Istri Kontrak TUAN AROGAN

Istri Kontrak TUAN AROGAN
15. Kedatangan Helin


__ADS_3

Via segera dilarikan ke rumah sakit.


Randy bersama via, sedang kan Haris ia menyusul dari belakang.


Sesekali Haris masih meringis kesakitan akibat tendangan via yang begitu kuat mengenai pusaka nya.


........................


Rumah sakit


Via telah ditangani dokter.


Luka-luka nya telah di bersihkan dan di obati.


"Bagaimana keadaan nya dokter" tanya Randy khawatir


"Tuan keadaan nya baik-baik saja,namun ia kembali mengingat trauma nya. Saya sudah menjelaskan nya, bahwa tuan harus selalu menghibur nyonya dan jangan sampai ia mengingat trauma nya. Inilah yang terjadi tuan,bahkan ia bisa saja membunuh diri nya sendiri.


Tuan harus siaga terhadap istri tuan sendiri. Jangan lengah seperti ini. Jangan biarkan istri tuan berada di tempat asing atau berbicara dengan orang asing bahkan mendengar percakapan orang-orang. Itu sangat mempengaruhi pikiran nya." jelas dokter tegas.


Dokter sontak saja merasa kesal pada Randy, baru saja ia menjelaskan nya beberapa hari yang lalu, namun Randy lengah menjaga istrinya sendiri, sehingga ia kembali mengingat trauma nya.


"Sebenarnya dia trauma apa dok" tanya Randy lagi


"Saya tidak tau tuan. Hanya istri tuan yang tau. Saya permisi dulu" ucap dokter lalu pergi.


Randy menjadi frustasi sendiri, ia sungguh aneh pada istrinya sendiri. Apa sebenarnya yang menyebabkan trauma nya?


Ia ingin sekali bertanya pada via, tapi ia mengurungkan niatnya, kondisi via belum stabil.


Ceklekk


Haris membuka pintu kamar rawat.


Terlihat wajah nya yang lumayan pucat dan menahan kesakitan.


"Bagaimana keadaannya" tanya Haris pada Randy


"Seperti yang kau lihat" ucap Randy lalu tersenyum kecut


"Apa yang membuat mu tersenyum? Apa kau senang jika ia sakit dan menderita" kesal Haris yang melihat Randy tersenyum


"Huh. Aku lebih senang dan bahagia melihat wajah mu saat ini, sedang menahan kesakitan" balas Randy


"Kurang ajar kau. Ini juga gara-gara istri mu" sinis Haris


"Hey jangan salah kan istri ku, dia juga melakukan itu tanpa sengaja," sinis Randy


"Apa kau membela nya" goda Haris


"Ti-tidak ak-"


"Eunghh" lengkuhan via


"Via kau sudah sadar" ucap Haris mendekati


"Cepat panggil dokter sialan" bentak Randy pada Haris. Dengan cepat Haris memanggil dokter


"Bagaimana dok"


" Nyonya sudah baik-baik saja tuan. Dia sudah boleh pulang. Ingat yang saya sampaikan tuan, jangan sampai lengah" peringatan dokter. Randy hanya mengangguk kan kepalanya.

__ADS_1


"Apa kamu lapar via? Apa butuh sesuatu? Kamu ingin makan apa? Apa ada yang sakit" cecar Haris


"Heyyy" teriak Randy tak suka pada Haris yang perhatian pada via


"Aku ingin pulang, disini sangat pengap dan bau obat obatan ini membuat ku mual" ucap via sambil menutup mulut nya.


"Baiklah kita pulang sekarang. Haris urus semua nya dan administrasi" ucap Randy. Lalu ia langsung menggendong via menuju mobil.


"Eh, aku bisa jalan sendiri bel" berontak via


"Diam! Kita bisa jatuh kalau kamu terus bergerak" ucap Randy dingin. Sontak saja via ketakutan dan memilih mengalah.


☘️☘️☘️


Pagi hari.


Via terbangun lebih dulu dan merasakan ada sesuatu yang berat di tubuhnya


.Ia membuka matanya dan melihat tangan suami nya yang melingkar di perut nya.


'huhh inilah yang paling aku benci. Bagaimana bisa aku melupakan nya. Seandainya saja aku tidak cepat terbawa perasaan' batin via mengeluh


Via melepaskan tangan suami nya dan segera masuk kamar mandi.


'tumben aku ga mual-mual. Biasanya aku selalu muntah di pagi hari' batin nya.


Lalu ia segera membersihkan diri.


Setelah selesai mandi, ia melihat suami nya masih bergelung dengan selimut.


Ia tidak terlalu memperdulikan dan segera bersiap, ia sudah merasa sangat lapar.


Pukul 10 pagi Randy turun dari kamar atas, ia sudah rapi dengan penampilan kantor nya


Mereka berdua duduk di sofa dan menonton tv.


"Hmm" Randy berdehem.


", Ngapain berdiri disitu. Cepat sarapan dan cepat kerja cari uang yang banyak untuk ku" ucap via santai


Randy jadi melongo dengan perkataan istri nya yang menyuruh nya mencari uang yang banyak.


