
Haris segera menemui Fedo dan Teo. Mereka berdua datang dengan maksud dan tujuan tertentu, bahkan dengan diam-diam Fedo merencanakan akan mendatangkan helin.
Ia tau bahwa helin adalah mantan kekasih Randy, dan ia mendapat kabar bahwa istri Randy ialah bernama via.
Ia curiga via yang dimaksud itu adalah gadisnya, gadis yang selama ini membuatnya jatuh cinta hanya dengan satu orang wanita, yaitu via
"Silahkan tunggu sebentar tuan Fedo dan tuan Teo, karna tuan Randy sedang menyelesaikan urusan nya" ucap Haris sopan
"Ahh terima kasih sekretaris Haris. Kalau boleh tau urusan apa" tanya Fedo
"Urusan pribadi tuan kami, dan ia akan turun sebentar lagi" jawab haris
"Baiklah" ucap Fedo
Sementara itu, via telah berbaring di ranjang, ia sedih karna ucapan Randy
Randy menyadari kesalahannya, ia lagi lagi lupa jika bumil itu sangat sensitif, dan ia merutuki kebodohan nya sendiri.
Randy telah meminta maaf berulang kali pada via, dan via menjawab jika ia telah memaafkan nya. Namun tetap saja Randy masih melihat wajah nya yang sedih.
Randy berusaha menenangkan via, ia mengelus lembut kepala via, lama kelamaan elusan itu membuat via mengantuk
"Jangan lakukan ini lagi bel, jika Abel tidak cinta sama via" ucap via pelan lalu tertidur. Randy hanya tersenyum mendengar ucapan via, dulu memang ia tidak mencintai via,namun sekarang ia sungguh mencintai via, nama via telah terukir sepenuhnya dihatinya.
Namun ia mengganggap dirinya sendiri sebagai pengecut, karna ia tidak berani mengungkapkan perasaan cinta tersebut.
Setelah melihat via yang tertidur pulas, ia segera turun untuk menemui tamu nya.
Ia melihat Fedo dan Teo yang sedang berbicara dengan Haris
__ADS_1
"Hmm" Randy berdehem dan menyadarkan mereka bertiga
"Selamat siang tuan randy" ucap Fedo dan Teo membungkuk kan badan
"Siang. Ada apa tuan Fedo, dan Teo" tanya nya
"Ahh begini tuan, kedatangan kami berdua, yaitu ingin memperkerjakan karyawan kami di perusahaan tuan" ucap Fedo to the poin
"Maaf tuan Fedo, tapi saya belum menyetujui kerjasama tersebut, dan tuan tidak bisa seenaknya memperkerjakan karyawan tuan di perusahaan saya" jawab Randy tegas
"Iya tuan saya mengerti, saya minta maaf atas kelancangan saya, tapi saya harap tuan randy menyetujui nya, agar tuan bisa menilai hasil dari kinerja karyawan kami, jika hasil nya bagus maka itu lah hasil dari kinerja perusahaan saya.
Dan karyawan yang kami kirimkan adalah karyawan terbaik, dia tidak akan mengecewakan tuan dan perusahaan tuan, tuan bisa meneliti hasil kinerja nya dan bisa menentukan untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan kami atau tidak" jelas Fedo dan berharap Randy percaya
"Benar tuan, karyawan dari perusahaan kakak saya adalah yang terbaik" imbuh Teo
Lalu Randy mengerti akan ucapan Fedo, ia tau Fedo mempunyai maksud dan tujuan yang buruk, lalu ia menatap Haris dengan serius, Haris yang mengerti segera melakukan tugas nya untuk menyelidiki rencana- rencana Fedo.
Sementara dikamar, via menjadi terbangun karna merasa lapar, ia segera duduk di depan meja rias dan meminum segelas air dulu.
Ia menatap dirinya sendiri yang kelihatan lebih gemuk, ia juga menyadari jika perut nya sedikit membuncit.
'Apa karna obat tadi ya, tapi kan aku baru aja meminum nya, masa efek nya secepat ini' batin via bingung.
Lalu ia segera turun kebawah dan mencari suami kontrak nya itu, ia melihat ada seorang tamu, yaitu Teo. Sedangkan Fedo ia berada di toilet.
"Lohh viaa" ucap Haris melihat via lalu Randy ikut menatap via
"Kenapa bangun" tanya Randy.
__ADS_1
"Via lapar" jawab via, Randy dan Haris saling bertatapan, karna via menyebut dirinya menggunakan nama nya, tidak biasa, pikir mereka berdua, mungkin kah efek kehamilan?
Lalu via berjalan ceria menuju suami nya yang duduk di sofa, dan segera duduk dipangkuan Randy. Tapi Randy menatap sinis pada via, dan membuat via takut dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang suami nya.
"Sabar. Serangga peliharaan mu sedang mengandung" bisik Haris terkekeh, sedangkan Randy hanya menghela napas panjang dan mengusap punggung via.
Fedo datang menuju ruang tamu dan berniat pamitan pada Randy.
Ia kaget melihat seorang wanita yang memeluk Randy. Namun ia tidak bisa melihat wajah nya.
"Tuan apa ini istri anda" ucap Fedo
"Iya, dia istri saya" jawab Randy
'Suara itu' batin via ketakutan dan lebih erat memeluk Randy
"Wahh seperti nya sangat cantik, siapa namanya" tanya Fedo
"Vivian Leebita" jawab Randy
"Ohh nama yang indah,boleh saya melihat wajah nya" tanya Fedo penasaran
"Kenapa tuan Fedo sangat penasaran dengan sosok nyonya kami." tanya Haris penasaran
"Ahh tidakk. Maaf kan kelancangan saya tuan, kalau begitu kami permisi" pamit Fedo dan Teo
'*Suara itu mengingat kan ku pada ayah dan ibu.
Suara itu seperti suara seseorang yang telah menendang ayah.
__ADS_1
Aku rindu pada ayah dan ibu, bagaimana kabar mereka? Ayah ibu via rindu, papa, mama,kakak, kalian kemana saja via juga rindu hiks ...hiks* ..' batin via terisak
"Hiks...hiks.... papa mama hiks..hiks..." via terisak dalam pelukan randy