
Teriakan histeris tersebut mengalihkan semua pandangan orang-orang.
Dian segera berlari menuju suara teriakan tersebut, dilihatnya kerabat dan saudara Riana tergeletak tidak bernyawa, Dann..
"Ayahhhhhh" teriak Riana
"Ayah, hiks...hiks... bangun yah" ucap Riana lagi. Sang ayah tergeletak tidak bernyawa, wajah nya berlumuran darah.
Dian segera berlari menuju Riana dan ingin membawa nya pergi, namun
Dorr....
Tembakan itu tepat mengenai kepala Dian.
Dian jatuh tergeletak dan tidak bernyawa
"Tidakkkk" teriak Riana histeris
Namun tiba-tiba lampu ruangan itu menjadi padam, semua nya gelap.
Seseorang dengan cepat mengambil Riana dan membawa nya pergi
Sedangkan sang pembunuh terus mencari Riana, ia menembakan pistol nya ke segala arah.
Beberapa menit kemudian ia berhasil menghidupi lampu-lampu ruangan tersebut, dilihatnya Riana dan jasad ayah nya sudah tidak ada.
"shitt, mereka tidak lebih pandai dari ku," ucap sang pembunuh
Di sisi lain Riana dibawa sejauh mungkin dari tempat pesta tersebut. Saat di dalam mobil Riana terkejut ternyata yang membawa nya adalah Dian.
"Di-dian," ucap Riana tidak percaya, karna yang di tembak tadi jelas-jelas itu Dian.
"Stttt" Dian berusaha menenangkan Riana dan memeluk nya.
"Hiksss...hiks... ayah"
"Tenang"
Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di tempat tujuan, Dian membantu Riana untuk masuk ke markas nya.
"Bagaimana bisa ini kamu" tanya Riana
"Yang tertembak itu adalah Dean saudara kembar ku, dia rela berkorban demi menyelamatkan kita, dan pelaku dari semua kejahatan ini adalah Landrio, karna dia tidak ingin kita menikah" jelas Dian
"Tapi ayah-"
"Ayah mu di bunuh oleh Landrio, dan semua kerabat saudara mu dan saudara ku juga di bunuh oleh nya, ayah mu adalah target utama nya dan aku adalah target selanjutnya, tapi Dean menyelamatkan ku" lanjutnya
"hiks...hiks... ayah" tangis Riana
__ADS_1
Lalu Dian memeluk nya dan menenangkan nya
Dia berjanji akan tetap menikahi Riana.
Beberapa bulan kemudian mereka pun menikah, hanya beberapa saja yang di undang, karna Landrio hingga sekarang masih mengincar mereka
Beberapa bulan setelah menikah mereka di karuniai 2 orang anak, laki-laki dan perempuan
Yang pertama bernama Vande Young dan yang kedua bernama Viana young. Keduanya sangat bahagia karna telah di karuniai buah hati
Namun kebahagiaan itu tidak bertahan lama, setelah Vande berusia 5 tahun dan Viana berusia 2 tahun, Landrio mengetahui tempat persembunyian mereka.
Tentu saja itu membuat Dian dan Riana sangat khawatir. Namun Landrio tidak tau jika riana telah menikah dan memiliki anak.
Dengan berat hati Riana menitipkan anak nya pada orang kepercayaan nya, begitu pun dengan Vande, awal nya mereka 1 ibu asuh, namun, saat umur 8 tahun Vande tiba-tiba menghilang, dan tidak di temukan.
Tentu saja hal tersebut membuat riana sangat terpukul. Landrio masih saja terus mengejar Dian dan Riana, ia tetap akan berusaha untuk membunuh dian.
Riana awalnya ingin menyerah saja karna ia merasa terpukul atas kehilangan anak pertama nya, namun disini Dian menguatkan nya dan meyakinkan nya bahwa Vande pasti baik-baik saja dan pasti akan di temukan.
Dian dan Riana terus berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran Landrio. Riana belajar menjadi sosok wanita yang kuat dan cerdas, ia akan berusaha untuk melumpuhkan Landrio.
Pada suatu ketika tak sengaja netra Landrio menatap gadis yang ia cari selama ini yaitu Riana.