Randy pun segera sarapan. Selesai sarapan ia duduk bersama keduanya.


Via hanya tersenyum pada Randy, sedang kan Randy memasang wajah datar nya.


Tiba-tiba terdengar suara keributan dari luar mansion, keributan tersebut membuat ketiganya menjadi penasaran.


"Ada apa" tanya Randy pada seorang pelayan.


"Itu tuan ada no-"


"Randyyy" teriak helin.


Helin segera menerobos pengawal dan berlari menuju Randy.


Sontak saja itu membuat Randy dan Haris menjadi sangat kaget.Lalu Randy mengingat akan perkataan dokter.


"Apa ini wanita ****** itu, wanita yang sudah menggoda calon suami ku,bahkan telah menikah dengan calon suami ku hah.?


Dasar wanita penggoda?

__ADS_1


Wanita sialan?


Pergi kau dari sini, seharusnya aku yang menjadi nyonya Albert Lee, bukan kau wanita ******" bentak helin pada via


Plakk


Tamparan keras pada pipi helin


"Ran-randy. Apa maksud mu, kau berani menampar ku demi wanita sialan ini hahh? " teriak helin


"Cukup Helinn. Dia adalah istri ku, tidak boleh ada yang merendahkan nya dan menghina nya" balas Randy tak kalah geram


"Kau membela nya? Selama ini aku yang selalu bersama mu? Aku yang menemani mu dalam masa-masa keterpurukan mu? Tapi apa balasan mu hah? Kau menikahi wanita lain dan meninggalkan ku? di mana hati nurani mu hah" bentak helin sambil terisak


'dasar wanita ular, ia memerankan drama busuk nya' batin Haris geram


"Kamu lah yang meninggalkan ku helin. Kamu pergi tanpa seijin ku dengan alasan cita-cita mu" ucap Randy berapi api


"Aku sudah berapa kali mengatakan hal itu Randy, itu juga untuk masa depan kita" drama helin menangis tersedu sedu


Via berdiri di tengah-tengah mereka.


Tatapan nya kembali kosong.


Ia langsung mengingat kejadian semalam, dimana ia melakukan hal-hal yang bisa membunuh diri nya sendiri.


Dimana ia yang ingin meloncat dari lantai 3, menyayat tangan nya sendiri bahkan menendang pusaka milik Haris.


'*tenang via, kamu harus kuat' batin nya menguatkan


'mereka tidak menyukai mu via. Mereka semua membenci mu*.' lagi-lagi kata itu muncul di benak pikiran nya.


Tatapan menjadi semakin kosong. Serasa ia sudah tak merasakan jiwa nya.


Randy yang melihat perubahan via menjadi sangat cemas.


"Haris bawa wanita sialan ini keluar" teriak Randy


Helin sudah merasa senang karena beranggapan wanita sialan yang dimaksud Randy adalah via.


Karna menurut helin Randy sangat mencintai nya dan tidak akan pernah berkata kasar atau menganggap nya sialan.


'tapi tadi dia menampar ku hanya gara-gara wanita ****** itu,' batin helin menggerutu


"Ayo ikut aku" ucap Haris yang sudah mencekal tangan helin


"Apa yang kau lakukan, dialah wanita sialan nya, bukan aku" bela helin


Haris hanya tersenyum kecut dan menarik kuat tangan helin hingga ia ikut terseret. Tinggal lah via dan Randy di ruangan itu.


"Vi-via. Ka-kamu kenapa" tanya Randy hati-hati. Namun via hanya diam dan tak menjawab. Randy menyentuh pundak via dan mengelus puncak kepalanya. Randy berusaha untuk tenang dan menenangkan via.


Ia mencoba menarik via dalam pelukan nya, lalu mengelus lembut punggung via, menciumi kening nya dan selalu berceloteh.


Tiba-tiba via mulai merasakan jiwa dan raganya, kesadaran nya mulai pulih, hampir saja ia meledak untuk mengamuk lagi.


"Nanti kita akan main di taman bermain? Bukan kah itu kesukaan mu? Kita akan beli es krim yang banyak dan makan permen kapas yang banyak? Kita akan menaiki banyak wahana dan bermain sampai puas.


Bukan kah kamu sangat menginginkan itu, kita akan segera ke sana bersama Haris, kita bertiga akan menjadi orang yang sangat bahagia saat bermain disana" bujuk Randy Dengan wajah ceria, padahal dalam hati nya sedang keringat dingin.


Via menjadi sadar seutuhnya, mata nya mulai berkaca kaca, ia ingin mengatakan sesuatu pada suaminya, namun tiba-tiba kepala menjadi sangat pusing dan kesadaran mulai hilang, semua nya gelap, ia pingsan dalam pelukan Randy.

__ADS_1


Randy yang menyadari via pingsan hanya menghela napas sambil bersyukur, karna via tidak mengamuk dan seperti nya rencana untuk membujuk nya berhasil.


__ADS_2