Istri Kontrak TUAN AROGAN

Istri Kontrak TUAN AROGAN
11. Via sakit


__ADS_3

Pagi tiba


Terlihat via masih tertidur dengan nyenyak dalam pelukan Randy. Tangan nya enggan untuk melepaskan pelukan itu.


Pukul 7 Randy sudah bangun dari tidur nya, sedang kan via, masih tertidur dengan pulas.


Randy menyentuh kening via dan merasakan suhu tubuh nya yang masih panas, namun tak sepanas saat semalam.


Ia bangun perlahan dan melepaskan tangan via,namun via begitu erat memeluk Randy.


"Maa jangan pergi" racau via


"Mamaa...hiks...hiks..."


Racau via sambil terisak, tubuh nya kembali semakin panas dan berkeringat dingin di sekujur tubuh nya.


" Viaa.. bangun" ucap Randy menepuk pipi via


Via tersadar dan mengerjapkan mata nya dan melihat wajah Randy yang terlihat khawatir.


"A-aku ingin minum bel" ucap via sambil memegang kepala nya yang rada pusing.


Dengan cekatan Randy ke dapur mengambil minum dan sarapan buat via.


Sedangkan via ia segera ke kamar mandi untuk menggosok gigi dan mencuci muka.


Suhu tubuhnya kembali panas,dan tubuh nya terasa begitu lemah dan mudah lelah.


"Via" panggil Randy dengan membawa sarapan buat via


Lalu via segera keluar dari kamar mandi.


"Ini makan lah dulu" ucap Randy memberikan sarapan pada via, via menerima nya dan ingin memakan nya, namun saat ia baru makan satu suapan tiba tiba....


Hoekk


hoekk


Ia berlari ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perut nya hingga cairan cairan bening pun dimuntahkan nya.


Randy panik karna via tiba tiba muntah, ia memijat dan mengelus lembut punggung via


"Apa sudah baikan" tanya Randy yang melihat via tidak muntah muntah lagi


"Hmm" jawab via terduduk lemah. Lalu Randy menggendong via dan membawanya ke kasur


"Istirahat dulu, atau kamu ingin makan sesuatu?" tanya Randy


"Hmm aku cuma pengen baring"

__ADS_1


"Baiklah" ucap Randy lalu duduk di samping via


"Kenapa tidak bersiap bukan kah hari ini kamu bekerja, kak Haris pasti sudah kesal karna menunggu mu" ucap via. Tiba tiba Haris masuk dengan kedua tangan bertumpu di pinggang nya


"Apa" ucap Randy menoleh pada Haris


"Apa" jawab Haris menatap tajam pada Randy


"Kau ini kenapa" tanya Randy mulai kesal


"Kau yang kenapa" jawab Haris tak mau kalah


"Kauu.... dasar cecunguk" kesal Randy


"Apa kata mu?? Dasar buaya daratt" kesal Haris


"Kauu itu-"


"Bisakah kalian berdua diam, aku ingin tidur,Kepala ku pusing karna perdebatan kalian" ucap via sambil memijit kening nya yang terasa sangat pusing, tiba tiba...


Drtt.....drtt...


Nomor tak dikenal


"Halo" ucap Randy


"He-helin" ucap Randy terbata


"Iya babyyy, aku Helin. Aku datang untuk mu!!" ucap Helin.


Tiba tiba Haris merebut ponsel Randy dan mematikan telepon tersebut.


"Apa yang kau lakukan" tanya Randy kesal


"Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan, tidak kah kau lihat istri mu sedang sakit, tapi kau malah menelpon perempuan lain" cecar Haris sinis


"Bukan aku yang menelpon nya, tapi dialah yang menelpon ku, dan ini tidak ada sangkut paut nya pada istri ku,karna dia hanya istri Kontrak ku" bentak Randy kesal lalu pergi dari kamar itu


Via menatap kepergian Randy dengan bmata berkaca kaca, sakit hati nya saat Randy mengakuinya hanya istri Kontrak nya.


' ya Tuhan,aku sungguh mencintainya, tapi dia mencintai kekasih nya,Helin . batin via bersedih


Tes


Tes


Luruh sudah air matanya, ia tak dapat menahan nya, hingga menangis tersedu sedu.


Haris yang melihat itu segera mendekati via dan memeluk nya, memberi kekuatan pada wanita rapuh itu.

__ADS_1


"Sabarr" ucap Haris pelan dan mengelus punggung via dengan lembut.


"Hiks...hiks... kak" Isak via, lalu tiba-tiba ia tak sadarkan diri.


"Viaa???viaa???"panggil Haris dengan panik, lalu ia menggendong via dan membawanya kerumah sakit.


Ia melewati Randy di ruang tengah yang sedang berkutat dengan laptop nya, awalnya Randy sangat kaget karna via pingsan, namun ia menetralkan wajah nya dan kembali bersikap biasa biasa saja.


Ia tidak ingin menunjukkan ke khawatiran nya pada Haris. Karna ia tersadar akan ucapan nya sendiri," Dan ini tidak ada sangkut pautnya pada istriku. Karena dia hanya istri Kontrak ku"


Kata kata itulah yang terbayang di benak pikiran nya, kata kata yang berasal dari mulut nya sendiri.


"Akhhhh" teriak nya frustasi. Ia mengingat via sebagai istri nya dan mulai menaruh perasaan pada istri nya sendiri, namun ia juga mengingat pada Helin dan tak bisa melupakan nya.


"Kenapa aku terjebak di posisi seperti ini" ucapnya frustrasi


Sedangkan Haris dan via sudah berada di rumah sakit. Dan via sedang dalam penanganan dokter.


Haris teringat oleh Randy, ia menjadi geram terhadap sikap Randy yang telah menyakiti perasaan via.


Lalu ia mengambil ponsel nya dan menelpon Randy.


"Cepat datang kerumah sakit brengs*k? Istrimu sedang sakitt" ucap Haris dengan penekanan lalu mematikan telepon secara sepihak.


Dokter sudah selesai memeriksa via, dan menyuruh suster mengantar makana dan minuman untuk via.


Suster mengantar makanan untuk via,bahkan buah buahan, ia menaruh pisau di dalam piring buah buahan.


Saat suster keluar, via tiba-tiba sadar dengan tatapan kosong.


Ia menjadi diam sesaat, namun tiba tiba, ia meraih pisau dalam piring buah buahan dan menyayat pergelangan tangan nya sendiri, hingga darah mengucur deras.


Ia tidak merasakan sakit, yang ia inginkan hanya menyiksa dirinya sendiri


'Semua orang tidak menyukai mu via. Mereka membenci mu' batin via menderu


Ceklekkk


Randy membuka pintu kamar rawat Dann...... ia membelalakkan matanya, kaget dengan penglihatan nya.


Lalu ia cepat cepat merebut pisau tersebut


"Apa yang kau lakukan??Ini bisa membunuhmu" ucap Randy lalu menyimpan pisau tersebut dan memanggil dokter


Via hanya diam mematung, lidah nya kelu untuk mengatakan sesuatu, dipikirkan nya ia hanya ingin menyiksa diri dan mengakhiri hidup nya


Penglihatan nya mulai kabur dan remang remang, kepala nya menderu pusing, dan akhirnya semuanya menjadi gelap.


"

__ADS_1


__ADS_2