menjaga istri tuan" ucap dokter tersebut