"Rianaa, sayang" ucap Landrio tidak percaya
"Kemana saja kau selama ini aku mencari mu" lanjutnya
"Aku tidak percaya jika ini diri mu, aku sangat merindukanmu" ucap Landrio
"Aku juga" lalu Riana membalas pelukan Landrio
Riana membawa Landrio ke kediaman nya, Landrio terkagum karna isi ruangan-ruangannya di penuhi benda-benda antik dan menarik.
Riana menyuruh nya duduk di sofa, tanpa rasa curiga sedikitpun Landrio menurut saja.
Ia duduk di sofa tanpa rasa apa pun, setelah ia duduk tubuh nya tidak bisa di gerakkan, ia berusaha untuk menggerakkan tubuh nya namun ia tak bisa.
Ada seorang pria dengan penyamaran nya masuk ke ruangan tersebut dan mengantarkan sebuah minuman pada Landrio
"Hey lepaskan aku dari sofa sialan ini" teriak Landrio
"Maaf tuan hanya nyonya Riana yang bisa melepaskan nya" ucap pria tersebut
Lalu pria tersebut pergi dari ruangan itu
Tak berselang lama Riana datang dengan pakaian seksi nya, Landrio yang melihat itu tentu saja mengira jika riana ingin bersetubuh dengan nya.
Riana tersenyum pada Landrio, ia duduk di atas pangkuan nya, dan membelai setiap inci tubuh Landrio
__ADS_1
'aku sungguh seperti ****** di mata mu cih' batin Riana
"Sa-sayang kenapa tubuh ku kaku begini" ucap Landrio
"Biar kau bisa menikmati nya" jawab Riana tersenyum kecut
Landrio yang mendengar itu landas berdebar-debar, ia pasrah agar Riana yang melakukan nya
"Minumlah ini dulu" ucap Riana memberikan minuman tersebut
"Apa itu" tanya Landrio
"Hanya minuman biasa, tidak mungkin aku menyambut tamu jika tidak memberinya minum" ucap Riana menyakinkan Landrio, lalu Landrio menerima minuman tersebut dan meminum nya.
Setelah meminum nya Landrio belum merasakan reaksi apa-apa,namun setelah beberapa menit tubuh nya menjadi panas, suhu tubuh nya meningkat drastis
Riana tertawa melihat itu
"Bagaimana rasanya sayang" tanya Riana
"Kau menyiksaku honey" jawab Landrio, Landrio pikir itu adalah obat perangsang, karna reaksi nya hampir sama,namun setelah beberapa menit lagi tubuh nya menjadi sangat panas
Riana turun dari pangkuan nya dan mengambil kotak besar
"Apa yang kau berikan pada ku Riana" amarah landrio
"Hanya sedikit obat" ucap Riana terkekeh
"Kau, kau biadab, wanita ******" bentak Landrio
"Hahah iya aku biadab dan aku ****** di mata mu, dan kau adalah pembunuh di mata ku" ucap nya dengan sinis
Lalu Riana berjalan ke arah Landrio dengan satu suntikan di tangan nya
"Apa yang ingin kau lakukan" tanya Landrio
"Stttt tenang lah ini hanya obat penenang dari suhu tubuh mu" jawab Riana
Ia menyuntikkan cairan tersebut hingga habis, awalnya suhu tubuh Landrio memang menurun, tapi beberapa menit kemudian seluruh tubuh nya gatal-gatal, dan kaki tangan nya bisa di gerakkan, namun tubuhnya tidak bisa berdiri, akan tetap terduduk di sofa itu.
"Arghhhh gatall" teriak Landrio sambil menggaruk seluruh tubuh nya hingga kulit-kulit nya terkelupas dan mengeluarkan darah
"Hahaha ini bahkan baru permulaan" tawa Riana
"Kau dasar wanita ******" teriak Landrio
Riana yang mendengar itu tetap terlihat tenang, ia mengambil sebuah cairan merah dalam botol kecil dan menyiram tepat di kepala Landrio
"Arggghh panasssss" teriak Landrio lagi, rambut nya perlahan menjadi rontok dan kulit kepala nya melepuh.
__ADS_1
Landrio terus berteriak kesakitan dan merasa tubuh nya semakin gatal.