
Beberapa hari berlalu kondisi via sudah membaik, dan telah pulang ke mansion Lee.
Ia menjalani hari hari nya tak seperti biasa, ia merasakan tubuh nya yang mudah lelah dan sangat suka makan.
Ia tidak tau jika dirinya tengah mengandung, karna Randy belum memberitahu nya.
Via selalu teringat akan ucapan Reva, ia salah mengartikan ucapan tersebut, ia mengira jika Randy akan menikah bersama Reva dan status nya menjadi adik angkat Randy, karna randy tak mengumumkan status nya yang sebagai seorang istri.
Namun via melupakan satu hal, bahwa randy telah mengatakan pada orang kantor bahwa ia adalah istri nya, dan Randy berencana akan mengadakan resepsi pernikahan dan mengumumkan pernikahan mereka ke publik
Via duduk termenung di balkon, tatapan nya kosong, ia mengingat perkataan Reva dan membuat nya seolah olah sakit hati dan stres, ia mencintai suaminya, namun ia juga tidak berani mengungkapkan nya.
Randy menghampiri via dan memberikan segelas susu ibu hamil pada via.
"Ini minum lah" ucap Randy memberikan susu tersebut, via menerima susu tersebut namun ia belum meminum nya.
"Apa ini" tanya nya
"Susu" jawab Randy
"Susu? susu apa? aku ga suka minum susu " tanya via heran karena ia tak suka dengan susu.
"Ck. minum saja" jawab Randy sinis. Via yang mendengar ucapan sinis itu segera meminum susu itu sampai habis
"Kata nya ga suka susu, tapi minum nya sampai habis" ucap Randy tersenyum kecut
"Eumm, i-ini rasa nya lumayan enak" jawab via malu
__ADS_1
"Hmm, sekarang minum obat ini" ucap Randy memberikan obat tersebut
"Obat apa ini? Ini bukan racun kan? Apa kamu mau bunuh aku bel dengan obat ini sehingga aku mati dan kamu menikah lagi" ucap via dengan mata berkaca-kaca, suasana hati bumil tersebut tiba-tiba menjadi sedih
'Astaga aku lupa kalau ibu hamil itu perasaan nya sangat sensitif. Gimana caranya hibur calon ibu ini, aku ga bisa ngelakuin hal hal romantis buat bujuk dia' batin randy gelisah
"Hikss...hiks....kalau memang kamu mau menikah sama Reva nikah saja dan ceraikan aku, ga usah tunggu kontrak nya sampai habis hiks..hiks.. dan jangan kasih aku racun kayak gini hikss..hiks... aku masih mau hidup hiks...huwaaa" ucapan ngawur via sambil terisak
Sungguh Randy ingin tertawa terbahak-bahak karna ucapan via, calon ibu yang satu ini sangat menggemaskan, pikir nya.
"Vi-via berhenti nangis nya, ini bukan racun, tapi ini obat biar kamu bisa gemuk, kamu liat tu badan kamu kurus banget kayak tiang listrik" ucap Randy menunjuk tubuh via.
"Hiks...hiks...awas kalau sampai aku mati gara-gara minum ini" ucap via menerima obat tersebut dan meminum nya. Ia tidak tau bahwa itu adalah vitamin khusus untuk ibu hamil.
"Gimana? Ga mati kan" tanya Randy
Randy memang belum memberitahu via soal kehamilan nya, ia ingin membuat kejutan padanya saat ia telah genap 20 tahun pada bulan depan.
"Randy, via" ucap Haris tiba-tiba datang.
"Hmm"
"Ada Fedo dan Teo di ruang tamu" bisik Haris pada Randy.
"Ada apa? kenapa mereka kesini" tanya Randy heran
"Mereka berdua ingin bertemu dengan calon ayah" ucap Haris
__ADS_1
"Harisss" ucap Randy memberi kode
"Calon ayah, siapa kak" tanya via penasaran
"Eh, ah itu, anu,, calon ayah serangga, Randy punya peliharaan serangga yang sedang mengandung via, jadi makanya aku bilang calon ayah" ucap Haris
"Ohhh" beo via, ia percaya saja apa yang dikatakan oleh Haris
"Temui mereka dan suruh tunggu saja diruang tamu" ucap Randy pada Haris
"Ok" jawab Haris memberikan tanda oke memakai jari nya.
"Via apa kamu mau ikut" tanya Randy
"Enggak, aku mau istirahat aja" ucap via
"Bel Reva bilang kalau aku calon adik ipar nya, berarti kamu bakal nikah sama dia, apa kamu ga mau tunggu sampai kontrak ini habis, aku-aku ga mau kalau ada istri kedua, atau kamu ceraikan aja aku sekarang
Ga masalah bagi aku kalau kamu anggap aku adik perempuan mu, pernikahan ini kan memang tertutup" lanjutnya
Via tertunduk dan tidak berani menatap Randy, ia takut bila Randy marah padanya karna ucapan nya.
Randy menatap via dalam dalam dan mempunyai ide untuk mengatakan bahwa ia akan menikah dengan Reva
"Iya, aku akan nikahi Reva, dan aku akan tunggu sampai kontrak ini selesai baru aku nikahi dia" ucap Randy yang berharap via akan memohon padanya untuk tidak diceraikan dan menikah lagi.
Tapi jawaban Randy bagaikan petir yang menyambar suasana hati via, ia menganggap serius ucapan itu, apalagi ia sedang hamil, perasaan nya yang mudah sensitif membuat nya tidak bisa mengontrol emosi.
__ADS_1