Istri Kontrak TUAN AROGAN

Istri Kontrak TUAN AROGAN
31. Di jewer


__ADS_3

"Fedo" panggil Landrio


"Ayah, sejak kapan ayah datang" tanya Fedo menghampiri Landrio


"Tadi siang" jawab Landrio


"Ada apa ayah datang, tumben sekali" tanya Fedo


"Ada hal penting yang ayah ingin bicarakan, dan ini mengenai gadis yang ingin kamu nikahi"


"Maksud ayah, Viana?"


"Iya, dia adalah anak dari Riana, masa lalu ayah" ucap Landrio sambil mengingat masa lalu nya bersama Riana


"A-apa, bagaimana bisa, bukan kah ayah sudah membunuh orang-orang terdekat nya,bahkan calon suami nya" tanya Fedo tak percaya


"Ayah juga tidak tau"


"Lalu apa rencana ayah" tanya Fedo


"Ayah hanya ingin membalas kan rasa sakit hati ayah, ayah mengira Riana tidak akan menikah dengan siapa pun, sesuai dengan janji nya, tapi ayah salah, bahkan ia telah memiliki anak, dan anak nya telah menikah" jelas Landrio


"Jadi benar Viana menikah dengan Randy" ucap Fedo


"Iya, anak buah ayah sudah menyelidiki nya"


"Kurang ajar, berani nya dia menyentuh gadis ku" geram Fedo


"Tenang Fedo, kita jangan gegabah" ucap landrio


"Kita akan susun rencana, untuk bertemu dengan Berto dan Randy, kita berusaha mendekati keduanya secara perlahan" lanjutnya


Di sisi lain, helin dan Teo mendengar pembicaraan keduanya.


Mereka berdua khawatir akan nasib keluarga Randy.


Helin sudah memberitahu semua rencana Fedo pada Teo, bahkan tentang penyamaran nya. Ia tak ingin ada yang disembunyikan, ia juga merasa nyaman pada Teo, ia tidak ingin kembali pada siapapun, bahkan Randy sekalipun, ia hanya ingin bersama Teo.


......................


"Randy, kamu sudah beritahu via" tanya Fiona


"Belum ma" jawab Randy santai


"Kenapa belum di beritahu" ucap Fiona kesal pada anak laki-laki nya


"Bentar lagi ma, pasti bakal Randy beritahu" jawab Randy


"Kak Randy ga usah beritahu kakak ipar" ucap Refita tiba-tiba


"Kenapa" tanya Randy dan Fiona bersamaan


"Karna, Rere sudah kasih tau" ucap nya tersenyum tanpa dosa


"Apa??" ucap Randy kaget

__ADS_1


"Iya, tadi Rere sama kak Haris yang kasih tau. Soalnya kalau nunggu kak Randy kelamaan" ucap Rere lagi


"Dasar adik durhaka" ucap Randy geram


Lalu ia segera menuju kamar nya untuk menemui via.


"Via" panggil Randy


"Iya" jawab via


"Ka-kamu udah tau kan" tanya Randy memastikan


Via menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan nya kasar.


Ia beralih menatap Randy dengan tajam


"Kenapa aku ga di kasih tau pas pertama hamil" tanya nya sinis. Ia berdiri mendekati Randy dan menatap nya tajam


"Jawab" lanjutnya


Randy gelagapan, ia mundur berapa langkah kebelakang.


"Eh, anu, itu, anu-"


"Anu apa hah" tanya via, kini bumil itu menjadi emosian


"Sa-sayang jangan marah gini dong, a-aku jadi ngeri" ucap Randy


"Cepet jawab??"


"Berani-beraninya juga kamu bilang kalau anak ku anak serangga hah, apa maksud kamu hah" tanya via marah pada Randy


'Ternyata seram juga kalau via lagi marah' batin Randy


"I-itu ga sengaja via, aku ga bermaksud gitu" jawab Randy


"Ga bermaksud kamu bilang? dua bayi serangga dan kucing tetangga? itu yang kamu maksud, iya?"


"Tenang dulu via, aku bisa jelas-"


"Ga ada penjelasan lagi, mulai sekarang kita ga sekamar, kita tidur terpisah" ucap nya sinis lalu keluar kamar meninggalkan Randy


"vi-via tunggu dulu sayang, kamu belum dengar penjelasan aku, kita jangan pisah kamar, aku ga bisa pisah dari kamu" ucap nya memohon


"Tetep! pokoknya tetep pisah kamar" jawab via


Via berjalan cepat menuruni anak tangga.


Fiona dan Refita menatap heran ke arah keduanya.


"Ada apa" tanya Fiona


"Ma, tolongin Randy ma, via mau pisah kamar" adu Randy pada Fiona, ia merengek seperti anak kecil.


Via yang melihat itu ingin sekali tertawa, namun ia harus menahan nya demi menjalankan aksi nya.

__ADS_1


"Via, kenapa mau pisah kamar sayang" tanya Fiona lembut pada via


"Anak mama buat kesalahan besar sama via" ucap via


"Kesalahan apa sayang" tanya Fiona


"Karna merahasiakan kehamilan via ma" jawab via


Fiona menarik napas nya dalam-dalam dan menghembuskan nya pelan.


Ia beralih menatap Randy yang tengah duduk dengan wajah memelas.


Fiona menghampiri Randy dan menjewer telinga nya kuat


"Mama kan sudah bilang, kamu harus kasih tau istri mu, tapi kenapa kamu malah ngeyel hah" ucap Fiona menjewer kuat telinga Randy


"Aduh-aduhhh ma, ampun maaa, lepasin"lirih Randy berusaha melepaskan tangan Fiona


"Hahaha, rasain tu kak Randy, maka nya dengerin kalo di kasih tau" ucap Refita


"Hahahaha" suara tawa yang menggelegar berasal dari Haris. Ia puas dengan hasil video nya.


"Lihat ini" Haris menunjukkan hasil rekaman video nya pada semua orang, dari via marah-marah hingga Randy di jewer oleh Fiona.


"Dasar kau cecunguk" ucap Randy geram


"Aduhhh ampun ma" teriak nya karna Fiona menjewer nya keras


"Hiks...hiks... udah ma lepasin" tiba-tiba via menangis karena Randy kesakitan.


Semuanya terdiam dan Fiona melepaskan tangan nya.


"Iya sayang, udah mama lepasin kok, jangan nangis lagi ya" ucap Fiona menenangkan via


Via hanya mengangguk dan memeluk suami nya


"Maafin via bel, ini semua kak Haris yang suruh" ucap via


Lalu Randy beralih menatap tajam ke arah Haris


"Cari mati kau setan" ucap nya mengancam


"Waduh gawat nih" ucap Haris lalu mundur perlahan


"Rere" panggil Randy namun penuh penekanan


"I-iya kak, Rere pamit, ayo kak Haris"


"Mau kemana kalian berdua hah" ucap Randy geram


Namun keduanya malah berlari meninggalkan Randy yang sedang di Landa emosi.


🌼🌼🌼


Maaf yah kalo ada kata/penulisan yang salah, soalnya author lagi pusing bakal hadapin ujian doain author ya hehehe

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak❤️🍀🍀


__ADS_2